
“ Morsdantaque ! “ Gumam Dullart dengan ekspresi terkejutnya saat ia menunjukan wajahnya dihadapan mereka semua
“ Hei ! Lama tidak jumpa...Dullart ! Syukurlah kau sehat-sehat saja disini ! “ Ujar Morsdantaque yang masih memegang pergelangan Tazuya
Melihat kedatangan atasan mereka, Galaztis dan keempat prajurit elit lainnya langsung memberikan hormat dengan berlutut dihadapannya. Galaztis meminta maaf kepada Morsdantaque atas kecerobohan mereka, sang Pangeran tertua tersebut memaafkan mereka karena ia sudah melihat jika mereka berlima sudah bekerja keras
“ Pangeran Morsdantaque ! Maafkan kami Pangeranku ! Kami akui teledor dalam menghadapi mereka ! “ Ujar Galaztis sambil bertekuk lutut dihadapan Morsdantaque
“ Yaaa ! Aku maafkan kalian ! Memang benar kita tidak bisa meremehkan mereka diberbagai aspek ! Walau mereka berlima belum memiliki pengalaman yang banyak dalam bertarung... tapi kuakui mereka sangat pintar dalam mengandalkan kerjasama tim “ Jelas Morsdantaque
Sambil mendengarkan semua pembicaraan Morsdantaque, Tazuya bisa merasakan dibalik sisinya yang terlihat berwibawa, Morsdantaque memiliki aura yang sangat intimidatif bahkan lebih dari Ataru. Hal ini membuat Tazuya gemetar saat melihat sosok Morsdantaque secara langsung
“ Orang ini... nampak dari luar dan cara berbicaranya saja dia terlihat seperti sosok pangeran yang berwibawa ! Namun auranya... aku bisa merasakan... aura intimidasi yang sangat kuat ! Lebih pekat dan mengerikan dari Ataru ! Auranya sepekat si Sandy sialan itu ! Tapi ini sangat berbahaya ! Apa kami... bisa mengalahkannya ? Apa dia adalah salah satu dari “musuh kami yang sebenarnya” yang mengancam masa depan umat manusia ?! “ Gumam Tazuya yang sedikit ketakutan saat merasakan aura-nya Morsdantaque
“ Apa yang kau takutkan ?! Bukan’kah ini bukan pertama kalinya kau melawan orang jahanam yang sama jahatnya dengan orang ini ? Apa yang membuatmu takut ?! “ Tanya suara misterius yang hanya didengar oleh Tazuya dengan nada yang sangat tegas dan bergema
“ Suara ini ? “ Tanya Tazuya yang terheran-heran saat tiba-tiba mendengar suara yang hanya didengar olehnya
“ Sudah 3 kali kau menghadapi yang sama jahanamnya dengan dia ! Bahkan jika kau berhasil membunuhnya tidak ada yang perlu kau khawatirkan untuk membunuh Jahanam lain dimasa depan seperti dia dan Sandy ! Tidak ada yang perlu kau takutkan... termasuk dengan calon musuh masa depanmu ! “ Suara itu kembali terdengar dengan memberi peringatan kepada Tazuya bahwa ia pernah menghadapi orang yang sama kejamnya dengan Morsdantaque
“ Ternyata hibrida manusia dan Kazenoid itu bukanlah mitos belaka ya ?! Terlebih kau juga punya darah Anodyne Trueax yang mengalir deras dalam dirimu ! Psikokinesismu benar-benar hebat...tapi karena kau bukan Kazenoid... kau tidak akan bisa membuka potensi kekuatanmu setara dengan wanita itu “ Jelas Morsdantaque sambil perlahan menggenggam kuat lengan Tazuya yang membuat ia merintih kesakitan
Morsdantaque melirik kearah Dullart berserta Oxtoroo dan Sampson yang tidak berkutik melihat kedatangannya. Sang Pangeran sulung tersebut sangat tidak suka dengan apa yang dilakukan Oxtoroo dan sangat kecewa dengan keputusannya yang dianggap mencoreng reputasi penasehat kekaisaran yang harus selalu patuh dengan keluarga Kaisar
“ Oxtoroo.** dan Sampson ! “
“ Ah ! P-Pangeran ? “ Gumam Oxtoroo yang masih berdiri dengan ekspresi cemasnya
“ Aku kecewa dengan apa yang kalian lakukan ! Aku tidak menyangka kalian gagal membujuk Dullart untuk kembali bersama kita dan malah mendukung sifat pengkhianatnya yang bisa mengancam umat kita ! “ Jelas Morsdantaque dengan nada kekecewaannya kepada Oxtoroo dan Sampson yang membuat Oxtoroo semakin tidak bisa berkutik dan takut untuk melontarkan kata-kata kepada Morsdantaque untuk membela diri
“ Aku... aku hanya... “
“ Oxto ? “ Gumam Energateez dengan wajah cemasnya
“ Ku sudah mencoreng nama baik para penasehat kekaisaran termasuk ayahmu yang sudah melatihmu sejak dini untuk patuh dengan kami ! Ini sudah bagian dari tugasmu untuk menegur dan menghukum Dullart akan apa yang ia perbuat ! Itu tidak sulit ! Tidak ada yang perlu kau takuti ! “ Lanjut Morsdantaque sambil melepaskan Tazuya dan berlajan menuju Oxtoroo dan Sampson
“ Ah ! “
“ A-apa yang akan dia lakukan ?! “ Tanya Ryuga
Melihat Morsdantaque bersiap untuk menghukum Oxtoroo dan Sampson dengan pedangnya, Dullart mengatakan bahwa mereka bukanlah pengkhianat dan lebih baik ia menghukum serta membawanya kembali ke Kapal Induk daripada menghukum mereka berdua. Sayangnya, Morsdantaque menghiraukan perkataannya dan bersiap untuk menebas mereka
“ M-mereka tidak bersalah !!! Kau disini datang untuk membawaku dan menghukumku bukan ?! Kalau begitu bawa saja aku dan-“
( SYAAAAAAAAT ! )
“ Ah ! “ Oxtoroo dan Sampson terkejut melihat Morsdantaque datang dihadapan mereka dan bersiap untuk menebas mereka
( SYAAAT! TRAAAAAAAAAAANG!)
“ F-FIGHTER ! “ Sampson dan Oxtoroo terkejut melihat Tazuya yang melindungi mereka dari serangan Morsdantaque
Tazuya dengan cepat langsung melindungi Oxtoroo dan Sampson. Hal ini membuat V-FIGHGTER beserta kelima prajurit elit terkejut dengan apa yang dilakukan Tazuya. Morsdantaque mengejek Tazuya karena telah melindungi musuhnya, terlebih mereka berdua ikut membantu Pak Louss yang hampir menghancurkan kota Shinjitsu. Tazuya membalasnya jika kerusakan kota mereka karena itu adalah perintah yang diberikan kepada mereka untuk memancing Dullart keluar dari persembunyiannya
“ Melindungi musuhmu ? Heh ! Ketahuilah rasa kepedulianmu itu adalah tindakan yang sangat naif ! “ Ejek Morsdantaque
( SYAAAT! TRAAANG! TRAAAANG! )
“ Kau lupa mereka juga bertanggung jawab untuk menghancurkan kotamu ? “ Tanya Morsdantaque
“ Yaaa ! Aku ingat ! Tapi mereka melakukannya itu semua karena KAU YANG PERINTAH !!!! “ Teriak Tazuya yang terus menyerang Morsdantaque
( Traaaang! Traaaaang! Traaaaang! )
“ Agh ! “ Rintih Tazuya yang terkena serangan Morsdantaque
“ Tazuya ! “ Panggil Inuya
“ Itu juga kau perintahkan mereka melakukan itu karena kau meinginkan Dullart-san keluar dan menguasai planet ini ! HAAAAAAAAAAAAAAAH ! “ Lanjut Tazuya yang kembali berusaha untuk menyerang Morsdantaque
( TRAAAAAAAANG ! )
“ Kkkkh ! “ Tazuya lagi-lagi terkena serangan dari Morsdantaque
( Bruuuk ! )
“ Fighter ! Hentikan ! “ Ujar Oxtoroo yang meminta Tazuya untuk memaksakan dirinya menghadapi Morsdantaque seorang diri
( WUUUUUUUUUUUUUSSSSH )
“ Apa kau pernah mencoba untuk melawan Prisman ? “ Tanya Rigel pasca menyerang kearah Morsdantaque untuk melindungi Tazuya
“ Kau juga ! Tidak ada haknya untuk melindungi tempat ini ! Karena ini bukan tempat asalmu ! Kau sendiri sadar ‘kan jika kau diciptakan untuk mengikuti apa yang diperintahkan tuanmu hah ?! “ Jelas Morsdantaque yang mengejek posisi Rigel sebelumnya sebagai Prisman Beta
( TRAAAANG! TRAAAANG! TRAAAAANG! )
“ HYAAAAAAAAAAH ! “ Dullart ikut menyerang Morsdantaque untuk membantu Rigel
“ Hmph ! “ Dengus Morsdantaque yang masih marah atas aksi dari adik bungsunya
(SYAAAT! TRAAANG! TRAAAANG! TRAAAANG! )
“ Kau belajar banyak hal Adikku ! “ Gumam Morsdantaque
“ Pangeranku ! “ Glabe memanggilnya sambil menawarkan bantuan kepadanya
“ Tidak apa-apa ! Jangan mendekat ! Biar aku yang hadapi mereka ! “ Ujar Morsdantaque yang menolak pertolongan dari prajurit elitnya
“ Bersemangat juga kau ya ! Ayooo ! Mulai ! “ Tantang Rigel sambil mengajak Dullart untuk bertarung
“ Haaaaaaaah ! “
(TRAAAAANG! TRAAAAANG! TRAAAAAANG! TRAAAAANG! TRAAAAANG!)
Inuya dan yang lainnya menghampiri Tazuya untuk mengecek kondisinya beserta dengan Oxtoroo dan Sampson. Sambil memperhatikan pertarungan antara Rigel, Dullart melawan Morsdantaque, mereka bisa melihat jika tingkat kemampuan sang Pangeran sulung tersebut diatas dari para prajurit elitnya
“ Tazuya ! Kau tidak apa-apa ?! “ Tanya Inuya
“ Yaaa ! Tidak apa-apa “ Ujar si pemuda pendek bermata biru tersebut
“ Lihat ! Pangeran itu sepertinya jauh lebih kuat dari kelima anak buahnya ! “ Jelas Jubei dengan nada cemasnya sambil melihat pertarungan tersebut
“ Kurasa kita tidak perlu membantu beliau... kelihatannya ia bisa mengandalkan itu seorang diri “ Jelas Ataru yang percaya Rigel bisa mengatasinya dengan mudah
“ Tidak ! Kita harus membantu Tuan Rigel dan Dullart-san ! “ Ujar Tazuya yang bersih keras ingin membantu Rigel dan Dullart
“ JANGAN ! “ Teriak Oxtoroo dengan nada tegas kepada mereka berlima
“ Ah ? “
“ Pangeran Morsdantaque jauh lebih berbahaya dari mereka berlima dalam segi pertarungan ! Bahkan dalam gerakan saja beliau bisa melihat yang mana orang tersebut punya pengalaman dalam bertarung atau yg mana yg tidak ada pengalaman sama sekali ! “ Jelas Oxtoroo yang memberi peringatan kepada Tazuya dan yang lain
“ Tapi... “
__ADS_1
“ Jika kalian mau pikir guru kalian perlu bantuan... maka dia perlu bantuan yang punya pengalaman bertarung yang lebih banyak ! “ Ujar Oxtoroo sambil mengajak Sampson untuk membantu Rigel dan Dullart
“ Kalian lebih baik disini saja dan jangan terlalu sering mengambil resiko yang fatal ! “ Jelas Sampson sambil mengeluarkan pedang lasernya
“ Tunggu ! “
Oxtoroo dan Sampson berlari kearah Morsdantaque dan langsung menyerangnya dari belakang. Merasakan kehadiran mereka membuat Morsdantaque langsung refleks menghindari serangan mereka dengan mudah
( SYAAAT! TRAAANG! TRAAANG! )
“ Jadi itu keputusanmu ? Baik ! Kelihatannya aku tidak punya pilihan lain selain menerimanya dengan besar hati ! “ Ujar Morsdantaque sebelum melanjutkan pertarungan mereka
“ Aku disini tidak memihak Fighte ! Aku disini untuk membantu Tuan Muda merebut kembali tahtanya !!! “ Sahut Oxtoroo dengan nada tegasnya
*****
“ HYAAAAAAAAAAAAAAH “
(TRAAAAANG! TRAAAAANG! TRAAAAAANG! TRAAAAANG! TRAAAAANG!)
“ Hmph ! “ Dengus Morsdantaque yang kesal sambil menendang Oxtoroo dengan kuat
( DUAGH ! )
“ Agh ! “ Rintih Oxtoroo
“ Oxto ! AH-“ Teriak Dullart dan ia terkejut saat Morsdantaque kembali berada didepannya dan bersiap untuk menebasnya
( TRAAAAAAAAANG ! )
Rigel berhasil melindungi Dullart dengan menendang Morsdantaque yang membuat pedangnya jatuh dan menjauh darinya. Morsdantaque tidak menyerah karena ia masih memiliki Cyber-Glove dan melanjutkan pertarungannya dengan menggunakan tangan kosong sembari mengambil pedangnya
“ HAAAH ! “
(TRAAANG! TRAAAANG! TRAAAANG! TRAAAANG! )
“ Tangguh ! Heh ! Kuakui kau memang sangat kuat dan pemberani !!! “ Puji Rigel sambil menahan pukulan dengan Anthemusanya
“ Kau Prisman Beta ternyata bisa memuji juga rupanya ! “ Ejek Morsdantaque
“ Hyaaaaah ! “ Dullart berusaha untuk menyerang Morsdantaque dari belakang dengan mengaktifkan aliran listrik di tombaknya
( ZYAAAAAASSH! TRAAAAAAAANG! TRAAAAAANG! TRAAAAAAAANG! )
“ AGH ! “ Rintih Dullart
“ Dullart-san ! “ Panggil Rigel
( SYAAAT! DUAGH ! )
“ GAAAH ! “ Rintih Rigel yang terkena tendangan dari Morsdantaque
“ Ah ! “ Sampson terkejut saat Morsdantaque mulai melihat kearahnya
(SYAAAAT! GREEP! )
Jubei Fujieda menghentikan aksi Morsdantaque dengan memanah kearahnya. Walau berhasil ditangkap dengan mudah olehnya, Jubei kembali menyerangnnya dengan menggunakan salah satu teknik Estrella yang lain
“ Hmph ! SCALE ! “
( SYAAAAAAAAAAASSSH )
“ Kau pikir ini bisa menghentikanku ! “ Ejek Morsdantaque yang bersiap untuk menghancurkan anak panah tersebut sambil memanggil pedangnya dengan medan magnet dari Cyber-Glovenya
“ Anak-anak ? “ Gumam Rigel saat ia melihat teknik yang dikerahkan oleh Jubei
“ Sekarang ! “ Ujar Jubei yang akhirnya Inuya dan Tazuya bersiap untuk menyerangnnya
“ Ryuga ! Ataru! sekarang ! “ Perintah Tazuya kepada Ryuga dan Ataru untuk mengeluarkan teknik pendukung mereka untuk dikerahkan ke Inuya dan dirinya
“ Naar Voren ! “ Ataru mengeluarkan teknik Tidjbreker untuk mempercepat langkah Tazuya dan Inuya
( SYAAAT ! )
“ SKYDD “ Ryuga mengeluarkan sihir perisainya untuk membuat aura pelindung untuk Inuya dan Tazuya
“ Jangan cemas ! Teknik Scale-ku juga memiliki trik yang tidak terduga yang bisa membantu kalian~ SAY CHEESE ! “ Ujar Jubei sambil menjentikkan jarinya
“ Anak-anak sia- Ah ! “ Morsdantaque yang mengeluh akan serangan mereka tiba-tiba terkejut dengan anak panah tersebut mengeluarkan cahaya yang sangat terang disekelilingnya
( SRIIIIIING )
“ AH ! “
“ Ayo ! “ Ajak Tazuya kepada Inuya untuk memulai bertarung melawan Morsdantaque
“ Hyaaaaaaah ! “ teriak kedua remaja tersebut
“ Celaka ! “
(TRAAANG! TRAAAANG! TRAAAANG! TRAAAANG! TRAAAAANG! )
Inuya dan Tazuya bisa mengkoordinasikan semua gerakan mereka dengan mudah. Walau mereka sudah melihat jika Morsdantaque lebih unggul dari yang lain, mereka hanya berharap jika dengan kerjasama bisa melumpuhkan sang Pangeran sulung tersebut
“ HAAAAH ! “
( TRAAAAAAANG! TRAAAAAAAANG! )
“ GELSEMIUM ! “
“ Ah ! “
( TRAAAAAAAAAAAANG ! )
Morsdantaque yang sadar akan serangan Inuya langsung melindungi dirinya dengan pedangnya. Inuya meningkatkan kadar “racun” dalam Labeja yang membuat pedang tersebut berubah menjadi berkarat yang sontak bikin Morsdantaque kaget
“ Apa ?! “ Morsdantaque terkejut melihat pedangnya
“ Second Dance : Kaze no Shizuku ! “
( WUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUSSSH )
“ Kkkkkh ! “
Morsdantaque bisa melihat angin yang dihasilkan begitu kuat sehingga dapat menebas Spacesuitnya. Melihat Morsdantaque mulai kewalahan, Tazuya merasa ini sudah saatnya untuk mengakhiri semuanya dengan menggunakan teknik Kazeshini dengan kedua Kusanagi-nya. Melihat hal itu Morsdantaque menutup matanya dan menggunakan instingnya untuk berkonsentrasi untuk mengalahkan Tazuya dalam sekali serangan
“ Agh ! “ Rintih Morsdantaque yang tubuhnya terkena tebasan dari angin yang diciptakan Tazuya dari Kusanaginya
“ Pa-Pangeran- “
“ Tunggu ! Pangeran Morsdantaque akan mengeluarkan teknik khususnya kepada bocah itu ! Ini saatnya beliau akan menunjukan dirinya yang sesungguhnya dipertarungan ! “ Jelas Galaztis yang menghentikan Glabe sambil tersenyum lebar
“ Me-mereka bisa melakukannya ? “ Tanya Oxtoroo kepada Dullart
__ADS_1
“ Bagus ! Sekarang saatnya kita selesaikan ! “ Ujar Tazuya sambil mengeluarkan Kuro Kusanaginya
“ Kau ingin memakai keduanya ? “ Tanya Inuya
“ Yaaa ! ALTERNATE : Ippen Kaze ! “
“ Hmmm “ Morsdantaque yang sedang konsentrasi terlihat mengeluarkan aliran listrik dari kedua Cyber-Glovenya yang ia alirkan kedalam pedangnya
“ KAZESHINI !!! “
( SYAAAAAAAAAAAAASSH )
“ Hmph ! HAAA ! “ Morsdantaque mengayunkan pedangnya dan seketika pedang tersebut menciptakan aliran listrik yang besar
( ZYAAAAAAAASSH )
“ Ah ! Uwaaaaaaaaaa ! “ Teriak Tazuya yang terkena seragan dari Morsdantaque
“ TAZUYA ! “ Inuya berusaha untuk menangkap Tazuya
“ HATI-HATI ! “ Rigel memberi peringatan kepada Inuya akan serangan Morsdantaque
“ Ah ! “
( ZYAAAAAAASSSH )
“ Agh ! “
Melihat Inuya dan Tazuya dikalahkan oleh Morsdantaque, Ryuga, Ataru dan Jubei langsung berlari dan berusaha untuk menolong mereka. Namun Glabe dan Rough Polly datang menghadang mereka bertiga
“ Celaka ! “
( SYAAAT ! )
“ Ah ! “
“ Inilah akibat kalian terlalu banyak percaya diri ! “ Ejek Glabe yang langsung mengerahkan tinjuan kearah mereka bertiga
(SYAAAT! DRAAAAG ! )
“ Cepat Jubei ! “ Perintah Ryuga kepada Jubei untuk mendekati Tazuya dan Inuya
Morsdantaque kemudian melihat Jubei dan bersiap untuk menyerangnya juga. Saat sang pangeran sulung tersebut hampir berhasil menyerangnya, untungnya Rigel bersama dengan Dullart dan Oxtoroo berhasil menghentikannya untuk melindungi Jubei
“ Dasar penganggu ! “ Geram Morsdantaque saat ia melihat Jubei dan berniat untuk menyerangnya
“ Ja-ja...”
( WUUUUSSSSH )
“ Ah ! “ Morsdantaque terkejut dengan angin es yang membekukan pedangnya
“ HAAAAAAAH ! “ Rigel bersama dengan Dullart dan Oxtoroo langsung menyerang kearah Morsdantaque
“ Cih ! “
(TRAAANG! TRAAAANG! TRAAAANG! TRAAAANG! TRAAAAANG! )
“ Kalian tidak apa-apa ? “ Tanya Jubei kepada Tazuya dan Inuya
“ Yaa ! Kami tidak apa-apa “ Ujar Tazuya
Tiba-tiba, Energateez menyerang kearah Rigel beserta Oxtoroo dan Dullart untuk melindungi Morsdantaque dengan tombaknya. Oxtoroo dan Sampson yang melihatnya dari kejauhan bertanya apa yang ia lakukan. Namun Energateez dengan tegas mengatakan bahwa ia adalah prajurit elit Morsdantaque dan akan selalu mengikuti apa yang ia perintahkan dan melindunginya
“ HAAAAAAAAAAH “
( TRAAAAAAAANG ! )
“ Enetan ! “ Sampson terkejut melihat Energateez melindungi Morsdantaque
“ Ene ! Kenapa kau- “
“ Oxto ! Kenapa kau memberikan pertanyaan bodoh seperti itu ! Kau sendiri sudah tahu ‘kan jika aku ini prajurit elit Pangeran Morsdantaque ! Sudah sepantasnya aku harus MELINDUNGI DAN MENDUKUNGNYA ! “ Jelas Energateez yang memotong pertanyaan Oxtoroo
( TRAAAANG! TRAAAAAAANG! TRAAAAAAANG! )
“ DAN TIDAK SEPERTI KALIAN...tidak seperti kalian bertiga... aku bukan SEORANG PENAKUT !!! “ teriak Energateez yang bersiap untuk nyerang Dullart
“ CIH !!! “
( CAAZZZH ! )
Saat Energateez mengerahkan serangannya kearah Dullart, Sampson langsung melindungi Dullart dengan tubuhya sendiri yang membuat ia terluka karena tebasan dari Energateez. Sang prajurit elit tersebut terkejut dan mundur sesaat saat melihat apa yang baru saja terjadi
“ AH !!! “
“ S-SAMP ! Apa yang-“ Tanya Energateez yang terkejut dengan aksinya Sampson
“ Sama seperti dirimu... aku melakukan ini... karena aku berani ! “ Ujar Sampson yang tersenyum sebelum ia benar-benar tumbang dihadapan mereka
( BRUK ! )
“ Ah ! Apa yang... apa yang baru saja aku... “
“ Cih ! Si-SIAL ! “ Oxtoroo yang kesal langsung melemparkan dadu cahaya kedepan mereka
( TLAK ! SRIIIIIIIIIIIIIIIIIIIINNG ! )
“ Ah ! “
“ AH ! OX- “
Saat dadu tersebut mulai membutakan mata para V-FIGHTER dan prajurit elit yang ada disana, Oxtoroo langsung berlari untuk membawa Sampson dan kabur dari tempat tersebut dengan medali teleportasinya
“ D-dia kabur ! “ Rough Polly terkejut saat menyadari Oxtoroo dan Sampson meninggalkan tempat
“ Ada-ada saja ! “ Geram Meteoralez dengan nada kekesalannya
“ Hmph ! Untuk saat ini aku biarkan kalian hidup dan belajar banyak dari penderitaan dan aksi bodoh kalian ! Dan Dullart, jika itu yang kau putuskan bersama dengan Oxtoroo dan Sampson... maka aku tidak punya pilihan selain menghargai keputusan kalian ! Aku ingin lihat seberapa besarnya usaha sia-siamu untuk bisa menjatuhkanku bersama dengan Fighter wahai adikku “ Ujar Morsdantaque kepada para V-FIGHTER dan Dullart
“ Kaaaau ! “ Dullart sangat marah akan apa yang dikatakan oleh Morsdantaque
( ZAAAAAAAAAASSH )
“ Ayo kita pergi ! “ Ajak Morsdantaque kepada kelima prajurit elitnya
“ Tapi Pangeranku-“
“ Meteoralez ! “ Tegur Morsdantaque dengan tatapan tajam dan nada tegasnya saat Meteroraez tidak terima untuk kembali kekapal induk
“ M-Maafkan aku ! “ Ujar Meteoralez
“ Sampai jumpa lagi Fighter ! Aku harap selanjutnya akan menjadi pertemuan terakhir kita ! Dan sekarang putuskanlah apa yang ingin kalian lakukan nanti ! Menyerang atau terus menderita ! “ Jelas Morsdantaque dengan nada ancamannya
__ADS_1
*****