
Melihat Yoshino untuk membicarakan hal ini dengan baik-baik, baik Tazuya dan Anodyne setujuh akan ajakan dari anak laki-laki berambut coklat tersebut. Tazuya mengambil tangan adiknya dan mulai berdiri. Melihat Tazuya menyetujui ajakan dari Yoshino, Anodyne memutuskan untuk tidak kembali menyerang cucunya dan mengatakan bahwa ia selama ini tidak berbohong soal identitas asli dari Sayuri sebagai Xiella
“ Aaaaah~ bagus bagus~ akhirnya kamu bisa tenang juga rupanya~ Sesama Kazenoid kita tidak boleh “ Puji Anodyne sambil bertepuk tangan kepada Tazuya
“ Kazenoid ? “
“ Sebelum aku menjelaskan semunya, bisakah aku tahu namamu ? Karena kemarin aku sudah memberitahu siapa namaku kepada kalian ! “
“ Aku...umm...Tazuya...ini adikku Yoshino...dan mereka berempat adalah teman-temanku” Jelas Tazuya
“ Hooooo~ jadi keempat orang ini adalah teman-temanmu ? Dan kamu hanya memiliki satu adik ? “
“ Tidak ! Adikku ada empat...sisanya mereka masih ada dirumah “ Jelas Tazuya
“ Hmmmm...”
“ Woah...ternyata Xiella benar-benar memanfaatkan kebahagiaannya bersama dengan pasangan pilihannya benar-benar baik ya~” Ujar Devleen sambil tersenyum menyeringai saat mendengarkan penjelasan Tazuya
“ Beritahu aku dimana rumahmu...Tazuya ! Kita akan ceritakan semuanya disana dan biarkan adik-adikmu yang lain tahu soal aku dan juga ibumu “
Setelah meminta Tazuya untuk membawanya kerumah miliknya, Anodyne dan Delveen tiba-tiba menghilang dihadapan mereka berenam. Saat Yoshino bertanya kemana ia pergi, Tazuya langsung mengajaknya dan yang lain untuk pergi kerumahnya karena ia tahu Anodyne bisa merasakan keberadaanya dengan kemampuannya
“ Aaaah dia hilang lagi ! “ Kata Jubei dengan nada paniknya
“ Ke-kemana dia pergi ? “ Tanya Yoshino
“ Yoshino ! Ayo kita pergi kerumah sekarang, ayo teman-teman ! “
“ Tunggu Aniki ! Bagaimana dengan-“
“ Dia bisa merasakan kehadiran kita karena kita memiliki darahnya. Dia tidak akan pergi jauh dari sini kok ! Ayoooo~ “ Jelas Tazuya
Tanpa mereka sadari saat keluar dari area pemakaman umum, dibalik area mesin minuman, Rigel Orionis bersama dengan Dullart memantau mereka dari kejauhan. Mereka juga tidak sadar jika Rigel mengaktifkan kontak spiritualnya untuk mendengar apa yang mereka bicarakan disana
“ Begitu ya ! Kelihatannya Tazuya dan yang lain bisa menangani ini seorang diri. Aku sedikit lega mendengarnya “ Jelas Rigel
“ Kamu menggunakan kekuatan Fightermu untuk mendengar apa yang mereka bicarakan disana ? “ Tanya Dullart
“Tapi itu bukan berarti Morsdantaque dan anak buahnya bisa leluasa berada dikota ini ! Kita masih belum bisa tenang sekarang ! Ayo ! “ Jelas Rigel sambil mengajak Dullart untuk ikut patroli bersamanya
“ Yaaa ! “
V-FIGHTER telah sampai ke kediaman keluarga Iga. Sebelum masuk kerumah,Tazuya menggunakan kontak telepati kepada Inuya dan yang lain untuk tidak menyebutkan diri mereka sebagai Calon El-Fighter dihadapan keempat adik-adiknya dan juga dengan Anodyne dan Delveen demi menjaga identitas mereka agar tidak diincar oleh lebih banyak musuh serta Tazuya juga belum siap untuk mengatakannya
“ Aku pulaaaang ! “ Panggil Yoshino
“ Kalian...jangan sesekali untuk tidak bicara soal kita sebagai calon El-Fighter ! Aku rasa ini bukanlah waktu yang tepat untuk membicarakannya kepada mereka ! Jadi tolong dijaga dan bersikaplah seperti biasa “ Peringat Tazuya kepada Inuya dan yang lain
“ Yaaa ! Jangan khawatir ! “
“ Dimengerti ! “
“ Kak Yoshi- KAK TAZUYA ?! “ Teriak Shinore yang kaget melihat Tazuya dan yang lain juga ikut bersama Yoshino
“ Eeeeeeeeeeeeeeh~ Kak Tazuya datang lagi ? Tumben sekali hari ini membawa teman-temanmu ? Ada apa kak ? “ Tanya Katsuki yang diikuti Katsuya dari belakangnya
“ Tidak ada salahnya kan ? Kami sedang ada tugas kelompok...dan berhubung hari ini ulang tahun Ibu jadi aku mampir kepemakaman sebentar. Tidak lama kemudian aku malah bertemu dengan Yoshi “ Jelas Tazuya
“ Lama tidak bertemu Kak Ryu...Kak Ataru... Kak Jubei-chan~ “ Sapa Katsuya
“ Hello~ senang juga bisa kembali bertemu dengan kalian ! “ Balas Ataru dengan nada ceria dan senyumannya
“ Kak Ryuga lama-lama kok makin cantik ya~ dan Kak Jubei saja juga makin feminin akhir-akhir ini ? Apa ga mau kalah dengan Kak Ryuga ? “ Tanya Katsuki
“ Aaaaah~ Kamu ini bisa-bisa saja bilang begitu hehehe “ Jawab Jubei dengan tersipu malu kepada Katsuki
“ Atau jangan-jangan Kak Jubei naksir dengan Kak Tazuya~ ? Makanya kenapa dia jadi makin feminin ? “ Shinore dengan polosnya ikut-ikutan bertanya
“ ITU TIDAK BENAAAAR~ “ Teriak Tazuya dan Jubei secara bersamaan
“ Eeeeeh...k-kalian lupa apa Jubei ini suka dengan siapa ? Masa itu lupa padahal aku pernah cerita sama kalian~ Eeeeeh...J-jadi...jangan tanya lagi soal itu ! “ Jelas Tazuya sambil matanya melirik kearah Ryuga dengan kegugupan
“ Kamu siiih~ kecil-kecil sudah bicara begitu kepada teman-teman Aniki ! “ Gerutu Yoshino sambil menegur sibungsu Shinore
“ Ayo duduklah~ anggap seperti rumah sendiri~ “ Ajak Tazuya
“ Katsuya~ Bisa aku bantu untuk menyiapkan makanan dan minuman ? “ Jubei menawarkan diri untuk membantu Katsuya
“ Boleh-boleh ! Ayo Kak Jubei-chan “
“ Robotnya lucu ! Ini punya siapa ? “ Tanya Shinore yang memperhatikan DECA-I
“ Aaaah ituuu...proyek kelas kami “ Jawab Tazuya sambil tersenyum menyeringai
“ Hmmm~ boleh pinjam sebentar robotnya ? Aku berjanji tidak akan merusaknya kok ! Soalnya robotnya keren bangeeeet~ “ Kata Shinore yang ingin meminta izin untuk meminjam DECA-I
“ Errrrr ! Boleh ! Tapi jangan rusak ya “
“ Yaaaaaaaaaay ! Ayo sini robot lucu ! “
“ Uwaaaa~ “
Saat melihat semua adik-adiknya mengajak Ryuga dan yang lain untuk bersantai dirumah mereka, Inuya berbisik kepada Tazuya untuk membawa Yoshino pergi keruang kerja ayah mereka dan mencari suatu kotak besi misterius yang diletak dirak buku. Inuya mengatakan bahwa ia tidak sengaja menemukan kotak tersebut saat mereka kembali kerumah beberapa hari yang lalu untuk mengambil pedang Chokuto-nya dan ia merasa jika kotak tersebut ada hubungannya dengan rahasia dari Sayuri
“ Pssst ! Tazuya ! “
“ Ya ? “
“ Bawa Yoshino keruang kerja ayahmu. Aku teringat waktu kamu mengajakku kemari untuk mengambil pedangmu, aku tidak sengaja melihat suatu kotak besi aneh yang adai di rak buku itu “ Jelas Inuya
“ Eeeeh ? “
“ Yaaa ! Karena aku merasa kotak itu ada hubungannya dengan rahasia orang tuanmu, terlebih disana juga ada tulisan yang tertulis “Jangan dibuka kalau kalian belum siap! “ karena itulah kenapa aku merasa curiga dengan kotak itu dan memberitahumu soal ini “ Lanjut Inuya
“ Hmmm ! Kelihatannya itu pantas untuk dicari tahu “ Kata Tazuya yang setujuh dengan permintaan Inuya
“ Nah kalau begitu lakukan sekarang ! “
“ Oke ! “
( Tazuya pergi kedapur melihat Yoshino memberi makan Harukatto dan Goldie-chan)
“ Umm, Yoshi ! Ayo ikut aku ! “
“ Yaaaa ! “
Tazuya mengajak Yoshino keruang kerja milik Hideyoshi. Sambil bercerita tentang hari-harinya disekolah serta dirumah selama Tazuya berada diasrama, Tazuya mencari sebuah kotak yang dimaksud Inuya. Saat menemukan kotak yang dimaksud, mereka bersama-sama melihat apa isi kota tersebut
“ Kita akan bicara disini ?! “ Tanya Yoshino
“ Yaaa ! Apa akhir-akhir ini kamu pernah keruangan ini ? “ Tazuya bertanya sambil mencari kotak besi di rak buku
“ Sangat jarang. Yang sering datang hanyalah Katsuya dan itupun hanya untuk bersih-bersih rumah “ Jelas Yoshino
“ Bagaimana hari-harimu disekolah dan dirumah ? “
“ Baik~ Yaaa akhir-akhir ini banyak tugas dan aku juga berteman dengan siswa baru dari Spanyol bernama Louis “ Jawab Yoshino
“ Baguslah kalau begitu ! Aaaah ini dia ! “ Tazuya akhirnya menemukan kotak yang dimaksud
“ Kotak besi ? “
“ Inuya bilang bahwa ia tidak sengaja melihat ini beberapa hari yang lalu. Ummm sayangnya ini terkunci ! “
“ Hmmm ! Kertas ini...X13114...mungkin ini kodenya Aniki ? “
“ Ooooh ! Ayo kita coba “
( Tazuya mengetik kode tersebut )
( Klik ! )
“ Terbuka ! “
Kotak besi tersebut mulai terbuka. Didalam kotak tersebut, mereka melihat sebuah kamera polaroid, surat, dan juga foto sosok Alien berkulit hijau muda dan memiliki warna rambut yang sama dengan Sayuri dengan tulisan “ Manis dan ceria ! Dia berasal dari bintang ! “ dibalik foto tersebut. Tidak lama kemudian, mereka melihat sebuah foto Sayuri saat masih muda terlihat bahagia dan tertulis “Syukurlah dia tidak lupa cara ia mengubah penampilannya~ “ dan juga foto Hideyoshi berdua dengannya saat ia masih berusia 20 tahunan
“ Ini...”
“ Aaaah...jadi...dia...”
“ Ibu ! Jadi itu benar...beliau adalah Alien selama ini “ Kata Tazuya yang masih tidak percaya akan rahasia orang tua mereka
“ Oh ini ada surat “ Kata Yoshino yang menyadari ada sebuah surat dikotak itu
“ Biar kulihat ! Hmmm...ini- “
Kamu tahu ? Kurasa aku mulai tertarik denganmu ! Tidak...bukan hanya kamu saja...tetapi juga planet ini...juga teman-temanmu ! Mereka adalah orang yang baik begitu juga denganmu~ Karena itu Hideyoshi...kelihatannya aku tertarik untuk tinggal bersamamu selamanya disini~ Itu Ide yang bagus bukan ? –Xiella Trueax
Melihat isi surat itu, Tazuya jadi teringat akan surat yang Inuya temukan disebuah buku diperpustakaan sekolah mereka. Kebetulan Tazuya juga membawa surat tersebut karena ia merasa itu akan sangat berguna dalam misi pencarian mereka
“ Jadi itu benar ! Surat ini ada hubungannya dengan yang ini ! “ Kata Tazuya sambil mengeluarkan surat lain yang ia temukan di sekolah
“ Aniki menemukannya disekolah ? “
“ Yaaa...aku menemukannya tersalip disebuah buku diperpustakaan. Kalau dilihat sepertinya ayah dan ibu pernah bertemu satu sama lain saat ayah masih bersekolah di SMA Internasional Shinjitsu “ Jelas Tazuya sambil memperhatikan kedua surat tersebut
“ Kalau itu benar ibu selama ini adalah Alien...apa beliau juga punya tujuan lain alasan kenapa ia berada dibumi ? “ Tanya Yoshino
“ Kenapa kamu tiba-tiba berpikir seperti itu ? “ Tanya Tazuya yang sedikit kaget dengan ucapan adik laki-lakinya
“ Uhhh...akhir-akhir ini kota kita sering diserang oleh para Alien...dan saat mendengarkan rahasia ini...itu membuatku sedikit takut untuk mengetahui segalanya tentang ibu...aku bukannya berburuk sangkah dengannya...aku hanya...tidak tenang soal ini “ Jelas Yoshino dengan nada keraguannya
“ Kenapa kita tidak tanyakan saja dengan nenek kita “ Kata Tazuya sambil tersenyum kepada Yoshino
__ADS_1
“ Eh ? “
“ Sekarang aku siap mendengar semua perkataanmu...nenek “ Ujar Tazuya sambil menutup matanya
Tazuya bisa merasakan sensasi Anodyne dan Delveen ada disekitar rumahnya. Saat Tazuya mengatakan bahwa ia siap mendengarkan semua ucapanya Anodyne, tiba-tiba, jendela ruang kerja Hideyoshi terbuka secara misterius dan munculah hembusan angin yang cukup kuat. Saat Hideyoshi dan Tazuya membukakan kedua mata mereka, Anodyne beserta Delveen akhirnya muncul dihadapan mereka
“ Ah ! “
“ Hebat sekali cucuku~ akhirnya kamu bisa merasakan kehadiranku ! Kamu memang cepat dalam mencari tahu seperti apa kekuatanmu “ Puji Anodyne
“ Jadi...kamu tahu apa yang bicarakan semuanya ? “ Tanya Tazuya
“ Yap ! Tidak ada yang perlu kalian khawatirkan ! Kami tidak seperti para Thetoid dan kami tidak ada hubungannya dengan mereka ! “
Anodyne menggunakan kekuatannya untuk memindahkan mereka berempat keruang tamu. Diruang tamu, Katsuya terkejut melihat kehadiran mereka berempat dan tidak sengaja menjatuhkan vas bunga yang berada didinding ruangan tersebut
( Syaaaat ! )
“ Ah ! “
( Praaaak )
“ Kak Tazu ? Kak Yoshi ? Si-siapa mereka ? “ Tanya Katsuya dengan nada kepanikannya
“ Ayo Katsuya...Tolong panggil yang lain untuk datang kemari...kita kedatangan tamu “ Jawab Tazuya dengan nada rendah dan ekspresi keraguannya
*****
Tazuya dan yang lainnya sudah selesai mempersiapkan makanan dan minuman untuk menyambut kedatangan dari Anodyne dan Delveen dan mereka semua duduk diruang tamu. Disana,terlihat Katsuya menghidangkan kue Castella, Senbei, wadah permen Konpeito, beserta teh. Sebelum memulai ceritanya, Anodyne dan Delveen meminum teh mereka sambil menunjukan senyuman diwajah mereka menunjukan mereka menyukai makanan yang tersedia disana
“ Jadi semua adik-adikmu ada disini ? Baguslah ! Aku tidak menyangka Xiella benar-benar memiliki anak-anak yang sama imutnya dengan dia~ Bahkan yang rambut hijau itu mengingatkan aku dengan Xiella waktu kecil “ Puji Anodyne sambil memperhatikan Shinore
“ Eh ? Ummmm Xiella itu siapa ya Nyonya...ma-maksudku Nenek ? “ Tanya Shinore yang gugup sambil memakan Senbei
“ Xiella itu nama kecil dari ibu kalian sebelum ia memutuskan untuk tinggal diplanet ini. Sama seperti Kazenoid lainnya, Xiella dulunya lahir dan tinggal di Kazetopia sebelum kami memutuskan untuk menjelajahi galaksi dialam semesta “ Jelas Anodyne
“ Kaze...noid ? “ Tanya Jubei
“ Dan...Kazetopia ? Dimana itu letaknya ? “ Tazuya bertanya sambil matanya melirik kearah teh yang ia minum
“ Kazetopia adalah salah satu planet utama yang berada digalaksi Natura. Disana terdiri atas 5 planet utama yaitu Kazetopia, Mizutopia, Hoonotopia, Kaminatopia dan Kitopia “
“Dilihat dari nama planetnya...kelihatannya kalian memiliki kemampuan untuk mengontrol elemen. Benarkah itu ? “ Tanya Ryuga
“ Tepat sekali ! Untuk para Kazenoid seperti kami...kami memiliki kemampuan yang bernama Psikokinesis dan Perisai Mental. Tapi untuk Kazenoid muda seperti kalian berdua...kedua kekuatan itu akan sulit digunakan jika kalian tidak bisa mengontrolnya dalam kondisi emosi yang tidak stabil “ Jawab Anodyne sambil memperhatikan Tazuya dan Yoshino
“ Apa itu artinya kami juga punya kekuatan itu ? “ Tanya Katsuki
“ Aaaah...itu harusnya sudah pasti ! Karena kalian punya darah dari Xiella...harusnya kalian juga punya itu...apalagi kalian adalah perempuan...sedangkan Tazuya dan juga si Yoshi adalah Kazenoid pria pertama didunia...ini juga agak sedikit membingunkan “ Jawab Delveen dengan nada kebingungannya
“ Jika iya tidak ada Kazenoid pria sebelum Tazuya dan Yoshino lahir...aku penasaran seperti apa mereka bereproduksi satu sama lain ! “ Bisik Inuya dengan Jubei
“ Ku-kurasa itu tidak penting “ Ujar Jubei
“ Kalian mau melihat sesuatu yang belum kalian tahu soal kami ? “
Tidak lama kemudian, Anodyne melihat kearah jendela dan dengan tatapan matanya, ia membuat jendela tersebut pecah dan kemudian bisa diperbaiki lagi dalam waktu sekejap
“ Ke-kereeen ! “ Kata Inuya yang takjub melihat kekuatannya Anodyne
“ Inilah hasilnya jika para Kazenoid bisa menguasai penuh kekuatan mereka dengan baik. Tapi...kalau dilihat kalian belum bisa menggunakan Psikokinesis dan Persiai Mental dengan benar. Karena itu...ada baiknya jika kalian-“
“ Dan itu bukan berarti kami sama seperti kalian ! “ Kata Tazuya dengan nada tegas sambil meletakan tehnya
Setelah banyak terdiam dan tertunduk lesu sambil mendengar penjelasan Anodyne, Tazuya akhirnya angkat bicara. Tazuya bersih keras bahwa ia dan semua saudaranya bukan bagian dari Kazenoid dan ia beserta Yoshino memiliki kekuatan milik Xiella hanyalah sebuah kebetulan
“ Apa maksudmu wahai cucuku ?! “ Tanya Anodyne
“ Walau aku dan Yoshino memiliki kekuatan yang sama dengan ibu dan juga kalian itu bukan berarti itu ada hubungannya dengan darah Kazenoid! Seperti yang kalian tahu...se-semenjak kehadiran para Fighter didunia...banyak para manusia dikaruniai kekuatan yang bisa membuat mereka berpotensi menjadi Fighter...dan kemungkinan saja...kami menurunkan kekuatan itu hanyalah sebuah...kebetulan “ Jelas Tazuya dengan penuh keraguan sambil menahan diri untuk tidak memberitahu bahwa dia adalah calon El-Fighter
“ Keraguan katamu ? Haha...jangan bercanda manisku ! Tidak ada yang namanya “kebetulan” di dunia ini ! Kamu tahu nak...aku tahu semua tentang Fighter dan El-Fighter...terutama pada golongan manusia. Aku sadar ada beberapa manusia didunia ini termasuk juga teman-temanmu memiliki kekuatan khusus seperti yang kamu katakan...tetapi tingkat kekuatan mereka masih dikatakan dibawah dari para Fighter dan umat lain yang ada dialam semesta dan dimensi lain “ Jelas Anodyne
“...”
“Apalagi kamu dan adikmu juga sangat spesial karena kalian adalah Kazenoid pria pertama didunia...dan aku bisa merasakan potensi terkuatmu yang ada didalam dirimu ! Karena itulah ada sesuatu yang ingin sekali kuinginkan kepada kalian berlima “
“ Apa itu ? “
“ Karena aku tidak ingin kalian berlima dalam bahaya diplanet ini, aku ingin kalian semua ikut aku dalam menjelajahi angkasa dan pergi ke Kazetopia ! Dengan ini, kalian semua bisa membuka kekuatan kalian sepenuhnya sebagai Kazenoid “ Jelas Anodyne sambil mengambil kedua tangan Tazuya
Mendengar permintaan dari Anodyne, Tazuya beserta V-FIGHTER juga keempat saudaranya terkejut. Tazuya melepaskan tangannya dari tangan Anodyne dan berjalan mundur sebagai refleks rasa kagetnya mendengar permintaan dari neneknya tersebut. Walau demikian, Anodyne belum paham dengan perasaan cucunya dan malah memberi pilihan alternatif lain yang semakin sulit
“ Ah ! Anda...apa anda serius soal ini ? Kenapa ? Kenapa anda ingin sekali membawa kami dari bumi ? “ Tanya Tazuya yang penuh keraguan
“ Tentu ! Dunia ini sudah tidak aman lagi untuk kalian berlima ! Karena itu sebagai keluarga terdekat dari ibu kalian...aku ingin membawa kalian pergi dari planet ini dan melatih potensi kalian menjadi Kazenoid ! “ Jawab Anodyne dengan senyuman hangatnya kepada mereka
“ Anda pikir Tazuya dan saudaranya tidak punya apa-apa lagi ? Mereka masih punya keluarga dari pihak ayahnya yang sering menjenguk mereka “ Jelas Inuya
“ Yaaa ! Paman Hideo pasti akan-“ Katsuki ingin bicara soal keluarga Hideo tapi dipotong oleh Anodyne yang mulai jengkel
“ Alternatif lain ? “ Tanya Yoshino
“ Karena hanya Tazuya dan Yoshino yang memiliki Psikokinesis dan perisai mental...aku akan membawa mereka berdua atau salah satu dari mereka untuk ikut bersama kami. Aku bisa merasakan bahwa mereka memiliki sensasi yang berbeda dari ketiga adik perempuan mereka walau sama-sama memiliki darah Kazenoid...itu mungkin dikarenakan Tazuya dan Yoshino adalah Kazenoid pria pertama yang ada didunia jadi aku penasaran seperti apa mereka jika mereka dikembangkan dan mendapatkan keturunan Kazenoid pria lain dimasa depan mereka “ Jelas Anodyne
“...” Tazuya masih terdiam saat mendengar tawaran dari Anodyne
“ Tazuya ?! “
“ Kakak ? “
“ Uuuh...Anodyne...tolong jangan berikan Tazuya dan adik-adiknya pilihan yang sulit “ Bujuk Delveen
“ Dia harus tahu tentang siapa dirinya Delveen ! Dia harus tahu bahwa tempat ini sudah tidak bagus untuk tinggal disini ! Ayo nak...tentukan pilihanmu “
Kesal dan ragu atas pilihan dari Anodyne, Tazuya langsung berlari kekamarnya dan meninggalkan mereka semua diruang tamu. Yoshino ingin menyusulnya tetapi Inuya meminta kepada Yoshino dan yang lain untuk tetap berada di ruang tamu dan jangan meninggalkan Anodyne sendirian disana
“ Ani- “
“ Yoshino ! Biar kami yang kesana...kalian tidak boleh meninggalkan nenek kalian disini seorang diri “ Kata Inuya yang langsung pergi kekamar Tazuya bersama dengan Ryuga, Ataru dan Jubei
“...”
“ Hmmm...anak remaja memang agak sulit ya jika ditanya soal keputusan hidup mereka”
(Bell rumah mereka berbunyi)
“ Tunggu sebentar “ Kata Katsuya yang langsung membukakan pintu depan
(Katsuya mengecek pengaman rumah mereka)
“ Aaaah ! Paman Hideo! Mari silahkan masuk “
“ Katsuya ? Kenapa rumah terlihat ramai sekali disini ? Apa ada teman-teman kalian kemari ? “ Tanya Hideo yang berjalan masuk kerumah mereka
“ Soal itu-“
Saat berjalan menuju ruang tamu, Hideo dikejutkan dengan kedatangan Anodyne dan Delveen yang sedang duduk berhadapan bersama dengan Yoshino dan yang lainnya. Melihat kedatangan dari ibu mertuanya, Hideo sangat terkejut dan tidak suka melihat kedatangannya
“ Ah ! “
“ Lama tidak bertemu, Hideo ! “
“ Lucu sekali, Anodyne ! Kau bicara seperti itu seolah kita dekat satu sama lain ! “ Gerutu Hideo
“ Waah Waaah~ kamu memang tidak berubah ! Bahkan kamu masih tidak sudi memanggilku ibu ! “ Kata Anodyne dengan senyuman liciknya yang hanya dijawab Hideo dengan tatapan tajam kearahnya
Dikamar Tazuya dalam keadaan terkunci dari dalam, terlihat Tazuya sedang duduk termenung didekat balkon kamarnya yang terkunci dengan ekspresi keraguannya sambil termenung akan pilihan yang dilontarkan Anodyne. Inuya dan yang lain meminta Tazuya untuk membukakan pintu kamarnya, namun Tazuya menolaknya yang membuat Inuya kesal dan memaksa Tazuya untuk membukakan pintu kamarnya
“ Terkunci ? Tazuya buka pintu ! “
“ Aku tidak ingin bicara sekarang ! Tinggalkan aku sendiri ! Kalian buruan keluar dari rumah ini dan lanjutkan latihan ketempat Tuan Rigel “
“ Kkkh ! Jangan sok keras kamu ! Jika kau tidak mau biarkan kami masuk maka aku akan mendobrak pintu kamarmu ! “
“ Hei kau pikir kau ini siapa mau memaksa masuk kekamarku ! Jangan bicara seolah kalian adalah orang tuaku ! “ Teriak Tazuya yang kesal sambil duduk meringkuk dibalkonnya
“ Apa katamu ?! “
“ Inuya-kun ! Tenang, Tazuya-kun sekarang sedang tidak dalam mood jelek untuk diajak bicara seperti itu “ Ataru menenangkan Inuya
“ Hmmm...maaf jika aku agak kasar denganmu tadi...tapi aku disini hanya ingin bicara denganmu dan membantumu...jika kamu tidak keberatan ingin mendengarkan kami...izinkan kami bicara dibalik pintu ini “
Setelah berhasil menenangkan situasi, Inuya akhirnya memutuskan untuk berbicara dengan Tazuya dari balik pintu kamar dan Tazuya akhirnya mengizinkan teman-temannya untuk bicara
“ Hideyuki duduk dibalik pintu kamarnya “ Jelas Ryuga yang bisa merasakan Tazuya mulai berpindah tempat sebagai tanda ia setujuh dengan perkataan Inuya
“ Baiklah, itu artinya aku tidak perlu menaikan suaraku untuk-“
“ Ayo cepat bicaralah dasar cerewet ! “ Gerutu Tazuya kepada Inuya
“ Tazuya, tidak ada yang perlu kamu cemaskan soal tawaran dari nenekmu...aku...tidak yakin dia serius ingin membawa kamu dan semua adik-adikmu bersamanya dari bumi...juga-“
“ Tapi dia tidak bercanda soal ibu...dan seperti yang kalian tahu...kami berlima bukan seutuhnya seorang manusia ! “ Kata Tazuya
“ Kamu masih memiliki pamanmu...juga sepupumu yang bernama Kazuya...dan semua sanak saudara dari pihak ayahmu juga masih ada disini bersamamu...jadi sebenarnya kamu dan saudaramu tidaklah sendirian...Hideyuki ! “ Jelas Ryuga
“ Itu benar Tazuya ! Jika ibumu tidak berkata apapun soal Nenekmu itu artinya ia menginginkan mau hidup disini bukan bersama Nenekmu “ Kata Jubei
Inuya kemudian teringat momen ia pertama kali diselamatkan Tazuya dari kakak kelas yang ingin menghajarnya saat mereka duduk dikelas 1 SMP. Inuya teringat sebuah perkataan Tazuya saat ia menolongnya dari kakak kelas dan Inuya mengulang perkataan itu untuk membuat Tazuya ingat akan perkataannya untuk tidak takut memilih keputusan dan menerima konsenkuensi
“ Ini mengingatkan aku dengan perkataanmu saat pertama kali kita bertemu dan menyelamatkan aku dari para kakak kelas. Setelah kamu menghajar kakak kelas itu...dan kamu berkata kepadaku untuk jangan takut memilih pilihan kita. Jika ada orang yang tidak suka pilihan kita...maka yang perlu kita lakukan ialah tetap pegang teguh dan lawan mereka dengan alasan terkuat kita ! “ Jelas Inuya
“ Itu benar ! Apalagi kita juga adalah El-Fighter, jika satu dunia tidak menyetujui pilihan kita maka kita harus berani untuk melawan dunia dan berpegang teguh dengan pilihan kita “ Tambah Ataru
__ADS_1
Mendengar perkataan Inuya dan Ataru, Tazuya mengangkat wajahnya. Ia akhirnya sadar bahwa apa yang dikatakan teman-temannya itu benar. Tazuya kemudian teringat akan masa-masa indahnya bersama keluarganya, dan ini membuat Tazuya akhirnya kembali untuk percaya diri dan tidak takut untuk menolak tawaran dari Anodyne
( Tazuya membuka pintu kamarnya)
“ Tazuya ! “
“ Kalian benar ! Keluargaku masih ada disini dan kami masih berhubungan baik dengan Paman Hideo dan yang lain ! Karena itulah...aku tidak ingin berpisah dari kalian dan juga semua keluargaku “
“ Bagus ! “
“ Terima kasih teman-teman ! Ayo...sekarang kita kembali kebawah ! “ Ajak Tazuya kepada yang lain untuk kembali keruang tamu
*****
Diruang tamu, terlihat disana hanya ada Anodyne, Delveen dan Hideo yang sedang bertenggangan. Hideo jugalah yang menyuruh Yoshino dan ketiga adik-adiknya untuk pergi kedapur untuk mempersiapkan makan malam mereka. Walau alasan yang sebenarnya karena ia ingin bicara dengan Anodyne alasan kenapa dia berada dibumi
“ Aku benar-benar tidak menyangka kau akan kemari dan melihat anak-anak ! Aku ragu apa mereka pantas memanggilmu nenek karena kau sendiri tidak begitu peduli dengan putrimu “ Jelas Hideo
“ Hei hei ! Aku datang kemari karena hari ini adalah hari ulang tahunnya ! Dan disaat yang bersamaan aku tidak sengaja bertemu dengan cucuku dipemakaman ! Dan kau tahu apa...mengetahui mereka berlima memiliki darah kami...ini membuatku tertarik untuk mengetahui tentang mereka “
“...”
“Dalam sejarah kami...tidak ada yang namanya Kazenoid pria...karena itulah jika mereka semua tidak bisa ikut denganku...aku ingin Tazuya dan Yoshino untuk ikut bersama karena merekalah yang punya potensi “
“ Kau ! “ Geram Hideo
“ Sialan ! Kalau begini terus aku tidak punya pilihan lain selain menghadapinya seorang diri sebelum ia menculik keponakanku “ Kata Hideo kepada dirinya sendiri dengan penuh kecemasan
Tazuya dan yang lain akhirnya kembali keruang tamu. Saat menuju ruang tamu, Tazuya melihat semua adik-adiknya berada diruang makan dan tidak menemani Anodyne. Tazuya langsung bertanya dimana nenek mereka, Shinore menjawab bahwa Hideo tidak sengaja datang kerumah mereka dan berbicara sesuatu diruang tamu
“ Eh ? “
“ Kenapa mereka disini ? “ Tanya Jubei
“ Yoshi ?! Kenapa kamu disini ?! Mana nenek ?! “ Tanya Tazuya yang sedikit kaget melihat semua adik-adiknya berada diruang makan
“ Paman Hideo baru saja datang “ Jawab Yoshino
“ Dan saat melihat nenek...Paman meminta kami untuk meninggalkan mereka bertiga dan menyiapkan makan malam “ Lanjut Katsuki
“ Paman ? Apa ada diantara kalian mengadu ke beliau soal nenek ?! “ Tanya Tazuya yang mulai panik
“ Tidak Aniki ! Kami sendiri tidak menyangka Paman akan datang kemari “ Jawab Yoshino
Sambil menghela nafas panjang, Tazuya langsung mengintip dari balik dinding untuk melihat situasi di ruang tamu. Terlihat Hideo beserta Anodyne masih berbicara sesuatu yang berhubungan dengan niatnya untuk membawa Tazuya dan Yoshino. Sebelum kembali berbicara dengan neneknya, Tazuya menutup matanya sebentar dan kemudian menghembuskan nafasnya yang agak panjang sambil berharap Anodyne bisa memahami penolakannya
“ Baiklah... “
“ Jadi bagaimana Aniki ? “ Tanya Yoshino
“ Sudah pasti aku akan menolaknya...soal beliau mau menerima atau tidak...itu bisa aku urus...jadi jangan khawatir “ Kata Tazuya kepada Yoshino sebelum ia pergi menghadap Anodyne dan Hideo
“ Aaaah~ Tazuya cucuku akhirnya kamu kemari juga “ Sambut Anodyne
“ Paman ? Tumben anda datang kemari tanpa pemberitahuan kami “ Kata Tazuya kepada Hideo
“ Aku juga tidak menyangka kamu dan teman-temanmu bisa bertemu dengan wanita ini saat berziarah kemakam ibumu...tapi syukurlah kamu tidak diapa-apakan dengan dia “ Jelas Hideo yang masih tidak menyukai Anodyne dan menatapnya dengan tatap dia senangnya
“ Jadi bagaimana sayang ? “
“ Ma-maafkan aku...nenek. Aku tahu akan sangat menyenangkan jika aku ikut bersamamu untuk melatih kekuatanku dan menjelajahi angkasa...tapi...aku benar-benar tidak bisa ikut dengan anda. Aku dan Yoshino tidak bisa meninggalkan semuanya yang ada disini...karena itu aku dan Yoshino tidak bisa ikut dengan anda “ Jelas Tazuya dengan nada pelannya
Anodyne sangat terkejut saat mendengar penolakan dari cucu tertuanya. Anodyne masih belum menyerah untuk membujuk Tazuya untuk ikut bersamanya. Dan kali ini ia dan Delveen menunjukan seperti apa wujud asli dari mereka berdua untuk membuat Tazuya percaya bahwa ia tidak pantas tinggal dibumi bersama keluarga dan teman-temannya
“ Apa ? Kamu yakin dengan keputusanmu itu ? Kita ini Kazenoid ! Ini bukan tempat kita ! Kamu seharusnya tidak tinggal bersama para manusia ! Lihat ini ! Delveen ! “
“ Dimengerti ! “
( Anodyne dan Delveen mengubah wujud manusia kewujud asli mereka )
Saat kembali wujud asli mereka, Anodyne dan Delveen terlihat memiliki bentuk mata yang agak mirip seperti mata serangga, dengan telinga yang agak lancip, gigi bergerigi dan kulit berwarna hijau muda. Tazuya dan yang lain melihat ini sangat terkejut
“ Nah ! Kamu sudah lihat ?! Seperti inilah wujud asli dari Kazenoid ! “ Jelas Anodyne
“ Jadi seperti ini’kah wujud asli dari Kazenoid ?! “ Tanya Hideo yang beranjak dari sofa
“ Aku menunjukan ini sebagai bukti kenapa kau harus ikut denganku ! Jika kau masih tidak percaya dengan perkataanku...maka aku akan menunjukannya dengan merobek paksa tubuh manusiamu dan menunjukan seperti apa wujud aslimu sebagai Kazenoid “ Ancam Anodyne
“ Merobek...”
“ Tubuh...manusia...”
“ Kau ! Apa kau bercanda ?! Kau ingin menghancurkan aku hanya karena aku menolakmu ! “ Kata Tazuya yang mulai kesal dengan niat Anodyne
“ Itu adalah konsenkuensi karena kau tidak mau mendengarkan perkataan nenekmu dan hanya mau mengikuti teman manusiamu ! Jadi kau harus tahu dimana seharusnya kau berpihak ! “
“ Cukup Anodyne Trueax ! Jika kau berani menyentuh mereka baik itu sehelai rambutnya saja maka kau harus berhadapan denganku ! “ Tantang Hideo
“ Dan kau akan menerima akibatnya karena memaksa kehendak orang lain ! “ Inuya juga menambahkan dengan nada tegas sambil berdiri didepan Tazuya
“ Ooooh kau ! Aku yakin ini semua pasti idemu karena kau menghasut Tazuya untuk me nolak ajakan neneknya ! Kurasa sudah saatnya aku bertindak seperti nenek yang melindungi cucunya dari pengaruh buruk lingkungan sekitar ! “
“ AH ! “
( PRAAAAAAAAAANG ! )
“ Inuya ! “ teriak Tazuya yang panik
“ Aaaaggh ! “ Rintih Inuya
“ Hideyuki ! Jaga adik-adikmu ! Serahkan kepada kami “ Perintah Ryuga dengan kontak telepatinya
“ Tazuya ! Jaga Yoshino dan yang lain disini ! “ Perintah Hideo
“ Pedang cadangan ada diruang kerja ayah ! “
“ Terima kasih ! “ Kata Hideo yang bergegas mencari pedang untuk melawan Anodyne dan Delveen
Anodyne menggunakan psikokinesis dan melempar Inuya keluar rumah dari jendela ruang tamu yang membuat ia terbentur pohon disamping rumahnya. Saat Ryuga dan yang lain berusaha untuk membawa lari Inuya, mereka dihadang oleh perisai mental milik Delveen, dan Anodyne mengambil kesempatan untuk menyerang mereka
“ Inuya ! “
“ Ayo cepat kita lari dari-“
“ Ini ?! “ Ryuga bisa merasakan perisai mental didepan mereka
“ Kerja yang bagus Delveen ! Dan sekarang saatnya kita menghukum anak nakal ini ! “
“ Pedio Dinamis ! “
( BUUM ! )
“ Kau ! Kekuatan apa itu ?! “ Tanya Anodyne
“ Jadi kau belum pernah melihat Spezialist sebelumnya ? Hyaaaaaah ! “
(Syaaaat ! Syaaaat! Syaaaat! Syaaat! Syaaaat! )
“ Cepat lari ! “ Perintah Ryuga
“ Ayo ayo ! “ Ajak Jubei
“ Ah ! Cela- “
“ EKRIXI !!! “
( SRIIIIIIIIIIIIIING! BUUUUUUUUUUUUM! )
“ Kemana mereka pergi ! “ Tanya Anodyne
“ Haaaaaaaaaaaaaaaaaaah ! “
( TRAAAAAAAAAANG ! )
Hideo datang untuk melindungi keponakannya dengan pedang ia dapatkan dari ruang kerja Hideyoshi. Merasa Hideo memiliki ancaman yang cukup besar ketimbang Inuya dan V-FIGHTER lainnya, Anodyne memutuskan untuk bertarung melawannya dan memerintahkan Delveen untuk mencari para V-FIGHTER
“ Jadi kau ingin adu pedang bersamaku ? Baiklah ! Ayo kita adu pedang ! “ Anodyne menerima tantangan Hideo sambil mengeluarkan pedang khususnya dari saku
“ Delveen! Cari anak-anak itu ! “
“ Dimengerti ! “
“ Hyaaaaaaaaaaaaaaah “
( Traaaaaaang ! )
Tazuya memperhatikan pertarungan dari kamarnya dilantai atas. Merasa bersalah karena penolakannya membuat Anodyne menyerang paman beserta teman-temannya, Tazuya memutuskan untuk ikut menghentikannya dan meminta Yoshino untuk menjaga Katsuki dan yang lain
“ Bagaimana ini ?! Kita harus menghentikan paman bertarung dengan Nenek ! “ Kata Shinore dengan penuh kepanikan
“ Itu mustahil ! Nenek terlalu kuat ! Jika kita menghentikannya ini bisa celaka ! “
( Tazuya langsung pergi meninggalkan kamarnya )
“ Aniki ! “
“ Yoshi ! Tolong jaga Katsuki dan yang lain ! “ Perintah Tazuya
“ Tapi Aniki ! Paman menyuruh anda untuk- “
“ Aku tidak bisa berdiam disini ! Mereka bertarung karena penolakanku ! Jadi mana bisa aku berdiam diri disini dan melihat mereka bertarung karena aku ! “ Kata Tazuya dengan nada penyesalannya
“ Kakak ! itu semua bukan- “
__ADS_1
“ Maafkan aku semua, tapi aku tidak bisa berdiam diri disini ! Aku harus menyelamatkan mereka dan menghentikan ini ! Yoshi...tolong lindungi mereka ! “
*****