El-Fighter : Fighter Baru Yang Berani (Book I)

El-Fighter : Fighter Baru Yang Berani (Book I)
128. Countdown To Second Invasion III


__ADS_3

Ternyata Jubei bersama dengan Oxtoroo dan Swift Polly sudah berada dilokasi perbatasan Kota Shinjitsu. Waktu itu, saat Rough Polly berniat untuk menghabisi mereka berdua, Jubei berhasil mengagalkan aksinya Rough dengan menembakan anak panah tepat ditangannya. Disaat yang bersamaan dimana Kapal Induk sudah berada di Kota Shinjitsu


“ Ah ! Syukurlah sudah siuman “ Ujar Oxtoroo yang lega melihat Jubei kembali sadar


“ Uumm~ Ah ! Dimana ini ?! “ Tanya Jubei yang terkejut saat melihat disekelilingnya banyak pepohonan yang rindang


“ Ini adalah tempat tinggalmu ! Seperti yang kamu tahu... saat kau datang untuk menyelamatkan kami... Kapal Induk hampir memasuki wilayah perbatasan kota kalian ! Aku tidak punya pilihan lain selain membawa kalian terjun bebas dari Kapal untuk menghindari serangan dari Rough Polly “ Jelas Oxtoroo sambil mengingat momen dimana Jubei datang menolong mereka


(Flashback On)


( BUUUUM !!! )


“ Ah ! “ Rintih Rough saat panah Estrella milik Jubei berhasil mengenai tangannya


“ Itu ! Si Gadis El-Fighter ! “ Ujar Oxtoroo yang melihat kedatangan Jubei


“ Jadi kau tidak takut ?! “ Ejek Rough Polly yang berniat untuk mengendalikan Nanobot yang ada didalam tubuhnya Jubei


Rough sedikit kaget saat melihat kendali Nanobotnya tidak berfungsi ke tubuhnya Jubei. Yang sudah jelas menandakan bahwa KRISTA SERUM yang Jubei rebut dari Sampson sudah bekerja dengan sangat baik


“ Ha ?! “


“ Second Target : Arrow Trick ! Ledakan! “ Jubei langsung saja mengarahkan panah ledakan kearah Rough dan para Nanobot


“ Celaka ! “ Rough yang melihat serangan Jubei langsung mengarahkan Nanobot untuk menangkis semua panahannuya


( BUUUUUM! BUUUUUM! BUUUUUM! )


“ Rain Arrow ! “ Jubei menciptakan hujan ratusan panah kearah mereka bertiga


“ HAAAAAAAH ! “ Rough kembali mengerahkan Nanobot kearah hujan anak panah tersebut


( ZAAAAAAAAAAAAAASSSSSH ! )


Disaat Rough sibuk untuk melindungi dirinya sendiri, Jubei dengan cepat langsung mengambil kesempatan untuk membebaskan Swift dan Oxtoroo dengan kembali menembakan panah peledaknya kearah Nanobot yang mengcengkram mereka


( SYAAAAT! SYAAAAT! BUUUUUM! BUUUUM! )


“ Ah ! Cih ! Awas kau !!! “ Rough yang kesal dengan aksinya Jubei mengarahkan Nanobot kearah gadis berambut biru tua tersebut


“ Arrow Sphere ! “ Jubei menembakan panah kearah Swift untuk menciptakan pelindung disekelilingnya sebelum menghadapi Rough


( ZAAAAASSH! ZAAAAASSH! ZAAAAASSH! )


Jubei dengan cepat berhasil menghindar serangan dari ratusan Nanobotnya Rough. Namun sayangnya, Jubei masih kalah dalam kecepatan yang membuat ia tidak menyadari gerakan Rough yang secara tiba-tiba datang dibelakangnya


“ Ah ! “


( DUAGH !!! )


“ Kkkh ! Boleh juga kau ! HAAAAH ! “ Puji Rough akan Jubei yang dengan cepat mengubah Estrella menjadi mode “Mini Bow”  dan digunakan sebagai perisai untuk melinduginya


( DUAGH !!! )


“ Aagh ! “ Rintih Jubei yang terkena tendangan kedua Rough


“ Usaha yang sia-sia ! “ Ejek Rough yang bersiap  untuk menyerang Jubei


( BUUUM! BUUUUM! )


“ Ah ! Ciiiih ! “ Geram Rough akan serangannya Oxtoroo


Oxtoroo dengan cepat melakukan perlawanan terhadap Rough dengan menembakan senjata laser kearahnya dan menggunakan FYBER FLOATH untuk membawa Jubei dan Swift Polly terjun  bebas dari Kapal Induk melalui pintu hanggar yang ada disampingnya demi menyelamatkan diri mereka dari Rough Polly


(Flashback Off)


“ Jadi itu artinya... Tazuya dan yang lain masih ada disana ?! “ Tanya Jubei dengan nada paniknya


“ Saat kupantau melalui FYBER VISION ini... mereka semua kelihatannya keluar dari Kapal Induk ! Kelihatannya mereka benar-benar dalam masalah saat bertarung yang membuat yang lain tidak ada pilihan untuk kabur “ Gumam Oxtoroo sambil memperhatikan Kapal Induk yang perlahan naik keatas


Tidak lama kemudian, Swift Polly akhirnya mulai sadar kembali. Ia sangat terkejut saat menyadari jika mereka sudah tidak berada di Kapal Induk lagi


“ Ah ! Dimana ?! Dimana kita ?! “ Tanya Swift kepada Jubei dan Oxtoroo


“ Umm~ ini hampir memasuki Kota kami “ Jawab Jubei


“ Kota kalian ?! JADI KITA KEMBALI KEBUMI ?! Swift panik saat mendengar jawabannya Jubei tentang kebeadaan mereka


“ Yaaa~ lebih baik daripada kita diperbudak oleh Rough “ Gumam Oxtoroo


“ Nak Fighter ! Kau tahu jarak kita sekarang dari kotamu ?!  “ Tanya Swift kepada Jubei


“ Kalau dilihat dari papan penunjuk jalan itu... Astaga ! 5KM dari Kota Shinjitsu ! “ Jawab Jubei sambil memperhatikan papan penunjuk jalan arah Kota Shinjitsu

__ADS_1


Mengetahui jika mereka masih kelelahan karena pertarungan mereka sebelumnya membuat mereka bertiga memutuskan untuk beristirahat terlebih dahulu


“ Ini tidak bisa dibiarkan ! Tapi... kita harus beristirahat dulu ! Jika kita terus mengejar mereka... ini sama saja dengan aksi bunuh diri ! “ Ujar Swift sambil memperhatikan jalan disekitar mereka


“ Tentu ! Karena itulah kenapa kita keluar dari Kapal Induk itu~ “ sahut Jubei


“ Oh ya ! Apa kamu tahu tempat terdekat  yang bisa membeli minuman dan beristirahat sementara ? “ Tanya Oxtoroo sambil meng-nonaktifkan FYBER SUITnya kepada Jubei


“ Hmmm~ kalau menurut peta digital ini... tidak jauh dari sini ! Ah itu dia ! “ Gumam Jubei sambil memperhatikan kearah smartphonenya yang kemudian menemukan sebuah pom bensin dan minimarket yang cukup dekat dari tempat mereka saat ini


“ Bagus ! Ayo kita kesana dulu sebelum kembali mencari yang lain ! “ Ujar Swift Polly yang setujuh jika mereka akan beristirahat sebentar sebelum kembali melanjutkan misi mereka


Sementara itu, sambil memperhatikan sinyal dan pesan yang diterima dari Oxtoroo, Argus langsung melapor kepada Gretue akan apa yang baru saja terjadi dengan para V-FIGHTER beserta dengan Tim Dullart


“ Oxtoroo dan yang lainnya meninggalkan Kapal Induk ! Mereka terpaksa melakukan ini karena akan sangat berbahaya jika terus-terusan melakukan perlawanan tanpa beristirahat ! Lagipula... kita sudah berada dikota mereka “ Jelas Argus sambil membaca pesan dari Oxtoroo tentang situasi saat ini


“ Begitu ya ? Oxtoroo benar-benar memiliki timing yang bagus akan waktu untuk melarikan diri ! Aku harap Dullart akan segera pulih sebelum kota itu jatuh ketangan Morsdan !” Ujar Gretue yang lega akan mendengar laporan dari Oxtoroo


“ Bagaimana kondisi anda ?! Apa sudah lebih baik ? “ Tanya Argus kepada Gretue tentang kondisinya


“ Yaaa~ lumayan ! Tapi aku harus mencari para Prajurit Elitku untuk memastikan jika Nanobot itu belum ada ditubuh mereka ! “ Kata Gretue yang bertekat ingin mencari keberadaan Prajurit Elit miliknya agar bisa membantu mereka mengalahkan antek-anteknya Morsdantaque


“ Sebelum anda melakukan itu... anda harus mempersiapkan penyamaran dan pengecoh agar Morsdantaque tidak mencurigaimu ! Itulah sebabnya aku akan memanggil KLONBOT untuk membuat pergeraka anda tidak dicurigai dan bisa menyamar sebagai dirimu dengan sempurna “ Jelas Argus sambil mengaktifkan robot KLONBOT


Sebuah lemari tiba-tiba terbuka sendirinya saat Argus mengaktifkan KLONBOT. Robot KLONBOT sendiri ialah robot berbentuk manekin bewarna perak. Siapapun yang menyentuh tengkuk dari KLONBOT maka secara otomatis robot tersebut akan berubah menjadi tiruan dari yang mengaktifkannya


“  Sekarang aktifkan Gree ! “ Argus menawarkan Gretue untuk mengaktifkan


“ Ya ! “


Di sisi lain Kota Shinjitsu, Rigel bersama dengan Tazuya terlihat akhirnya sampai kerumahnya Rigel berkat sistem teleportasi yang ada di Battlesuitnya Tazuya. Dengan cepat Rigel membawa Dullart dan Pak Tom Louss keruang perawatan. Sedangkan Tazuya sedang mencari cara untuk melacak keberadaan Inuya dan yang lain diruang pemantau


“ Aaah~ senangnya bisa kembali~ “ DECA-I bernafas lega saat mereka berdua memasuki ruang pemantau


“  Kita bisa bernafas sementara ! Karena para Thetoid itu cepat atau lambat akan menembaki kota ini ! Tolong isi ulang kembali tenagamu agar bisa kembali membantu kami dipertarungan “ Gumam Tazuya sambil meminta DECA-I untuk mengisi dayanya disamping komputer


“ Okeeeee~ “


“ FAIS ! Kamu dengar aku ?! “ Tazuya memanggil sistem AI Rumahnya Rigel


“ Tentu Tuan Tazuya Hideyuki Iga “ Jawab FAIS


“ Uuum~ aku sudah berkali-kali bilang kepadamu bahwa aku tidak nyaman dipanggil dengan nama yang lengkap ! “ Tegur Tazuya yang tidak suka namanya sering dipanggil dengan nama lengkap


“ Tolong panggil Inuya dan yang lain ! Aku ingin memastikan apakah pelacak dan komunikasi dari Battlesuit mereka masih bisa berfungsi ! “ Jawab Tazuya


“ Dimengerti ! “ FAIS dengan cepat langsung melacak dsn menghubungi Inuya dan yang lain dengan programnya


*****


Tidak lama kemudian, FAIS akhirnya berhasil melacak keempat V-FIGHTER selain dari Tazuya melalu pelacak yang berada di Battlesuit mereka. Dengan cepat FAIS langsung menghubungi mereka ke sistemnya


“ Ketemu ! Dan yang menerima panggilanku ialah Inuyari Namidashi “ kata FAIS sambil memberitahu Tazuya akan siapa yang menerima panggilannya


Tazuya yang melihat laporannya FAIS langsung lega dan meminta FAIS untuk menerima panggilan tersebut “ Bagus ! Terima panggilannya ! “


( KLIK )


“ INUYA ! “ Panggil Tazuya melalui monitornya FAIS


“ Tazuya ! Eh ?! Kau sudah berada dirumahnya Tuan Rigel ?! “ Tanya Inuya yang menyadari jika Tazuya memanggil mereka melalui FAIS


“ Yaaap~ kami baru saja sampai ! Sedangkan Tuan Rigel sedang mengurus Dullart-san dan Pak Ilmuan Thetoid itu diruang perawatan ! Bagaimana denganmu ?! Dimana kamu sekarang ?! “ Jelas Tazuya tentang keberadaan ia saat ini


“ Aku ada diatas gedung di Shinjitsu bersama dengan Ataru, Ryuga, Energateez dan temannya si Energateez “ Jawab Inuya sambil menunjukan yang lainnya kepada Tazuya


“ Hei Tazuya ! Jadi kau sudah di Shinjitsu juga dengan Tuan Rigel ? “ Tanya Ataru yang mendekati Inuya untuk berbicara dengan si pemuda pendek tersebut


“ Apa Jubei bersamamu ? Kami berusaha untuk menghubunginya tapi belum ada respon darinya ! “ Tanya Ryuga yang ikut mendekati Inuya untuk bertanya tentang keberadaan Jubei saat ini


“ Umm~ soal itu... dia belum memberitahu kita... sampai sekarang belum ada kabarnya “ gumam Tazuya dengan nada cemasnya


“ Hmm~ apa menurutmu dia masih ada di Kapal Induk dan ditangkap lagi ? “ Pikir Inuya


“ Tidak ! Kalau aku lihat dari penglihatan masa depanku... Jubei-chan dengan Oxtoroo-san dan Swift-San baik-baik saja” Dengan tenang Ataru bisa melihat dengan kekuatan penglihatan masa depan tentang keberadaan Jubei


“ Hah ?! Apa itu bisa dipercaya ?!  “ Tanya Sampson


“ Okeee~ akan kukirim kembali pesan untuk- “


Tidak lama saat Energateez berniat mengirimkan pesan kepada Swift maupun Oxtoroo, sebuah pesan suara tiba-tiba muncul di layar komunikasi FYBER milik Energateez. Saat dibuka ternyata itu adalah pesan dari Oxtoroo yang mengatakan bahwa ia bersama dengan Swift dan Jubei baik-baik saja sambil menunjukan titik lokasi mereka bertiga saat ini


“ Energateez ! Sampson ! Jika kalian mendengar pesan ini... artinya aku bersama dengan Polly-chan dan gadis Fighter sedang baik-baik saja ! Kami berada dijarak yang agak jauh dari perbatasan Kota dan sekarang ini kami sedang beristirahat sejenak ! Kemana kalian ? Jika kalian sudah ada di Kota tolong beritahu kami titik lokasi kalian ! Kami ada disekitar sini ! “

__ADS_1


“ Mereka cukup jauh dari kota ! Tapi aku yakin jika kalian memberi titik koordinasi keberadaan kita saat ini mereka pasti akan mencari kita dengan alat teleportasi ! “ Tazuya menarik kesimpulan dari pesan suaranya Oxtoroo


“ Aaaah~ jadi mereka disini ?! Hmmmm~ disana ada Pom Bensin dan minimarket ! Tempat yang cukup aman untuk berisitrahat ! Jadi kita bisa sedikit bernafas lega sekarang “ Gumam Tazuya saat mengetahui pesan dari Oxtoroo


Sambil menghela nafas leganya, Inuya kembali bertanya kepada Tazuya tentang kondisi Dullart saat ini “ Jadi untuk Dullart-san... bagaimana kondisinya ? Apa mengalami luka serius ?”


“ Sepertinya tidak begitu dalam... tapi kelihatannya dia kelelahan... dan Pak Louss sepertinya mengalami cidera ringan “ Jelas Tazuya tentang kondisi Dullart dan Pak Louss


“ Okeee~ sepertinya kita masih ada waktu untuk menarik nafas terlebih dahulu sebelum melanjutkan pertarungan ! Aku yakin Tuan Rigel pasti akan menyuruh kita istirahat terlebih dahulu “ Gumam Ataru


“ Itu benar ! “ Jawab Rigel yang baru saja masuk keruang pemantau sambil mendengar pembicaraan mereka


“ Tuan Rigel ! “ panggil keempat V-FIGHTER


“ Kalian semua tidak perlu khawatir ... Dullart-san baik-baik saja ! Serta aku juga sangat lega saat mendengar berita tentang Jubei yang juga selamat bersama dengan Oxtoroo dan Swift Polly ! Sebelum melanjutkan pertarungan... adakalanya kalian semua beristirahat terlebih dahulu ! Kita tidak boleh terlalu gegabah ! Terlebih karena musuh sudah ada dikota ini ... dengan kata lain resiko akan kita gegabah dalam menghadapi musuh semakin meningkat ! Mereka sudah pasti menggunakan Kota Shinjitsu sebagai sanderaan untuk kita menyerah ! Kalian mengerti ‘kan ? “ Rigel memberi saran dan peringatan kepada mereka semua untuk tidak gegabah dalam menghadapi pertarungan selanjutnya


“ Ya Tuan Rigel ! “


“ Bagus ! Sekarang beritahu Jubei dan yang lainnya jika mereka selesai beristirahat tolong segera datang kemari ! Begitu juga dengan kalian ! Kita tidak punya banyak waktu ! “ Lanjut Rigel sebelum mengakhiri pembicaraan dengan Inuya dan yang lain


“ Okeee ! “


“ Inuya ! Sebelum akhiri pembicaraan ini... tolong belikan aku sesuatu yang bisa untuk dimakan ! Nanti kuganti uangnya saat selesai pertarungan nanti ! “ Tazuya meminta Inuya untuk membawakannya makanan


“ Iya yaa~ nanti akan kubelikan untukmu ! “ Sahut Inuya


Di pom bensin, sambil memakan roti isi yang ia beli diminimarket, Jubei terlihat sedang memejamkan matanya sesaat yang membuatnya hampir ketiduran dimeja mini-cafe diarea minimarket pom bensin tersebut. Jubei tiba-tiba terbangun karena bunyi pesannya Tazuya yang bersamaan muncul dengan suara panggilan masuk dari Jiyu


( PIIING! PIIING! PIIIING! PIIING! )


“ Ah ! Ah ! Si- siapa disana ?! Ah~ pesan dari Tazuya ? Oh tidak... Kak Jiyu ! Sudah mencoba melakukan panggilan sebanyak 5 kali ! “ Gumam Jubei dengan nada paniknya


Walau sedikit ragu antara mengangkat panggilan dari Kakak Perempuannya atau tidak menjawabnya. Karena tidak ingin Jiyu mengetahui misi rahasianya. Namun Jubei memutuskan untuk mengangkat panggilan tersebut dan mencari alasan kenapa ia lambat mengangkat panggilannya sambil memperhatikan jam sudah menuju pukul 6.15 pagi


“ Astagaaa~ ternyata ini sudah 6.15 Pagi ? Hrrm~ pantas aku ketiduran “ gerutu Jubei sambil mengangkat panggilannya Jiyu sambil membuka pesan dari Tazuya


( Klik )


“ Halo Kak Jiyu~ “ Sapa Jubei sambil membaca isi pesan dari Tazuya


“ Jubei ! Darimana saja kamu ?! Kenapa lambat sekali kamu mengangkat panggilanku ! “ Tanya Jiyu dengan nada cemasnya


“ Aaaah~ Uuuuh~ maaf maaf maaf~ Aaaaa~ aku barusan kelupaan dimana aku meletakan Smartphoneku~ dan ternyata saat dicari-cari ternyata aku meletakannya di lemari televisi~ hehehe~ aku lupa membawanya kekamar sebelum tidur~ “ Jubei berusaha mencari alasan kenapa ia tidak menjawab panggilannya Jiyu


“ Olalaa~ masa itu saja kamu kelamaan nyarinya~ kenapa tidak kamu lacak dari laptopmu ? “ Jiyu kembali bertanya dengan nada sedikit curiga


“ Ehehehe~ itu karena Tazuya meminjam laptopku untuk mengedit Video kerja kelompok kami~ “ Jelas Jubei dengan tertawa kecilnya


“ Oke okeee~ jika kamu bilang begitu kakak percaya sama kamu ! “


Jubei kemudian teringat akan acara lamarannya Jiyu dan bertanya bagaimana dengan acara lamaran dan pertunangannya


“ Oh ya Kak ! Soal acara lamarannya kemarin... bagaimana ? “ Tanya Jubei dengan nada keraguannya


“ Loh Jubei ? Itu baru acara pesta makan malam saja sekaligus pengisian formulir pernikahan oleh kedua pihak keluarga~ bukan lamaranloh~ soal acara lamarannya itu nanti malam jam 7 ! Nah lusanya baru deh semua berkasnya diserah terima ke Birokrasi“ Jelas Jiyu yang mengatakan tentang acara lamaran dan proses pendaftarannya


Jubei sedikit kaget mendengar penjelasannya Jiyu soal acara lamarannya “Aaaah~ begitu yaaa~ Kupikir kemarin acara lamaran~ “


“ Kalau kemarin sih seharusnya aku memintamu untuk segera datang saat acara tersebut saat kamu terburu-buru meninggalkan kami karena alasan kerja kelompok ! Seperti yang kamu tahu... acara lamaran tidak akan dilaksanakan jika kamu tidak datang~ jadi... jika kamu sudah selesai dengan tugas kelompokmu... datang dengan pakaian yang cantiknyaaaa~ “


Mendengar perkataan Jiyu membuat Jubei jadi terdiam. Jubei tahu jika ia tidak bisa menolaknya karena ini adalah acara keluarga. Terlebih dalam malam acara lamaran, Jubei tahu setiap keluarga terdekat sang calon mempelai harus datang keacara tersebut


“ Ooooh~ soal itu... Kakak tidak perlu cemas~ aku pasti akan datang ! Yaaa~ akan kuusahakan datang tepat waktu ! Ja- ja- jadi... jangan cemaskan soal itu “ Sahut Jubei yang meyakinkan Jiyu bahwa ia pasti akan datang keacara lamaranya


“ Okee~ baiklah ! Aku akan selalu menunggu kehadiranmu ! Kamu tahu... aku harap kamu tidak mengalami hal yang buruk dikota ini ! Kamu sendiri sudah melihat ‘kan tentang serangan misterius dari para Alien bukan ? “


“ Eh ? Umm~ ya... “


“ Jaga dirimu baik-baik ya~ aku senang akhirnya kamu menjadi semakin mandiri ! Aku bangga denganmu “ Gumam Jiyu dengan nada kebanggaannya


“ Yaa~ Uuum maaf ya Kak... aku harus akhiri panggilan ini karena ada teman asramaku yang memanggiku “ Jubei berpamitan kepada Jiyu saat ia melihat Oxtoroo dan Swift Polly keluar dari minimarket


“ Aaah oke oke ! Hati-hati yaaa~ “


“ Siapa tadi ? “ Tanya Oxtoroo yang duduk didekat Jubei


“ Kakakku ! Ia hanya mengingatkan untuk tidak lupa dengan acara lamaran dan pertunagannya malam nanti ! “ Jelas Jubei sambil mengunyah makanannya


“ Kakakmu akan segera menikah ? Kirim selamat kepadanya ya~ “ Kata Swift Polly


“ Yaaa~ Te- terima... kasih... “ Gumam Jubei yang ekspresinya perlahan menjadi murung sambil memperhatikan wallpaper smartphonennya dimana foto tersebut adalah foto dirinya dan Jiyu


*****

__ADS_1


__ADS_2