
Disaat yang bersamaan dimana Dullart masih bertarung dengan Morsdantaque dan Gretue, Inuya terlihat masih sedang menghadapi Meteoralez diluar Kapal Induk. Energateez terlihat masih bisa membantu Inuya untuk bertarung melawan sepupunya sendiri. Dalam pertarungan tersebut, Inuya berusaha untuk membuat dirinya tidak jauh dari Kapal Induk atau melindungi helmnya agar tidak dipecahkan oleh Galaztis
( SYAAAT! SYAAAAT! SYAAAAT! SYAAAAT! SYAAAT! )
“ Haaaaaaaaah ! “
( DUAGH !! )
“ Agh ! “
“ Segitu saja ?! He he he ! Ayo tunjukan betapa tangguhnya dirimu di angkasa ! “ Tantang Meteoralez sambil bersiap untuk meninju Inuya
( DUAAAAGH !! )
“ Energateez-san ! “ Inuya terkejut saat melihat Energateez dengan cepat berhasil melindunginya dari serangan Meteoralez
“ Cih ! Masih sempatnya kau lindungi dia !!! “ Teriak Meteoralez dengan penuh amarah akan aksinya Energateez
“ Yaa ! Tentu ! HIYAAAH ! “
( DUAGH !!! )
“ Ayo Energateez-san ! Tolong jangan menjauh dari Kapal Induk ! “ Inuya mengajak
Energateez untuk melanjutkan pertarungan mereka diluar kapal
“ Jangan cemas ! Aku tahu itu ! “
“ Semangat juga ! AYOOO ! “
( SYAAAAAT ! DUAAGH! DUAAAGH ! DUAAGH ! DUAAAGH ! )
Inuya dan Energateez kembali bertarung dengan sengitnya melawan Meteoralez. Disaat yang bersamaan dalam pertarungan mereka, beberapa anggota militer yang tidak sengaja melihat pertarungan mereka langsug memperhatikan berlangsungnya pertarungan dari kejauhan
“ Oi lihat ! Para prajurit elit sedang bertarung diluar Kapal ! “ Tentara bernama Dock Jouan memanggil rekannya yang bernama Burt Spearman
“ Siapa itu yang ikut-ikutan ?! “ Tanya Burt Spearman yang memperhatikan Inuya
“ Apa itu Sersan Hattington lagi ?! “ Dock kembali bertanya kepada Burt
“ Umm~ aku disini loh ! “ Tegur Sersan Hattington
“ Oh wow ! Sersan Hattington ! “ Ujar Burt dan Dock yang terkejut secara bersamaan
“ Menurut apa yang kudengar dari pembicaraan para Prajurit Elit... mereka adalah Fighter ! Rumor mengatakan mereka adalah musuh yang berusaha menjatuhkan para Pangeran dan kedamaian umat kita ! “ Ujar Kapten Darek
“ Hah ! Be- benarkah itu ?! “ Burt terkejut saat mendengar penjelasan Kapten Darek sambil memperhatikan Inuya dari kejauhan
( DUAAGH! DUAAAGH! DUAAAGH! DUAAAGH! )
“ Hiyaaaaaa ! “ Inuya mengarahkan pukulan terhadap Meteoralez
“ Ah !!! “
( BUUUUUUUMM !!! )
“ Kalau dia musuh... dia terlihat keren ya~ “ Gumam Sersan Hattington tentang Inuya
“ Hoi ! Jangan terpanah dengan apa yang dimiliki musuh ! “ Tegur Burt sambil menjitak kepala Sersan Hattington
Dipertarungan, Meteoralez menyadari jika Inuya tidak akan bisa bertahan lama diangkasa lepas walau menggunakan pelindung dari Battlesuit. Ia berusaha untuk membuat Inuya dan Energateez menjauh dari Kapal Induk dengan terus mengarahkan mereka ke meteor yang ada disekitar mereka
“ Kudengar dari info yang didapatkan... manusia tidak bisa bertahan lama dalam angkasa lepas walau mereka sudah memakai pelindung yang lengkap ! Dan jika mereka tidak menggunakan helm... mereka akan mati secara instan ! “ Pikir Meteoralez sambil melanjutkan pertarungannya melawan Inuya
( SYAAAAAT! SYAAAAT! SYAAAT! SYAAAAAT! )
“ Tapi info terakhir juga mengatakan jika bocah ini bukan sembarang manusia ! Tidak peduli seberapa besar luka yang ia alami... itu akan sembuh dengan cepat ! Apa itu berlaku jika ia mengalami komplikasi di angkasa lepas ?! “ Meteoralez kembali berpikir tentang kekebalan tubuhnya Inuya
( SYAAAAAT! SYAAAAAT! SYAAAAT! DUAAAAAGH ! )
“ Ini dia! Heracle- “
( GREP )
“ AH ! EEEGH !!! “ Meteoralez berhasil menangkap Inuya dengan memegang kepalanya dengan cepat sebelum ia akan mengeluarkan teknik Heracleum
“ Heh ! Aku penasaran apakah kau ini sangat tangguhnya dirimu jika kamu berada diangkasa lepas ! Rasanya tidak puas jika kita bertarung disekitar sini saja ! Ayoo ! Kita cari tempat yang lu- “
( DUAAAAAGH ! )
“ UWAAAAAAAAARGH ! “ Energateez berhasil melindungi Inuya dengan menyeruduk Meteoralez sampai mengenai kesebuah batu meteor dengan sangat kuat
( BRUAAAAK !!! )
“ Terima kasih ! Kau benar-benar brutal dalam pertarungan ! Atau mungkin karena armor yang kamu pakai itu ?! “ Gumam Inuya
“ Ummm~ dua-duanya ?! “ Jawab Energateez dengan senyuman menyeringainya
Tiba-tiba, Meteoralez mengerahkan tembakan FYBER RAUNCHER kearah mereka berdua sambil mengendalikan 13 roket FYBER RAUNCHER kearah mereka
( ZYUUUUUUUUUUNG! ZYUUUUUUUUNG! )
“ AWAS !!! “ Inuya memperingatkan
( ZYUUU ! ZYUUUU ! ZYUUUU ! ZYUUUU ! )
“ Ah ! Cela- “ Inuya yang keteledoran tiba-tiba terkena serangan dari roket FYBER RAUNCHER milik Meteoralez
“ Oh tidak ! “ Energateez berusaha mengaktifkan FYBER FIELD SHIELD-nya untuk melindungi dirinya dari roket tersebut
( BUUUUUUUM! BUUUUUUM! BUUUUUUM! )
“ Itu tidak akan membantu ! HAH ! “ Meteoralez memperkuat salah satu roket FYBER RAUNCHER untuk menembush FYBER FIELD SHIELD milik Energateez
( BUUUUUUM !! ZIIIIIIIIIIIIIIING !!! )
__ADS_1
“ Kkkh ! Roketnya ! “ Energateez berusaha keras untuk menahan FYBER FIELD SHIELD dari roketnya Meteoralez
“ TI- “
( BUUUUUUUUUMMMM !!! )
“ Hehe ! Apa tadi aku bilang ?! Tidak ada gunanya ! “ Ejek Meteoralez kembali bangkit pasca serangan dari Energateez
Tanpa Meteoralez sadari, dari belakangnya Inuya kembali mengaktifkan teknik Dandelion untuk mengganggu penglihatannya Meteoralez yang bersiap untuk kembali menghadapi Energateez
( WUUUUUUUUSSSSH ! )
“ Ah ! Lagi-lagi ini ! Bocah Fighter sialan itu ! “
( SYAAAAT ! )
“ Dia datang ! “ Meteoralez bisa merasakan kehadiran Inuya dibalik tebalnya serbuk Dandelion yang mengelilinginya
( DUAAAAGH ! )
“ Masih bisa juga kau menangkis ! “ Geram Inuya
“ Kubuat kau menyesal karena telah meremehkan aku ! “Balas Meteoralez dengan nada geramnya
( BUUG! BUUG! BUUG! BUUG! BUUG! )
“ Energateez ! “ Panggil Inuya kepada Energateez untuk ikut membantunya
Energateez mengarahkan tembakan lasernya kearah Meteoralez, dan bersiap untuk melepaskannya dari jarak jauh
( ZYUUUUUUNG ! )
“ SPEED FYSER ! “
( BUUUUUMMM !! )
“ Apa ?! “
Meteoralez yang menyadari serangan laser tersebut dengan reflek langsung menghindarinya. Energateez terkejut dan mulai panik saat melihat Meteoralez langsung menghindari serangan tersebut. Tapi Inuya punya ide lain
“ OH TIDAK ! “ Energateez mulai panik melihat aksinya Meteoralez
( ZYAAAAAAAAAAASSSH !!! )
“ Eeeerrrgh ! “ Inuya menahan serangan laser tersebut dengan sekuat tenaga
“ Apa-apaan dia ?! Menahan laser itu ?! Apa dia mau cepat mati ?! “ Kata Meteoralez yang heran dengan apa yang dilakukan Inuya
“ Heh ! Disaat itulah... aku teringat akan... sesuatu yang kami pelajari ! “ Ujar Inuya sambil menciptakan mata pisau bercahaya kuning kemasan dari Labejanya
“ APA ?! “ Meteoralez dan Energateez secara bersamaan terkejut melihat apa yang diciptakan Inuya
( ZYAAAAAAAAASSSH !!! )
“ Kunamai ini... Catch and Slash ! Semua berkat Tazuya dan Ryuga ! “ Jelas Inuya sambil melepaskan tebasan laser dari serangan tersebut
“ CIH ! “ Dengan cepat menangkis serangan Inuya dengan pedang FYBERnya
( ZYUUUUUUUUSSH !!! )
“ Silau ! Ah ! “ Meteoralez kemudian terkejut melihat Inuya sudah berada didepannya dan langsung menebasnya
( ZRAAAAAAAAASSSSHH !!! BUUUUUUUUUM !!! )
“ AAAGGGH !!! “
“ Keren !!! “ Puji Energateez
“ Karena kreatifitas bisa digunakan kapan saja... termasuk dalam pertarungan ! “ Ujar Inuya dengan senyum bangganya
Para tentara yang menyaksikan pertarungan tersebut bersorak-sorai sambil memberi semangat kepada Inuya dan Energateez untuk bisa menang dan menuntaskan pertarungan ini. Inuya menoleh sebentar kearah mereka. Inuya bisa melihat jika tidak semua Thetoid yang mereka hadapi bukanlah orang jahat. Namun ada beberapa diantara mereka yang masih memiliki hati nurani seperti umat manusia. Inuya akhirnya membalasnya dengan mengangkat kepalkan tangan kirinya
“ Horeeeeeeeeeeeeeeeee !!! “
“ Tazuya ! Jangan cemas ! Kita pasti bisa ! Jadi tunggulah sebentar disana ! “ Gumam Inuya kepada dirinya sendiri meminta kepada Tazuya untuk tidak terlalu mencemaskan mereka
*****
“ Ah ?! Apa itu ?! “ Anodyne tiba-tiba tidak sengaja memperhatikan sebuah cahaya dari jarak jauh melalui monitor
“ Hmmm~ Oh lihat ! Inuyari Namidashi dan Energateez ! Mereka berhasil mengalahkan sibesar itu ! “ Lapor DECA-I kepada Tazuya dan Anodyne sambil menunjukan monitor tentang kondisi pertarungan mereka
“ Mereka berhasil ! “ Tazuya sangat senang saat mendengar dan melihat laporan dari DECA-I
Dengan seketika, ekpresi senang Tazuya perlahan menjadi rasa cemas karena tahu jika ia tidak bisa membiarkan semua rekan-rekannya menjalankan misi yang berbahaya yang membuat mereka selalu kewalahan dalam menghadapi musuh yang lebih berbahaya
“ Tapi ini belum usai ! Yang lain masih ada didalam ! Mungkin mereka masih bersama Tuan Rigel dan rombongannya Oxtoroo ! Walau begitu... ini tetap saja membuatku tidak tenang !” Ujar Tazuya dengan nada kecemasannya
“ Kalau sudah tahu... tunggu apa lagi ! Pergilah kesana dan bantu mereka ! Jangan tunjukan rasa takutmu ! Kita sebagai Kazenoid tidak mengenal yang mananya takut dengan resiko ! “ Gumam Anodyne
“ Tidak nek ! Sudah kubilang bukan... andalah Kazonoid... aku adalah manusia biasa ! Keraguan itu adalah sesuatu yang wajar yang dialami kita semua ! Aku yakin... anda juga pernah yang namanya ragu ! “ Jelas Tazuya tentang keraguan yang membuat Anodyne terdiam
Disaat yang bersamaan akan momen pertarungan Inuya dan Energateez dan pembicaraan antara Tazuya dan Anodyne, telihat Rigel bersama dengan Ataru yang tidak sadarkan diri dan Pak Louss yang masih sempoyongan berhasil melarikan diri dari kejarannya Galaztis yang masih terperangkap didalam es. Rigel sedang mencari ruangan yang aman untuk bisa memberikan KRISTA SERUM kepada Ataru
“ Kau yakin disini tempat yang aman ?! “ Tanya Rigel sambil memperhatikan situasi dikantor kosong
“ Untuk sementara siiiih~ iya ! Terlebih karena penggunaan KRISTA SERUM tidak memakan waktu yang lama... jadi ini adalah tempat yang pas untuk menggunakannya kepada anak ini ! “ Jawab Pak Louss yang terduduk dilantai karena masih kelelahan pasca dipaksa bangun oleh Rigel yang tidak kuat untuk membopong 2 orang sekaligus
“ Bagus ! Berikan koper itu dan aktifkan sandinya ! Biar kuberikan ini kepada Nak Ataru” Rigel meminta Pak Louss untuk membukakan koper tersebut
“ Okeee~ Okeeee~ Nah ! Ini dia ! Berikan aku waktu 5 menit untuk mengistirahatkan diriku yaaa~ “ Kata Pak Louss yang seketika langsung tertidur karena lelah
“ Yaaaa~ “
Rigel membukakan koper tersebut. Terlihat dikoper itu berisi 6 suntikan KRITA SERUM yang belum terpakai. Rigel lega melihat masih ada harapan untuk menolong kelima V-FIGHTER sambil langsung menyatukan suntikan tersebut dengan alat pendorongnya dan memulai menyuntikannya ke Ataru
__ADS_1
“ Bagus ! “
Sementara itu, terlihat juga pertarungan antara Dullart dan Morsdantaque belumlah usai walau Dullart berhasil melumpuhkannya dengan memberikan pukulan yang keras yang membuat Morsdantaque terdorong sampai keruang pertemuan antar militer. Sementara Gretue berhasil diselamatkan oleh Argus
“ Menyerahlah Morsdan ! Jangan paksakan dirimu untuk bertarung ! “ Ujar Dullart yang mulai kelelahan dan meminta Morsdantaque untuk menyerah
“ Heh ! Jangan bertindak sok bijak kau ! Jangan pikir aku akan tersentuh dengan kebaikan palsumu itu ! Kau pikir aku ini apa ?! “ Ujar Morsdantaque dengan nada kekesalannya sambil berusaha untuk berdiri dan mengerakkan telapak tangan kirinya
( SYAAAAAAAT ! )
“AAH ! “
( JLEEEEEEB !!! )
Lagi-lagi ada seseorang yang menembak Dullart dari belakang dibagian pinggangnya. Ternyata itu adalah salah satu tentara militer dan disampingnya terlihat Glabe yang baru saja menyelesaikan pertarungannya melawan Mag-Ni5
“ Lagi- lagi ! “ Geram Dullart saat melihat Morsdantaque kembali mengendalikan
“ Ma- maaf... Tuan Muda ! “ Ujar si tentara tersebut dengan nada pasrahnya
“ Hooo~ jadi kalian berdua ada disini ?! Syukurlah “ Sapa Glabe kepada kedua Pangeran tersebut
“ Apa yang ingin kau sampaikan ?! “ Tanya Morsdantaque
“ aku disini ada yang ingin kuberitahu dengan anda... wahai Pangeranku... aku dapat info yang menarik dari si rongsokan ini “ Ujar Glabe sambil menunjukukan kepala Mag-Ni5 kepada mereka berdua
“ Mag-Ni5 ! “ Dullart terkejut saat melihat Glabe menunjukan kepala robot tersebut
“ Jadi robot itu kau putuskan untuk dimusnahkan ?! “ Tanya Morsdantaque
“ Yaaa ! Dikarenakan ia terlalu keras kepala untuk ditanya akan siapa yang menyuruhnya datang kemari ! Setahuku... mereka tidak membawa robot petarung datang kemari ! Saat aku periksa memori terakhirnya... bisa kukatakan jika ada seseorang yang tidak ikut bersama mereka... karena khawatir akan Nanobot didalam tubuh mereka “ Glabe menjelaskan akan apa yang ia lihat didalam memorinya Mag-Ni5 pasca menghancurkannya berkeping-keping
“ ... “
“ Setelah kulihat isi memorinya... bisa kukatakan jika aku sangat menyayangkan melihat bocah El-Fighter ini... memiliki sosok kapten yang sangat naif dan penakut ! Karena ia lebih memilih tinggal di TSP-03 ketimbang harus membantu yang lain tanpa peduli akan resiko yang ia hadapi “ Lanjut Glabe sambil mengejek kenaifan Tazuya yang memilih mendengar perkataan Oxtoroo untuk tidak melanjutkan misi di Kapal Induk
“ Tazuya ?! “ Mendengar perkataan Glabe, Dullart langsung tahu jika siapa yang dimaksud oleh Glabe tidak lain ialah Tazuya
“ Begitu rupanya ! Heh ! Bocah Kazenoid itu benar-benar payah ! Baru kali ini aku mendengar sosok Kazenoid yang sangat takut akan resiko ! “ Gumam Morsdantaque dengan nada remehnya
( TRAAAAAK !!! )
“ Kkkh ! “
“ Jangan sesekali kau remehkan lawanmu ! Selalu saja kau meremehkan siapa yang kau hadapi ! Kau sendiri tahu dia itu kan ?! “ Gumam Dullart sambil menancapkan pedang FYBERnya tepat disamping kepala Morsdantaque
“ Hanya karena dia cucu dari Anodyne bukan berarti dia sama sadisnya dengan wanita itu bukan ?! “ Balas Morsdantaque sambil mencabut pedang FYBER Dullart dengan santainya
( SYAAAAAT ! )
Setelah mendengar laporan dari Glabe tentang keberadaan Tazuya dan alasan kenapa ia tidak melanjutkan misinya, Morsdantaque memiliki ide untuk bisa memancing Tazuya agar dia bisa kembali ke Kapal Induk
“ Ayo kita selesaikan ! “ Tantang Dullart yang meminta Morsdantaque untuk kembali melanjutkan pertarungan mereka
“ Setelah mendengar semua laporan dari Glabe... kelihatannya aku akan menunda sebentar pertarungan ini sampai disaat waktu yang pas untuk melakukannya ! “ Jawab Morsdantaque dengan nada santainya
“ Kaaauu... “
“ Jika benar bocah Kazenoid itu sama tangguhnya dengan semua pendahulunya... aku ingin menguji coba seberapa tangguhnya dia sebagai kapten dan juga El-Fighter ! Karena itulah untuk sementara aku meninggalkan ini kepadamu “
( SYAAAAAAAT ! )
Dengan santainya Morsdantaque memanggil kedelapan tentara militer lainnya dengan FYBER miliknya dan mengendalikannya untuk bertarung melawan Dullart melalui Nanobot yang ada didalam tubuh mereka masing-masing
“ Cih ! “
“ Selamat bersenang-senang ! “ Kata Morsdantaque sambil memerintahkan para tentara tersebut untuk memulaikan pertarungan
( SYAAAAAAT ! )
“ Sialan kau ! “
( TRAAAANG! TRAAAAANG! TRAAAAANG! TRAAAAANG! TRAAAAAANG! )
Tim Swift Polly sudah sampai dihanggar belakang Kapal Induk. Alangkah terkejutnya mereka saat melihat seisi hanggar tersebut dalam keadaan berantakan. Mereka juga bisa melihat potongan tubuh Proto-EVA dan Mag-Ni5 yang berserakan dilantai
“ Ah ! Apa-apaan ini ?! “ Swift Polly terkejut saat melihat suasana Hanggar belakang yang berantakan
“ Mungkinkan baru saja terjadi pertarungan disini ?! “ Tanya Sampson
“ Aku tidak merasakan adanya Aura pihak kita yang bertarung disini ! Tapi aku bisa merasakan sisa Auranya prajurit bernama Glabe itu sebelumnya ada disekitar sini ! Jadi... siapa yang ia hadapi barusan ?! “ Ujar Ryuga yang bisa meraskan sisa Aura-nya Glabe yang menandakan ia sudah pergi meninggalkan tempat itu tidak lama mereka sampai kemari
“ Lihat itu ! Bukan’kah ini adalah serpihan tubuh para robot ?! “ Tanya Jubei yang melihat serpihan dan tubuh robot yang berserakan dimana-mana
“ Ini... mereka adalah Mag-Ni5 dan Proto-EVA ! “ Kata Sampson sambil menganalisa serpihan tersebut
“ Mag-Ni5 dan Proto-EVA ? Kenapa mereka bisa ada disini ?! Atau jangan-jangan... apa dia yang mengaktifkannya ?! “ Pikir Swift Polly yang langsung menduga jika Mag-Ni5 dan Proto-EVA diaktifkan oleh Tazuya
“ Heh ! Kau yakin bocah Kazenoid itu tahu cara mengaktifkan mereka berdua ?! “ Sampson tidak yakin jika Tazuya bisa mengaktifkan kedua robot tersebut
Tiba-tiba, Jubei seketika langsung menyerang Swift Polly dengan sebilah tongkat besi yang ada disampingnya dengan kuat. Hal ini sontak membuat mereka bertiga terkejut akan apa yang barusan terjadi
( BUGH !!! )
“ Agh ! “ Rintih Swift Polly yang jatuh tersungkur karena pulukan tersebut
“ JUBEI ! APA YANG KAU LAKUKAN ?! “ Panggil Ryuga dengan nada paniknya kepada Jubei yang matanya berubah menjadi biru terang
( SYAAAAAAT !!! )
“ Celaka ! “ Ryuga langsung menghindari serangan Jubei yang tiba-tiba menyerangnya
( SYAAAT! SYAAAAT! SYAAAAT! SYAAAAT! DRAAAAAAAK !!! )
“ Jubei ! Ini aku ! Ryuga Mangetsu ! Sadarlah ! “ Ryuga yang melindunginya dengan perisai Anthos langsung sadar jika ada yang salah dengan Jubei
__ADS_1
“ Dooor~ ketemu juga kalian disini ! “ Ternyata yang mengendalikan Jubei tidak lain ialaha Rough Polly
*****