El-Fighter : Fighter Baru Yang Berani (Book I)

El-Fighter : Fighter Baru Yang Berani (Book I)
Keluarga


__ADS_3

Melihat wanita bernama Anodyne Trueax menghilang dari hadapan mereka sambil berkata ia akan menemuinya lagi dilain hari, Tazuya kembali terdiam sesaat dan akhirnya ia langsung terduduk lemas karena pengaruh dari demam yang ia alami. Khawatir kondisinya akan semakin memburuk dan kembali memicu epilepsinya, Inuya meminta Ataru untuk menggunakan Tijdbreker untuk memindahkan mereka ke asrama siswa dengan cepat


“ Huuuuuuh “


“ Tazuya ! Kau tidak apa-apa ? “ Tanya Inuya yang agak panik saat melihat Tazuya tiba-tiba terduduk lesu dijalan


“ Cepaaat...bawa aku ke Asrama ! Soal wanita itu...kita bisa bicara dilain waktu! “ jelas Tazuya sambil merasakan sesak dinafasnya


“ Oke ! Ataru...teleportasi ! “


“ Yooosh ! Vijfde : Beweging !”


( Zyaaaaaaaaaaaaaaaassshhh )


Disaat yang bersamaan dimana Tazuya dan yang lain berpindah keasrama dengan teknik dari Tijdbreker, tanpa mereka sadari, Spidaro milik pihak Swift Polly memantau semua aksi mereka dari kejauhan. Mereka sangat terkejut saat mereka mengetahui bahwa Tazuya adalah cucu dari Anodyne Trueax dan ia sekarang berada di bumi


“ Jadi itu benar ?! Si pendek itu ada hubungannya dengan Anodyne Trueax ! “ Kata Oxtoroo dengan nada kepanikan


“ Pantas saja kekuatannya benar-benar tidak wajar untuk Fighter manusia seperti dia ! Ternyata dia memang hibrida manusia-Kazenoid ! “ Jelas Swift Polly


“ Aaaah aku tidak menyangka ternyata orang seperti Anodyne memiliki seorang keluarga~ Kupikir dia tidak peduli dengan siapa-siapa “ Kata Sampson


“ Tapi kenapa ? Kenapa bisa ada hibrida Kazenoid yang berhubungan dengan Anodyne ? Dan kenapa ia bersama dengan Prisman ? Apa mereka saling berhubungan satu sama lain “ Pikir Swift Polly


“ Kita tidak bisa meremehkan mereka ! Terutama dengan si cucu dari si Anodyne ! Kita harus mencari bagaimana cara agar kita bisa membujuk Tuan Muda untuk kembali bersama kita dengan damai “ Jelas Oxtoroo


“ Woaaah~ ini akan menjadi sangat sulit ya~ “ Kata Sampson


“ Walau begitu...itu bukan berarti kita bisa membiarkan membiarkan kedua pangeran untuk menghadapinya seorang sendiri “ Kata Oxtoroo


Di pesawat induk, berkat usahanya yang berhasil meretas sistem dari Spidaro, Rough Polly akhirnya juga ikut tahu tentang pertemuan V-FIGHTER dengan Anodyne. Energateez sudah sejak awal tentang hubungan itu dan Rough Polly berkata kepadanya bahwa Mordantaque akan sangat senang mendengar berita ini karena mengetahui bahwa target kedua mereka bukanlah orang lemah yang mereka pikirkan


“ Ohohohohohooo~ Anodyne Trueax ada hubungannya dengan dia ? Aaaaaah Pangeran Morsdantaque pasti akan sangat senang mendengarnya “


“ Kenapa kau berpikir begitu ? “


“ Kau sendiri sudah tahu ‘kan bahwa Pangeran kita sangat senang menghadapi musuh yang kuat ! Jika dia tahu bahwa salah satu dari anak buah dari si Prisman Beta ini adalah Kazenoid yang selevel Anodyne...beliau akan sangat senang untuk mengincarnya !” Jelas Rough Polly sambil tersenyum dan memperhatikan layarnya


Di asrama siswa, telihat Tazuya bersama dengan Inuya dan Jubei masih berpikir tentang wanita bernama Anodyne tersebut. Disaat bersamaan Ataru kembali datang keasrama bersama dengan Ryuga, Rigel dan Dullart kemudian menghubungi mereka melalui DECA-I untuk memberitahu tentang kedatangan dari Morsdantaque


“ Aaaah~ jadi begitu yaaa kenapa kalian cepat datang kemari~ Baiklah nak Tazuya istirahatlah dengan tenang bersamaku~ “ Kata DECA-I


“ Bagaimana kondisinya ? “ Tanya Inuya ke Jubei yang sedang memeriksa Tazuya


“ Badanya agak panas, apa kamu yakin tidak ingin pulang kerumah atau pergi kedokter untuk berobat lebih lanjut ? “ Tanya Jubei


“ Tidak usah, istirahat saja sudah cukup ! Aku tidak mau kerumah sakit ! “ Jelas Tazuya


( Zyaaaaaaaaaaaaaaasssh )


“ Hei kalian ! “ Sapa Ryuga yang keluar dari portalnya Ataru


“ Ryuga ? Kenapa kau disini ?! “ Tanya Tazuya


“ Naaah jam pelajaran Pak Victor sudah berakhir, dan itupun Pak Gracia kembali tidak datang  dan guru pengganti...Pak Eléanor hari beliau juga tidak hadir “ Jelas Ryuga


( Biip! Biiip! Biiip! Biip! )


“ Ada pesan~ ada pesan~ dari Tuan Rigel~ “ Kata DECA-I


“ Tuan Rigel ! “


( Klik )


“ Anak-anak...bagaimana kabar kalian ? “ Tanya Rigel


“ Tazuya hari ini mendadak demam. Ia disuruh pulang karena takut nanti epilepsinya kembali kambuh “ Jelas Inuya


“ Aku tidak apa-apa Tuan Rigel. Yaaa kemungkinan besar besok aku sudah bisa kembali pulih jika fokus sepenuhnya dengan istirahat nanti malam “ Jelas Tazuya


“ Baiklah jika kamu berkata begitu...istirahatlah yang penuh agar tidak mengganggu performamu dalam bertarung dan belajar “ Kata Rigel


“ Tuan Rigel...apa yang membuat anda menghubungi kami ? “ Tanya Ataru


“ Ohh yaa...begini...kami baru saja bertemu oleh Morsdantaque ! Yaaa...kami sangat terkejut ia bisa-bisanya datang seperti itu ! Ia memberitahu kepada kami bahwa ia sangat serius untuk mengincar kalian dan menguasai planet ini dalam waktu terdekat ! Juga-“


“ Ia membunuh Kaisar Zozo...dan memanipulasi semua petinggi militer Theta tentang aku dan juga kalian. Misi awal mereka ialah untuk membawaku kembali...namun sepertinya berkat informasi dari para agen-agennya ini membuat Morsdantaque memgambil kesempatan untuk merebut tahtanya dan ingin membunuhku bersama dengan kalian “ Dullart memotong pembicaraan Rigel dengan memberitahu apa yang terjadi dengan Zozo dan juga niat dari Morsdantaque


“ Apa ?! “


“ Mereka...ingin membunuh...kami ?!  “


“ Dan juga anda ?! “


“ Tepat sekali ! “ Kata Dullart


“ Tapi kita tidak ada hubungannya dengan permasalah umat Theta “ Kata Jubei


“ Ya ! Saat mendengar tentang kita sebagai El-Fighter...ia menambahkan kalian didalam daftar targetnya “ Jelas Rigel


Tazuya yang masih kepikiran soal Anodyne akhirnya memberitahu kepada Rigel dan Dullart tentang pertemuannya dengan wanita Kazenoid tersebut


“ Anuuu...Maaf Tuan Rigel...”


“ Yaaa Tazuya ? “


“ Ummm sebenarnya...ada sesuatu yang ingin kubicarakan dengan anda...akan sesuatu yang kami temukan barusan “ Kata Tazuya yang berusaha untuk duduk dari ranjangnnya


“...”


“ Jadi kau mau bicara soal itu ? “ Tanya Inuya


“ Hmph ! “ Jawab Tazuya dengan anggukkan kepalanya


“ Soal apa ? “ Ryuga bertanya dengan yang lain


“ Apa anda mengenal Anodyne Trueax ? “Tanya Tazuya kepada Rigel dan Dullart


Mendengar pertanyaan dari Tazuya, Rigel dan Dullart sedikit kaget saat ia mendengar Tazuya bertanya soal sang kriminal terkenal di angkasa


“ Anodyne Trueax ? “


“ Aaaaah aku tahu dia ! Aku dengar dia adalah kriminal yang terkenal dipenjuru angkasa dan dijuluki sebagai “Pemburu yang Tak Tersentuh” dari Gretue “ Jelas Dullart


“ Kami bertemu dengan wanita itu sebelum pergi menuju asrama. Aku hampir diculik oleh temannya Karin Umida...dan wanita itu...dia menyelamatkan kami. Saat aku melihat kekuatannya...ia memiliki kekuatan yang sama sepertiku. Dan saat ia mendekatiku...ia mengatakan bahwa aku adalah keturunannya dan mengingatkan aku dengan anak perempuannya yang bernama Xiella Trueax...yaaa...saat aku menunjukan gambar Ibuku ia mengatakan bahwa dia adalah Xiella “ Jelas Tazuya dengan keraguan


Rigel dan Dullart terkejut saat mendengar penjelasan dari Tazuya, terutama saat ia mengatakan bahwa ia adalah keturunan dari Anodyne. Ryuga yang mendengar hal itu juga kaget dan Tazuya bertanya kepada Rigel dan Dullart soal Xiella dan Anodyne


“ Kamu...tidak kau punya darah alien ? “ Tanya Ryuga yang kebingungan


“ Kemungkinan besar “ Kata Jubei


“ Apa kalian sempat bertemu dengan wanita itu ? “ Tazuya kembali bertanya soal Anodyne dan Xiella


“ Kalau Xiella Trueax...ya ! Aku pernah bertemu dengannya...tapi aku tidak akrab dengannya...soal Anodyne...maaf aku tidak pernah bertemu dengannya “ Jawab Rigel


“ Jika Anodyne adalah seorang kriminal...apa dia pernah berhubungan dengan kriminal lainnya ? “ tanya Inuya


“ Setahu kami tidak pernah...dikarenakan dia sangat terkenal untuk tidak mau mengurus kehidupan orang lain atau bekerjasama dengan yang lain. Dia memang punya pasangan...dan hanya orang itu saja yang kami anggap dia agak peduli dengan yang lain “ Jelas Dullart


“ Kazenoid adalah ras yang cukup individualist. Mereka berjiwa bebas dan suka bertindak sesuka hatinya...jadi aku tidak yakin jika Morsdantaque mau kerjasama dengan wanita itu “ Kata Rigel


Mendengar perkataannya Rigel, Tazuya berpikir sebentar. Karena masih penasaran dengan Anodyne Trueax dan juga asal-usul keluarga dari pihak ibunya, Tazuya meminta izin kepada Rigel untuk membiarkannya mencari tahu tentang Anodyne


“ Tuan Rigel...dikarenakan dia tidak ada hubungannya dengan Morsdantaque dan yang lain... tidak masalah’kan jika anda memberi izin kepada kami untuk mencari tahu tentang Anodyne Trueax ? ” Tanya Tazuya


“ Kamu ingin mencarinya Tazuya ? Aku tidak yakin itu adalah ide yang bagus ! “ Tanya Jubei


“ Ya ! Terlebih kita tidak tahu dimana dia sekarang ! Juga ancaman Morsdantaque jauh lebih besar dari wanita itu “ Kata Inuya


“ Aku tahu ! Tapi semenjak merasakan kehadiran wanita itu...aku menjadi sedikit gelisah dan ingin tahu siapa dia dan juga tentang ibuku ! Karena itu Tuan Rigel...izinkan aku mencari keberadaannya untuk sementara ini ! Aku berjanji tidak akan lengah soal Morsdantaque “ Kata Tazuya yang bersih keras ingin mencari tahu soal Anodyne


“ Rigel-san ? “


“ Baiklah ! Tapi kamu tidak boleh bertindak sendirian untuk mencari keberadaannya. Para agen Morsdantaque masih berkeliaran dikota ini, dan kita juga tidak begitu tahu seperti apa Anodyne yang sesungguhnya ! Karena itu aku mengizinkanmu mencarinya tetapi itu bukan berarti kamu bisa bertindak sembrono untuk mencarinya. Paham ? “


“ Ya ! Tuan Rigel ! Aku mengerti “ Kata Tazuya


“ Okeee...selamat beristirahat anak-anak. Kita akan bertemu lagi dilain hari “


“ Jaga diri kalian baik-baik disana “ Kata Dullart sebelum Rigel mematikan panggilannya


( Klik )


“ Woooooooooohh~ reuni keluarga~ ini akan sangat seruuuu~ “ Kata DECA-I dengan penuh semangat


“ Naah aku tidak yakin ini akan menjadi reuni keluarga yang terbilang menyenangkan “ Keluh Tazuya


“ Naaah Tazuya...karena jam pelajaran belum usai kami kembali dulu ke kelas ya. Istirahatlah dulu disini “ Kata Inuya sambil mengajak yang lain untuk kembali ke sekolah


“ Bye-bye Tazuya-kun~ kalau butuh apa-apa bilang saja sama kami ya “ Kata Ataru


“ Okeee “


“Vijfde : Beweging !”


( Zaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaassh)


Saat Inuya dan yang lain kembali kesekolah mereka dengan teknik teleportasi dari Ataru, Tazuya kembali merebahkan tubuhnya ditempat tidur sambil memikirkan Anodyne. Ia masih kurang yakin bahwa wanita tersebut adalah nenek dari pihak ibunya


“ Apa itu sungguhan ya ? “ Pikir Tazuya sambil menutup matanya dan akhirnya tertidur dengan pakaian sekolahnya yang belum tergantikan


Dirumah Rigel, Dullart masih bertanya tentang keputusan Rigel untuk memberi V-FIGHTER izin untuk mencari Anodyne Trueax. Namun Rigel hanya berkata biarkan Tazuya mengetahui asal-usul keluarganya


“ FAIS buka pintunya “


“ Dimengerti Tuan Rigel Orionis “


“ Oi Rigel-san...kau yakin ingin membiarkan Tazuya dan teman-temannya untuk mencari wanita itu ? Kamu sendiri sudah tahu ‘kan dia itu-“


“ Ya ! Percayalah kepadaku jika dia benar-benar nenek dari Tazuya, Anodyne tidak akan menyerangnya...jadi biarkan Tazuya mengetahui asal-usul dari kekuatannya dan juga mengenal siapa itu Anodyne dan Xiella “ Jelas Rigel

__ADS_1


“ Eh ? Sungguh ? “


“ Soal aku pernah bertemu dengan anaknya itu benar. Bahkan aku sudah tahu dia sebelum menjadi El-Fighter...kalau dilihat Kazenoid tidak akan menjadi ancaman seperti Morsdantaque “


“... “


“ Nah ! Kamu ingin makan sesuatu’kan ? Ayo kita pergi ke dapur ! “


“ Okeee~ “


*****


Malam harinya di asrama siswa, terlihat semua siswa kelas 1-LA-A bersiap untuk makan malam bersama di ruang makan. Inuya kemudian datang kedapur dan mengambil dua piring nasi Kare Katsu dan jus jeruk untuk dibawa kekamarnya karena Tazuya masih belum kuat untuk makan bersama diruang makan


“ Hei Inuyari “ Sapa Shan-Lee


“ Aaaah Namidashi-san~ Bagaimana keadaan Iga-san ? “ Tanya Danmari


“ Belum ada perubahan “ Jawabnya dengan singkat sambil menghambil nasi Kare Katsu dan jus jeruk


“ Kamu ingin makan dikamar bersama Iga “ Tanya Shan-Lee sambil memperhatikan Inuya mengambil makan malamnya


“ Yaaa. Maaf ya hari ini aku tidak ikut makan bersama dengan kalian “


“ Okeee~ “


Saat memasuki kamarnya, Tazuya terlihat sedang berbaring bersama DECA-I sambil membaca novel berjudul “Never See Their Trueself ” milik Jubei. Inuya yang melihat buku tersebut langsung meledek Tazuya dikarenakan ini pertama kalinya ia melihat Tazuya membaca novel romantis. Tazuya berdalih Jubei yang mengizinkan untuk membacanya dan ia tidak punya pilihan lain selain menerima dan membacanya


“ Oiii Tazuya~ ini dia makananmu “ Kata Inuya yang baru datang kekamarnya


“ Woah~ Terima kasih “


“ Ah ! Aaaaaaaaah...kau membaca novel seri “Never See” juga rupanya ?! Ahahahahahaaa aku tidak menyangka kau yang dikenal “Si pendek yang mengerikan” juga penikmat novel romantis ya~ “


“ Apa ?! Aaaah itu adalah novel yang dipinjamkan Jubei sebagai tanda “cepat sembuh ya~” kepadaku ! Karena aku merasa tidak enak dengan Jubei jika aku menolaknya maka aku menerimanya ! “ Jelas Tazuya


“ Menurutmu bagaimana isinya ? “


“ Membosankan ! Ceritanya tentang percintaan dan perjodohan si boss besar dan keluarga kaya...bosan saja karena mudah banget si cowok mudah banget selingkuhin istrinya dengan yang lebih seksi dengan alesan itu adalah gadis pilihan kakeknya ! Pusing tahu membacanya ! “ Gerutu Tazuya sambil meletakan novel itu ke meja belajarnya


“ Aaah begitu ya~ kupikir kamu menyukainya~ kalau kamu tertarik sama serinya kamu bisa pinjam bukunya ke Ataru yang berjudul “Never See Gender” ! “


“ Jadi dia juga membacanya ? Aku tidak menyangka orang seperti Ataru tertarik membaca ini ! “ Kata Tazuya dengan nada kagetnya


“ Ayo cepat habiskan makananmu nanti keburu dingin ! Aku juga sebentar lagi akan pergi latihan ke Howling Star  “


“ Manusia ternyata sulit untuk ditebak yaaa~ “ Kata DECA-I


“ Begitulah “


Beberapa menit mereka terdiam sesaat sambil memakan nasi kare katsu mereka, Tazuya akhirnya bertanya kepada Inuya tentang seperti apa keluarga jauhnya dan bagaimana hubungannya dengan keluarganya yang lain


“ Ummm Inuya “


“ Ya ? “


“ Aaaah...apa kamu tahu soal keluarga jauhmu ? dan apa kamu sering mengunjungi mereka ? “ Tanya Tazuya


“ Maksudmu seperti kakek-nenek beserta paman-bibiku ? “


“ Hu’uh “


“ Hmmmm...Papa pernah bilang bahwa dia dibesarkan di panti asuhan dan tidak tahu seperti apa rupa orang tua mereka...jadi beliau sampai sekarang tidak tahu apakah kedua orang tua mereka masih hidup atau sudah tiada serta tidak tahu soal keluarga kandungnya “ Jelas Inuya sambil meingat perkataan dari Toshi tentang orang tuanya


“...”


“ Dan Mama...beliau bilang ia punya kakak perempuan dan ia sudah menikah. Namun sayangnya mereka berdua tewas dalam suatu misi kemiliteran mereka 15 tahun yang lalu...soal kakek dan nenek dari pihak Mama...beliau bilang hubungan mereka dengan orang tua mereka sangat tidak harmonis sampai sekarang “ Inuya melanjutkan penjelasan tentang keluarga dari pihak Ringo


“ Jadi kamu tidak pernah melihat seperti apa kakek-nenekmu ? “


“ Tidak pernah. Dan Mama sepertinya masih kesal dengan beliau “


“ Oooh “


“ Naaah bagaimana dengan dirimu ? Aku tahu soal keluarga dari pihak ayahmu karena kamu dekat dengan mereka...apa ibumu pernah bercerita seperti apa keluarganya ? “


Tazuya terdiam dan berpikir sesaat. Ia mengatakan bahwa ibunya tidak pernah bercerita apapun tentang keluarganya namun yang ia tahu bahwa semua keluarganya menurunkan kekuatan Psikokinesis dan Perisai Mental


“ Tidak pernah “


“ Hmmm “


“ Tapi...saat Ibu melihat kekuatanku untuk pertama kalinya, ia tidak terkejut dan malah senang melihatnya. Dan beliau langsung menunjukan bahwa ia juga memiliki kekuatan yang sama denganku dan semua keluarganya memiliki kekuatan yang sama dengan kami. Ibu malah heran kenapa hanya aku yang punya tetapi tidak bagi keempat adik-adikku “ Lanjut Tazuya sambil teringat dimana ibunya senang saat melihat Tazuya menunjukan kekuatannya untuk pertama kalinya


“ Aaah begitu ya~ ternyata keluarga pihak ibumu unik juga ya “


“ Yaaa ! Dilihat dari perkataannya soal keluarganya...aku merasa tidak ada tanda kebencian terhadap keluarganya “


“ Hoooo...bisa dimengerti “ Angguk Inuya sambil meminum jus jeruknya


Tidak lama kemudian, Smartphone Inuya berbunyi sebagai tanda bahwa ia harus pergi ke studio Howling Star. Sebelum pergi kestudio tersebut, Tazuya mengatakan kepada Inuya besok ingin mencari Anodyne karena besok hari sabtu dan ia sudah meminta izin kepada ketua  klub kesenian bahwa ia tidak bisa masuk. Mendengar permintaan Tazuya, Inuya menyetujuinya dan mengatakan bahwa ia akan bilang kepada Ryuga dan yang lain soal ajakannya


( Biip! Biip! Biip! )


“ Ini dia ! Ah...Inuya...”


“ Ya ? “


“ Ummm...aku sudah minta izin kepada ketua klub kesenian bahwa aku tidak bisa hadir besok...kamu mau untuk menemaniku mencari perempuan itu ? “ Tanya Tazuya


“ Karena kamu penasaran dan kita sudah mendapatkan izin dari Tuan Rigel...tentu saja ! Nanti aku akan beritahu Ryuga dan yang lain “ Jawab Inuya sebelum keluar dari kamar mereka


“ Benarkah ? Bagus ! Terima kasih ! Kita akan mencarinya besok siang ! “


“ Yoi~ Nah aku pergi dulu ya ! Beristrahatlah dulu untuk besok “


“ Yosh “


Saat melihat Inuya keluar dari kamar mereka, Tazuya langsung meminta DECA-I untuk mematikan lampu dan langsung tidur.Inuya pergi meninggalkan area asrama dan segera menuju ketempat pemberhentian bus. Sembari menunggu bus, Inuya membukakan smartphone dan menghubungi Ringo yang sedang menutup toko rotinya


“ Aaaah Inuyari ? Ya nak ? “


“ Apa kabar ma ? Ummm Mama sehat ? “


“ Aaaah~ Tentu saja~ Mama baru saja mau menutup toko~ Bagaimana kabarmu disekolah ? “


“ Syukurlah bu~ sangat menyenangkan dan aku sangat menikmatinya “ Jawab Inuya sambil tersenyum


Disisi lain kota Shinjitsu, terlihat rombongan Oxtoroo dan yang lain kembali kesebuah apartemen yang mereka sewa dan mereka menyembunyikan TSP-03 disebuah tempat yang cukup jauh dari kota Shinjitsu. Maka untuk itu mereka menggunakan medali teleportasi untuk berpindah kekota dan kepesawat. Sembari pergi kekota, Swift Polly memerintah kepada Mag-Ni5 dan robot lain untuk menjaga pesawat


“ Jadi disini kalian tinggal selama misi ? “ Tanya Sampson


“ Yaaa ? Lumayan’kan ? “ Kata Oxtoroo


“ Yup yup “


“ Ayo masuk ! “ Ajak Swift Polly


“ Kamu sudah memberikan semua arahannya kepada para robot, Polly-chan ? “ Tanya Oxtoroo


“ Tentu saja ! Dan untuk sementara semuanya bisa terkendali “


Dari seberang apartemen,terlihat Ataru Kurenai dalam mode Dewa Kematiannya sedang memperhatikan gerakan mereka dari atas gedung butik pakaian wanita. Sambil membaca pesan dari Tazuya dan Inuya tentang rencana mereka besok siang, ia kemudian didatang oleh Brock dan langsung bertanya apa yang sedang ia lakukan


“ Aaaaah begitu ya~ kelihatannya besok bakal seru ya “


“ Seru apanya Joyce-san ? “


“ Oh ! Brock-san ! Tumben sekali kamu berada disini “ Kata Ataru yang menyadari kedatangan Brock


“ Laaah kamu sendiri sedang ngapain disini sendirian tanpa teman-teman manusiamu ? “ Brock balik bertanya kepada Ataru


“ Aku sedang memantau target kami, mereka adalah Alien dari galaksi Theta “


“ Hoooo...mereka yang bertanggung jawab atas kekacauan dikota ini beberapa hari yang lalu ? “


“ Tepat sekali ! Ngomong-ngomong kamu sendiri lagi ngapain ? “


“ Seperti yang kamu lihat...aku sedang belanja bahan makanan...dan akhir-akhir ini banyak turis yang datang untuk menginap ditempat kita “


“ Aaaah! I see “


“ Kelihatannya kamu cukup sibuk dengan tugasmu sebagai El-Fighter...kalau begitu aku kembali dulu ditempat penginapan untuk mengantarkan ini. Daaah~ “


“ Hati-hati disana ! “


( Syaaat ! )


Ataru kemudian pergi kesebuah bar bernama “Mr.Green Leaf Bar”. Bar tersebut dimiliki oleh Dewa Kematian yang bernama Day Green yang sudah putus hubungan dengan dunia spiritual beberapa ratus tahun yang lalu. Saat pensiun dari posisinya di divisi “perlindungan”, ia sering keliling dunia sampai akhirnya memutuskan menetap di Shinjitsu dan membuka usaha bar


“ Aaaah Joyce ! Lama tidak bertemu nak~ “


“ Hei Da-san~ Bagaimana kabar anda ? “


“ Seperti yang kamu lihat, akhir-akhir ini banyak pelanggan yang datang kemari “ Jawab Day dengan nada penuh bahagia


“ Aaah syukurlah kalau begitu “


“ Duduk dan ini dia Plasma-mu “ Ajak Day sambil menyodorkan Plasma kepada Ataru


“ Terima kasih “


Ataru terdiam sesaat sambil meminum Plasma dan juga melihat area sekitar bar. Sambil teringat akan keinginan Tazuya ingin mencari Anodyne Trueax, Ataru akhirnya bertanya kepada Day apakah wanita tersebut pernah mengunjungi bar-nya. Tidak hanya itu, ia juga bertanya apakah para Thetoid pernah mengunjungi tempat tersebut


“ Aaah Da-san ! Apa akhir-akhir ini...anda pernah melayani tamu yang tidak lazim dimatamu ? “ Tanya Ataru


“ Tidak lazim ? M-Maksudnya ? “


“ Anda tahu, akhir-akhir ini kota ini selalu mendapat serangan dari Alien planet lain yang tidak diketahui apa tujuannya. Terkadang aku juga merasakan bahwa mereka bisa saja berkeliaran disini dan berkunjung ketempat-tempat ramai untuk mencari sebuah informasi. Menurutmu apa disini ada seseorang yang anda anggap mencurigakan ? “ Jelas Ataru


“ Hmmm...kalau tidak salah...tadi sekitar jam 2 siang aku tidak sengaja melihat sosok wanita yang cukup tinggi berjalan disekitar sini saat aku duduk santai dimeja dekat jendela itu sambil merokok “ Jelas Day sambil menunjukan tempat duduk yang ia maksud

__ADS_1


“ Hu’uh ? “


“ Aku lihat wanita asing itu bersama dengan seseorang wanita lain yang tubuhnya sekecil anak sekolahan dengan pakaian yang sangat cerah. Disaat ia tidak sengaja melihat kearahku...tiba-tiba ia sepertinya merasakan sesuatu yang aneh yang membuat ia tiba-tiba menghilang secara sekejap dari sini “ Day lanjut menjelaskan sambil teringat apa yang dilakukan Anodyne dan Devleen


“ Jam 2 siang...mungkin saja dia menghilang karena ia merasakan Tazuya menggunakan kekuatannya “ Pikir Ataru


“ Kenapa kamu tiba-tiba bertanya soal itu ? “ Tanya Day yang membuat Ataru tersadar dari pemikirannya


“ Ahhh uuumm...hanya penasaran “


“ Aku dengar dari Hilo bahwa kamu menjadi El-Fighter ya ? “ Tanya Day sambil membukakan bungkus rokoknya


“ Ituu...iyaaa...dan aku tidak tahu kenapa aku bisa terpilih walau aku bukan lagi seorang manusia “ Jelas Ataru dengan nada keraguannya


“ Hmmm...kamu tahu...beritamu tentang terpilih menjadi El-Fighter cukup mengejutkan banyak Dewa Kematian di dunia spiritual. Terlebih lagi ini adalah pertama kalinya terjadi dikita. Para calon El-Fighter biasanya yang terpilih adalah golongan makhluk hidup seperti manusia sesuai dengan apa takdir mereka. Mereka ada untuk melindungi masa depan umat mereka dan itu tidak meliputi dunia spiritual. Sedangkan urusan melindungi keseimbangan dua dunia adalah urusan kita...karena itulah kenapa adanya kebaikan dan kejahatan dimuka bumi“ Jelas Day


“ Jadi apa yang sebenarnya membuat dunia manusia mengalami kehancuran ? “ Tanya Ataru


“ Sudah pasti karena keputusan mereka sendiri ! Kita hanya menjalankan tugas kita seperti memperhatikan mereka dan mengalahkan para roh jahat yang berusaha mempengaruhi umat manusia untuk bertindak semena-mena. Tapi soal mereka memiliki ingin menjadi jahat atau baik itu keputusan mereka...kita tidak bisa memaksa kehendak mereka “ Jawab Day


“...”


“ Jika mereka pikir kejahatan akan musnah jika mereka menghancurkan semua orang jahat dimuka bumi...itu salah besar ! Kejahatan baru akan kembali muncul jika mereka lama-lama bosan dan tidak menyukai usaha mereka untuk hidup dibumi...dan itu tidak bisa dihentikan...kenapa aku bicara soal ini ?! Itu karena aku ingin memperingatkanmu agar kamu tidak memaksa atau mengurus moralitas para manusia...terlebih...diantara generasi El-Fighter ada diantara mereka hampir berhasil menyalahgunakan kekuatan dan status mereka hanya untuk mengabulkan keinginan mereka konyol mereka dimana mereka meinginkan “dunia baru tanpa kejahatan” ! “


Mendengar penjelasan dari Day, Ataru berpikir sesaat. Mendengar penjelasan dari paman asuhnya, Ataru berpikir bahwa itu adalah alasan kenapa dia menjadi El-Fighter. Walau demikian, Day juga mengatakan bisa saja bahwa ada takdir lain yang belum diketahui Ataru yang menjadi alasan utama kenapa ia menjadi El-Fighter


“ Menurut anda... apakah itu...takdir dan alasanku kenapa aku terpilih menjadi El-Fighter ? “


“ Naaah...aku sebenarnya kurang tahu apa...tapi menjelaskan itu agar kamu tahu bahwa tidak ada gunanya sebagai Dewa Kematian untuk mengurus moralitas manusia. Tapi aku percaya...pasti ada suatu alasan utama yang cukup kuat kenapa kamu terpilih menjadi El-Fighter walau kamu sudah menjadi Dewa Kematian “ Jawab Day


“ Begitu “ Kata Ataru sambil memperhatikan Tijdbreker diatas meja mereka


*****


Keesokan siangnya, Tazuya, Inuya dan DECA-I sedang menunggu Ryuga dan yang lain didepan gerbang tempat pemakaman utama Kota Shinjitsu. Saat mereka bertiga sampai ditempat tersebut, Tazuya akhirnya menjelaskan bagaimana cara ia untuk bisa kembali mencari Anodyne Trueax dan Delveen


“ Lamaaaaaa~ “ Gerutu DECA-I yang dipeluk Inuya


“ Ssssst ! “ Tazuya mendiamkan DECA-I agar tidak ada yang mendengarkan suaranya


“ Jadi kamu tahu bagaimana mencari wanita itu ? Aaaah itu mereka ! “ Kata Inuya yang menyadari kedatangan Ryuga dan yang lain


“ Woah ! Sempat juga kalian berganti pakaian sehabis pulang dari aktifitas klub “ Kata Tazuya


“ Naaah~ aku tidak ikut klub apapun disekolah karena aku merasa tidak ada klub yang cocok denganku “ Ujar Ataru


“ Oke Tazuya, jadi apa idemu untuk mencari wanita yang mengaku-ngaku sebagai nenekmu itu ? “ Tanya Jubei


“ Dan kenapa kamu memilih tempat pemakaman ? “ Tanya Ryuga


“ Jika itu benar ibuku adalah anak dari wanita itu, aku yakin alasan kenapa ia datang kemari karena ia ingin pergi ke kuburannya untuk merayakan hari ulang tahunnya. Dan jika benar ia memiliki tujuan yang sama dengan Morsdantaque harusnya ia datang kemari dengan beberapa teman-temannya’kan “ Jawab Tazuya


“ Yaaaa...semoga saja “ Kata Inuya dengan nada kecilnya


“ Aaaah begitu ya...sekalian juga kamu ingin berziarah juga...ide yang cukup bagus “ Kata Ataru sambil memperhatikan bunga yang dibawa Tazuya


“ Ayo ikut aku “


Sambil mengikuti Tazuya, Inuya dan yang lain melihat situasi diarea pemakaman tersebut. Sesampainya mereka dimakam milik Hideyoshi dan Sayuri, Inuya melihat sebuah kuil yang tidak jauh dari makam orang tuanya Tazuya. Inuya mengusulkan untuk menunggu kedatangan Anodyne dari kuil tersebut


“ Nah ini dia ! “


“ Menurut kalian dimana tempat yang pas untuk menunggu kedatangannya agar tidak ketahuan ? “ Tanya Ryuga


“ Lihat ! Ada kuil disekitar sana ! Kurasa itu tempat yang cukup bagus untuk menunggu wanita itu dari jarak jauh “ Jelas Inuya sambil menunjuk sebuah kuil


“ Ide yang bagus ! Jaraknya juga tidak begitu jauh dari sini “ Kata Ataru yang menyetujui saran Inuya


“ Oke ! Kalian tunggulah disana “ Kata Tazuya kepada yang lain meminta mereka untuk tunggu dikuil yang dimaksud


Saat Inuya dan yang lainnya pergi ke sebuah kuil, Tazuya meletakan bunga tersebut kemakam Hideyoshi dan Sayuri. Tazuya terdiam sesaat dan memikirkan tentang pertemuannya dengan Anodyne yang membuat ia penasaran tentang silsilah keluarga dari pihak ibunya


“ Selamat ulang tahun Ibu “ Kata Tazuya sambil meletakan bunga keatas makam


“ Aku sangat menikmati hari-hariku disekolah. Dan seperti yang kalian tahu...akhir-akhir ini aku sering menemukan sesuatu yang tidak terduga...dan aku tidak tahu harus bereaksi seperti apa...terutama...saat aku bertemu wanita yang mengaku dirinya kenal dengan ibu dan bilang bahwa nama asli anda ialah Xiella Trueax...ini membuatku penasaran dengan seperti apa wanita bernama Anodyne itu dari dekat “ Lanjut Tazuya sambil teringat kejadian yang menimpanya kemarin


( Tazuya terdiam sesaat )


“ Ayah...apa ayah tahu soal ibu dan juga seperti apa keluarganya ?  Aku penasaran seperti apa ayah dan ibu pertama kali bertemu satu sama lain “ Tanya Tazuya sambil memperhatikan makam Hideyoshi


Di kuil, sembari menunggu Tazuya, Jubei menawarkan roti bawang keju mozarella kepada yang lain karena berpikir mereka akan menunggunya dalam waktu yang agak lama. Saat Tazuya kembali bersama mereka, ia mengatakan bahwa ia tidak akan berpindah dari kuil jika ia belum merasakan kehadiran dari Anodyne tidak peduli berapa lama mereka harus menunggunya


“ Kalian mau roti bawang keju mozarella ? Aku membawa ini jika kalian bosan menunggu Tazuya disana “ Tawar Jubei


“ Boleh ! Terima kasih ya “ Kata Inuya


“ Kira-kira apa tempat ini menjual air minum ? “ Tanya Ryuga


“ Didepan gerbang ada mesin minuman disana, kamu boleh membelinya selama kamu bisa jaga kebersihan tempat ini “ Celetuk Inuya


“ Aaah Tazuya-kun ! Akhirnya kamu sudah kembali “ Sambut Ataru


“ Nah Tazuya ! Ambil ini roti bawang keju mozarellanya “ Tawar Jubei


“ Okeeee~ “


“ Jadi bagaimana ? Kamu merasakan apakah wanita tua itu akan datang kemari ? “ Tanya Inuya


“ Belum, tapi kita harus menunggu wanita itu tidak peduli berapa lama kita harus duduk disini  “ Jelas Tazuya dengan nada tegasnya


“ Apa ?! Heeey apa tidak bosan kalau seharian ada disini ? “ Tanya Jubei dengan nada menggerutunya


“ Tempat ini juga ada toilet umum, Jubei-chan. Kamu tidak perlu khawatir karena tempatnya juga sangat bersih “ Jelas Ataru


“ Kalau ingin ditemani...DECA-I bisa menemanimu “ Tawar Tazuya


“ Heeeeei~ aku ini robot laki-laki !!! “ Gerutu DECA-I dengan nada kerasnya


“ Ahahahahahaha “


Tiba-tiba, Tazuya merasakan sensasi kehadiran dari Xiella dan Devleen yang berjalan menuju kemakam Hideyoshi dan Sayuri. Saat mereka melihatnya, Anodyne terlihat bersama dengan Delveen meletakan sebuah bunga aneh dimakam milik Sayuri


“ Ah ! “


“ Tazuya ?! “


“ Itu dia ! Dia meletakan benda aneh itu keatas makam ibu ? Apa itu ?! “ Tazuya bertanya-tanya


( Tazuya kemudian melihat seseorang yang mendekati Anodyne )


“ D-dia- “ Kata Tazuya yang terkejut dan matanya mulai melebar


Disaat yang bersamaan Anodyne meletakan bunga tersebut keatas makam Sayuri, ia juga merasakan sensasi Tazuya disekitarnya dan merasakan bahwa ada yang datang mendekatinya


“ Ah ! Ada bunga ? Dari siapa ya ? “ Delveen bertanya-tanya saat ia melihat bunga dari Tazuya


“ Sensasi ini ! “


( Anodyne dan Delveen melihat kebelakang mereka )


“ Ummm, permisi bu...apa anda petugas kebersihan makam ini ? “ Tanya seorang anak laki-laki yang bernama Yoshino yang tidak lain adik laki-laki Tazuya


“ Aaah...anda...siapa ? “ Tanya Delveen


“ Maaf aku hanya ingin berziarah kemari karena ini makam kedua orang tuaku. Karena itu aku-“


“ Jadi kamu juga...anak darinya ? “ Anodyne yang masih kaget langsung mendekati Yoshino


“ Eh ? “ Yoshino menjadi heran dan sedikit ketakutan saat melihat Anodyne mendekatinya


“ Jadi...kamu juga pasti- “


( DUAAAGH )


“ Aaaaah ! Aniki ! “


“Anodyne-san ! “ Teriak Delveen yang kaget saat melihat Tazuya meninju wanita bertubuh besar tersebut


“ Oi Tazuya ! Apa yang kau lakukan ?! “ Panggil Inuya yang berlari menghampiri mereka bersama Ryuga Jubei dan Ataru


“ Kasar sekali kamu dengan nenekmu ! Ini pasti karena kamu berteman dengan mereka hah ? “ Tanya Anodyne kepada Tazuya yang sontak membuat Yoshino terkejut mendengarnya


“ Ne-nenek ? “


“ Aku tidak peduli jika kau adalah nenekku atau bukan...tapi jika kau berniat ingin berbuat jahat didepan keluargaku...awak kau ! “ Ancam Tazuya yang bersiap untuk kembali meninju Anodyne


( GREEEEP ! )


“ Kkkkh ! “


“ Kamu kecil-kecil sudah berani melawan orang tua ya ! Dasar anak bandel ! “ Gerutu Anodyne sambil menahan pukulan Tazuya


“ Ta-Tazuya ! Tolong hentikan ! Bukan’kah kamu disini mau menemuinya karena ada yang inging kamu tanyakan dengan dia ? “ Jubei bertanya sambil berusaha untuk melerai pertikaian mereka


“ Apa itu benar Aniki ? Wanita ini adalah Nenek kita ? “ Tanya Yoshino dengan penuh keraguan


“ Uuugggh...Bagaiman bisa jika- “


“ Jika kalian ingin bicara...ayo lakukan ! Aku juga ingin tahu soal ini Aniki ! Karena itulah... kumohon HENTIKAN ! “


Yoshino yang tiba-tiba emosinya naik tidak sengaja mengeluarkan psikokinesisnya dan membuat Tazuya terpental karena efek kekuatan tersebut


“ Ah Uwaaa ! “


( Brugh ! )


“ Tazuya ! Kamu tidak apa-apa ?! “ Inuya dan yang lain langsung menghampiri Tazuya


“ Aduuuuuh ! Yoshi...Ternyata...selama ini kamu juga punya itu ? “ Tanya Tazuya


“ Ya! Kalau begitu ayo Aniki ! Jika kamu hanya ada niat untuk berbicara dengan nyonya ini...lakukanlah ! Aku siap menerima sebuah rahasia tersembunyi dari keluarga kita “ Kata Yoshino sambil menawarkan tangannya kepada Tazuya untuk berdiri

__ADS_1


*****


__ADS_2