El-Fighter : Fighter Baru Yang Berani (Book I)

El-Fighter : Fighter Baru Yang Berani (Book I)
53. Masalah Ganda I


__ADS_3

Karena panggilan dari Oxtroo membuat komunikator milik Swift Polly berkali-kali berbunyi ditengah pertarungan mereka. Dari luar toilet umum wanita, walau Jubei belum menjawab panggilan dari Vlada, para siswi kelas 1-LA-A yakin jika Jubei ada didalam toilet tersebut karena mereka mendengar rintihan Jubei dan Swift Polly akibat pertarungan mereka


“ Jubei ! Jubeeeei ! Kkkh sial ! Ini tidak bisa dibuka ! “ Kata Vlada yang berusaha keras untuk membukakan pintu toilet tersebut


“ Kalau dilihat Jubei sebenarnya terkunci dari dalam ! Dan aku juga bisa dengar suara baku hantam dan wanita lain yang ada didalam toilet tersebut ! “ Kata Machiko yang ikut membantu Vlada membukakan pintu toilet umum


“ Jangan bilang jika Jubei-chan sedang berkelahi dengan seseorang disini~ “ Kata Hikari dengan nada kepanikannya


“ Karena itu ayo cepat kita buka pintu toilet ini ! “ Teriak Rattana


“ Aaaah! Uuuum ! Aku akan panggil petugas keamanan festival ! “ Kata Elma yang langsung berlari mencari petugas keamanan untuk membebaskan Jubei


(Dalam toilet umum wanita)


“ Kkkkkkhhh! Kuat juga...kau rupanya ! “ Puji Swift Polly yang masih ditahan oleh Jubei dengan kedua lengannya


(Biiip! Biiip! Biiip! Biiiip! Biiip! )


“ Oxto ! “


“ Apa-apaan itu ?! “ Tanya Jubei


“ Kau pikir hanya kau yang akan mendapat bantuan dari teman-teman ? Oxto...kau benar-benar terlalu perhatian denganku sampai kau melupakan si cebol itu demi aku “ Kata Swift Polly sambil memuji Oxtoroo


“ Si cebol...jangan-jangan...Tazuya-“


“ Hyaaaaaaaah ! “


“ Uwaaaaaa ! “


( BRUUUGH )


Mendengar perkataan Swift Polly bahwa Oxtoroo juga sedang mengincar Tazuya dan yang lain membuat Jubei terkejut dan melonggarkan pertahanannya.Yang membuat Swift Polly mengambil kesempatan untuk melepaskan dirinya dari cengkraman Jubei. Menyadari Elma berhasil memanggil petugas festival untuk membuka pintu toilet umum tersebut, Swift Polly membujuk Jubei untuk menghentikan pertarungan dan setujuh untuk mengikutinya jika ia tidak ingin teman-temannya celaka. Namun dibalas Jubei dengan pukulannya yang membuat mereka kembali baku hantam didalam toilet umum


“ Sial ! Mereka akan segera masuk ! Ayo gadis ! Ikut aku jika kau tidak ingin-“


“ HAAAAAAAAAH “


( BUAGH ! )


“ Kau yang meminta yaaa ! “


( BUAGH !)


“ Keparat kau ! “


( BUAGH ! BUAGH! BUAGH! )


Diluar toilet umum, Elma baru saja sampai bersama dengan petugas keamanan festival. Setelah mendengarkan permasalahnya di pos jaga, sang petugas setujuh membantu para siswi untuk membebaskan Jubei  didalam toilet umum yang sedang melanjutkan baku hantamnya dengan Swift Polly


“ Jadi teman kalian sedang berkelahi didalam...toilet ? “ Tanya Pak petugas keamanan


“ Yaaa pak ! Sekarang cepat selamatkan dia sebelum dia babak belur dihajar seseorang didalam sana ! “ Jelas Vlada


“ Juga dilihat dari pintunya...ada seseorang yang menguncinya dari dalam agar kita tidak bisa masuk kesana “ Jelas Rattana


“ Dari dalam kelihatannya pertarungan mereka benar-benar serius ya “ Kata Pak petugas yang berkumis tipis mendengar suara baku hantam Jubei dan Swift Polly


“ Hmmm ! kita tidak punya pilihan lain selain mendobraknya ! Ayo ! “


“ Siap pak ! “


“ Satu ! Dua ! Tiga ! “


( Braaak! Braaak! Braaak! )


Didalam toilet umum, Swift Polly berhasil mengalahkan Jubei dengan mengeluarkan sengatan listrik dari pisau plasmanya yang membuat Jubei akhirnya terjatuh dan tidak sadarkan diri. Sebelum ia berniat untuk kabur dan membawa Jubei melalui jendela ventilasi, Swift Polly menyadari bahwa seseorang berusaha untuk mendobrak pintu toilet dari luar dan sebentar lagi pintunya akan segera terbuka


“ Hyaaaaaaaaaaah ! “


( Zaaaaaaaaasssh )


“ Akh ! “


( Bruk )


“ Haaaah! Haaah! Haaaah! Haaaah! Bagus ! Akhirnya selesai juga ! Ayo ! Kita harus-“


( Braaak! Braaak! Braaak! )


“ Celaka ! Siaaaal...pintunya akan terbuka ! Cih ! “ Kata Swift Polly yang mulai panik sambil melihat kearah pintu dan Jubei yang tidak sadarkan diri dilantai toilet umum


Menyadari ia tidak memiliki banyak waktu untuk lari dari kejaran petugas karena ia sudah terlalu lelah untuk membawa Jubei bersamanya, Swift Polly mau tidak mau harus melarikan diri tanpa harus membawa Jubei . Saat pintu mulai terbuka, Swift Polly menggambil kesempatan untuk kabur dengan mendorong pintu toilet umum dengan tubuhnya yang membuat petugas keamanan yang berusaha mendobrak pintu tersebut terjatuh. Dengan cepat Swift Polly langsung lari meninggalkan mereka tanpa melirik kearah belakang


“ Mereka datang ! Satu...dua...mulai ! Haaaaaaaaaaah ! “ Swift Polly berfokus untuk mengumpulkan tenaganya dan kemudian berlari sambil mendorong pintu tersebut dengan tenaga yang penuh


( BRAAAAAAAK !!!! )


“ Uwaaaaaa ! “ teriak sang petugas keamanan yang terdorong oleh Swift Polly


( BRUGH ! )


“ Hei ! Itu-“ Elma melihat kearah Swift Polly yang kabur meninggalkan mereka


“ Jubei ! “ Vlada terkejut saat ia melihat Jubei tidak sadarkan diri dilantai toilet umum


“ Apa dia baik-baik saja ? “ Tanya Machiko


“ Tapi dia mengalami cidera karena pertengkara mereka tadi ! “ Kata Vlada dengan nada kecemasannya


“ Ayo anak-anak ! Bawa dia ke pos kami ! Disana ada pos kesehatan darurat ! “ Ajak si petugas muda berkumis tipis


“ Oke ! Ayo ayo ! “ Ajak Machiko sambil membawa Jubei yang dibantu dengan Rattana Busaba


Di tenda stand Mr.Duck, Tazuya, Ataru dan Haku memutuskan untuk pergi ke stand lain karena merasa cukup puas untuk bermain disana. Di saat Tazuya akhirnya merasakan perasaan yang buruk tentang Jubei, Ataru mengatakan kepadanya bahwa untuk tidak mencemaskannya karena Jubei tidak sendirian dan sudah ditolong oleh para siswi kelas 1-LA-A dengan cepat


“ Okee~ kelihatannya kita akan pergi ke stand lain karena sepertinya kamu sudah cukup puas untuk main kesini kan ? “ Tanya Tazuya


“ Yaaa~ Ah ! Aku ingin pergi mengambil brosur tentang festival itu sebentar “ Kata Haku sambil menunjukan stand brosur festival


“ Oke ! Kuharap aku menemukan stand yang menarik untuk dikunjungi disana “


“ Iyaaa “ Jawab Haku


“ Sepertinya Akashinya-chan sangat menikmati festival ini ya “ Kata Ataru


“ Yeah “ Jawab Tazuya dengan singkat sambil tersenyum hangat memperhatikan Haku


“ Hah ! Jubei ! Perasaan ini...dia dalam masalah ! Dia berhadapan dengan wanita alien yang pernah kita hadapi beberapa hari  yang lalu ! “ Kata Tazuya yang kaget saat merasakan Jubei dalam bahaya dari kontak spiritualnya


“ Tenang ! “


“ Apa katamu ? “


“ Dia baik-baik saja sekarang ! “ Kata Ataru dengan tenang sambil menghentikan Tazuya


“ Apa-apa yang kau-“


“ Penglihatan masa depanku bisa melihat jika Jubei-chan telah dibantu oleh Himekaze-chan dan yang lain ! Dan si cewek Alien itu juga sudah pergi meninggalkan mereka ! Jadi tidak ada yang perlu dicemaskan...percayalah “ Jelas Ataru dengan tenangnya


Mendengar perkataan Ataru, Tazuya sedikit lega untuk mendengarkannya. Ataru kembali menjelaskan bahwa Inuya dan Ryuga juga untuk saat ini dalam keadaan baik-baik saja dan meminta Tazuya untuk tidak terlalu mencemaskan mereka demi melindungi identitas mereka sebagai calon El-Fighter dan tidak ingin yang lain terkena masalah karena mereka


“ Soal Inuya-kun dan Ryuga-san...aku bisa melihat mereka baik-baik saja ! Untuk sementara ini tidak ada yang perlu kita khawatirkan ! Kita harus membuat Akashinya-chan dan yang lain curiga soal identitas kita sebagai El-Fighter “ Jelas Ataru


“ Yaaaa...baiklah “ Kata Tazuya dengan nada rendahnya dan mereka berdua langsung menghampiri Haku


“ Bagaimana Haku ? “ Tanya Tazuya


“ Uuummm...aku tidak tahu ingin memilih yang mana tujuanku selanjutnya “ Kata Haku yang berdiri didepan stand brosur sambil menatap isi brosur tersebut


“ Ooooh...oke~ kelihatannya kamu butuh beberapa menit lagi untuk memikirkannya Akashinya-chan “ Kata Ataru


“ Aaaah! Bagaimana kita naik itu saja ? “ Tazuya memberi saran kepada Haku sambil menunjuk kearah kincir ria bernama “Daisharin” dan kereta luncur tinggi yang bernama “X-Treme Happy Wheels”


“ Kau ingin mengajak Akashinya-chan menaiki “X-Treme Happy Wheels” ? Kau yakin punya nyali yang besar untuk naik itu ? “ Tanya Ataru dengan nada remehnya


“ Uaaaaaa~ eeeeeh bukan-bukan ! Bukan itu yang kumaksud ! Tapi kincir ria “Daisharin” yang itu ! “ Kata Tazuya sambil menunjuk kearah wahana Daisharin


“ Boleh juga...aku juga belum pernah menaiki wahana itu “ Jelas Haku


“ Benarkah ? Bagus deh kalau begitu~ ayo kita kesana saja~ “ Ajak Tazuya


Disisi lain festival, terlihat Swift Polly sedang bersembunyi di belakang semak-semak yang lokasinya cukup jauh dari tempat Jubei dan Tazuya. Saat ia berusaha untuk mengontak Oxtoroo dan Sampson, Swift Polly tiba-tiba dikejutkan dengan suatu panggilan yang tak terduga yang berasal dari saudarinya yang bernama Rough Polly


“ Huuuuf~ sial ! Aku gagal ! Dan sepertinya Oxto beserta Sampson juga mendapat masalah dalam misi i-“


(Biiip! Biiip! Biiip)


“ Hah ? “


(Klik)


“ Haaaaaaaaaaaaay saudaraku~ “


“ Eeeekh ! Aaah kau ! Rough Polly ! Apa yang kau-“


“ Aku mendapatkan panggilan dari Jenderal Argus karena beliau memintaku untuk membantu Pak Tom Louss yang malang untuk memperbaiki sistem Superbia-07~ Bukan’kah itu keren ? “ Jelas Rough Polly sambil memotong pertanyaan dari Swift Polly


“ Hooooh~ begitu ya~ Jadi ini bukan karena tindakan semena-menamu ? Bagus deh kalau begitu “ Kata Swift Polly


“ Oh yaaa~ satu lagi, dikarenakan Pangeran Morsdantaque melihat kalian punya banyak masalah dalam misi pencarian Tuan Muda...jadi beliau menginginkan aku untuk memberi izin kepada Jenderal untuk memberi kontribusi kepada kalian semua dalam misi ini “ Jelas Rough Polly dengan nada cerianya


“ Kontribusi apa ? “


“ Yaaaaa~ kontrobusi apa saja~ bisa tidak langsung dan tidak langsung tergantung dengan situasi~ dikarenakan aku bisa melihat dari sistem Superbia-07 kelima bocah El-Fighter itu sedang berpencar di suatu festival...kurasa aku tahu apa yang harus kulakukan untuk membuat mereka bicara tentang keberadaan Tuan Muda kita ! “ Jawab Rough Polly yang dimana nada cerianya perlahan menjadi serius dan dingin


*****


Jubei perlahan bangun disebuah ruangan pos kesehatan dan terlihat Vlada dan Machiko berada disampingnya sementara yang lain sedang menunggu diluar ruangan.Vlada langsung bertanya tentang identitas dari Swift Polly karena ia mencemaskan sahabatnya. Namun petugas kesehatan yang berjaga meminta Vlada untuk tidak mengajak Jubei untuk banyak bicara karena cidera yang ia alami


“ Ummmmm~ di-dimana aku ? “ Tanya Jubei yang perlahan membuka matanya


“ Jubei ! “ Panggil Machiko


“ Jubei-chaaaan~ Kamu baik-baik saja kan ? Katakan kepadaku kamu tidak kehilangan ingatanmu ‘kan ? “ Tanya Vlada dengan nada kepanikannya


“ Eeeeh ? Eeeeeh ? Aku...adudududuhh...aku baik-baik saja~ dan jangan khawatir aku masih ingat kalian kok~ “ Kata Jubei yang masih menahan sakit atas cidera yang ia alami


“ Begitu kah~ syukurlah kalau begitu “ Kata Machiko sambil bernafas lega


“ Jadi kamu masih ingat siapa yang menyerangmu barusan ? Apa kamu juga ingat apa yang ia katakan kepadamu sebelum kamu dihajar habis-habisan oleh wanita sialan itu ? “ Tanya Vlada yang masih dengan nada kecemasannya


“ Uuuuuh...s-soal itu...”


“ Anak muda~ tolong jangan paksakan temanmu untuk berbicara yaaa...dia pasti masih sedikit terguncang karena kejadian tadi...jadi biarkan dia istirahat dulu sebentar...jadi tidak ada yang perlu dicemaskan karena dia tidak apa-apa “ Kata si petugas kesehatan sambil memberikan peringatan kepada Vlada dan Machiko


“ Ummm okeee~ maafkan kami “


“ Fyuuuh “


Melihat si petugas kesehatan meminta Vlada untuk tidak panik dan menanyakan tentang Swift Polly membuat Jubei merasa lega karena itu tidak akan membuat Vlada dan yang lainnya tahu identitasnya sebagai calon El-Fighter. Sementara itu, Oxtoroo dan Sampson masih dikejar oleh Ryuga dan Inuya dikerumunan para pengunjung festival tersebut. Disaat Oxtoroo berusaha untuk kembali menghubungi Swift Polly, ia hampir menabrak beberapa pengunjung yang disana karena terlalu fokus untuk menghubungi rekannya sampai akhirnya ia tidak sengaja menabrak Sandy yang sedang berjalan bersama dengan Karin


“ Uwaaaaa ! Heeei hati-hati ! “ Tegur salah satu pengunjung yang marah


“ Siaaaal ! Polly-chan kamu dimanaaaa ? “ Tanya Oxtoroo yang mencemaskan keberadaan Swift Polly


“ Awa-“


(BRUGH)


“ Aduuuuh! “ Rintih Oxtoroo dan Sandy

__ADS_1


“ Sa-sandy ? “ Panggil Karin yang berusaha untuk mengangkatnya


“Oxtoroo-san! Kamu tidak apa-apa ? “ Tanya Sampson sambil berusaha untuk membantu mengangkat Oxtoroo yang terjatuh


“ Hei ! Pakai mata kalau sedang jalan ! “ Bentak Sandy kepada Oxtoroo


“ Oi ! Jika kau tidak ingin kehilangan wajahmu yang jelek itu jangan sesekali untuk memarahi kami karena kami tidak takut dengan manusia rendahan seperti dirimu ! “ Balas Oxtoroo sambil mengarahkan pisau plasma kearah leher Sandy


“ Itu dia  !!! “ Teriak Inuya saat ia menemukan


“ Sialan ! Ayo ! “ Oxtoroo yang menyadari kedatangan Inuya dan Ryuga langsung kabur sambil menarik lengan Sampson


“ Uwaaaa “


Saat Inuya dan Ryuga berlari melewati Sandy dan Karin untuk mengejar Oxtoroo dan Sampson, Inuya melirik kearah Sandy dengan tatapan curiganya sekali lewat. Walau sempat berpikir bahwa mereka ada niat buruk kepada Tazuya, Inuya berusaha untuk tidak main curiga kepada orang lain walau Sandy sudah jelas sempat berniat ingin menculik dan menyakiti Tazuya


“ Dia ! Hmmm...tapi Tazuya masih bersama Ataru dan Haku! Kalau itu benar ia berniat untuk mencarinya...aku yakin Ataru pasti akan langsung menghajar orang itu “ Pikir Inuya


“ Namidashi ! Kita harus mengejarnya di arah jalan yang berbeda ! “ Usul Ryuga


“ Aku tahu dimana jalannya ! Kau tetap kejar mereka diarah biasa ! “


“ Oke ! “


Inuya kemudian pergi kearah jalan sebelah kiri untuk mencari jalan tercepat untuk bisa mengejar Oxtoroo dan Sampson.Dengan menggunakan teknik gimnastik yang ia pelajari membuat Inuya dengan mudah bisa menghindari halangan yang ada didepannya dengan melompati mereka dengan mudah. Sampson melihat kearah belakangnya dan hanya melihat Ryuga sendiri yang mengejar mereka sambil berpikir jika Inuya sudah menyerah untuk mengejar mereka berdua


“ Eh ? Dia sendirian ? “ Tanya Sampson


“ Apa ? Be-benar juga ! “ Kata Oxtoroo


“ Sepertinya temannya si mata kuning sudah mulai menyerah ya “


“ Hmmmmm “


Melihat mereka sudah pergi ketempat yang agak sepi, Oxtoroo memutuskan untuk menghadapi Ryuga seorang diri. Tanpa mereka ketahui, Ryuga sebenarnya menggunakan kontak spiritualnya untuk menghubungi Inuya agar bisa memudahkannya untuk mencari mereka bertiga. Sesampainya ditempat yang Ryuga arahkan, Inuya bersembunyi dibalik tenda untuk menunggu kesempatannya untuk menangkap mereka berdua


( SRAAAAAK )


“ Hmph ! Kurasa aku tidak punya pilihan selain memberimu pelajaran ! “ Kata Oxtoroo sambil menantang Ryuga


“ Kamu menantangku ? Dua lawan satu ? Tidak masalah karena temanmu sepertinya bukanlah tipe yang kuat untuk baku hantam “ Kata Ryuga


“ Kau tahu Oxtoroo, aku benci untuk mengatakan ini tapi apa yang dikatakan anak manis ini ada benarnya...mending kamu saja yang hadapi dia “ Kata Sampson dengan nada yang sedikit ragu-ragu untuk menghadapi Ryuga


“ Hmmm! Baiklah jika kau berkata begitu ! Dasar pengecut ! “ Gerutu Oxtoroo


“ Ayo mulai ! Akan kubuat kau babak belur agar kalian semua mau memberitahu kami tujuan kalian datang kemari ! “ Kata Ryuga yang bersiap untuk bertarung melawan Oxtoroo tanpa menggunakan kekuatan sihir ataupun Possessionnya


“ Dan jika kalian yang kalah maka kalian harus memberitahu kami dimana Tuan Muds Dullart berada ! “


“ Hmph ! Hyaaaah ! “


“ Haaaaaaaah ! “


(BUAGH ! )


“ Menarik juga ! “ Pikir Oxtoroo


(Bug! Bug! Bug! Bug! Bug! Bug! Bug! )


“ Terima ini ! “ Teriak Ryuga yang berniat untuk menendang Oxtoroo


(BUAGH ! )


“ HAAAAAH ! “ Oxtoroo berhasil menahan tendangan Ryuga dengan melindungi wajahnya dengan kedua lengannya


( SYAAAT! )


“ Hyaaaaaaaah ! “


(Buuuuug! Buuuuug! Buuuuug! BUAAAAGH !!! )


“ Kkkkkh ! Cepat lari dari sini Sampson ! “ Perintah Oxtoroo kepada Sampson sambil berusaha menahan pukulan dari Ryuga


“ Oke ! “


Dengan sigap Sampson langsung berlari meninggalkan Oxtoroo dan Ryuga demi mencari jejaknya Swift Polly. Disaat yang bersamaan dimana Oxtoroo dan Ryuga melanjutkan pertarungan mereka, Sampson dikejutkan dengan kedatangan Inuya yang secara tiba-tiba muncul dihadapannya


“ Ah ! “


“ Dapat kau ! “ Kata Inuya dengan senyumanya


(Ditempat pertarungan Oxtoroo dan Ryuga)


“ Haaaaaah ! “


( BUAAAGH ! )


“ Agh ! “ Rintih Ryuga yang akhirnya terjatuh oleh serangan dari Oxtoroo


“ Huuuuf ! Aku tidak menyangka kau cukup tangguh walau tanpa menggunakan semua kekuatan Fightermu ! Untuk sosok yang menawan seperti dirimu kuakui kamu cukup ahli dalam pertarungan dengan gaya yang cukup kasar ! “ Puji Oxtoroo sambil berjalan mendekati Ryuga dengan pisau plasmanya


“ Haaaah! Haaaaah! Haaaah! Apa itu...bisa dikatakan...sebagai pujian ? “ Tanya Ryuga yang kelelahan dari pertarungan mereka


“ Jadi kau tidak tahu apa perbedaan dari hinaan dan puji-“


(BUAAAAGH)


“ AGH ! Owuuuuu ! “


“ Namidashi ! “


Inuya berhasil menghentikan aksi Oxtoroo dnegan melemparkan tubuh kecil Sampson tepat kearahnya yang membuat pisau plasma dari tangan Oxtoroo terlepas dari tangannya. Inuya membantu Ryuga untuk bangkit dan mengambil pisau tersebut, dan mereka berdua langsung menghampiri Oxtoroo dan Sampson untuk menanyakan tujuan mereka datang kemari


“ Adudududuh ! “ Rintih Oxtoroo dan Sampson


“ Kerja yang bagus ! “  Puji Inuya


“ Pisau yang bagus ! Sangat cocok sebagai souvenir dari mereka ! “ Guyon Inuya sambil memperhatikan pisau plasma milik Oxtoroo


“ Baiklah ! Sesuai dengan janjimu...katakan kepada kami apa tujuan kalian yang sebenarnya untuk datang kemari ! “ Tanya Ryuga sambil menggunakan kekuatan sihirnya untuk menahan Oxtoroo dan Sampson agar tidak bisa lari dari mereka


“ Kalau dilihat dari pesawat mereka beberapa hari yang lalu...aku yakin tujuan mereka datang kemari tidak hanya untuk mencari Dullart-san ! Apa itu benar ?! “ Tanya Inuya sambil mengarahkan pisau plasma kearah mereka berdua


“ Haaaaaaaaah~ kalau bukan karena ulah Pak Louss yang dengan bodohnya berbuat brutal tanpa arahan dari Jenderal...aku yakin kita tidak akan dijejali pertanyaan yang menyebalkan ini ! “ Gerutu Sampson


“ Ehem ! “ Tegur Oxtoroo


“ Aaaah~ uuuummm! Maaf’kan aku ! “ Kata Sampson yang langsung meminta maaf kepada Oxtoroo


“ Mungkin kalian pikir kami memang tidak sekuat yang kalian pikirkan ! Tapi ingatlah Fighter...jika kalian masih tidak ingin memberitahu kami dimana Tuan Muda...maka kami akan digantikan oleh pengganti yang jauh lebih kuat dan berbahaya dari kami bertiga ! “ Jelas Oxtoroo sambil memberi peringatan kepada Inuya dan Ryuga


“ Jadi maksudmu kau akan diganti oleh orang yang lebih berbahaya dari kalian jika misinya kembali gagal ? Aku bisa melihat kamu memohon tapi aku ragu apa itu sebuah kebohongan atau bukan ! “ Jelas Inuya yang tidak percaya akan apa yang dikatakan oleh Oxtoroo


“ Pangeran Morsdantaque ! Beliau dan anak buahnya berbeda dengan kami ! Dan dia sudah tahu misi ini pasca ia kembali dari misinya di Planet Gaa-Naz ! Pasca kematian Kaisar kami...Pangeran Mordantaque kelihatannya ingin melibatakan dirinya dan anak buahnya dalam misi ini untuk membuat Tuan Muda Dullart menjadi Kaisar selanjutnya ! Karea itulah...karena kalian tidak bisa diajak dengan damai...maka-“


Sambil berbicara soal Morsdantaque dan prajurit elitnya, Oxtoroo dengan sekuat tenaga melepaskan dirinya dari sihir pertahanan milik Ryuga. Saat berhasil terbebas dari sihir tersebut, Oxtoroo dengan sigap langsung merebut pisau plasma tersebut dan menyetrum Inuya dan Ryuga dalam waktu yang bersamaan yang membuat mereka berdua berhasil dikalahkan oleh sang penasehat Kekaisaran tersebut


(BRAAAAK)


“ Cela-“


(GREP)


“ Tidak ! “


(ZYAAAAAAAAAAAASSSH)


“ Maafkan aku...maka aku akan mengajak kalian secara paksa ! “ Lanjut Oxtoroo saat ia selesai melumpuhkan Inuya dan Ryuga


“ Sampson ! Sekarang saatnya ! “ Perintah Oxtoroo untuk membawa Inuya dan Ryuga


“ Ba-baik ! “


“ HEI ! “ Panggil Shan Lee dari kejauhan


“ HENTIKAN ! “ Teriak Vladimir yang langsung berlari kearah Oxtoroo dan Sampson


“ Cih ! Sialan ! Ayo lari Sampson ! “ Perintah Oxtoroo kepada Sampson yang langsung kabur dari kejaran Shan dan Vladimir sambil meninggalkan Ryuga dan Inuya


Disaat mereka berdua ingin membawa Ryuga dan Inuya pergi dari festival, tiba-tiba, aksi mereka terlihat oleh Shan Lee, Kenneth Glenn dan Vladimir Golomanov yang tidak sengaja melintasi daerah tersebut pasca menonton pertunjukan kabuki di festival. Yang membuat mereka tidak punya pilihan lain selain kabur dari kejaran mereka dan meninggalkan Inuya dan Ryuga di festival


“ Namidashi ! Mangetsu ! “ Panggil Kenneth yang langsung menghampiri mereka berdua


“ Uuuuuh...kaliaaan...” Kata Inuya yang menyadari kehadiran Vladimir dan yang lain


“ Kalian tidak apa-apa ? Tadi siapa yang menyerang kalian ? “ Tanya Shan-Lee kepada mereka berdua


“ Aaah ? Mereka...adalah pencopet yang berusaha mengambil dompet Ryuga ! Mereka adalah pencopet yang ulung dan berbahaya “ Jelas Inuya sambil berbohong tentang identitas dari Oxtoroo dan Sampson agar mereka tidak mencurigai satu sama lain


“ Kalau begitu kenapa kalian tidak beritahu kepada petugas keamanan festival ? Dengan itu kalian tidak akan-“


“ Yaaa mau bagaimana lagi ? Aku benar-benar panik dan langsung mengejar mereka ! Dan kurasa tidak ada yang perlu kita cemaskan sekarang karena mereka sudah pergi meninggalkan tempat ini “ Jelas Ryuga yang berusaha untuk membuat Vladimir tidak mencari tahu tentang Oxtoroo dan Sampson


“ Hmmmm...baiklaaah jika kalian merasa memanggil pihak keamanan sudah tidak diperlukan lagi ! Tapi kalian harus tetap berhati-hati akan para pencopet itu ! “ Kata Vladimir


“ Yeaaah ! Maaf sudah membuat kalian cemas “ Kata Inuya


Tazuya dan Haku sampai diarena Daisharin. Disaat ia memanggil Ataru untuk menanyakan apa ia mau ikut bersama mereka, Tazuya menyadari bahwa Ataru sudah tidak ada bersama mereka.Sebelum menaiki wahana tersebut, Haku juga bertanya kemana Ataru pergi. Namun Tazuya hanya menjawab jika Ataru sedang pergi mencari stand minuman karena ia sedang kehausan


“ Ini diaaa~ Kau mau ikut juga Ataru ? Eh ? “


“ Kurenai-san kemana ? “ Tanya Haku


“ Errrr~ mungkin...aku tadi lihat ia sedang menelpon seseorang dan kemudian mendadak kehausan karena keasyikan menelpon...mungkin sekarang mencari stand minuman kesukaannya “ Jelas Tazuya


“ Bagaimana kalau kita duluan yang naik ini sembari menunggunya ? “ Tanya Haku


“ Tidak masalah~ sepertinya kamu benar-benar tidak sabar untuk menaiki wahana ini yaaaa~ ayo kita naik ! “


“ Okeee ! “


Ataru terlihat sedang berjalan kesuatu area di festival tersebut. Sambil melirik kearah disekitarnya, Ataru mulai merasakan sesuatu yang buruk akan datang menghampiri mereka dan musuh yang datang akan jauh lebih berbahaya dari Swift Polly dan yang lain


“ Firasatku benar-benar tidak enak ! Penglihatan masa depanku menunjukan bahwa bakal ada musuh yang jauh lebih berbahaya yang akan datang kemari ! Dan mereka...mereka lebih berbahaya dari yang pernah kami hadapi sebelumnya ! Tapi dimana mereka ?! “ Pikir Ataru


Dari kejauhan,dari belakang pepohonan terlihat Galaztis dan Energateez sedang memperhatikan Ataru. Mengetahui bahwa Ataru adalah salah satu target mereka, Galaztis tersenyum licik saat menyadari bahwa kelima calon El-Fighter akhirnya sudah berpencar satu sama lain


“ Itu dia ! Baguuus ! Sekarang saatnya kita lakukan rencana kita ! “ Gumam Galaztis


*****


Tazuya dan Haku akhirnya menaiki wahana Daisharin. Mereka berdua masuk dalam salah satu kincir ria tersebut dan duduk saling berhadapan satu sama lain. Walau Tazuya berusaha keras untuk membuat dirinya tidak terlalu mencemaskan Inuya dan yang lain, setelah menanyakan tentang perasaan Tazuya menaiki wahana Daisharin,  Haku bisa melihat Tazuya mulai menunjukan kegelesihannya dan berpikir jika ia sebenarnya tidak nyaman pergi berduaan dengannya


“ Tazuya ? Ada...masalah ? “ Tanya Haku sambil memperhatikan Tazuya yang terlihat gelisah


“ Ah ! Uuuum...tidak ada “ Kata Tazuya yang menyadari Haku bertanya kepadanya sambil tersenyum


“ Kamu yakin ? “


“ Iyaaa~ maaf telah mencemaskanmu ehehehe “


“ Apa ini...pertama kalinya...kamu naik kincir ria ? “ Tanya Haku dengan nada gugupnya


“ Sebenarnya ini...kedua kalinya aku naik wahana ini. Aku pertama kali menaikinya bersama dengan keempat adik-adikku saat ulang tahun Yoshino yang ke-8 dan pada saat itu kami sekeluarga mengunjungi festival ini dimalam hari “ Jelas Tazuya sambil mengingat masa lalunya saat ulang tahun Yoshino


“ Keempat adik-adikku ? Aku tidak menyangka kamu ternyata memiliki banyak saudara yaaa~ rumahmu pasti ramai sekali  “ Kata Haku yang takjub dengan jumlah saudara Tazuya


“ Ehehe seperti itulah...bahkan saat kedua orang tua kami meninggal...walau suasana menjadi sedikit berbeda...tapi rumah kami tetap ramai “ Jelas Tazuya


“ Begitu ya “

__ADS_1


“ Yaaaa “


(Haku berpikir sebentar sambil memperhatikan Tazuya yang gelisah)


“ Ummmm...apa itu artinya...kamu tidak nyaman untuk pergi bersamaku ? “ Tanya Haku dengan nada gugup dan cemasnya


“ Apa ?! Eeeeh~ jangan kepikiran seperti ituuuu~ aku sebenarnya sedikit mencemaskan Inuya dan yang lain karena ini pertama kalinya aku sedikit gugup untuk meninggalkan mereka “ Kata Tazuya yang mulai tidak enak hati karena merasa Haku mulai kecewa karena ia selalu gelisah


“ Kenapa gugup ? “


“ Yaaa...itu karena Inuya pernah mengalami hal yang buruk saat kami duduk dibangku kelas 2 SMP...dan karena kejadian itu menyebabkan aku dan Inuya hampir tewas oleh penjahat yang tidak kami ketahui...makanya aku sering was-was saat aku berpisah dari para sahabatku...tapi sejujurnya aku sangat suka berteman denganmu “ Jelas Tazuya sambil teringat kejadian yang menimpa mereka saat mereka masih SMP


“ Benarkah ? “


“ Yaaaa~ Jadi tidak ada salahnya jika kamu mau mengajaku untuk main-main lagi atau tidak ikut latihan Anggar jika kamu ada waktu luang~ ehehehe~ dan mungkin akan lebih bagus...jika kamu juga...jadi salah satu bagian dari circle pertemananku...bersamaaaa...dengan Inuya...Ryuga...Ataru...dan Jubei “ Jelas Tazuya yang perlahan wajahnya memerah dan sambil mengusap kepalanya sambil malu-malu


“ Jadi kak Jubei juga bagian dari circle-mu ? Sejak kapan ? “ Tanya Haku dengan matanya melebar karena ia masih belum percaya dengan apa yang dikatakan Tazuya


“ Kami sudah saling kenal sejak SMP...jadi bisa dibilang aku sudah cukup dengan Jubei~ jadi-“


“ Kelihatannya menarik ! “


“ SUNGGUH ! Aaaah~ ummm...tadi kamu bilang apa ?! “ Tanya Tazuya yang wajahnya masih memerah dan nada bicara penuh kegugupan


“ Kelihatannya kamu punya pertemanan yang sangat menarik...karena itu aku tertarik untuk bergabung denganmu “ Kata Haku sambil memberikan senyuman kepada Tazuya


Tazuya yang awalnya malu-malu dan sering gugup akhirnya perlahan menjadi tenang dan menunjukan senyuman hangatnya kepada Haku yang tertarik untuk menjadi temannya. Namun disaat Tazuya ingin berkata sesuatu kepada gadis berambut merah tersebut, DECA-I tiba-tiba keluar dari tas milik Tazuya dan langsung menggoda pemuda bertubuh mungil tersebut karena ia sering gugup dengan Haku. Sontak membuat Tazuya dan Haku terkejut melihat robot tersebut


“ Haku... “


“ Yeeeee~ Yeeeee~ ada yang merasakan cinta pertamanyaaaaa~ “Goda DECA-I dengan nada penuh keceriaannya ditengah-tengah mereka


“ Uwaaaa~ “


“ HEEEI! APA-APAAN KAU INI ?! Jangan bikin kaget orang sedang asyik bicara dasar robot sialan ! “ Teriak Tazuya dengan jengkel sambil memukul kepala DECA-I


“ Owuuu ! Lagian siiiih~ masa kamu jadi cowok gak laki banget bicara sama cewek imut seperti dia~ apa kau suka sama dia ? “ Goda DECA-I


“ Bicara apa aku ini “ Kata Tazuya yang jengkel dengan perkataan DECA-I


“ Aaaah Tazuya...apa robotmu bisa mengerti apa yang kita bicarakan ? “ Tanya Haku sambil menunjuk kearah DECA-I


“ Eh ? Yaaaa yaaa~ ini adalah robot hadiah pemberian dari Paman Hideo karena aku diterima di SMA Internasional Shinjitsu~ dan itulah kenapa beliau memberikanku ini karena aku sangat suka dengan robot yang memahami bahasa manusia dengan lancar ehehehehe~ “ Jelas Tazuya sambil memeluk DECA-I dengan kuat karena masih jengkel dengan perkataannya


“ Uuuummm...bisakah aku melihatnya ? “


“ Aaaah tentu ! tentu ! Silahkan ! “


“ Woaaah ! Kereeen ! Ini adalah robot terkeren yang pernah aku lihat ! “ Puji Haku sambil memegang DECA-I


“ Salam kenal gadis manis~ aku DECA-I” DECA-I memperkenalkan dirinya kepada Haku


“ Salam kenal juga “ Jawab Haku


Disaat yang bersamaan, Galaztis dan Energateez sedang memperhatikan semua pembicaraan mereka melalui Boo-Boo yang merekam semuanya dalam kamuflase yang membuat tidak terlihat atau terlacak oleh siapapun yang ada disekitarnya


“ Itu dia pemimpinnya ! “ Kata Energateez


“ Heh ! Sepertinya ia belum sadar atas kehadiran kita ! Atau mungkin hanya dia belum sadar atas kedatangan Oxtoroo dan yang lain ? “ Tanya Galaztis dengan nada remehnya


“ Dua-duanya bisa jadi begitu ! “


“ Oke ! Mari kita cari yang lain ! Siapa tahu mereka semua ada disekitar tempat ini ! “ Bisik Galaztis


“ Atau mungkin salah satu dari mereka ada dibelakangmu ? “ Tanya Ataru yang secara tiba-tiba datang tepat dibelakang mereka


“ CELAKA ! “ Energateez panik saat melihat kedatangan Ataru


“ Ketemu kau ! “ Kata Ataru sambil menatap mereka dengan tatapan dinginnya


“ HAAAAAAH ! “


( DUAGH ! )


“ GAAAAH ! “ Rintih Ataru yang kena tinjuannya Galaztis yang membuat ia terjatuh


(BRUUUUK !)


Galaztis memuji atas kepintaran Ataru yang dengan cekatan mampu mengetahui lokasi mereka dan juga kehadiran mereka. Ataru dengan santai menjawab bahwa ia memiliki insting yang jauh lebih kuat diantara yang lain dan prediksinya selalu tepat. Ataru menyadari bahwa Galaztis dan yang lainnya benar-benar serius dengan apa yang ia katakan beberapa hari kemarin. Karena itu, saat Galaztis langsung menyerangnya pasca mereka dipergok oleh Ataru, mau tidak mau Ataru harus menghadapinya tanpa harus membuat orang disekitar tahu identitasnya sebagai calon El-Fighter


“ Hyaaah ! “ Galaztis berusaha kembali untuk meninju Ataru


(GREEEEP! )


“ Kkkkkkh !  “Ataru berhasil menangkis tinjuannya


“ Heh Heh Heh ! Jadi kau benar-benar salah satu dari para El-Fighter bawahan dari si Prisman Beta itu ?! “ Tanya Galaztis


“ Kalau iya apa yang ingin kau katakan ?! “


“ Aku akui kau memang cukup pintar karena menyadari keberadaan kami ditempat ramai seperti ini ! Kurasa kaulah yang paling cekatan diantara kalian berlima ! “ Puji Galaztis yang masih berusaha untuk memukul Ataru


“ Juga- “ Lanjut Galazstis sebelum memberi pukulan lain kepada Ataru


(Syaaat! Syaaat! Buagh ! )


“ Kkkkh ! “ Rintih Ataru yang kembali ditinju tepat diwajah kirinya


“ Aku senang karena kau tidak lupa akan pertemuan kita sebelumnya ! “ Kata Galaztis


( Syaaat! Syaaat! Syaaat! Syaaaat! )


“Kkkkhh! Begitu ya ! Ke-kelihatannya...kalian benar-benar serius...akan apa yang kalian katakan sebelumnya ! Haaaah ! “ Jelas Ataru sambil mengingat perkataan Galaztis beberapa hari yang lalu


(BUG! BUG! BUG! BUG!)


“ Heh ! Ada-ada saja ! Haaaah ! “


(DUAGH ! )


“ Agh ! “


( Bruuuk ! )


“ Kau memang pintar ! Tapi apa segini saja kemampuanmu sebagai El-Fighter ?! “ Tanya Galaztis yang meremehkan Ataru


“ Kau yang minta ! “ Ataru mengerahkan spirit pistol dan menembak kearah Galaztis dan Energateez


“ Apa ?! “


(Zyuuuuung! Zyuuuuung! Zyuuuuung! Zyuuuuung!)


Ataru menembakkan Spirit Pistol kearah Energateez dan Galaztis. Galaztis berhasil menghindari serangan tersebut dengan mudah sedangkan Energateez bersembunyi dari balik pohon untuk melindungi dirinya sendiri


( Zyuuuuung! )


“ Ah ! Cih!  Sialan kau ! “ Geram Galaztis pasca mengetahui laser spirit pistol mengenai lengannya sambil mengeluarkan tombak listriknya


“ Hmph ! “ Ataru kemudian mengeluarkan tongkat sabitnya


“ Hyaaaaaaaaaaah ! “


( Traaaang! Traaaang! Traaaaang! Traaaaaang! )


“ Haaaaaaaah ! “


( TRAAAAANG)


“ Cepat lari ! Dan lakukan rencana kita ! “ Perintah Galaztis kepada Energateez sambil menahan tongkat sabitnya Ataru


“ Oke ! “


“ Ah ! HEEEI !!! “ Panggil Ataru yang terkejut melihat Energateez yang lari dari mereka


“ Jangan lengah kau ! “ Peringat Galaztis sambil menendang Ataru


(DUAGH !)


Energateez berlari kearah area yang disekitar wahana Daisharin sambil memperhatikan tabletnya untuk melacak keberadaan Tazuya dan Haku. Mengetahui mereka berdua belum berpindah dari area kincir ria tersebut, Energateez langsung memanggil Melee-Function untuk menjalankan misi mereka


“ Melee ! Melee ! Kemarilah ! “ Panggil Energateez sambil membukakan portal teleportasi dari medalinya


( Zyaaaaaassshhh )


“ Senang bertemu dengan anda kembali Master Engergateez ! “ Sambut Melee-Function yang langsung memberikan hormatnya kepada mantan pemiliknya


“ Ya ! Senang bertemu denganmu juga ! Aku lihat dari semua rekaman memorimu bahwa kamu mengenal si cebol berambut hitam tersebut ! Dikarenakan ia sedang berpisah dari yang lain maka aku ingin kau menyerangnya didalam kincir ria itu dan buat dia untuk menyerah... agar dia mau membuka mulutnya tentang keberadaan Tuan Muda Dullart ! “ Jelas Energateez tentang misi mereka


“ Si cebol berambut hitam ? Aaaaaah aku kenal wajah brengseknya ! Jadi dia sekarang ada disana ?  “ Tanya Melee-Function


“ Ho’oh ! Jika kau kenal dia dan berharap bisa membalaskan kekalahanmu...ayo kita kerjakan misinya ! “


“ Siap Master ! “


Disaat yang bersamaan dimana Energateez memulai perintah dari Galaztis bersama dengan Melee-Function, dari dalam kincir ria, Tazuya terlihat tertunduk malu dengan wajah masih sedikit merah dan terdiam sambil memperhatikan Haku yang berbicara dengan DECA-I. Menyadari Tazuya dari tadi terdiam tanpa berkata apapun, Haku akhirnya bertanya tentang apa yang ingin ia bicarakan sebelum pembicaraan mereka dipotong oleh DECA-I yang tiba-riba keluar dari tas dan menggoda Tazuya


“ Tazuya ? Eeeeeh...kenapa dari tadi wajahmu masih memerah dan terdiam seperti itu ?” Tanya Haku dengan polosnya


“ Aaaah ! Merah ? Ahahaha aku merasa sedikit panas disini~ padahal hari sedang musim semi ehehehe bukan musim panas~ makanya aku juga sedikit heran kenapa panas juga didalam sini “ Kata Tazuya yang menjawab dengan nada yang cepat karena masih agak malu-malu didepan Haku


“ Haaaaa Haaaa~ tuh kan dia memang sedang lagi bermasalah dalam menghadapi cinta-“


“ Diam kau robot jelek ! “ Tegur Tazuya sambil kembali memukul kepala robot tersebut


“ Ouuuu ! “


“ Anuuu...Tazuya...ngomong-ngomong tadi kamu mau bicara apa denganku ? “ Tanya Haku dengan nada pelannya


“ Soal yang tadi ? “


“ Yaaaa “


“ Uuuuhhh...itu...menurutmu...”


(BUUUUM!)


“ AAAH ! Uwaaaa ! “ Tazuya dan Haku terkejut saat merasakan getaran yang kuat yang mengenai kincir ria tersebut


“ Le-ledakan apa tadi ?! “ Tanya Tazuya


(BUUUUM! )


“ Uwaaaaa ! “


“ Ada seseorang yang sengaja menembak wahana ini ! “ Kata Tazuya


Tazuya melihat kearah atas dimana ia bisa melihat Melee-Function berdiri disalah satu kincir ria sambil menantang Tazuya dan yang lain untuk keluar menghadapinya. Karena ulah dari robot tersebut membuat Daisharin berhenti karena kerusakan yang diakibatkan Melee-Function yang membuat orang yang ada dialam sana terjebak dan tidak bisa keluar dari wahana tersebut


“ Dia ! “ Tazuya terkejut saat ia melihat kedatangan Melee-Function


“ HAHAHAHAHAHAHAAAAAAAAA~ AKU TAHU KAU ADA DIALAM SINI FIGHTER !!! KARENA ITU TUNJUKAN WAJAHMU SEKARANG ATAU MEREKA YANG AKAN MENERIMA AKIBATNYA !!!! “ Teriak Melee-Function sambil menantang Tazuya diatas kincir ria


*****


 


 


 


 

__ADS_1


__ADS_2