El-Fighter : Fighter Baru Yang Berani (Book I)

El-Fighter : Fighter Baru Yang Berani (Book I)
56. Not Worth To Kill


__ADS_3

Tazuya akhirnya berhasil menebas Melee-Function dengan teknik Kazeshini yang membuat robot tersebut hancur dan terbelah menjadi dua. Energateez sangat terkejut melihat usaha para V-FIGHTER yang berhasil mengalahkan Melee-Function sampai membuat ia tidak punya kesempatan untuk bisa diperbaiki


“ Me-Melee !!! Mereka berhasil mengalahkannya !!! Sialan kau Fighter !!! “ Kata Energateez yang terkejut melihat apa yang baru saja terjadi sambil memukul pohon yang ada disampingnnya


“ Ce-ceeee-ccccelaka ! I-i-innii---- A-a-a-a-aaaku-------- “ Melee-Function yang terbelah akhirnya sistemnya mati secara otomatis karena kerusakan yang ia alami


Saat berhasil menebas Melee-Function, Tazuya kemudian terduduk tepat berada didepan tubuh robot tersebut karena kelelahan pasca mengeluarkan teknik Kazeshini untuk menebas Melee-Function


( BRUUUUK !!! )


“ Aaaah ! Haaah! Haaaah! Haaaah! Haaaah! Kitaaa...berhasil ! “ Kata Tazuya yang tersenyum sambil duduk lelahan didepan tubuh Melee-Function


“ Jadi kau menggunakan pedang putihmu untuk mengalahkan dia ? Sungguh sesuatu yang tidak terduga ! “ Kata Ataru


“ Kalau kurasakan skala energi dari kekuatannya...ini jauh lebih besar dari kamu menggunakan yang warna hitam “ Jelas Ryuga


“ Aaaah~ mungkin itu karena Alpha kita terlalu memaksakan diri untuk mengeluarkan jumlah tenaga yang besar untuk mengalahkan robot gila ini~ lagipula ini juga pertama kalinya dia menggunakan Shiro Kusanagi...jadi ia belum tahu apakah skala kekuatannya setara atau berbeda dengan Kuro Kusanagi “ Jelas Inuya kepada yang lain akan pendapatnya tentang Shiro Kusanagi


“ Yaaaa~ yang jelas kita berhasil mengalahkan robot ini dan tidak ada kesempatan untuknya kembali diperbaiki oleh masternya “ Kata Tazuya


“ Karena itu...aku akan melakukan step terakhir untuk mengakhirinya disini “ Kata Ataru sambil mempersiapkan aliran listrik dari tangannya untuk membakar tubuh Melee-Function


( Czzzzzzz)


“ Oi ! Apa yang kau-“


( BUUUUUUUUUUUUUUUUUMMM )


V-FIGHTER lainnya memperhatikan aksi Ataru yang membakar tubuh robot tersebut. Ataru tahu bahwa Melee-Function tidak bisa diperbaiki lagi, namun ia melakukan itu agar ia tidak bisa didaur ulang oleh penciptanya untuk dibuat menjadi robot lain


“ Uwooo ! “ Inuya kaget akan apa yang dilakukan Ataru


“ Eeeeeehh~ Aku tahu dia robot~ tapi apa itu tidak terlalu berlebihan ? “ Tanya Jubei yang terkejut dengan apa yang dilakukan Ataru


“ Untuk menghindari potensi dia akan didaur ulang ! Karena jika itu terjadi bisa celaka kita ! Apalagi jika masih mempertahankan memori tentang kita yang ada disistemnya ! “ Jelas Ataru


“ Benar juga sih~ “ Kata Tazuya yang setujuh akan keputusan Ataru


“ Jadi itu artinya...kalau musuh kita adalah makhluk hidup apa ini masih berlaku ? “ Tanya Jubei


“ Bisa juga~ karena nantinya bisa gawat jika ada musuh yang bisa bangkit dari kematian atau punya kemampuan untuk membangkitkan mayat “ Jelas Ataru dengan santai


“ Itu gila ! “ Kata Jubei dengan nada sedikit ngeri akan perkataan Ataru


“ Oke oke ! Sudah cukup ! Mereka masih berkeliaran ditempat ini ! Sekarang kita harus mencari mereka sebelum mereka menerjunkan robot pembunuh lainnya untuk menyerang kita ! “ Kata Tazuya sambil mengajak V-FIGHTER lain untuk mencari keberadaan Thetoid lainnya di festival


“ Yaaa ! “


“ Bagaimana dengan kakimu ? Sudah baikan ? “Tanya Inuya


“ Sepertinya begitu ! Ayooo ! “


Dari balik kamera pemantau DECA-I, Rigel dengan bangga kepada usaha mereka berlima untuk mengalahkan Melee-Function sambil memberikan senyuman bangga kepada V-FIGHTER sebelum ia mematikan sistem pemantau terrsebut


“ Mereka berhasil !!! Aku tidak menyangka mereka bisa melakukannya ! “ Kata Dullart dengan penuh semangat


“ Kerja bagus anak-anak ! “ Puji Rigel sambil mematikan sistem pemantaunya DECA-I


(Klik)


Disaat mereka berniat untuk mencari Oxtoroo dan yang lainnya difestival, V-FIGHTER dikejutkan dengan kehadiran Morsdantaque dan Galaztis dari belakang yang langsung memberikan tembakan pistol laser kearah mereka


( ZYUUUUUUUUUNG ! )


“ UWAAAAAA !!! “


( BUUUUUMMM !!! )


“ Si-siapa disana ?! “ Teriak Tazuya


“ Ah ! Dia ! Tidak mungkin ! “ Kata Inuya yang terkejut saat melihat kebelakang mereka yang ternyata Morsdantaque yang menembak mereka dari belakang


“ Galaztis ! Dan Morsdantaque ! “ Kata Tazuya yang terkejut melihat kedatangan Pangeran dari Galaksi Theta tersebut


“ Sesuai dengan laporan yang diberikan...aku sangat bangga akan hasil yang kalian berikan kepada kami ! Ini membuatku mulai percaya bahwa kalian memang lawan yang tidak bisa diremehkan ! Kurasa Prisman Beta itu mengajari kalian cara bertarung yang sangat baik ! “ Jelas Morsdantaque


“ Jadi apa sudah saatnya kau ingin menghadapi kami ?! “ Tanya Tazuya dengan tatapan tajamnya kearah Morsdantaque


“ Seorang pangeran seperti diriku terlalu cepat untuk terjun kemedan pertarungan ! Terlebih saat Kaisar kami meninggal beberapa hari yang lalu...ini sudah kewajibanku untuk menggantikan posisinya untuk sementara sampai Pangeran kecil kami ditemukan di planet ini ! Jadi ini belum saatnya aku pergi ke tempat ini dan menghajar kalian disini ! “ Jelas Morsdantaque dengan ekspresi yang sama sekali tidak berubah


“...”


“ Sesuai dari laporan Galaztis-san dan Energateez...karena ketangguhan kalian membuatku tertarik untuk melihat aksi kalian yang lain dalam pertarungan yang sesungguhnya! Kalian tidak pantas untuk mati dengan cepat...apalagi untuk Fighter amatiran seperti kalian! Kalian berlima untuk saat ini tidak layak untuk dibunuh atau mati dengan cepat ditangan kami ! Karena itu...akan kubiarkan kalian hidup dan bertarung untuk belajar jika kami tidak bisa diremehkan begitu saja oleh kalian hanya karena kalian adalah pelindung umat planet ini ! Jika kalian mau kami berhenti bertarung...satu-satunya cara untuk menghentikan kami ialah beritahu keberadaan Dullart ! “ Jelas Morsdantaque memberi peringatan kepada V-FIGHTER


“ Kau...kedengarannya kau tidak main-main soal ini ! “ Kata Inuya dengan nada tegasnya dan tatapan tajamnya kearah Morsdantaque


“ Perkataanmu soal ingin berhenti bertarung jika kami memberitahu keberadaan Dullart-san sungguh perkataan yang sangat manis ! Tapi aku yakin kau bukanlah orang yang akan  berpegang teguh dengan semua janjimu ! “ Kata Tazuya


Mendengar perkataan dari Tazuya dan Inuya yang menolak akan tawarannya, Morsdantaque langsung tersenyum mendengarnya dan merasa bahwa V-FIGHTER sudah membuat keputusan untuk tidak mengikutinya


“ Hehehe ! Ternyata sama saja ya ! Aku sudah menduga kalian pasti akan menolaknya sama seperti guru kalian ! “ Kata Morsdantaque


“...”


“Baiklah ! Jika itu adalah keputusan kalian...nikmatilah ! Akan kuturuti apa yang kalian mau sekarang ! Akan kuberi kekuatan yang terbaik untuk orang seperti kalian ! Tapi jika aku sudah bosan dengan kalian...akan kupastikan kalian tidak bisa kembali menemui keluarga dan teman-teman kalian...dalam keadaan utuh ! Galaztis ! Teleportasi “ Lanjut Morsdantaque memberi peringatan kepada V-FIGHTER sambil memerintahkan Galaztis untuk membuka portal teleportasi dari medalinya


(ZYUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUNG )


“ Uwaaaaaaa !!! “


“ Kita akan bertemu kembali...diwaktu yang pas ! “ Galaztis berpamitan kepada V-FIGHTER


“ Cih ! “


( ZYAAAAAAAAAAAASSSSSHHH )


Melihat Morsdantaque sudah pergi bersama dengan Galaztis, Ryuga langsung menggunakan Dowsing untuk melacak keberadaan Thetoid lain yang ada di festival tersebut. Saat dilacak, Ryuga merasakan bahwa tidak ada Thetoid lain yang berkeliaran di festival. Namun Tazuya memutuskan untuk tidak mengejar mereka untuk sementara waktu karena situasi untuk sementara kembali kondusif


“ Mereka lari ! “ Teriak Jubei


“ Hmmmmm...sepertinya mereka memang tidak ada di tempat ini ! “ Jelas Ryuga sambil menggunakan Dowsing untuk melacak mereka


“ Kurasa untuk sementara kita tidak perlu mengejarnya ! “ Kata Tazuya kepada yang lain


“ Kau yakin soal itu ?  “ Tanya Inuya


“ Yaaa...situasi sudah kembali menjadi kondusif untuk sementara waktu ! Jika kita tetap mengejarnya tanpa bantuan dari Tuan Rigel dan Dullart-san...itu akan membuat kita kembali dalam masalah...lebih buruknya bisa mati konyol ditangan mereka ! Ayooo...kita buruan kembali dengan Vladimir dan yang lain ! Mereka pasti mencari kita ! “ Jelas Tazuya sambil mengajak V-FIGHTER untuk kembali bersama teman-teman mereka


“ Kau benar ! Ayooo ! “


Saat V-FIGHTER akhirnya pergi meninggalkan area sekitar Daisharin, dari balik pepohonan, terlihat Alessander Hartoless dan Edward Rozenberg sedang memperhatikan mereka dari kejauhan dengan ekspresi curiga mereka. Mereka berdua kelihatannya penasaran tentang identitas dari para V-FIGHTER


“ Menurut siapa mereka itu ? “ Tanya Edward


“ Kalau dilihat...mereka mengingatkan aku pada seseorang yang ada disekolah kita ! “ Jelas Alessander


“ Benarkah ? Aku dengar tidak ada Fighter yang menjadi El-Fighter sejak usia 15 tahun~ tapi jika itu benar mereka seumuran dengan kita...ini pasti akan sangat-“


“ Menarik ! “ Alessander melanjutkan perkataan Edward sambil tersenyum


( Biiip! Biiip ! Biiip ! )


“ Hmph ! Si sialan Golomanov ternyata bisa juga rindu denganku ? Heh...dasar ! Baiklah Edo~ aku kembali dengan yang lain ! Kau ? “


“ Aku masih ingin melihat-lihat apa yang ada ditempat ini...yaaa siapa tahu aku bisa menemukan sesuatu yang menyenangkan disini “


“ Baiklah kalau begitu ! Okeee~ aku pergi dulu sayang~ “ Alessander berpamitan kepada Edward


Sambil berjalan menuju ketempat dimana Vladimir dan yang lainnya berada, Alessander masih memikirkan akan gerakan tubuh dari kelima V-FIGHTER tersebut yang membuat ia teringat akan seseorang yang pernah ia jumpai


“ Hmmmmm...mungkin...mereka...”


*****


V-FIGHTER bergegas menggantikan battlesuit mereka dengan pakaian normal mereka dan bergegas untuk kembali ketempat dimana Vladimir dan yang lain menunggu. Tazuya membukakan smartphonenya dan melihat Vladimir meninggalkan pesan suara untuk mereka karena tidak ada satupun dari mereka berlima yang mengangkat panggilan tersebut


“ Lihat ! Pesan suara dari Vladimir ! “ Kata Tazuya


(Klik)


“ Kalau kalian masih ada difestival...temui kami diarea air mancur taman ini ! “ Kata Vladimir


“ Air mancur utama ya~ tidak begitu jauh dari sini “ Kata Jubei


“ Ouuuuh~ Aaaaah~ “ Tazuya masih merintih kesakitan karena cidera yang dialaminya belum sepenuhnya sembuh

__ADS_1


“ Tazuya ?! “


“ Tidak apa-apa...kurasa ini kembali sakit karena aku memaksakan diriku untuk berjalan saat menghadapi robot itu “ Rintih Tazuya


“ Sini ! Biar kugendong ! “ Tawar Inuya


“ Te-terima kasih ! Ayo kita ketempat Vladimir dan yang lain ! “ Ajak Tazuya


Mereka berlima pergi ketempat yang dimaksud oleh Vladimir. Sesampainya disana,terlihat Vladimir dan yang lain sudah menunggu mereka disana kecuali Danmari, Alessander dan Komarih yang belum terlihat sama sekali


“ Ooooi ! “ Panggil Tazuya sambil melambaikan tangan kearah Vladimir dan yang lain


“ Itu mereka ! “ Kata Shan Lee yang menyadari kedatangan mereka


“ Fyuuuh ! Syukurlah kalian berlima juga selamat ! Aku dengar dari Vlada kalau Fujieda juga dihajar oleh seseorang ditoilet wanita ! Apa itu benar ? “ Tanya Vladimir


“ Aaah itu...benar~ tapi jangan khawatir~ aku sekarang sudah baik-baik saja “ Jelas Jubei


“ Tapi tidak untuk Tazuya-kun! Ia terkilir saat terjatuh dari kincir ria karena diserang oleh robot gila tadi...kalian bisa lihat sendiri kakinya mulai membiru “ Jelas Ataru


“ Oh tidak ! Kalau begitu cepat bawa dia kerumah sakit ! Nanti bisa keropos ! Cepat bawa dia ! “ Kata Hikari dengan nada kepanikannya


“ Kamu benar ! Kalau begitu kami kerumah sakit dulu...apa masih ada yang belum ditemukan disini ? “ Tanya Tazuya sebelum pergi kerumah sakit


“ Kosugi...Hartoless...Komarih...mereka belum ada “ Jelas Kenneth


“ Ada rumah sakit didekat taman ini ! Kalian berlima cepat bawa Tazuya segera untuk mengecek kondisi kakinya “ Jelas Elma


“ Yaaaa ! Kami pergi dulu yaa~ “


Disaat V-FIGHTER pergi meninggalkan Vladimir dan yang lain untuk membawa Tazuya kerumah sakit, Alessander bersama dengan Komarih dan Danmari baru saja sampai kearea air mancur dan langsung bertanya kemana Tazuya dan yang lainnya akan pergi


“ Aaaah~ datang juga kalian ! “ Sambut Machiko


“ Kemana saja kalian ? “ Tanya Vladimir


“ Tentu saja melihat pertunjukan kabuki~ tapi saat acaranya berjalan separuh acara orang ini langsung tiba-tiba ngilang tanpa tujuan ! Yaaa terpaksa aku dan Kosugi harus menunggunya sebelum datang kemari ! “ Gerutu Komarih alias Kiko


“ Lah kamu kemana memangnya ? “ Tanya Vladimir dengan nada curiganya


“ Itu bukan urusan kalian ! Toh buktinya aku bisa balik lagi kesini ! “ Kata Vladimir


“ Ngomong-ngomong Iga-san dan yang lain pergi kemana ya ? “ Tanya Danmari


“ Tazuya dan Akashinya-san terjebak di kincir ria Daisharin, dan saat mereka disana ada robot gila yang menyerang tempat itu serta Tazuya terjatuh karena serangan robot tersebut ! Untung saja mereka tidak apa-apa “ Jelas Vladimir


“ Tapi tidak untuk kaki Tazuya yang membiru karena cideranya “ Kata Vlada


“ Aaah begitu~ tapi syukurlah kita semua tidak ada yang mengalami luka serius seperti saat penyerangan waktu itu “ Kata Danmari sambil bernafas lega


“ Yaaa~ syukurlah “


Sementara itu, dikapal induk Thetoid,diruang rapat khusus milik prajurit elit Morsdantaque,  Energateez masih kesal dan tidak terima akan kekalahannya yang menyebabkan ia akhirnya kehilangan Melee-Function. Energateez yang kesal seorang diri tidak terima akan keputusan Morsdantaque untuk membiarkan V-FIGHTER untuk tetap hidup dan dipeintahkan untuk kembali kekapal induk. Karena keluhannya yang berisik membuat Meteoralez mengintimidasinya agar ia mau menutup mulutnya


“ Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaahhhhh~ “ Teriak Energateez yang penuh dengan frustrasi


“ OI CEBOL ! Bisakah kau tenang sedikit !!! “ Keluh Meteoralez yang mulai jengkel melihat tingkah lakunya Energateez


“ Tenang ?! Ini bukan saatnya untuk tenang ! Ini adalah waktu yang pas untuk panik dan berteriak sekencang mungkin ! Kekalahan ini sungguh tidak bisa diterima ! Menyebalkan ! Sungguh menyebalkan ! “ Gerutu Energateez yang bolak-balik didepan Meteoralez, Glabe dan Galaztis yang duduk santai disofa ruangan tersebut


“ Hei ! Hei ! Bukankah kau dari dulu juga sering kalah dimisi kita sebelumnya ? Jadi buat apa kau keluhkan ? Toooh! buktinya masih banyak prajurit elit yang akan menuntaskan misi yang diberikan Pangeran Morsdantaque ! Soal Melee-Function...yaaa itu terserah kamu~ bukannya kau bisa menciptakan robot sama seperti Rough Polly ?! “ Jelas Glabe dengan santai sambil meminum wine yang ada didepan mereka


“ Tapi tapi tapi ! Musuh kita tidak sekuat apa yang kau duga ! Dan aku heran kenapa Pangeran Morsdantaque meminta kita untuk tidak menghabisi atau membawa mereka kemari demi mencari Tuan Muda ! Kita punya kesempatan bagu untuk mengalahkan mereka dan mendekati petunjuk untuk mencari Tuan Muda ! Uuuuuuuuuuuugggggh !!! Ini benar-benar tidak bisa di- “


( GREP !!)


“ Uwaaaa~ Adudududuh Apa-apaan ini Meteora-“ Energateez kemudian diangkat oleh Meteoralez yang kesal dengan keributannya Energateez


“ Apa kau berani untuk mempertanyakan perintah dari Pangeran Morsdantaque ?! Pangeran tahu akan apa yang ia putuskan dalam misi kita ! Beliau sudah pasti ada maksud untuk membiarkan Fighter itu untuk hidup ! Lagipula Fighter itu juga tidak akan lari dari kota tersebut dan karena itu sangat mudah untuk mencari mereka disana! “ Jelas Meteoralez dengan tatapan intimidasinya kepada Energateez


“ Tapi...”


“ Oi ! Kalian mau cari gara-gara disini ?! Jika kau tidak suka melihat Energateez...lempar saja dia keluar dari kapal induk jika kau tidak keberatan ! “ Glabe ikut-ikutan memanas-manasin suasana perdebatan


“ Oh lalaaa~ Glabe-san kau benar-benar suka sekali membuat situasi menjadi buruk ! Dasaaaar~ ! “ Keluh Galaztis yang hanya duduk manis di sofa


Disaat situasi mulai sedikt ricuh karena Energateez dan Meteoralez, Rough Polly tiba-tiba menghubungi mereka dan dengan cerianya bertanya tentang apa yang mereka lakukan. Namun hanya dibalas dengan Meteoralez yang bertanya niat Rough Polly yang ingin diikutkan dalam misi Jenderal untuk mencari Dullart


( Blip )


“ Rough Polly ?! “


“ Kau sendiri kenapa menghubungi kami ? Bukan’kah kau disuruh Jenderal untuk membantu Tom Louss disana ? “ Tanya Glabe


“ Yaaaa~ tidak begitu banyak siiiih~ ini sedang menunggu proses perbaikan sistem Superbia-07~ dikarenakan pengerjaannya tidak bisa dilakukan seorang diri dan saudariku sedang dalam misi untuk mencari Tuan Muda...maka aku disuruh kemari untuk membantu Pak Louss “ Jelas Rough Polly


“ Hei ! Sebenarnya itu kau yang meminta Jenderal untuk pergi kesana bukan ?! Untuk apa ?! “ Tanya Meteoralez dengan nada curiganya kepada Rough Polly


“ Ayolaaaah~ aku hanya ingin membantu beliau untuk mencari Tuan Muda Dullart sebelum Pangeran Morsdantaque ingin melakukan invasi ke planet itu !  Karena jika Pangeran mulai melakukan invasi itu dan Tuan Muda masih ada disana...siapa yang akan menggantikan posisi Kaisar Zozo nanti ? “ Rough Polly balik bertanya dengan sok polos


“ Kita punya TIGA PANGERAN ! Bukan Satu ! Jadi kenapa biarkan saja jika dia mati bersama dengan para penduduk lemah dan Fighter itu ! Pangeran Morsdantaque dan Pangeran Gretue jauh lebih kompeten daripada Tuan Muda ! “ Jelas Energateez yang masih diangkat oleh Meteoralez


“ Yang Mulia telah mendidik Tuan Muda sejak kecil untuk jadi penerus kekaisaran...dan itu sudah tradisi jika anak paling muda yang akan meneruskan tahta Kekaisaran “ Jelas Galaztis


“ Kamu benar Galaztis ! “ Kata Morsdantaque yang tiba-tiba masuk keruangan mereka secara mendadak yang membuat para prajurit elit terkejut


“ P-Pangeran ! “


( BRUUK !!! )


“ ADUUUUH !!! Ouuuuu~ “ Rintih Energateez yang dilepas begitu saja oleh Meteoralez yang membuat ia jatuh terduduk dilantai


Para prajurit elit langsung memberi hormat kepada Morsdantaque dan meminta maaf karena tidak mendengar ketukan pintunya dari luar. Setelah mendengar alasan keributan mereka, Morsdantaque memutuskan untuk memaafkan mereka dan langsung berdiskusi akan rencana selanjutnya untuk membantu Argus dalam misi pencariannya di Shinjitsu sambil minum teh


“ Maaf karena kami tidak menyadari kedatangan anda...Pangeranku ! Ini semua salah Energateez yang tidak bisa untuk menjadi tenang karena kekalahan kita ! “ Jelas Meteoralez sambil memberi hormat kepada Morsdantaque


“ Ah ! “


“ Oooh...apa ada masalah ?! “ Tanya Morsdantaque sambil melirik kearah Energateez yang terkejut dan memasang wajah kecemasannya


“ Ma-maaf ! Aku hanya...tidak pandai untuk mengontrol emosiku karena kekalahan kita. Terlebih aku juga kehilangan salah satu mahakaryaku ditangan para Fighter itu...” Jelas Energateez dengan nada datar sambil menundukan kepalanya


“ Hanya itu ? “


“...”


“I-iya Pangeranku “


“Hmmmm...baiklah ! Lagipula ini adalah yang pertama kalinya kita benar-benar kalah...tapi untuk selanjutnya...kalian harus bisa saling membantu satu sama lain untuk mencari Dullart diplanet itu sebelum invasi ! Permintaan maafmu sudah kumaafkan...sekarang naikan wajahmu Energateez ! “ Jelas Morsdantaque yang memaafkan kegagalan prajuritnya


“ Te-terima kasih ! Pangeranku ! “ Kata Energateez yang kembali memberi hormat kepada Morasnataque


“ Yaaa ! Mari kita berdiskusi rencana sambil minum teh “ Ajak Morsdantaque disaat yang bersamaan salah satu pelayan kapal membawa teh untuk mereka berlima


Saat pelayan menuangkan teh untuk mereka dimeja rapat, Morsdantaque dan para prajurit elit bersama dengan Rough Polly dari balik layar untuk berdiskusi tentang rencana mereka


“ Baiklah ! Para prajuritku mari kita mulai diskusi kita hari ini ! Galaztis, silahkan ! “


“ Dimengerti ! “


( Galaztis membuka hasil rekaman pemantau pertarungan sebelumnya)


“ Mereka bertarung dengan cukup baik ya~” Kata Meteoralez


“ Memang yang namanya berguru dengan Prisman Beta bisa menghasilkan pelatihan yang sangat memuaskan darinya “ Jelas Galaztis


“ Pangeranku ! Setelah aku melihat semua pantauan dari Spidaro...aku punya sesuatu yang bisa diajak untuk membuat kelima El-Fighter itu menyerah kepada kita “ Kata Rough Polly


“ Siapa ? “


Rough Polly menunjukan beberapa potongan video dari Karin Umida yang ia dapatkan hasil retas dari Spidaro. Karena ia pikir Karin memiliki hubungan spesial dengan Tazuya membuat Rough Polly tertarik untuk mencari keberadaannya dan menculiknya agar Tazuya mau menyerahkan diri kepada mereka


“ Gadis ini ! Jika dilihat dari ia berinteraksi dengan para Fighter termasuk dengan Alpha...aku yakin dia pasti hubungan spesial dengan si Alpha itu “ Jelas Rough Polly


“ Jadi maksudmu...kamu ingin menangkap gadis-gadis ini untuk membuat si Alpha itu menyerahkan dirinya untuk kita ? “ Tanya Morsdantaque


“ Benar ! Dan karena tidak lama lagi Superbia-07 akan segera pulih...jadi tidak ada salahnya jika giliranku untuk pergi membantu mereka bersama dengan SISTER ! “ Lanjut Rough Polly


“ Kau yakin ingin melakukan ini seorang diri ? “ Tanya Glabe


“ Tentu saja tidak ! Aku akan mengajak saudari tercintaku untuk menemani kami ! “ Jawab Rough Polly dengan semangat


“ Ummm...Pangeranku...apa yang membuat anda membiarkan anak-anak Fighter itu tetap hidup ! Bukan’kah itu rencana anda yang mau salah satu dari mereka dibawa untuk mencari keberadaan Tuan Muda ? “ Tanya Energateez yang sedikit gugup dnegan pertanyaannya


Mendengar pertanyaan dari Enegerateez, Morsdantaque menunjukan senyuman kecilnya sambil menjelaskan alasannya kepada prajurit elit lain

__ADS_1


“ Jadi kau penasaran ? “ Tanya Morsdantaque


“...”


“Karena itu adalah pilihan mereka “ Jawab Sang Pangeran sulung tersebut


“P-pilihan ? “


“Aku sudah menduga mereka juga tidak akan dengan mudahnya menerima tawaran kita untuk berdamai ! Tapi dikarenakan mereka adalah El-Fighter...aku juga bisa paham kenapa mereka menolaknya ! Mereka ada untuk bertarung demi masa depan...jadi kurasa menggunakan diplomasi kepada mereka rasanya percuma saja ! Itu tidak akan mempan untuk mereka sebagai pelindung yang keras kepala! Karena itulah aku pikir untuk saat ini mereka belum layak untuk dibunuh  “ Lanjutnya sambil memperhatikan potongan video Tazuya


*****


Dirumah sakit yang letaknya didekat festival, terlihat Tazuya sedang diperiksa oleh dokter Ortopedi bersama dengan Inuya yang menemaninya didalam ruangan. Sedangkan Ryuga bersama dengan Ataru dan Jubei yang sedang memeluk DECA-I yang ada didalam tas Tazuya menunggu diluar ruangan tersebut


“ Jadi begitu ? Jadi temanmu ini barusan terjatuh dari kincir ria Daisharin ? “ Tanya si Pak Dokter sambil memeriksa pergelangan kaki kirinya Tazuya


“ Ya pak ! Dia adalah salah satu korban yang terkena serangan robot aneh itu yang menyerang festival barusan “ Jelas Inuya


“ Hmmmm “ Kata si Dokter dan Tazuya hanya bisa memperhatikan apa yang sedang ia lakukan


“ Jadi-“


( KREK ! )


“ GUAAAAGGGH ! Kkkkkkhh ! “ Rintih Tazuya saat Pak Dokter berusha untuk membuat sendi kaki Tazuya kebentuk yang semula


“ Eh ? “ Inuya terkejut dan terheran akan apa yang dilakukan si dokter


“ Kakinya terkilir dan ada tulang kaki yang begeser sedikit. Namun syukurlah itu bisa diatasi tanpa harus melakukan operasi “ Jelas Pak Dokter sambil memberikan senyuman hangat kepada mereka berdua


“ Jadi...itu artinya...” Tanya Inuya yang masih ragu dengan perkataan dengan Sang Dokter


“ Kakinya tidak apa-apa. Namun ia tidak boleh banyak bergerak. Karena itu jika kalian ada waktu tolong bawa ke ahli terapis pijat untuk memberikan pijatan pada kakimu. Pakailah krim rekomendasi dariku dan jangan lupa untuk minum susu “ Jelas Pak Dokter sambil menuliskan resep dokter untuk obat kaki Tazuya


“ Okeee~ dimengerti...syukurlah aku tidak perlu mengambil operasi ehehehe~ “ Kata Tazuya


Akhirnya Tazuya dan Inuya keluar dari ruang Pak Dokter tersebut. Bersama dengan Ryuga dan yang lain, mereka pergi menuju apotek rumah sakit untuk membeli obat rekomendasi dari dokter untuk kaki Tazuya. Sambil menunggu, mereka berlima melihat berita dari televisi yang terpasang diruang tunggu rumah sakit


“ Woah ! Lihat itu ! Ternyata kejadian tadi masuk TV juga akhirnya~ “ Kata Ataru sambil memperhatikan berita terkini diruang tunggu


“ Hey ! Ki-“


“ Sssssh~ Jubei ! Jangan keras-keras ! “ Ryuga memperingatkan Jubei untuk menjaga nada suaranya agar identitas mereka tidak ketahuan


“ Oh~ Ma-maaf ! “ Kata Jubei sambil menggosok kepala belakangnya


“ Aku penasaran bagaimana mereka bisa mengambil itu semua tanpa sepengetahuan orang lain ? “ Tanya DECA-I


“ Kekuatan jurnalisme ?! Mungkin~ “ Jawab Inuya


“ Hmmmmm ! Tidak heran jika infotaiment sering membicarakan gosip paparazi para selebritis~ mereka hebat bisa meliput sesuatu tanpa sepengetahuan orang disekita mereka ! “ Komentar Tazuya sambil memperhatikan aksi mereka disiarkan di berita


“ Jadi...itu artinya El-Fighter juga tidak luput dari Paparazi ? “ Tanya Jubei


“ Eeeee...”


“ Tazuya Hideyuki Iga “ Panggil sang petugas apoteker


“ Ah itu dia ! “ Kata Tazuya saat namanya dipanggil oleh petugas apoteker


Saat kembali keasrama sambil turun dari bus kota, V-FIGHTER melihat Vlada bersama dengan Haku dan Kazuya sedang duduk dibangku depan gerbang asrama siswa


“ Eh ? Kazuya ? Haku dan Vlada ada disana ? “ Tazuya bertanya-tanya saat melihat Kazuya dan yang lainnya sedang duduk dibangku depan gerbang asrama siswa


“ Aaaah ! Kalian ! Jadi bagaimana Tazuya ? “ Sambut Vlada sambil menghampiri mereka berlima dan bertanya tentang kondisi kaki Tazuya


“ Syukurlah tidak apa-apa dan tidak memerlukan jalur operasi untuk menanganinya. Tapi aku dianjurkan untuk tidak boleh banyak berjalan dan mendapat pijatan “ Jawab Tazuya


“ Aku senang mendengarnya “ Kata Haku sambil tersenyum


“ Aaaah~ begitu yaaa~ syukurlah~ berarti tidak ada yang perlu harus kucemaskan lagi kalau begitu ! “ Jelas Kazuya


“ Tumben sekali kamu ikut bersama mereka ? Apa kamu mencemaskan sepupu tercintamu ? “ Tanya Inuya


“ Eh ?! J-jangan konyol ! Aku disini...uuuh...ingin minta maaf dengan teman wanitamu karena aku sempat mengejeknya didekat ruang kesenian ! Kau lupa soal itu ? “ Jelas Kazuya dengan sedikit canggung terhadap siswa kelas 1-LA-A


“ Yaelah padahal sebelum mereka datang kau sendiri bilang sebenarnya mencemaskan Tazuya disini ! Dasar cowok sok keras ! “ Gerutu Vlada


“ Oooooooooooh~ tidak apa-apa Iga-san...Tazuya bilang padaku kamu memang orang yang sedikir implusif tapi aslinya baik hati~ jadi tidak masalah~ aku memaafkanmu kok “ Kata Jubei


“ Begitu kah ? Aaaaaah~ syukurlah kalau begitu~ oke semua~ urusanku sudah selesai dan selamat malaaaam~ “ Kata Kazuya yang langsung pergi meninggalkan mereka menuju area asrama jurusan IPS


Setelah melihat Kazuya kembali keasramanya, Haku mulai berbicara dengan Tazuya. Haku mengatakan bahwa ia sangat mencemaskan Tazuya dan senang saat mendengar bahwa ia baik-baik saja. Tazuya yang mendengarkan itu meminta Haku untuk tidak terlalu banyak memikirkannya karena ia akan selalu baik-baik saja dan ia juga senang bisa menghabiskan waktu bersamanya di festival


“ Anuuu Tazuya “ Panggil Haku


“ Yaaa ? “


“ Sebenarnya...aku yang meminta Vlada untuk menemaniku keasrama siswa...karena aku mencemaskan dirimu...dan tidak lama kemudian aku melihat sepupumu datang kemari “ Jelas Haku dengan suara kecilnya


“ Aaah~ jadi...uuumm soal itu...”


“ Yaaa...”


“ Kamu tidak perlu terlalu mencemaskan aku...aku selalu baik-baik saja...dan aku tidak ingin membebani siapa saja karena kesalahan dan kelalaian yang aku buat...tapi...jangan khawatir~ aku baik-baik saja “ Kata Tazuya yang sedikit malu sambil


“ Y-yaaa...aku senang kamu baik-baik saja “ Kata Haku


“ Oh ! Terima kasih karena mau menghabiskan waktu bersamaku di festival ! Tadi itu sangat menyenangkan...dan aku berharap kita bisa kembali bersenang-senang lagi dilain waktu “ Kata Tazuya sambil tersenyum lebar dihadapan Haku


“ Yaaa...aku juga senang...karena bisa bersenang-senang denganmu dan juga teman-temanmu...kalian adalah orang yang menyenangkan...sama seperti Vlada dan yang lain “ Jawab Haku


“ Juga...cobalah untuk mengikuti kata hatimu...aku yakin suatu saat kamu akan menjadi lebih berani “


“ Ummm...I-iya “


“ Hehehe~ baiklah kami kembali keasrama dulu ya~ semoga hari kalian menyenangkan “ Pamit Tazuya kepada para siswi


“ Yaaa~ jaga diri kalian baik-baik ya~ “ Jawab Jubei


Saat Jubei bersama dengan Vlada dan Haku berjalan keluar dan kembali keasrama siswi, Haku melirik sebentar kearah Tazuya dan yang lain dan wajahnya sedikit memerah sambil tersenyum sambil mengucapkan “terima kasih” dari dalam hari kepada Tazuya dan yang lain karena mau mengajaknya untuk bersenang-senang


“ Oh hei Haku-chan~ kelihatannya kamu perlahan mulai naksir dengan Tazuya yaaa~ “ Goda Vlada sambil memperhatikan wajah Haku yang sedikit memerah


“ Apa ? N-naksir ?! “ Tanya Haku yang terkejut dengan perkataan Vlada


“ Jadi kamu tidak tahu apa itu naksir ? Okeee~ nanti saja kita bicarakannya karena kamu belum cukup umur untuk tahu apa itu dunia percintaan “ Lanjut Vlada


“ Ayolaaah~ tidak ada salahnya kasih sedikit penjelasan kepadanya bukan~ “ Kata Jubei


“ Nanti nanti~ biarkan dia mencari teman dulu baru merasakan percintaan “ Jawab Vlada


Sore harinya, Tazuya terlihat sedang berbaring dikamar asramanya bersama dengan DECA-I sambil memikirkan pertarungan mereka dan perkataan Morsdantaque sebelumnya tentang mereka berlima yag “tidak layak untuk dibunuh”. Saat Inuya memasuki kamar mereka, Tazuya mulai bertanya kepada sahabatnya tentang perkataan dari si Pangeran Thetoid tersebut


( Kriek )


“ Kau belum ingin mandi ? “ Tanya Inuya yang baru saja selesai mandi


“ Nanti ! Ummm, Inuya...kamu masih ingat apa yang dikatakan oleh si Pangeran itu ? “ Tanya Tazuya sambil menatap langit-langit kamar mereka


“ Soal apa ? “


“ Aku masih memikirkan tentang ia bilang bahwa kita tidak pantas untuk dibunuh sebelum ia memberitahu bahwa ia ingin kita merasakan konsenkuensi “pilihan” kita yang menolak tawarannya...apa menurutmu dia itu sebenarnya punya hati dengan kita ? “ Tanya Tazuya


“ Hmmm...jika didengar dari kata-katanya...dia itu sepertinya sangat pintar dalam memainkan kata-kata...tapi aku yakin dia juga orang yang sangat ahli dalam pertarungan “ Jelas Inuya


“...”


“ Eeeeh ? Kalian yakin soal itu ? “ Tanya DECA-I


“ Tapi jika suatu saat menunjukan sisi lunaknya terhadap kita bukan berarti kita harus memberinya kelonggaran untuknya ! Maksudku...anak buahnya sudah menghancurkan kota dan meyakiti penduduk sini ! Jadi buat apa kita beri mereka kelonggaran ? Itu sangat naif “ Lanjut Inuya


“ Kau benar ! Kelihatannya ia sama bejatnya dengan para keparat yang membunuh ayah dan ibuku dan yang pernah menyerang kita beberapa tahun yang lalu ! Tapi menurutmu...apa suatu saat kita akan menghadapi musuh yang tidak layak untuk dibunuh ? “ Tanya Tazuya


“ Itu...Yaaaa...tergantung sih~ Memahami perasaan musuh itu jauh lebih sulit daripada memahami para cewek...kadang walau sudah berkali-kali kita menghadapinya...kita masih kurang paham apa yang mereka rasakan dan mereka pikirkan serta tujuan mereka “ Jelas Inuya sambil memakai pakaian barunya


“  Haha kau benar ! Mungkin belum saatnya saja ya~ “


“ Hu’uh “


Dari balkon asrama disamping kamar Tazuya dan Inuya, Ryuga terlihat sedang memikirkan sesuatu sambil menutup sebuah buku yang bertulis huruf braille.Saat ia tidak sengaja mendengar pembicaraan Tazuya dan Inuya, Ryuga kemudian berpikir tentang perkataan mereka saat membicarakan tentang mehamai satu sama lain


“ Saling memahami ? Sejujurnya itu adalah salah satu yang sulit untuk dilakukan kita semua, jangankan memahami musuh...kadang kita saja sulit memahami orang tua kita...entah apa kita yang terlalu bodoh atau mereka yang terlalu keras kepala sehingga kita sulit memahami mereka “ Pikir Ryuga


*****

__ADS_1


__ADS_2