
“ Apa ? S-S-Spezialist ?! Ooooooh Ohohohohoooo okeeee~ ini sangat menarik~ ini pertama kalinya aku mendengar nama ras itu ! Apa kalian adalah golongan manusia ? “ Tanya Rough Polly
“ Lebih tepatnya “sub-ras” dari golongan Manusia ! Kami adalah umat manusia yang tercipta dari percikan supernatural yang tinggi...dengan mengendalikan energi jiwa yang bernama “Manna”...dan aku adalah Spezialist pertama dan satu-satunya menjadi Fighter “ Jelas Ryuga tentang siapa dirinya
“ Menarik juga ! Jadi itu berarti ilmu sihir manusia yang kuat hanya ada dan bisa dimiliki umat Spezialist ?! Lalu kenapa hanya kau sendiri yang diangkat menjadi Fighter atau El-Fighter digolongan mereka ? “
Ryuga terkejut dan terdiam sesaat. Namun ia menjawab bahwa itu adalah cerita yang panjang dan ia tidak ada hak untuk tahu konflik permasalah tersebut. Saat Rough Polly masih menginginkan Ryuga untuk memberitahu tentang Spezialist, Ryuga memperingatkan untuk jangan terlalu banyak ingin tahu soal musuh dan berfokus dengan pertarungan jika ia tidak mau dikalahkan olehnya
“ Itu cerita yang cukup panjang ! Kau tidak ada hak untuk tahu apa yang ada diplanet ini dan konflik yang menyertainya ! Terlebih kau sendiri bukanlah penduduk planet ini ! “ Tegur Ryuga dengan nada tegasnya
“ Pfff...baiklaaah~ Padahal aku benar-benar penasaran tentang ras yang ada diplanet ini “ Gerutu Rough Polly
“...”
“ Dan karena itu...ini membuatku berpikir untuk tidak hanya membawa Tuan Muda kembali ke planet kami...tetapi juga ingin membawamu sebagai souvenir terbesar dari planet ini!” jelas Rough Polly
“ Kauuuu “
“ Kau mau tahu dimana tempat yang sesuai untuk makhluk langkah seperti dirimu ? Itu benar...DI MEJA OPERASI !!! “ Ujar Rough Polly yang tiba-tiba langsung menyerang Ryuga dengan pisau plasmanya
( TRAAANG ! TRAAAANG ! TRAAAANG ! )
“ Di meja operasi nanti...aku dan yang lainnya dengan senang hati akan mengutak-atik tubuhmu untuk mempelajari semua apa yang kamu ada didalam dirimu ! “ Lanjut Rough Polly dengan nada ancaman dan senyuman mengerikannya
“ Kkkkh ! Anthos Delfiini ! “ Ryuga mau tidak mau mengeluarkan Possessionnya untuk bertarung melawan Rough Polly
“ HYAAAAAAAAAAAAAH ! “
( TRAAANG ! TRAAAANG ! TRAAAANG !)
“ First Act : TURBO ! “
“ Plasma Wheel ! “ Melihat teknik serangan Ryuga membuat Rough Polly juga memutarkan dan melemparkan pisau plasmanya seperti bumerang kearah perisai Delfini
( DRAAAAAAAAAAAAAAAAK ! TRAAAAAAAAANG ! )
“ Boleh juga kau ! “ Kata Ryuga yang takjub akan kemampuan lawannya
“ Sudah pasti ! Karena aku adalah prajurit elit ! Aku punya alasan kenapa aku dipercaya menjadi bawahan elit Pangeran Morsdantaque ! “ Jelas Rough Polly dengan nada kebanggaannya
( TRAAAANG! TRAAAAANG! TRAAAAANG! )
“ Dan aku...berbeda dengan saudariku ! Aku kuat dan sempurna ! “ Jelas Rough Polly sambil membandingkan dirinya dengan Swift Polly yang ia anggap tidak sempurna
Mendengar perkataan Rough Polly membuat Ryuga sesaat teringat akan pemikirannya tentang dirinya yang merasa tidak sempurna dan Kakaknya yang bernama Yamato sebagai sosok yang sempurna dimata orang lain
( TRAAAANG! TRAAAAANG! TRAAAAANG! )
“ Saudarimu ? Apa itu gadis yang bersama dengan pemuda yang benrama Oxtoroo ? Aku memang tidak bisa melihat kalian...tapi aku bisa melihat kamu memiliki aura yang sama dengan dia “ Jelas Ryuga yang teringat Swift Polly
“ Tepat sekali ! “ Jawab Rough Polly sembari menyerang Ryuga
( Syaaaat ! Syaaaat ! Syaaaaat ! Syaaaat ! )
“ Saudari tidak sempurna yaaa ! Jadi begitu...aku bisa merasakan kalian berdua benar-benar tidak harmonis ! Itu karena berusaha menjadi sempurna dengan caramu sendiri agar mendapat perhatian banyak orang lain, karena merasa saudarimu lebih baik ketimbang dirimu ! Tidak heran kenapa kau juga mengikuti jejak saudarimu menjadi bagian dari militer ! Karena itulah aku bisa merasakan betapa kerasnya dirimu untuk menjadi yang paling sempurna diantara kalian berdua “ Jelas Ryuga yang memahami perkataan Rough Polly yang ingin menjadi yang sempurna sambil teringat akan usahanya untuk bisa menjadi setara dengan Yamato
“ Dan karena usahaku itulah...aku berhasil membuat dia bertekuk lutut saat aku menjadi prajurit elit Pangeran Morsdantaque ! Aku tidak akan gagal dan akan membawamu juga bersama KAMI !!! “ Ujar Rough Polly dengan bangganya mengatakan bahwa ia lebih unggul dari Swift Polly sambil menyerang Ryuga
“ Kkkkh ! “
( Syaaaat ! Syaaaat ! Syaaaaat ! Syaaaat ! )
Disaat yang bersamaan, Inuya dan Ataru terlihat sedang bertarung melawan EVA-Q8 bersama dengan Oxtoroo dan Sampson sepanjang jalan pintas yang agak sepi dan akhirnya mereka sampai disebuah area gedung yang terbengkalai yang kemungkinan hancur karena kebakaran beberapa tahun yang lalu
( Zyuung! Zyuuuug! Zyuuuung! )
“ Woah ! Kelihatannya kau punya perkembangan yang cukup pesat yaaaa ! “ Puji Inuya kepada EVA-Q8
“ Ini belum cukup ! Kalian belum melihat tingkatan selanjutnya ! “ Ujar EVA-Q8 sambil mengeluarkan pedang terbarunya
“ Semakin seru saja yaa “ Gumam Ataru
“ Seru ? Ini adalah masalah ! Kita tidak bisa-“
( ZYUUUNG ! BLAAAAR ! )
“ UWAAAAA ! “
“ Cih ! Kita tidak bisa berpencar kalau terus begi-“
( ZYUUUNG ! BLAAAAR ! )
“ Datang ! “ Inuya tiba-tiba melihat Oxtoroo yang datang dan langsung menyerangnya dengan tombak listriknya
“ Haaaaaaaaaaaaah ! “
( TRAAAAAAAAAAANG!)
“ Tempat yang pas untuk bertarung ! Setidaknya ini tidak akan mengganggu orang lain yang ada disekitarnya “ Puji Oxtoroo kepada Inuya yang menahan tombaknya dengan Labejanya
“ Yaaaaa ! “
( SYAAAAAT !)
“ Inuya-kun ! “ Panggil Ataru sambil memperingatkan Inuya serangan dari EVA-Q8
“ Ah ! “
( ZYUUUNG ! BLAAAAR ! )
Inuya mundur sebentar dan memperhatikan ketiga musuh mereka. Saat Inuya mengetahui jika Ataru memiliki akurasi menembak yang sangat tepat, ia memintanya untuk menghadapi EVA-Q8 dan Buds-Dronenya agar tidak mengganggu pertarungannya melawan Oxtoroo dan Sampson
“ Ataru...dengan kemampuan akurasi menembakmu yang tepat...tolong gunakan untuk mengalahkan robot wanita itu dan hancurkan Dronenya ! “ Perintah Inuya
“ Dronenya ? Bagaimana denganmu ? “
“ Aku akan menghadapi Oxtoroo dan temannya ! Sekarang ayo kita lakukan ! “
“ Okeee ! “
( SYAAAAT ! )
“ Cih ! “ Keluh Oxtoroo
“ Ah ! Celaka ! Menyebar ! “ EVA-Q8 menyebarkan semua Buds-Dronenya sambil mengaktifkan AISDIS-nya untuk memperbesar kemampuan Buds-Drone untuk menembak musuh
Ataru dengan cepat pergi meninggalkan mereka berempat dan EVA-Q8 langsung pergi mencari Ataru sambil menyebar kesepuluh Buds-Drone diarea tempat tersebut. Sementara Inuya akan menghadapi Oxtoroo dan Sampson sendirian
“ Apa kau tidak mempermasalahkan 2 lawan 1 ? “ Tanya Oxtoroo yang bersiap untuk bertarung
“ Bahkan sebelum menjadi Fighter...aku dan Tazuya sering terlibat pertarungan 7 lawan 2 melawan para anak berandalan dari sekolah lain “ Gumam Inuya
“ Okeee~ itu cukup gila bagiku “ Kata Sampson dengan nada sarkastisnya
“ Baiklah jika kamu berkata begitu...ayo kita mulai ! “
__ADS_1
“ Hyaaaaaaaaah ! “
“ Haaaaaaaaahhh ! “
( TRAAAAAAANG ! )
“ Hmph ! Sampson ! “ Panggil Oxtoroo kepada Sampson
“ Okeeee ! “ Sampson langsung melesat pergi kearah Inuya dengan cambuk listriknya
( Ctaaassss! Ctaaaasss! Ctaaaass! Ctaaaassss! )
“ Electric Chain ! “ Sampson mengalirkan energi listrik cambuk bertegangan tinggi untuk menyerang Inuya
“ Ah ! “ Inuya yang terkejut langsung menghindari serangan dari Sampson yang membuat cambuk tersebut mengenai pohon yang ada disekitar dan terbelah menjadi dua
( ZAAAAAAAAAAAAAAAAAASSSSH ! BUUUUUMMMM !)
“ Ah ! Cela-“
“ Haaaaaaaaaah ! “ Oxtoroo dengan cepat datang kearahnya dengan tombak listriknya
( BUUUUUUUUMMM ! )
Disisi lain, EVA-Q8 sedang kesulitan untuk mencari keberadaan Ataru Kurenai yang tiba-tiba menghilang dari mereka dengan pelacaknya. Ataru bersembunyi dibalik salah satu reruntuhan tembok yang cukup jauh dari keberadaannya. Saat ia melacak situasi disekitar mereka, Ataru langsung menggunakan instingnya untuk mencari kesepuluh Buds-Drone tersebut yang dipasang kamuflase tidak terlihat
“ Kemana Fighter itu ?! “ Gumam EVA-Q8 sambil melihat situasi yang ada disekitarnya
“ Oh’ho ! Dia kemari ! “ Gumam Ataru yang berkonsentrasi untuk menggunakan instingnya untuk mencari lokasi Drone tersebut sambil mempersiapkan Spirit Pistol keduanya
“ Mungkin dia ada di-“
( BLAAAAAAARRR! )
“ Apa ?! “ EVA-Q8 terkejut saat merasakan Dronenya ditembak oleh Ataru
( BLAAAAAAARRR! BLAAAAAAARRR! )
“ Disana kau rupanya !!!” Ujar EVA-Q8 yang melesat pergi ketempat persembunyian Ataru dan menggunakan pelacaknya untuk mencari keberadaannya
( BLAAAAAAARRR! BLAAAAAAARRR! )
“ 5 Drone kena ! “ Kata Ataru
Karena Ataru bisa menggunakan teknik penglihatan masa depan dalam satu objek saja membuat ia tidak bisa melihat pergerakan EVA-Q8 yang dengan cepat pergi ketempat persembunyiannya dan menggunakan serangan lasert matanya untuk menyerang Ataru
“ Kena kau ! “
( ZYUUUUNG! BLAAAAARR ! )
“ Uwaaaaagh ! Aakkh ! “
( ZYUUUNG ! ZYUUUUUNG! ZYUUUUUNG! )
“ Cih ! “ Keluh Ataru yang kesulitan untuk membaca pergerakan EVA-Q8
( ZYUUUUNG! BLAAAAARR ! )
“ Akh ! “ Rintih Ataru
“ Dengan ini...selesai sudah ! “ EVA-Q8 mempersiapkan kelima Buds-Dronenya dan bersiap untuk menghabisi Ataru dengan menggabukan laser kelima Drone tersebut
( Sriiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiing )
( JLEEEEEP )
“ Ah ? Ini-“
(BLAAAAAAAAAAAARR)
Saat bersiap untuk menyerang Ataru dengan kelima Dronenya, tiba-tiba EVA-Q8 diserang oleh sebuah tombak misterius yang menancap kepalanya yang seketika membuat robot wanita tersebut meledak dihadapan Ataru dan kelima Drone tersebut terjatuh karena EVA-Q8 sudah dihancurkan oleh seseorang
( Traaak! Traaak! )
“ Tuan Rigel ! “ Sahut Ataru yang senang akan kedatangan Rigel Orionis yang tepat waktu datang untuk menolongnya
“ Syukurlah aku datang tepat pada waktunya “ Kata Rigel sambil membantu Ataru untuk bangkit
“ Hu’uh “ Sahut Ataru dengan singkat sambil berusaha untuk bangkit
“ Kelihatannya Nak Inuya sedang dalam masalah serius ! Ayo kita kesana ! “
*****
( BRUUUK ! )
“ Haaaah ! Haaaah ! Haaaaah ! “ Inuya yang berhasil menghindari semua seranga Oxtoroo dan Sampson mulai kelelahan dengan keringat bercucuran diwajahnya
“ Ternyata...melawan El-Fighter itu lebih memelahkan dari yang aku kira ya “ Keluh Sampson
“ Yaaa ! Itu karena Prisman Beta yang mengajarnya benar-benar mendidik anak manusia ini dengan baik ! “ Puji Oxtoroo yang ikut kelelahan
( Biip! Biip! Biip! Biip! )
“ Oh’ho ! “ Sampson melihat sinyal dari jamnya dan terkejut akan pesan yang ia dapatkan
“ Ada apa ? “ Tanya Oxtoroo
“ EVA-Q8 sudah dihancurkan oleh musuh ! “ Jelas Sampson yang membuat Oxtoroo terkejut mendengarnya
Tidak lama kemudian, Rigel dan Ataru akhirnya datang ketempat mereka yang membuat Oxtoroo dan Sampson tidak bisa berkutik karena ia tahu akan sangat berbahaya jika mereka menghadapi Rigel seorang diri tanpa ditemani para prajurit elit atau Jenderal Argus
“ Berhenti ! “ Rigel datang tepat waktu dan berdiri dihadapan Inuya yang kelelahan karena pertarungannya
“ Tuan Rigel ! Ataru! “ Inuya senang karena Rigel akhirnya datang tepat pada waktunya sambil dibantu Ataru untuk berdiri
“ Celaka ! Prisman Beta ! “ Ujar Oxtoroo yang menyadari mereka dalam bahaya serius atas kedatangan Rigel Orionis
“ Hei ! Kelihatannya kalian bisa bersenang-senang dalam pertarungan ini ya “ Sahut Ataru
“ Apa wajahku membuktikan aku menikmatinya ? “ Gerutu Inuya
“ Kelihatannya kalian cukup menikmati pertarungan ini “ Ujar Rigel sambil memperhatikan mereka bertiga yang terlihat jelas sudah lelah akan pertarungan mereka
“ Apa itu artinya...EVA-Q8 dikalahkan oleh orang ini ? “ Tanya Sampson dengan nada sedikit ketakutan tentang siapa yang sudah menghancurkan EVA-Q8 barusan
“ Sudah pasti ! Saat aku perhatikan gerakan robot tersebut sebelum menyelamatakan Ataru...berbeda dengan si hijau yang dihadapi mereka tempo hari yang lalu...aku lihat robot wanita tersebut tidak memiliki sistem yang ditingkatkan dengan sempurna ! Sungguh disayangkan karena Dronenya sangat berguna untuk bertarung dari jarak jauh dan kecepatannya bisa membuat targetnya terkecoh ! “ Jelas Rigel yang menyayangkan EVA-Q8 bisa ia kalahkan dengan mudah walau sudah diperbaiki
“ Yaaa...Itu karena EVA series bukanlah robot yang diperuntunkan untuk bertarung “ Jawab Sampson
“ Hmmmmm “
Rigel kemudian mengarahkan Anthemusa dan menantang kedua pemuda Thetoid tersebut untuk bertarung melawannya.Menyadari Rigel bukanlah tandingannya membuat Oxtoroo memutuskan untuk mundur dari mereka bertiga
“ Bagaimana ini ? “
__ADS_1
“ Kita mundur ! “ Jawab Oxtoroo dengan tatapan seriusnya kearah Rigel dan yang lain
“ Apa ?! Bukan’kah kita-“
“ Ini benar-benar diluar dugaan kita ! Tanpa adanya para robot...prajurti elit dan Jenderal Argus...ini hanya membuat masalah baru bagi kita semua terlebih dalam situasi seperti ini ! Dan aku yakin Pangeran Morsdantaque untuk saat ini belum ingin mencari penasehat baru jika aku mati konyol disini ! “ Jelas Oxtoroo
“...”
“ Baiklah jika itu keputusan kalian...aku akan menerimanya dengan tangan terbuka ! “ Ujar Rigel yang menurunkan Anthemusanya
“ Terima kasih atas kebaikanmu karena ingin melepaskan kami ! Tapi satu hal yang perlu kalian ingat bahwa aku lari bukan karena aku takut dengan kalian...aku sadar diri bahwa tingkat kemampuan kalian terlalu tinggi untukku ! Namun perlu kuingatkan kalian untuk tidak meremehkan kemampuan dari prajurit elit Pangeran Morsdantaque...sekali terkecoh saja kalian akan dapat masalah serius ! “ Oxtoroo memberi peringatan kepada Rigel dan yang lain sebelum pergi meninggalkan mereka
“ Jika itu benar...maka aku akan berterima kasih kepadamu yang sudah memperingatkan kami seberapa bahayanya mereka “ Balas Rigel
“ Sampson ! Kita pergi ! “
“ Yaaa ! “
Oxtoroo dan Sampson akhirnya pergi meninggalkan Rigel dan yang lain. Saat melihat kedua pemuda Thetoid tersebut lari meninggalkan mereka bertiga, Rigel meminta Inuya dan yang lain untuk memberitahu dimana lokasi tempat Tazuya dan Jubei disekap
“ Ohohooooo~ kalian selamat ! kalian selama ! Syukulaaaah akhirnya aku tepat waktu untuk memberitahu ini kepada Tuan Rigeeeel~ “ Gumam DECA-I yang keluar dari persembunyiannya dengan nada ceria
“ Yaaaa ! Berkat kamu akhirnya Tuan Rigel bisa datang tepat waktu untuk membantu kita berdua “ Jelas Inuya
“ Aku sudah mendengar semua penjelasannya DECA-I tentang Tazuya dan Jubei yang berusaha menyelamatkan teman mereka dan berakhir dijebak oleh pihak musuh yang diduga adalah prajurit elit Morsdantaque ! Ternyata itu benar...pantas saja kenapa aku merasa tidak enak saat latihan dengan Dullart sore ini “ Jelas Rigel yang mengatakan bahwa ia sudah mendapat perasaan buruk tentang keberadaan Tazuya dan Jubei
“ Juga sepertinya si prajurit elit itu sengaja mengirimkan Oxtoroo dan temannya untuk menjauhkan kami dari lokasi tempat Tazuya dan Jubei disekap...serta kami juga merasakan jika Ryuga sedang ketempat itu sendirian ! “ Gumam Inuya
“ Dan menurut penglihatan masa depanku...saat ini Ryuga-san sedang menghadapi prajurit elit itu sendirian didermaga Shinjitsu saat dalam perjalanan mencari Tazuya-kun dan Jubei-chan ! “ Jelas Ataru akan apa yang baru saja ia lihat barusan dari penglihatan masa depannya
“ Apa ?! “
“ Cih ! Ini tidak bisa dibiarkan ! Ayo kita kesana dan cari mereka ! “ Mendengar laporan dari Ataru membuat Rigel memutuskan untuk segera mencari keberadaan Tazuya dan yang lain yang berada di dermaga Shinjitsu
“ Ayoo ! “ Ajak Inuya kepada Ataru dan DECA-I
Di gudang tua, Tazuya dan Jubei berjalan perlahan untuk bisa sampai keruangan lantai atas tempat dimana Karin dan Lindsey berada. Tiba-tiba, pintu luar gudang terbuka dan terlihat Swift Polly beserta SISTER sedang berbicara satu sama lain. Menurut pendengaran yang Jubei tangkap dari perkataan mereka, jika Swift Polly memutuskan untuk menjaga dari dalam sementara SISTER diperintahkan untuk menjaga diluar gudang untuk menangkap siapapun yang mencurigai aktifitas yang ada digudang tersebut
( KRIEK )
“ Astaga ! “ Tazuya yang terkejut langsung menarik Jubei untuk bersembunyi dibalik tumpukan besi penyangga besar yang ada didekat mereka
“ Me-mereka disini ! “ Bisik Jubei
“ Coba dengarkan seksama apa yang mereka katakan “ Bisik Tazuya yang meminta Jubei untuk mendengar perkataan Swift Polly dan SISTER dari kejauhan
“ Hmmmm...Uuuhhhmmm...oh ternyata wanita itu ingin robot itu menjaga dari luar sementara dirinya berjaga didalam ! “ Jelas Jubei
“ Begitu ya “
( KRIEK! BRAAK!)
“ Ba-bagaimana ini ?! Dia akan segera datang kemari ! “ Gumam Jubei yang mulai sedikit pabik
Tazuya memperhatikan situasi yang ada didekat Swift Polly. Tazuya melihat kesebuah sekring listrik yang menghubungkan aliran listrik yang menyambungkan aliran listrik yang ada dilantai bawah. Tazuya menggunakan psikokinesis untuk mematikan sekring listrik tersebut untuk mengalihkan perhatiannya untuk tidak pergi ketempat dimana mereka disekap
“ Hnnnnng... “
“ Ta-tazuya ! Apa yang kau-“
( CAAAZZZZSSH! BLIIK!)
“ Ah ! “ Swift Polly terkejut saat melihat listrik yang ada dilantai dasar tiba-tiba mati
“ Ayo ! “ Ajak Tazuya yang langsung menarik tangan Jubei untuk pergi kelantai atas
“ Ooooh! Bagus deh ternyata bukan konsleting listrik “ Ujar Swift Polly sambil mendekati sekring listrik tersebut
Saat Swift Polly memutuskan untuk menghidupkan kembali sekring listrik dilantai dasar, ia tiba-tiba mendapat panggilan dari Oxtoroo dan Sampson yang melaporkan bahwa EVA-Q8 telah dihancurkan oleh Rigel yang membuat mereka mau tidak mau mundur dari pertarungan
(Biip! Biip! Biip)
“ Hmph? Ya Oxto ! Apa ? EVA-Q8 hancur ? Eh ! K-kau pasti bercanda bukan...”
“ Sepertinya ia masih belum sadar juga ! “ Ujar Jubei kepada Tazuya sambil memperhatikan Swift Polly yang sibuk menerima panggilan dari Oxtoroo dan terlihat sangat tidak senang akan apa yang bar saja terjadi
(kriek)
“ Karin dan temannya ada disana! Ayo ! “ Ajak Tazuya saat ia berhasil membobol ruangan pintu lantai atas
Tazuya dan Jubei akhirnya masuk keruangan tersebut untuk menyelamatkan Karin dan Lindsey. Disaat yang bersamaan dimana Swift Polly berbicara dengan Oxtoroo dari komunikatornya, Swift Polly kemudian melihat ada yang salah dari pintu besi yang ada disampingnya. Saat diperiksa betapa terkejutnya ia saat melihat Tazuya dan Jubei sudah tidak ada diruangan itu
“ Astaga ! Mereka...”
Disaat yang bersamaan, Rigel bersama dengan Inuya, Ataru dan DECA-I telah sampai ke dermaga Shinjitsu. Sebelum memasuki tempat tersebut, Rigel memutuskan untuk membagi dua tim agar mereka bisa mencari Tazuya dan Ryuga dalam waktu yang bersamaan
“ Disini ! Tapi dimana mereka ?! “ Tanya Inuya sambil memperhatikan area disekitar dermaga
“ Aku bisa merasakan adanya suara pertempuran ditempat ini ! Kalau begitu Aku akan bagi dua tim kita untuk mempermudah pencarian ini...Ataru dan DECA-I pergi cari Tazuya dan Jubei...sementara aku dan Inuya akan mencari Ryuga dan menghadapi si prajurit elit itu “ Jelas Rigel tentang pembagian tim mereka
“ Hmm bukan ide yang buruk ! “ Puji Ataru
“ Aku anggap itu sebagai bukti jika kalian setujuh denganku ! Ayoo ! “
Tazuya dan Jubei langsung bergegas melepas semua ikatannya Karin dan Lindsey sembari mencari cara untuk keluar dari tempat itu tanpa sepengetahuan Swift Polly dan SISTER
( CTASS !)
“ Maaf membuat kalian menunggu ! Syukurlah kalian tidak diapa-apain oleh mereka !“ Kata Tazuya kepada Karin sambil melepaskan ikatannya
“ Mereka hampir saja membunuh kami dan bertanya yang aneh-aneh soal apa yang tidak kami ketahui ! “ Ujar Karin
“ Tazuya...kita kabur lewat jendela itu ! “ Jubei memberi usulan untuk keluar dari gudang tersebut
“ Kalian bercanda ?! Itu berbahaya jika kita melompat keluar dari lantai dua dari jendela itu !” Gerurtu Lindsey
“ Yaa! Lebih baik kita panggil polisi untuk-“
“ Tidak bisa Karin ! Mereka bukan manusia gila atau kriminal yang kau kira bisa diselesaikan oleh pihak kepolisian ! Mereka adalah Alien yang pernah menyerang kota kita beberapa hari yang lalu ! “ Jelas Tazuya dengan nada tegasnya kepada Karin dan Lindsey
“ Ayo cepat ! Kita tidak punya banyak waktu ! “ Ajak Jubei dengan nada setengah paniknya untuk keluar dari gudang
“ Ayoo ayoo ! “
( BRAAK ! )
“ Ah ! “ Tazuya dan yang lainnya terkejut melihat kedatangan Swift Polly
Setelah menaikan sekring listrik lantai bawah, Swift Polly bergegas pergi keruangan lantai atas untuk menghentikan Tazuya dan yang lainnya untuk kabur dari gudang tersebut
“ Celaka ! “
“ Tidak kusangka kalian cukup pintar untuk melakukan ini! Kelihatannya kalian juga tidak mempermasalahkan potensi cidera sedang yang dialami teman kalian karena berusaha kabur dengan lompat kejendela dari tempat ini ! Karena itu...aku tidak akan membiarkan kalian lolos dari sini ! “ Ancam Swift Polly dengan pistol lasernya kearah mereka berempat
*****
__ADS_1