
Serangan yang dihasilkan Tazuya sangatlah kuat sehingga menciptakan ledakan yang sangat kuat sampai-sampai orang yang berada dikota Shinjitsu, baik itu pihak Thetoid dan warga sekitar terkejut mendengar suara ledakan tersebut. Ledakan tersebut membuat semua kekuatan militer baik dari Neo-Asia dan Theta beserta dengan pihak kepolisian berhenti bertarung
“ Aaaah ! Ledakan apa itu ?! “
“ Pangeran Morsdantaque... Apa beliau berhasil dikalahkan ?! “ Denzell bertanya sambil memperhatikan ledakan tersebut
“ Akhirnya... “ Sahut Rigel yang perlahan tersenyum sambil melihat ledakan tersebut yang menandakan bahwa dia tahu Tazuya dan Dullart akhirnya berhasil mengalahkan Morsdantaque
Ledakan dari serangan milik Tazuya juga menyebabkan Morsdantaque terpental sangat jauh dan kuat. Sehingga membuat Morsdantaque terbentur kesebuah gedung, membuat FYBER SUITnya memngalami kerusakan parah dan tertimpa reruntuhan bangunan. Alhasil membuat koneksi teknologi yang ada di Kapal Induk yang terhubung dengan FYBER SUITnya terputus dan Kapal Induk bisa dihentikan tepat pada waktunya
“ Ah ! Terhenti ! “ Jenderal Argus terkejut saat merasakan Kapal Induk mulai berhenti kebawah
“ Koneksinya kembali stabil ?! “ Gumam Energateez sambil memperhatikan layar monitor ruang kendali belakang
“ Fyuh ! Syukurlah~ “ Oxtoroo terduduk dengan lega saat mengetahui koneksi kendali Kapal Induk kembali stabil
Dikota, Tazuya dan Dullart akhirnya berhasil mengalahkan Morsdantaque dengan segala upaya tersisa mereka. Inuya dan Swift Polly bergegas mendekati mereka untuk memeriksa kondisi mereka saat ini
“ Kita... akhirnya... berhasil !!! “ Gumam Dullart dengan nada takjubnya akan hasil pertarungan mereka
“ Haaaah~ akhirnya... selesai juga ! “ Gumam Tazuya yang terduduk dijalan pasca menyelesaikan pertarungan
“ Tazuya !!! “ Panggil Inuya
“ Tuan Muda Dullart !!! “ Panggil Swift Polly yang mengikuti Inuya
“ Aaah ! Heeeei ! “ Sambut Dullart sambil melambaikan tangannya
“ Syukurlah kalian baik-baik saja ! Aku tidak menyangka ternyata ide gila dari si orang bernama Sampson itu... berjalan dengan lancar ! “ Gumam Inuya
“ Hoooo~ jadi kau sudah merencanakan ini ? “ Tanya Tazuya
“ Rencana dadakan “ Celetuk Inuya
“ Ooohoo~ aku tidak menyangka Sampson ternyata bisa memberikan ide nekat yang gila itu kepadamu ! Jika meleset sedikit saja... kau pasti sudah mati konyol disini “ Sahut Swift Polly sambil mengomentari aksinya Inuya
Dullart kemudian melihat kearah gedung setengah hancur karena pertarungan barusan. Sang Pangeran bungsu tersebut memutuskan pergi ketempat itu untuk melihat kondisi Morsdantaque saat ini
“ Tuan Muda ? Anda mau kemana ? “ Tanya Swift Pollly
“ Sebentar saja ! Aku ingin melihat Morsdan ! “ Gumam Dullart yang langsung pergi meninggalkan mereka
( SYAAAT ! )
“ Ah ! “
“ Kalian ! Mau pergi kemana dia ?! “ Panggil Rigel kepada Tazuya dan yang lain
“ Dullart-san bilang dia ingin melihat si Mordan “ Jawab Tazuya yang penasaran dengan Dullart
“ Hmmm... kurasa tidak ada masalah jika kita ikut kesana menyusul Dullart untuk memastikan kondisinya ! Jangan cemas... Morsdantaque... jika dia masih hidup... dia tidak akan menyerang kita ! Percayalah “ Gumam Rigel yang mengizinkan Tazuya dan yang lain untuk ikut mengejar Dullart yang pergi ketempat Morsdantaque
“ Ummm... okee... ayo kita susul Dullart-san “ Kata Tazuya yang memutuskan untuk mengikuti Dullart
Disis lain, Dullart sudah sampai ketempat dimana Morsdantaque saat ini. Terlihat Morsdantaque masih terimpah reruntuhan bangunan tersebut dan masih dalam keadaan sadar
“ Morsdan... “
“ Uhuk ! Uhuk ! Oh kau... kau masih datang kemari ?! “ Tanya Morsdantaque sambil terbatuk-batuk
“... “
“ Uhuk ! Tidak ada... gunanya jika ini... dilanjutkan ! Jika dilanjutkan lagi... lalu apa bedanya antara kamu... dengan diriku ?! “ Lanjut Morsdantaque
“ Ah ? “
“ Kau selalu berusaha untuk menjadi dirimu sendiri... dan menolak untuk mengikuti jejakku ! Dipertarungan ini... kau sudah menang... dengan menjadi dirimu sendiri ! Kau sudah puas bukan ?! Nikmatilah... kemenanganmu... sebelum... “ Disaat Morsdantaque berusaha mengakhiri perkataannya, sang Pangeran sulung tersebut akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya dan tergeletak dihadapannya dengan tubuh masih terjebak direruntuhan bangunan
“ Morsdan ! “ Dullart mendekati sang putera bungsu tersebut dan langsung mengeluarkan tubuhnya disaat yang bersamaan Argus dan Gretue datang ketempatnya dengan medali teleportasi mereka
( ZYAAAAAAAAASSH ! )
“ Dullart ! Morsdan ! “ Gretue yang lukanya masih diobat langsung pergi mendekati mereka berdua
__ADS_1
“ Semua sudah selesai Gree ! Morsdan sudah pergi ! Bawa dia ke Kapal Induk... biar aku dan Jenderal Argus yang mengumumkan bahwa Invasi ini sudah berakhir kepada yang lain “ Jelas Dullart kepada Gretue dan Argus
Tanpa berkata-kata, Gretue langsung membantu Dullart untuk mengeluarkan Morsdantaque. Tazuya dan yang lainnya akhirnya sudah sampai ketempat mereka. Mereka terkejut melihat kedatangan Gretue dan Argus yang mendahului mereka
“ Si Jenderal ?! “ Gumam Tazuya yang masih ingat dengan Argus
“ Sudah tidak ada yang perlu kalian cemaskan ! Pangeran Morsdantaque sudah tiada ! Sekarang saatnya kita beritahu kepada yang lain bahwa semua sudah selesai ! “ Gumam Jenderal Argus
“ Lakukan sekarang Dullart ! Pergilah bersama dengan mereka ! “ Perintah Gretue sambil membawa tubuh Morsdantaque dimana Dullart hanya bisa melihat mereka berdua dengan ekspresi sedih saat melihat Gretue membukakan portal dimensi untuk berpindah ke Kapal Induk
( ZYAAAAAAAAASSH ! )
“ Ya Tuan Muda ! Kita harus segera memberitahu yang lain dan menghentikan Invasi ini sebelum banyak korban yang berjatuhan ! “ Sahut Argus
“ Tunggu sebentar ! “ Dullart sedikit ragu dengan perkataan Argus dan Gretue
“ Ada masalah Dullart-san ? “ Tanya Tazuya
“ Apa ini akan berhasil untuk membujuk mereka semua berhenti ?! Mereka semua banyak termakan oleh kebohongannya Morsdantaque ! Jadi aku... sejujurnya agak ragu untuk melakukan ini ! “ Jelas Dullart dengan nada keraguannya
“ Kau tahu Dullart... aku sejujurnya tidak yakin jika orang-orang militer Theta adalah orang bodoh yang tidak berotak yang termakan kebohongan dengan mudah ! Mungkin saja kebanyakan diantara mereka ini... adalah orang yang takut dengan Morsdantaque ! “ Jelas Rigel
“ Hah ? “
“ Cobalah untuk percaya jika mereka mau mendengar ! Terlebih karena kau adalah penerus sebenarnya dari Zoo-Zoo ! Kau sudah melakukan yang terbaik dalam pertarungan ini ! Aku yakin... mereka akan menerima dan mau mendengarmu ! “ Lanjut Rigel sambil mendekati kearah telinga Dullart
Walau sedikit ragu akan langkah yang diambil untuk menghentikan invasi, Dullart akhirnya menyetujui saran dari Rigel untuk mengumumkan berhentinya invasi ke bumi
" Baiklah ! Akan kucoba.... bersama dengan Jenderal Argus... dan kalian semua " gumam Dullart dengan nada setengah ragu
" Ayo.... kita kembali ke Superbia-07 untuk bertemu yang lain sebentar ! " Ajak Tazuya kepada yang lain untuk bertemu dengan rekan-rekan mereka di Superbia-07
" Kau benar ! Lagipula aku juga meninggalkan pakaian kekaisaranku disana ! Ayo pergi ! "
Dullart mengaktifkan medali teleportasi untuk membukakan portal menuju pesawat Superbia-07. Disaat mereka memasuki Superbia-07, mereka langsung disambut oleh Ryuga dan yang lain yang sudah menunggu mereka didalam ruang kendali pesawat
( Zyaaaaaaasssh )
" Ah ! Kalian kembali~ " Jubei menyambut rombongan Tazuya
" Hei kalian~ Akhirnya... selesai juga ! " Sapa Tazuya dengan senyum kelegahan diwajahnya
" Aku permisi dulu untuk menggantikan pakaian " Gumam Dullart yang bergegas untuk menggantikan FYBER SUIT dengan pakaian kekaisarannya
" Bagaimana dengan Oxtoroo dan Energateez... mereka berdua pergi kedalam Kapal Induk untuk menghentikan Kapal Induk mendarat ditengah kota ? " Tanya Sampson
( Zyaaaaaasssh )
" Hai semuanya~ " Sapa Oxtoroo yang datang bersama dengan Energateez dan Boo-Boo yang baru sampai dengan menggunakan Medali Teleportasinya
" Aaaah~ syukurlah kalian selamat ! Kalian semua sudah bekerja dengan baik untuk menghentikan kegilaan ini ! " Sapa Pak Louss yang bangga dengan usaha mereka untuk menghentikan invasi
" Sudah jam 12 siang ?! Tidak kusangka waktu berjalan dengan cepat ! " Gumam Inuya sambil memperhatikan jam dari Battlesuitnya
" Ayo semua ! Sudah saatnya kita umumkan... invasi ini dihentikan " Gumam Dullart yang sudah mengenakan pakaian kekaisarannya
*****
Dullart mengaktifkan medal teleportasinya untuk membuka portal ke Kapal Induk. Saat portal telah dibuka, Dullart bersama dengan Argus, Swift Polly, Oxtoroo dan Energateez memasuki portal tersebut yang dia pasang ke ruang kendali utama Kapal Induk. Sedangkan rombongan V-FIGHTER menunggunya didalam Superbia-07 bersama dengan Sampson dan Pak Louss
( Zyaaaaaasssh )
" Tuan Muda ! Jenderal ! " Sambut LetJen Levirra yang sudah menunggunya di ruang kendali utama
" Aku kembali ! " Sapa Dullart dengan senyumannya
" Ayo ! Sudah saatnya ! " Argus meminta Dullart untuk pergi kealtar pemantau untuk mengumumkan invasi telah usai
Tanpa keraguan, Dullart langsung pergi ke altar pemantau ruang kendali utama. Saat berada di altra, Dullart menghembuskan nafas pendek dan menutup matanya untuk memikirkan perkataan yang akan dia sampaikan kepada para tentara militer dan semua orang di Kota Shinjitsu
" Aku siap ! " Dullart membuka matanya dan mengaktifkan alarm pemanggil
Dullart mengaktifkan alarm pemanggil yang membuat semua orang berhenti bertarung. Denzell yang mengenal alarm tersebut langsung meminta para tentara untuk berhenti bertarung
__ADS_1
" Berhenti ! " Perintah Denzell
" Suara ini... Alarm pemanggil ! "
( Dullart mengaktifkan microphone)
" Namaku.... Dullart Mossely ! Anak sulung dari Almarhum Kaisar Zoo-Zoo ! Anak ketiga yang terlahir dari istri kedua sang Kaisar ! Kakak tertuaku berusaha untuk untuk menyingkirkanku dari Kekaisaran dengan memanipulasi kalian semua dengan berpikir jika aku menjadi pengkhianat.... dan membunuh Kaisar Zoo-zoo agar bisa merebut tahta secepat mungkin untuk bisa menyingkirkanku “ Kata Dullart melalui Microphone yang membuat semua militer Theta terkejut dengan pengakuannya
“ Apa ?! “ Para petinggi militer Theta terkejut mendengar pengakuan dari Dullart
“ Pertarungan kini telah usai ! Morsdantaque dan ketiga Prajurit Elitnya sudah gugur dipertarungan ! Jika kita lanjutkan... maka... maka ini tidak akan habisnya ! Bukan hanya penduduk bumi yang menjadi korbannya... kalian juga akan mengalami hal yang sama dengan mereka ! Karena itu... tolong hentikan pertarungan ini ! Masih ada cara lain... untuk mengubah masa depan... selain dari menumpahkan darah dan saling menusuk satu sama lain ! Aku perintahkan kepada kalian semua... untuk berhenti bertarung... mundur... dan kembali ! “ Lanjut Dullart yang memohon kepada para pihak militer dengan nada tegasnya untuk berhenti bertarung dan kembali ke Kapal Induk
Semua orang terdiam disaat hari perlahan menjadi mendung dan gelap. Dullart terlihat ragu dan mulai frutrasi karena dia berpikir jika para militer tidak menyetujui perkataannya masih termakan dengan kebohongannya Morsdantaque
“ Kenapa ?! Kenapa mereka semua terdiam ?! “ Tanya Jubei yang bingung dengan suasana dikota
“ Menurut kalian... apa ini... gagal ?! “ Tanya Inuya
“ Dullart-san... “ Gumam Tazuya dengan nada dan ekspresi kekhawatirannya
Dullart mulai frutrasi dan berusaha untuk tidak menangis karena itu. Dia tidak menyerah dan kembali melanjutkan pidatonya kepada militer Theta. Gretue yang baru saja datang langsung mengaktifkan “Beevitation” agar semua rakyat di galaksi Theta bisa melihat pidatonya
“ Galaksi kita... Planet kita... dan umat kita... sudah mendapatkan reputasi yang buruk karena melakukan banyak invasi... yang dilakukan oleh Kaisar Zoo-zoo ! Apa kalian tidak sadar... kita sudah mendapatkan banyak musuh karena itu ?! Invasi ini... bukanlah solusi untuk memperbaiki kehidupan kita ! Jika ini diteruskan... musuh baru akan kembali muncul... kita akan dalam bahaya besar ! Jika kalian masih peduli soal memperbaiki masa depan tanpa ada pertumpahan darah... berhentilah bertarung ! Tinggalkan planet ini ! Masih banyak orang diplanet kita membutuhkan bantuan... tanpa harus... melibatkan pertarungan dan invasi “ Dullart melanjutkan pidato sambil meingatkan nasib Thetoid yang tidak berdosa yang berada di Galaksi mereka
“ Maka untuk itulah... Aku... Dullart Mossely... putera bungsu dari Kaisar Zoo-zoo... bersedia menjadi Kaisar baru dari Galaksi Theta... dan memperbaiki kehidupan umat kita untuk menuju masa depan yang cerah ! Dengan ini aku menyatakan... INVASI INI... DIHENTIKAN ! “
Setelah Dullart menutup pidatonya, Sampson langsung mengaktifkan microphone dari Superbia-07 untuk menyuarakan dukungannya kepada Dullart
“ Nak Sampson ! Apa yang kau- “
“ HIDUP KAISAR DULLART MOSSELY !!!! HIDUP KAISAR DULLART MOSSELY !!!! DEMI MASA DEPAN UMAT THETOID ! “ Teriak Sampson dari Superbia-07
“ YAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA !!!!! “
Saat mendengar teriakan dukungannya Sampson, semua tentara militer Theta langsung ikut berteriak dan bersorak-sorai sebagai tanda dukungan mereka untuk Dullart sebagai Kaisar baru Galaksi Theta. V-FIGHTER dan Rigel menjadi lega saat mereka semua mendengar pidatonya Dullart karena pidato tersebut berhasil membuat umat Thetoid berhenti bertarung dan invasi ke Planet Bumi
“ Aaaaaaah~ akhirnya selesai jugaaaa~ “ semua V-FIGHTER ikut bersorak sorai saat melihat pertarungan mereka sudah berakhir
“ Kerja yang bagus ! “ Gumam Rigel sambil tersenyum yang bangga akan usaha mereka semua yang membuahkan hasil
“ Eeeuuuh~ ada apa ribut-ribut dan ramai begini ? “ Keluh DECA-I yang baru saja bangun pasca diserang oleh Morsdantaque
“ Aaah~ mereka hanya meluapkan rasa kegembiraan mereka karena usaha kita membuahkan hasil yang bagus “ Jawab Rigel
“ Eeeeh~ Jadi jadi jadi ?! Kita sudah menang ?! “ Tanya DECA-I yang masih belum percaya dengan perkataan Rigel
“ Hu’uh ! Ini saja sudah buat mereka senang bukan main ! Bayangkan... mereka berhasil mengalahkan Atraco dan mengubah masa depan mereka... ini belum seberapa... tapi tidak ada salahnya jika mereka senang untuk yang ini ! Mereka sudah bekerja dengan baik ! “ Jelas Rigel kepada DECA-I
“ Hmmm~ anda benar Tuan ! Mereka juga masih muda ! Wajar saja jika mereka benar-benar senang jika ini sudah selesai ! “ Gumam DECA-I sambil memperhatikan V-FIGHTER
“ Oh ! Ini masih siang bukan ?! “ Tanya Jubei akan waktu sekarang
“ Yaaa ! Ini sudah hampir jam 1 “ Jawab Ataru
“ Oooh~ masih ada waktu sebentar untuk berkumpul karena acara lamaran Kak Jiyu akan diadakan saat makan malam “ Jelas Jubei
“ Apa ?! Kakakmu sebentar lagi akan menikah ?! Okeee~ jika sudah berkumpul nanti bergegaslah untuk pergi ketempat Kakakmu ! “ Kata Tazuya
“ Dengan Battlesuit ?! Hei Hideyuki ! Kita masih harus menyembunyikan identitas kita didepan umum ! “ Tegur Ryuga
“ Ahahahaa~ Tentu saja tidak Ryuga-kun~ jangan khawatir~ “ Kata Jubei dengan nada kegembiraannya sambil memeluknya
Di Kapal Induk, Dullart langsung terduduk lega di lantai Altar saat selesai menyampaikan pidatonya didepan semua orang. Para petinggi militer yang ada di ruang kendali utama langsung bersorak-sorai dan memberikan tepuk tangan kepada sang putera bungsu tersebut
“ Aaaah ! Syukurlaaah~ “ Gumam Dullart yang lega karena pidatonya berhasil
“ Kerja yang bagus Tuan Muda ! Anda akhirnya berhasil merebut tanta kekaisaranmu dan menghentikan invasi ini ! Pada akhirnya... semua usahamu akhirnya menciptakan hasil yang memuaskan ! “ Sahut Jenderal Argus
“ Itu benar ! Kau sudah menunjukan dirimu kepada umat kita bahwa anda pantas menjadi penerus dari ayah kita “ Gumam Gretue sambil menepuk pundaknya Dullart
“ Sebenarnya sih... aku tidak akan bisa sampai seperti ini tanpa bantuan Rigel dan murid-murid mudanya itu ! Mereka masih remaja... dan aku sempat mencurigai itu ! Saat melihat perkembangan mereka dan melihat status mereka sebagai calon El-Fighter... itu membukakan mataku bahwa ini semua belum terlambat untuk merebut tahta Kekaisaran dari Morsdantaque ! Jangan bersembunyi dan lihat apa yang mereka lakukan ! Walau tahu mereka adalah calon penerus Fighter yang ditakdirkan untuk mengubah dunia... mereka masih bisa bersekolah dan bersenang-senang... tapi ingat akan tanggung jawab dan cita-cita mereka ! Dan mereka sudah membuktikannya disini ! “ Jelas Dullart sambil memberikan senyuman bangganya kepada Tazuya dan yang lain
“ Dan kelihatannya mereka adalah El-Fighter pertama yang menjadi Fighter diusia dibawah 18 tahun ya “ Sahut Gretue
__ADS_1
“ Kata Rigel sih ada yang lebih muda dari mereka... tapi aku kurang tahu siapa ! Yang jelas... Tazuya dan timnya... berhasil membantuku untuk mengubah masa depan ! Mereka benar-benar... Fighter baru yang berani “ Lanjut Dullart
*****