El-Fighter : Fighter Baru Yang Berani (Book I)

El-Fighter : Fighter Baru Yang Berani (Book I)
146. Kesempatan Terakhir


__ADS_3

Tazuya mulai mengalami kesulitan untuk menghadapi Morsdantaque dan merasakan tubuhnya mulai kesakitan dan kelelahan. Morsdantaque yang bertekat untuk mengalahkan El-Fighter dan menginvasi Planet Bumi


( BRUUUUK ! )


" Haaah ! Haaah ! Haaaah ! Haaah ! " Tazuya mulai kelelahan dan nafasnya menjadi berat karena pertarungannya


" Sudah lelah ? Kenapa tidak menyerah saja ?! Jika kau masih ingin bertarung maka aku akan- "


( Zyuuung! Zyuuuung! Zyuuuung! Zyuuung! )


" Hah ! " Morsdantaque menghindari serangan laser tersebut dan saat dia menoleh kesumber tembakannya ternyata itu berasal dari anggota militer Neo-Asia dan militer Neo-Jepang


" TEMBAAAAAAAAAAAAKKK !!! " Teriak sang Kapten dari kepolsian Neo-Jepang


( Zyuuung! Zyuuuung! Zyuuuung! Zyuuung! )


" Agh ! Keeehhh !!!! Kalian para manusia.... JANGAN SOMBONG KALIAN PARA MANUSIA !!! " Teriak Morsdantaque dengan nada kemarahannya dan mengeluarkan FYBER SWORD untuk menyerang kearah pihak Militer dan Polisi


" Semua ! Lindungi diri kalian ! Jangan mati ! " Kata sang Kapten


" TEMBAK LA- "


( ZYAAAAT! )


" AH ! KAPTEN ! " Teriak sang kadet yang panik melihat Kaptennya tiba-tiba dibunuh oleh Morsdantaque


( ZYAAAT! ZYAAAT! ZYAAAAAT ! )


Disaat mereka ingin memulai pertarungan, Morsdantaque dengan cepat menebas mereka tanpa sepengetahuan mereka dan berhasil membunuh beberapa pihak Militer dan Kepolisian


" HAAAAAAAHHH ! "


( BUUUUUUM !!! )


" SERAAAAAAAAANNNG !!! " Teriak salah satu kadet polisi dan seketika mereka semua berlari kearah Morsdantaque


Tazuya yang masih kelelahan memutuskan untuk menghindari pertarungan sesaat dan bersembunyi disuatu gang untuk beristirahat sementara


“ Haaah! Haaah! Haaaah! Haaaah! Aku.... aku sudah.... tidak tahan lagi ! “ Kata Tazuya yang nafasnya masih terasa berat dan mengeluarkan obat epilepsiya sambil bersandar serta membuka helm-nya untuk mengambil nafas


“ Tapi Aku.... tidak maksudku kami.... tidak bisa menyerah begitu saja ! Kalau begini terus.... kota ini.... dan keluarga kami.... bisa hancur “ Gumam Tazuya sambil meminum obatnya dan penglihatannya perlahan kabur dan sulit untuk melihat dengan jelas


“ Haaah.... Haaah.... Haaah.... tidak boleh memaksakan diri.... memang benar.... aku tidak bisa.... memaksakan diriku.... kalau dilakukan.... kita.... akan.... “


Pandangan Tazuya berubah menjadi hitam menandakan bahwa Tazuya mulai kehilangan kesadarannya di gang disaat situasi dikota menjadi kacau karena pertarungan antara pihak militer dan kepolisian melawan Morsdantaque. Tidak lama kemudian, seseoran datang mendekati Tazuya yang bersandar di gang


“ Ketemu ! Fighter ! Hei ! Nak Fighter ! Bangun ! “ Ternyata orang yang mendekati Tazuya tidak lain ialah Swift Polly


“ Ayoooo~ cepat bangun ! Kamu tidak bisa pingsan begitu saja dalam kondisi seperti ini !” Gumam Swift Polly sambil mengguncang tubuh Tazuya dan membawa sebotol air putih untuk si remaja bertubuh pendek tersebut


“ Haah.... haaaah.... haaah.... kamu.... Swift Polly ?! “ Tanya Tazuya yang berusaha bangun dengan pandangan yang masih samar-samar sambil mengingat suara dari Swift


“ Yaa ! Ini aku ! Jangan khawatir ! " Gumam Swift Polly sambil membawa botol minuman kepada Tazuya dan pill stamina kepada remaja bertubuh pendek tersebut


" Te- terima kasih ! Hei !  Pill apa ini ?! " Tazuya bertanya akan pill yang diberikan oleh Swift


" Itu untuk penambah staminamu ! Sekarang cepat minum ! Kita harus cepat untuk menyelesaikan pertarungan ! " Jelas Swift yang meminta Tazuya untuk meminum pill tersebut


" Tapi.... aku sudah meminum pill epilepsi ! Apa tidak masalah aku meminum ini ?! " Tanya Tazuya yang masih ragu untuk meminum pill tersebut


( BUUUUUUUUUUUUUUUUMMM !!! )


" Yaaa ! Tidak masalah ! Sekarang cepat minum ! Situasi disana semakin memburuk ! " Gumam Swift dengan nada setengah paniknya kepada Tazuya


".... "


Melihat Tazuya masih ragu untuk meminum pill pemberian darinya, Swift Polly kembali mengingatkan Tazuya akan apa yang harus dia lakukan jika pertarungan mereka sudah selesai, sambil membawa keluarga mereka dan nasib warga disekitar


" Jangan ragu ! Guru kalian sudah memberikan kepercayaan kepada kami untuk membantu melawan Pangeran Morsdantaque ! Lagipula... kalian masih memiliki sesuatu yang harus kalian kerjakan setelah ini bukan ?! Seperti berkumpul dengan teman dan keluargamu dihari libur panjang ? Juga... jika kalian tidak secepatnya menyelesaikan ini... makan warga disekita akan menjadi korbannya " Gumam Swift sambil mengingatkan Tazuya kenapa dia harus segera menyelesaikan pertarungan mereka


" Hmmm... "


" Jika sudah paham... sekarang minumlah itu ! Ayo nak Kazenoid.... kamu harus bangkit... karena kami sudah mempercayaimu untuk membantu Tuan Muda Dullart merebut kembali tahta kekaisarannya ! " Lanjut Swift Polly sambil mendorongkan pill tersebut ke Tazuya


" Oke.... aku... akan... menerimanya.... terima kasih "


Disaat yang bersamaan, Rigel yang sedang  berkomunikasi dengan roh Anthemusanya  sambil memantau situasi dari hanggar belakang Kapal Induk disaat Dullart sedang mempersiapkan persenjataan tambahan untuk membantu Tazuya menghentikan Morsdantaque yang berada di Kota Shinjitsu


( BUUUUUUM! BUUUUUUUM! BUUUUUM! BUUUUUM! )


" Cih ! Mereka masih... uwaaaa.... tetap menyerang walau sudah mendapat perlawanan dari pihak Thetoid ! " Gerutu Rigel yang konsentrasinya terganggu karena ulah dari militer Neo-Asia dan Garrison


" Kenapa anda tidak menggunakan Tahap ke-3 dan ke-4 saja ?! "Tanya Anthemusa yang memiliki suara seorang wanita yang halus


" Boleh saja ! Tapi ini bukan yang tepat untuk.... "


( BUUUUUUM !!! )


" AGH ! " Rigel terjatuh saat tembakan dari Garrison menyebabkan getaran yang sangat kuat


" Jika aku menggunaan tahap ke-3 ku.... maka serangan yang akan diciptakan akan meluas dan mencelakai orang lain ! Anthemusa tahap ke-3 bukanlah solusi yang bagus untuk.... "


( BUUUUUUMMM !!! )


" Eeergh ! "


" Rigel-san ! " Panggil Dullart yang baru saja sampai ke Hanggar belakang


" Dullart ! "


" Aku sudah menghubungi Jenderal Argus dan Oxtoroo untuk mengaktifkan pelindung Kapal Induk.... jadi sekarang tidak ada yang perlu kita cemaskan ! Peiindung Kapal Induk lebih kuat daripada pelindung yang dimiliki pesawat kami " Jelas Dullart tentang sistem pelindung yang ada di Kapal Induk


" Begitu ya ?! Bagus  ! Sekarang aku tidak harus mencemaskan yang lain karena harus menggunakan Tahap ke-3 untuk menghentikan kegilaan ini ! " Jelas Rigel yang bersiap untuk keluar dari Kapal Induk bersama dengan Dullart


( BUUUUUUUUUUMMM !!! )


" Kelihatannya Nak Tazuya sudah bersedia untuk menghadapi Morsdantaque " gumam Rigel sambil menggunakan Kontak Spiritual untuk merasakan kesiapan Tazuya dari jarak jauh


" Okeee~ Tapi anda harus menghentikan beberapa tentara lain yang masih ada disana ! Soal Morsdan... biarkan aku dan Tazuya yang menghadapinya " Sahut Dullart sambil memperisapkan "FYBER BLASTER" dan "FYBER ENERGY RECHARGER"


" Kau yakin tidak keberatan untuk membawa benda itu ? " Tanya Rigel


" Aku sudah terbiasa menggunakannya... bahkan sebelum aku menjadi putera mahkota " Jelas Dullart


" Hmmm.... "


" Bagaimana dengan Inuyari dan yang lain ? " Tanya Dullart tentang keberadaan Inuya dan ketiga V-FIGHTER lainnya

__ADS_1


" Mereka baik-baik saja.... Inuya memberitahuku dari Komunikator bahwa dia bergegas akan menyusul Tazuya dan Swift Polly dibawah " Jelas Rigel akan pesan dari Inuya saat menunggu Dullart


" Okeee~ ayo kita lakukan ! " Rigel dan Dullart sama-sama terjun dari Kapal induk untuk melanjutkan pertarungan mereka melawan Morsdantaque


( SYAAAAAT ! )


Dikota Shinjitsu, Morsdantaque masih melanjutkan pertarungan dan pembantaiannya terhadap pihak militer Neo-Asia dan kepolisian Neo-Jepang yang berusaha untuk menghentikan kegilaannya


( SYAAAAT! SYAAAAT! SYAAAAAT! SYAAAAAT! BUUUUUUM! ZYAAAAAT! )


" Hiiiiiiyyy " pihak kepolisian ketakutan saat melihat Mosdantaque secara membabi buta membunuh rekan-rekan mereka tanpa belas kasihan


" Tetap menembak ! Jangan biarkan dia- "


" Cerewet !!! " Ejek Mosdantaque yang langsung menebas leher si kapten sampai terpisah dari tubuh


( ZYAAAAAAAT !!! )


" Kalian semua menyedih- "


( WUUUUUUUUUUUUUSSSSSSSH ! )


" Aaaah ! "


Beruntungnya, disaat Morsdantaque berniat untuk menghabisi mereka semua dengan "FYBER THUNDER SLASH"nya, Tazuya berhasil menghentikan niatnya dengan menggunakan "Kaze No Shizuku " kearah si Pangeran Sulung tersebut


" Kkkkh ! Kauuu.... "


" Kau sudah kelewatan batas ! " Ujar Tazuya yang bersiap untuk kembali menghadapi Morsdantaque


*****


Pihak kepolisian dan militer merasa lega saat melihat Tazuya akhirnya tepat waktu untuk datang menghentikan Morsdantaque dalam waktu yang tepat


" Itu... sang calon El-Fighter ! " Gumam salah satu kadet kepolisian Neo-Jepang


“ Yaaa ! Tapi kenapa hanya dia seorang diri ?! Mana yang lain ?! “ Tanya teman dari si kadet tersebut sambil memperhatikan Tazuya bersiap untuk bertarung melawan Morsdantaque


“ Hei ! Jangan diam saja ! Kita harus lakukan sesuatu ! Sebagian dari kita harus membantu El-Fighter dan menolong yang lain ! “ Panggil salah satu tentara kemiliteran kepada yang lain untuk saling membantu satu sama lain


“ Yaaaa ! Ayo kita lakukan ! “


Tazuya dan Morsdantaque memperhatikan mereka pergi menjauh. Morsdantaque memutuskan untuk memfokuskan kembali kepertarunganya melawan Tazuya dan menyelesaikannya secepat mungkin


“ Jangan fokuskan pandanganmu kearah mereka ! Atau aku akan menebas matamu ! “ Ancam Tazuya


“ Heh ! Jangan takut ! Aku hanya penasaran akan apa yang mereka lakukan sekarang ! Tidak perlu cemas~ karena kita akan menyelesaikan ini ! Ini adalah kesempatan terakhirmu ! “ Gumam Morsdantaque


“ Tidak hanya aku.... tapi kau juga ! “ Jawab Tazuya yang langsung menyerang kearah Morsdantaque


( DRAP ! DRAP ! SYAAAAAAT !!! )


“ HAAAAAAAAAAAAAAAAAA !!! “


( TRAAANG ! )


“ Eeeeergh ! HAAAAH ! “


( TRAAAANG ! TRAAAAANG ! TRAAAANG ! TRAAANG ! SYAAAT ! SYAAAT ! )


“ Boleh juga ! Seperti biasa ! HAAAH ! “ Puji Morsdantaque yang masih kagum dengan semangatnya Tazuya


“ Ah ! “ Morsdantaque terkejut saat ada seseorang menembaknya dari atas


Morsdantaque melihat keatas  dan melihat bahwa yang menembaknya tidak lain ialah si Dullart dan Rigel


“ Hoooh ! Kalian ternyata ! “ Gumam Morsdantaque dengan senyuman liciknya sambil terus menyerang kearah Tazuya


( SYAAAAT! TRAAAANG! ZYUUUUNG! ZYUUUUNG! )


“ Dullart ! Kuserahkan Tazuya dan saudaramu itu kepadamu ! Aku akan urus yang lain !” Gumam Rigel saat mereka mendarat tepat dijalan raya sambil memperhatikan beberapa robot B.R.O Mass Production dan tentara Thetoid masih bertarung dengan pihak militer dan kepolisian


“ Yaaa ! Tenang saja ! “ Gumam Dullart dimana Rigel langsung pergi untuk menghadapi tentara Thetoid yang masih ada di kota Shinjitsu


( ZYUUUNG! ZYUUUUNG! ZYUUUUNG! BUUUUUUUUUUMM ! )


“ Astaga ! Kolonel Denzell ! “ Panggil salah satu kade t dari Militer Theta


“ Apa ?! “


“ Si Prisman Beta datang kemari ! “


“ Dia kembali ?! Hmmm.... semuanya.... lakukan formasi pertahanan ! Jangan sampai kalian mendekati Prisman itu ! “ Perintah Denzell yang meminta semua kadet untuk tidak mendekati Rigel


“ Dimengerti ! “


“ Tembak ! “


( ZYUUNG ! ZYUUNG ! ZYUUNG ! ZYUUNG ! )


“ Tuan Delta El-Fighter ! Berhati-hati ! “ Peringat salah satu anggota kepolisian kepada Rigel


“ Yaaa ! Jangan cemas ! “ Jawab Rigel dengan singkat


Dullart bergegas pergi membantu Tazuya dan langsung saja dia kembali menembaki sang Putera Sulung tersebut dengan “FYBER BLASTER” miliknya


( SYAAAAT! SYAAAAT! SYAAAT! ZYUUUNG! ZYUUNG! ZYUUUNG! )


“ Cih ! FYBER BLASTER ?! “ Gumam Morsdantaque sambil memperhatikan Dullart yang menembakinya


“ Kau lupa urusan kita belum selesai ?! “ Tanya Dullart yang kembali menembaki Morsdantaque


( ZYUUUUNG! ZYUUUNG! ZYUUUNG! SYAAAT ! )


“ Tentu saja tidak ! “ Jawab Morsdantaque yang melesat cepat datang dihadapan Dullart


“ Ah ! “ dengan cepat Dullart melindungi dirnya dengan FYBER BLASTER


( TRAAAAAAANG ! )


“ Eeeeeegghh ! “


( SYAAAAT ! WUUUUUUSSSSH ! )


“ Sial ! Masih belum cukup ! “ Gerutu Tazuya yang melihat serangannya tidak mempan untuk menghancurkan inti FYBER SUIT dibelakangnya Morsdantaque


“ FYBER THUNDER SLASH ! “ Morsdantaque langsung menyerang kearah Tazuya dengan pedang FYBERNYA

__ADS_1


( ZAAAAAAAAAASSHHH ! )


“ KAZAMI ! “ Dengan cepat Tazuya langsung menyerang kearah Morsdantaque untuk membalikan serangannya keatas langit


( ZYAAAAAAAASSH ! BUUUUUUUUUUUMMM ! )


“ HAAAAAAAAH ! IPPEN KAZE ! “ Tazuya langsung mengambil kesempatan untuk menyerang Morsdantaque dari belakang


“ Ah ?! “


( ZYAAAAAT! ZYAAAAT! ZYAAAT! TRAAAANG! )


“ Itu tidak mem- “


( BUUUUUUUUUUUM !! )


“ AAAAH !!!! “  Rintih Morsdantaque yang terkena tembakan laser FYBER BLASTER yang menyebabkan dirinya terpental menjauh dari Tazuya


Dullart mengambil kesempatan untuk menembak Morsdantaque yang menyebabkan FYBER SUITnya kembali mengalami kerusakan ringan dan menyebabkan percikan aliran listrik dari punggungnya


( Bzzzzzt ! Tssszzztt ! )


“ Nak Tazuya ! Sekali lagi ! Ini tidak akan lama ! “   Gumam Dullart kepada Tazuya


“ Kalau begitu....  sudah saatnya memakai serangan gabungan ! “ Sahut Tazuya sambil memikirkan cara untuk menghentikan Morsdantaque


“ Boleh juga ! “ Dullart setujuh dengan apa yang dikatakan Tazuya barusan dan sama-sama mereka menghindari serangan dari Morsdantaque


( SYAAAAT ! BUUUUUM ! )


Tazuya dan Dullart memisahkan diri dan mulai menjalankan rencana mereka untuk menggabungkan serangan kearah Morsdantaque. Dullart berusaha memancing Morsdantaque untuk mengalihkan perhatiannya, Tazuya berpikir sesaat tentang jenis teknik apa yang akan dipakai untuk menghentikan Morsdantaque


( ZYUUUNG! ZYUUUNG! ZYUUUUNG! )


“ Sudah cukup ! Aku sudah muak dengan main kejar-kejaran ! “ Gerutu Morsdantaque sambil mengejar Dullart


“ FYBER SUIT ternyata sulit juga untuk ditebas dengan cara apapun ! Tidak peduli seberapa besar serangan yang diciptakan.... itu malah menggoresnya saja ! “ Pikir Tazuya akan beberapa serangan yang pernah dia kerahkan untuk melawan Morsdantaque


( ZYUUUNG! ZYUUUNG! ZYUUUUNG! BUUUUUUMMM !!!! )


“ Sungguh disayangkan aku tidak memiliki teknik yang bisa “memecahkan target dari dalam tubuh” seperti Tuan Rigel barusan ! Hmmm.... Jika menebasnya dengan apapun itu tidak mempan....  maka....  kita harus mendorongnya dengan kuat !  “ Tazuya akhirnya mendapatkan ide yang bagus


( ZYUUUUUNG! ZYUUUUNG! ZYUUUUNG! )


“ Terima ini ! FYBER THUNDER SLASH ! “


( ZYAAAAAASH ! )


“ AAHH !!! “ Rintih Dullart yang terpental karena serangan dari Morsdantaque


( BRUUK !!! )


“ Selesai sudah ! “ Morsdantaque berniat untuk mengeluarkan teknik yang kuat untuk membunuh Dullart


( WUUUUUUUUUUUUUUUUUSSSSH ! )


“ Cih ! “ Morsdantaque mulai geram saat Tazuya kembali menyerangnya dari belakang dengan “Kaze No Shizuku”


“ Ya ! Selesai sudah ! Ini adalah akhir dari pertarungan ! “ Gumam Tazuya sambil mengarahkan Shiro Kusanagi kearah Morsdantaque


( SYAAAAAT ! )


“ Dullart-san ! Kerahkan tembakan laser kearah kami ! “ Kata Tazuya melalui alat komunikasi mereka


Dullart dengan langsung melompat keatas dan menembaki mereka berdua. Morsdantaque berusaha untuk melakukan perlawanan. Namun usahanya terganggu oleh serangan dari Dullart yang menembaki laser secara bertubi-tubi dan mengenai FYBER SUITnya


“ Bagus ! “ Tazuya langsung mengaktifkan Shiro Kusanaginya


( SIIIIIIIIIIIIIIIIIING !!! )


“ Ah ! Di- “


( BUUUM! BUUUUM! BUUUUM! )


“ AGH !!! CIH !! AWAS KAU BOCAH KAZENOID SIALAN !!! “ Morsdantaque melesat pergi kearah Tazuya dan menyerangnya dengan FYBER SWORDnya


( SYAAAAT ! )


“ Eghh ! Cepat sekali ! “ Gerutu Tazuya yang belum siap untuk mengeluarkan tekniknya


( ZYAAAAAASSH ! )


“ Heartbreak Point ! “ Inuya yang muncul dihadapan mereka berdua dengan portal teleportasi langsung menyerang Morsdantaque dengan menargetkan FYBER SWORDnya


( TAAAAAAAAAK !!! )


“ Menyedihkan ! Seranganmu mele- ah ! “ Morsdantaque sadar jika Inuya sengaja mengincar FYBER SWORDnya yang menjadi bengkok karena serangan darinya


“ Ide gilanya berhasil ! “ Gumam Sampson yang kembali menutup pintu portal dari medali teleportasi miliknya


“ Bagus ! “ Inuya bergegas menghindari mereka berdua dan memberikan peluang Dullart untuk menembaki Mordantaque


( ZYUUUUUUNG ! )


“ Sialan kau ! “ Morsdantaque dengan cepat menghindar dari tembakan laser milik Dullart


Disaat Morsdantaque berhasil menghindar dari laser tersebut


Tazuya dengan sigap mengarahkan Shiro Kusanagi kearah laser tersebut dan menyerapnya kedalam mata pedang dari Kusanagi


( SRIIIIIIIIIIIIIIING ! )


“ Ini dia ! “ Tazuya bersiap untuk menyerang kearah Morsdantaque


“ Kau ! Itu tidak akan mempan ! HAAAAAAAAH ! FYBER RAIN THUNDER ! “ Morsdantaque berusaha melakukan perlawanan dengan mengarahkan aliran listrik dari FYBER SUITnya


( ZAAAAAAAAAAASSSH ! )


Dengan mengfokuskan Psikokinesis dan Shiro Kusanagi, Tazuya bersiap mengayunkan Shiro Kusanagi yang sudah menyerap laser dari FYBER BLASTER Dullart


“ HAAAAAAAAAAAAAHH ! FINAL DANCE : SHATTER WORLD ! “


( ZYAAAAAAAAAAASSSH ! SIIIIIIIIIIING ! )


“ EEEEEERRGGGH ! “ Morsdantaque berusaha keras untuk menahan serangan Tazuya yang sangat kuat


( ZYIIIIIIIIIIIIIIINNG ! BUUUUUUUUUMM ! )

__ADS_1


*****


__ADS_2