
“ Apa kamu serius... soal ini ? “ Tanya Tazuya yang masih belum percaya dengan apa yang dikatakan Ataru
“ Maaf jika aku terkesan memaksamu dan paranoid ! Tapi sejujurnya... aku memang sedikit cemas saat aku tidak sengaja melihat potensi orang yang bernama Sandy itu ! Dia bukan Fighter... tapi suatu saat... dia akan menjadi salah satu yang berpotensi akan menghancurkan masa depanmu ! “ Jelas Ataru
“... “ Tazuya hanya bisa terdiam dan ragu dengan pertanyaan yang dilontarkan oleh Ataru barusan
Setelah terdiam sesaat, Tazuya kemudian membicarakan bagaimana pandangannya terhadap dengan orang jahat yang ia temui. Tazuya sadar jika ada banyak orang jahat yang tidak semua dikategorikan sebagai monster. Bahkan saat ia ingin menghadapi orang jahat yang sudah memeluk dirinya sebagai monster, Tazuya mengakui terkadang ia masih memilik keraguan apakah orang itu pantas untuk dibunuh atau cukup disiksa secara sadis sebagai pembalasan
“ Yaaa ! Aku sadar di dunia ini... tidak semuanya mau menjadi orang baik dan memilih untuk menjadi orang jahat ! Walau demikian... aku sadar tidak semuanya bisa dicap sebagai “monster”... ada beberapa orang jahat yang memilih jalan itu karena terpaksa... dan ada yang memilih menjadi jahat karena itu adalah pilihannya... entah karena mereka merasa itu adalah jalan hidup mereka... atau mereka sadar jika sudah ditakdirkan menjadi “monter” ! Kita... bisa saja menjadi seperti itu jika kita merasa tidak ada jalan lain selain menjadi itu ! “ Jelas Tazuya sambil membandingkan moralitas pihak Oxtoroo dengan Morsdantaque, para prajurit elitnya, Sandy dan pihak Atraco
“ Itu benar ! “ Gumam Ataru yang setujuh dengan perkataan Tazuya
“ Dan... ummmm... aku pernah... memilih itu sebanyak dua kali karena terpaksa harus melakukannya “ Lanjut Tazuya dengan nada sedikit ragunya untuk mengatakan sesuatu yang tidak diketahui oleh Ataru
“ Inuya-kun pernah berkata kepadaku jika... kau pernah membunuh seorang penculik sebulan setelah kematian orang tuamu... dan kamulah dalang sebenarnya dari kematian kakak kelas waktu kita masih SMP ! Apa itu benar ? “ Tanya Ataru yang teringat akan cerita Inuya tentang sisi gelap Tazuya
“ I- I- iya ! Tapi yang kuhabisi itu bukanlah orang-orang yang terpaksa menjadi jahat ! Mereka adalah monster... aku bisa melihat mereka sama sekali tidak memiliki sisi terang dan tidak pantas untuk diampuni ! Baik dengan kakak kelas itu... mereka juga memutuskan untuk menjadi monster dengan menindas siswa lain dan juga aku ! “ Ujar Tazuya dengan nada kegeramannya sambil mengingat kejadian tersebut
“ ... “ Ataru tidak berkata apa-apa sambil memasang ekpresi datarnya
“ Bahkan sebelum aku melakukannya... sebenarnya aku juga ada keraguan apakah aku harus melakukan ini ! Termasuk dalam melakukan yang pertama ! Aku berkeringat dingin... tidak tahu apa yang aku harus lakukan ! Kemudian suara batin meminta kepadaku untuk membunuhnya karena aku harus menyelamatkan adikku... dan aku melakukannya... tepat didepan Shinore dengan wajahnya yang penuh ketakutan ! Apa yang membuatku sedikit menyesal karena aku melakukannya tepat dihadapan Shinore ! “ Jelas Tazuya sambil mengingat kejadian dimana ia bertarung melawan penculik tersebut
“ Bisa dipahami ! Itu adalah yang pertama kalinya “ Ujar Ataru
“ Dan untuk yang kedua... aku memutuskan untuk menjebak semua kakak kelas tersebut dengan membunuh salah satu dari mereka dan menjebak mereka semua dalam pertengkaran... mungkin kalian semua sudah tahu jika aku dilibatkan dalam persidangan sebagai saksi... itu karena aku adalah salah satu korban darinya ! Aku melakukan pembelaan dengan menangis didepan persidangan... dan sudah pasti itu sangat ampuh untuk menutupi apa yang sebenarnya aku lakukan ! Tapi aku benar-benar sangat marah dengan orang tua mereka yang bodoh... yang masih ngotot jika anak mereka adalah anak yang baik ! “ Jelas Tazuya sambil mengingat semua kejadian dimana ia membuat rencana untuk menjebak semua kakak kelas tersebut dengan rapi
“ Aku tidak menyangka kamu bisa melakukan hal seperti itu dengan rapi... Tazuya-kun ! Aku bisa merasakan kenapa kamu juga ikut kesal dengan orang tua mereka ! Karena kalau kita sudah terlalu baik dan tidak menggunakan otak kita untuk berpikir sesuatu yang benar... kebaikan itu bisa menjadi alasan kenapa mereka menjadi bodoh ! “ Ujar Ataru yang bisa memahami perkataan Tazuya
“ Hm ? “
“ Menjadi baik atau jahat itu adalah pilihan... dan tidak dipaksa karena itu ada dorongan... walaupun salah satunya akan membuat mereka menjadi orang bodoh~ Kami para roh tidak peduli soal mengubah moralitas manusia... seperti yang kamu tahu... didunia ini ada yang namanya surga dan neraka ! “ Jelas Ataru kenapa para roh tidak peduli untuk mengubah suatu moralitas manusia
“ Aku... ingin Sandy untuk menyingkir dariku untuk selamanya... yaaa yang pertama aku ingin membujuk Karin karena mereka adalah teman sekelas~ apa menurutmu jika Karin menerima Sandy sebagai pacarnya... apa dia akan meninggalkanku ? “ Tazuya berpikir tentang apa yang terjadi jika ia membujuk Karin untuk menerima cintanya Sandy
“ Kamu yakin dia akan menerimanya ? “ Tanya Ataru
“ Aaah~ Ummm~ Mu- Mungkin ?! “ Jawab Tazuya dengan nada keraguannya
Ataru bisa melihat jika Tazuya sebenarnya ragu jika Sandy mau diajak berdamai dengan syarat Karin harus menerima cintanya Sandy. Hal ini membuat Ataru sekali lagi memberi peringatan kepada Tazuya untuk tidak meremehkan orang seperti Sandy walau dia bukanlah target utama mereka dalam misi mereka sebagai calon El-Fighter
“ Dengar ! Aku disini tidak ada maksud untuk memaksamu mengikuti caraku ! Tapi... kau tidak boleh meremehkan seseorang yang selalu mengganggumu akan berhenti begitu saja karena mereka lelah ! Jika orang bernama Sandy itu sudah melakukan sesuatu yang sama biadabnya dengan pelaku pembunuh orang tuamu dan juga Morsdantaque... maka lakukanlah tanpa ragu ! Demi masa depanmu dan orang terdekat yang akan menjadi target selanjutnya ! “ Jelas Ataru sambil mendekatkan dirinya ketelinga Tazuya
“ Aku mengerti ! Jika memang Sandy mulai melakukan sesuatu yang biadab... maka aku akan melakukan cara itu ! “ Gumam Tazuya
“ Bagus ! “ Jawab Ataru dengan senyumannya sambil menepuk pundaknya Tazuya
“ Ummm~ Ryuga-san ! Aku tahu kamu diluar sana ! Tidak perlu ingin menguping karena kita saling percaya satu sama lain ! “ Lanjut Ataru yang menyadari Ryuga mendengar pembicaraan mereka dari balik pintu kamar
“ Hei ! “ Sapa Ryuga sambil masuk kekamarnya Tazuya dan Inuya
Saat Ataru menyadari Ryuga mendengar pembicaraan mereka, Ryuga mengatakan bahwa alasannya yang sebenarnya karena ingin mendiskusikan tugas mereka bersama dengan Tazuya karena ia baru saja selesai mengerjakan bagian tugasnya
“ Untungnya kamu yang mendengar semuanya ! Kalau yang lain bisa tahu... ini bencana besar !!! “ Jelas Tazuya dengan nada sedikit paniknya
“ Tidak perlu panik Hideyuki ! Aku disini sebenarnya ingin memberitahumu jika aku sudah mendapatkan materi bagian dariku tentang Pearl Harbor ! Untungnya teman kecilku ini ikut membantuku juga “ Jelas Ryuga sambil menunjukan tabletnya dan Woodiny
“ Teman kayumu ternyata pintar juga yaaa~ “ Puji DECA-I kepada Woodiny
“ Yaaa~ Kak Yamato memberinya kepintaran yang sama dengan manusia untuk bisa membantu kita semua “ Jelas Ryuga sambil mengelus kepala Woodiny
“ Okeeeeee~ kalau sudah selesai sini materinya dan nanti akan kubuat bahan presentasinya yang lebih keren !” Kata Tazuya kepada Ryuga
“ Naaah Kurenai ! Apa kau disini berusaha untuk mengindoktrinasikan Hideyuki untuk menggunakan caramu menghadapi musuhnya seperti si Sandy itu ? “ Tanya Ryuga kepada Ataru dengan wajah curiganya
“Mengindoktrinasi itu adalah kata yang terlalu kuat ! Aku disini hanya meyakinkan Tazuya-kun untuk tidak meremehkan musuhnya termasuk orang seperti Sandy itu yang sama sekali bukan target kita~ “ Jelas Ataru dengan nada santainya
“ Bahkan tanpa harus kamu hasutkan untuk melakukannya... Hideyuki akan melakukannya dengan cara yang lain “ Sahut Ryuga
“ Ryuga benar ! Mungkin ada cara lain untuk menghentikan Si Gila Sandy itu tanpa harus menghilangkan nyawanya “ Ujar Tazuya yang setujuh dengan apa yang dikatakan Ryuga
“ Kamu yakin ? “ Tanya Ataru yang masih belum percaya dengan apa yang dikatakan Tazuya
“ Tentu ! “ Jawab Tazuya dengan percaya diri sambil memberikan senyuman kepada mereka berdua
“ Baiklah jika kamu berkata begitu ! Tapi ingat... kamu tidak boleh meremehkan musuhmu ! “
__ADS_1
“ Yaaaa ! “
“ Aaah~ kalian bertiga disini ternyata ! Sedang bikin tugas kelompok ? “ Tanya Shan-Lee yang baru saja ingin pergi kekamar Tazuya dan Inuya
“ Yaaa ! Kami baru saja mengerjakannya 1/4 bagian “ Ujar Tazuya
“ Naah~ ayo buruan ngumpul dibawah... makan malam sudah siap ! Hari ini semuanya aku yang masak~ “ Ujar Shan-Lee sambil mengajak Tazuya dan yang lain untuk datang keruang makan
“ Cool ! Ayo cepat kita kebawah ! “ Ajak Ataru dengan semangat
“ Nanti sisakan juga untuk Inuya ! “ Peringat Tazuya kepada yang lain
“ Jangan cemas~ disini tidak ada yang memiliki porsi makan yang besar seperti Namidashi “ Sahut Ryuga
*****
Di Superbia-07, terlihat Oxtoroo dan Swift Polly terlihat sedang melaporkan tentang Energateez kepada Argus serta menceritakan tentang rencana Rigel yang berniat untuk melakukan penyusupan kedalam Kapal Induk sebelum pesawat tersebut mendarat kebumi
“ Jadi mereka meninggalkan Energateez ? “ Tanya Argus yang tidak percaya dengan apa yang dikatakan oleh Oxtoroo
“ Itu benar ! Menurut laporan dari Rigel Orionis dan Tuan Muda... Energateez ditinggalkan oleh mereka semua karena ia melampiaskan semua kekesalanya terhadap mereka atas misi yang mereka jalani “ Jelas Oxtoroo
“ Aku bisa merasakan jika dia sebenarnya memang frutasi untuk bekerjasama dengan mereka ! Bahkan sebelum aku pergi meninggalkan Kapal Induk... aku sebenarnya berniat untuk membawanya kemari agar dia mau ikut kerjasama dengan kita “ Lanjut Swift Polly sambil mengingat momen dimana ia membujuk Energateez untuk ikut bersamanya kabur dari Kapal Induk
“ Aku teringat akan penerimaannya sebagai anggota militer kita... Energateez sejujurnya memiliki potensi yang banyak sebagai prajurit yang berbakat selain dalam bidangnya dalam teknologi ! Jadi tidak heran ia bisa dipilih sebagai salah satu prajurit elit dari Pangeran Morsdantaque dengan nilai yang cukup memuaskan “ Jelas Argus sambil membuka file tentang Energateez
“ Yaaa~ itu karena semuanya ia lakukan demi ibunya dan agar ia tidak ditindas oleh orang lain “ Jelas Sampson yang baru saja masuk keruangannya Argus
“ Aaah Sampson ! Bagaimana kondisimu ? Dan dimana Pak Louss ? “ Sapa Argus
“ Sudah membaik~ dan Pak Louss akhirnya bisa tidur dengan nyaman karena tugasnya sudah selesai~ terima kasih atas perhatian anda Jenderal “ Ujar Sampson
“ Jadi itu artinya kamu sudah mendengar pembicaraan kami soal Energateez ? “ Tanya Swift Polly
“ Yaaa “ Jawab Sampson dengan ekpresi cemberutnya
“ Bukan’kah harusnya kamu senang karena dia sudah tidak lagi bersama mereka ? “ Tanya Oxtoroo
“ Entahlah ! Aku masih tidak suka melihatnya ! Dan apa yang telah ia lakukan itu belum bisa kumaafkan ! “ Ujar Sampson dengan nada ketusnya dan keluar dari ruangannya Argus
“ Mereka adalah mantan sahabat kecil... dan aku rasa mereka juga memiliki konflik yang tidak enak satu sama lain “ Jelas Swift Polly
“ Hmmm “
Argus membuka berkas File penerimaan prajurit elit terbaru milik Sampson dan Energateez. Dalam layar, terlihat mereka berdua memiliki nilai yang sama kecuali pada nilai tes tertulis mereka dimana Energateez mendapatkan nilai yang cukup tinggi. Disaat yang bersamaan, Sampson terlihat sedang duduk termenung di luar Superbia-07 sambil mengingat momen dimana mereka mengikuti tes ilmu bela diri dengan bertarung satu sama lain disuatu ruangan yang cukup besar
(Flashback On )
“ HENTIKAAAAAAAN ! “ Teriak sang petugas
“ Pemenangnya Sampson Strengheld ! “ Semua peserta lain bersorak-sorai kepada mereka berdua atas hasil pertarungan mereka
“ Kerja yang bagus ! “ Puji Sampson sambil membantu Energateez untuk bangun
“ Kamu juga sob ! Hehehe ! “ Balas Energateez dengan senyumannya
Sembari menunggu hasil pengumuman tes prajurit elit, Sampson dan Energateez sedang beristirahat bersama-sama di kafeteria sambil berpikir siapa yang akan menjadi prajurit elit terbaru untuk Morsdantaque
“ Menurutmu siapa yang akan menjadi prajurit elit ? “ Tanya Sampson
“ Sudah pasti dirimu~ Bahkan sejak kita masih sekolahan saja... kamu sudah menunjukan jika dirimu yang terbaik ! Karena itu... aku... aku sangat bisa bersyukur karena kamu telah membantuku untuk bisa masuk kemari... aku... dan Ibuku benar-benar senang ! “ Ujar Energateez dengan penuh haru
“ Masih banyak yang jauh lebih jago kok dari aku~ dan jika seandainya aku atau dirimu tidak mendapatkan posisi itu... kita tidak boleh berkecil hati ! Lagipula... kita’kan sudah berada diposisi yang nyaman di kemiliteran bukan ? “ Jelas Sampson
“ Kau benar ! “
Tiba saatnya pengumuman dari prajurit beruntung yang mendapatkan posisi prajurit elit Morsdantaque. Saat diumumkan, ternyata Energateez yang berhasil mendapatkan posisi tersebut yang tentu saja membuat orang tidak percaya dan bersorak-sorai kegirangan
“ Waaaaaaah ! Hebaaat ! Hebaaaat ! Hei Hei Dia itu dulunya bukanlah sosok yang hebat ! Tapi Aku tidak menyangka dia bisa masuk ke posisi itu ! Hidup Energateez ! Hidup Energateez ! Hidup Energateez ! “ Teriak para peserta yang mengenalnya
“ Energateez ! Silahkan maju dan tunjukan dirimu kepada anggota militer lainnya ! “ Ujar Letjen Levirra kepada Energateez
“ A-aku ? Baiklah “ Gumam Energateez dengan nada gugupnya
Energateez maju keatas podium dan Letjen Levirra langsung memberinya selamat kepadanya atas keberhasilannya dan langsung memberikan pertanyaan seputar ujian yang ia lewati
__ADS_1
“ Selamat atas keberhasilanmu ! Tolong ceritakan kepadamu bagaimana hari-harimu menjalani ujian ini kepada teman-temanmu untuk sebuah inspirasi~ Silahkan ! “ Ujar Letjen Levirra kepada Energateez
“ Errrr... itu... “
“ Apa yang membuatmu bisa berhasil melalui ujian ini ? Berusaha sendiri atau dibantu seseorang ? “ Tanya salah satu prajurit yang membuat Energateez semakin gugup
“ Aku... eeerrr... sebenarnya aku... berusaha sen... diri... yaaaa ! Aku berusaha sendiri dan belajar serta latihan dengan tekun ! “ Ujar Energateez yang sontak membuat Sampson kecewa dan mundur dari kerumunan tersebut
( Flashback Off )
Sejak kejadian tersebut, Sampson mulai berpikir jika Energateez terlalu takut untuk mengakui jika ia selama ini dibantu oleh dirinya yang membuat ia menolak untuk mengakuinya. Yang membuat Sampson menjadi sangat pahit setiap kali ingin menghadapi Energateez dan berpikir jika sahabatnya tersebut sudah melupakannya dan menjadi sosok yang angkuh karena rasa ketakutannya untuk mengakui kelemahannya
“ Haaaah ! Ada-ada saja ! “ Gerutu Sampson sambil menghela nafas
Jam 8.30, Inuya terlihat sudah sampai keasrama siswa dan langsung pergi kekamar untuk merebahkan tubuhnya pasca melewatu latihan yang sangat melelahkan di studio Howling Star
“ Heeei~ malam ! “ Sapa Inuya yang langsung masuk kekamar mereka
“ Hah ! Inuya ! Bagaimana latihanmu ?! “ Tanya Tazuya yang terlihat sedang membaca Manga bergenre Mecha bersama dengan DECA-I
“ Melelahkan ! Capek sekali ! “ Keluh Inuya yang langsung merebahkan tubuhnya ke ranjangnya
“ Heeee~ kelihatannya anda melewati latihan yang cukup ketat yaaa~ kamu terlihat lebih lelah ketimbang latihan dirumah Tuan Rigel “ Ujar DECA-I sambil mendekati Inuya
“ Kalau belum makan... itu ada dimsum yang telah kusimpan untukmu didalam kulkas... nanti langsung panaskan saja kalau mau makan dalam keadaan panas “ Ujar Tazuya kepada Inuya tentang makan malam yang ia simpan untuk sahabatnya
“ Haaa~ terima kasih ! Nanti akan kumakan disini “ Ujar Inuya sambil membuka pakaiannya dan mencari pakaian ganti untuk mandi
Tazuya kemudian teringat akan apa yang dikatakan Ataru tentang sarannya untuk menyingkirkan Sandy dengan membunuhnya. Karena merasa ragu, Tazuya akhirnya bertanya tentang pandangannya soal Sandy
“ Ah ! Inuya ! “
“ Yaaa ? “
“ Aku dengar kamu bersama dengan Ataru dan Ryuga sempat menghadapi si Sandy itu... apa itu benar ? “ Tazuya bertanya kepada Inuya
“ Iyap ! Benar sekali ! Dan orang itu benar-benar bikin darahku mendidih ! “ Jawab Inuya dengan nada kekesalannya tentang Sandy
“ Sepertinya kalian menghadapi pertengkaran yang sangat besar ya~ apa yang ia perbuat denganmu ? “
“ Oooooh~ dia mengatakan alasan idiotnya kenapa dia mengincarmu... dan saat aku menceramahinya dia malah membalasku dengan hal yang tidak manusiawi ! Jadi itulah kenapa pertarungan itu terjadi dan jika tidak ada para Alien itu... aku sudah pasti akan membuat wajahnya bonyok ! “ Jelas Inuya
“ Pantas saja kenapa Ataru memberiku peringatan untuk segera menyingkirkannya untuk selamanya “
“ Ah ? J- Jangan bilang jika... Ataru menghasutmu untuk membunuhnya ! “ Ujar Inuya yang sedikit terkejut mendengar perkataan Tazuya barusan
“ Tepat sekali ! Tapi kata menghasut itu adalah kata yang salah... dia hanya memberi peringatan kepadaku untuk tidak meremehkan potensinya saja “ Tazuya berusaha membenarkan perkataan Inuya
“ Sama saja tong ! Kalau kau bilang dia hanya memberimu peringatan harusnya dia tidak sampai segitunya kali~ Ada ada saja si Ataru itu “
“ Kalau menurutmu... apa kamu setujuh dengan apa yang dikatakan Ataru ? Memperlakukannya sebagai musuh utama kita yang harus dimusnahkan ? “ Tanya Tazuya sekali lagi kepada Inuya
“ Jujur Tazuya... aku bukanlah tipe yang bisa membaca apakah orang itu masih punya kebaikan atau tidak... tapi terkadang aku juga berusaha untuk bisa mencari tahu apakah mereka punya sepercik kebaikan dari diri mereka untuk bisa tahu apakah mereka pantas untuk diberi pelajaran “ Jelas Inuya
“ Uh’hu~ “
“ Dan orang bernama Sandy itu... aku tahu dia itu orang bodoh dan keras kepala... jika memang katamu dia itu adalah sahabatnya si mantan teman kecilmu dan tergila-gila dengannya... kurasa tidak ada salahnya jika kamu mengajak teman perempuanmu itu untuk membujuk Sandy agar berhenti menyakitimu... atau meminta si teman peerempuanmu untuk berhenti mengunjungimu agar dia tidak kembali cemburu kepadamu “ Lanjut Inuya sambil memberikan solusinya
“... “
“ Okeee~ kalau masih tidak bisa juga... lapor polisi ! Dan buat skenario yang sama seperti apa yang kau lakukan dengan kakak kelas itu dua tahun yang lalu ! Bagaimana ? “
“ Bisa kupikirkan ! Mungkin disini ada cara lain tanpa harus membunuhnya... terlebih dia berbeda dari Morsdantaque karena dia bukan target utama kita ! “ Ujar Tazuya yang bisa memahami semua perkataan Inuya
“ Yaaa ! Sebenarnya ada cara lain yang bisa kamu gunakan ! Tapi sebenarnya apa yang dikatakan Ataru itu benar jika kita tidak boleh meremehkan musuh... baik itu dia manusia normal... Alien... ataupun Fighter ! “ Gumam Inuya
“ Itu benar ! Itu benaaaaaaar~ “ Gumam DECA-I dengan senang hati
“ Dengar Tazuya ! Jika kau punya masalah akan ada seseorang yang mengincarmu... katakan saja kepada kami ! Jangan bertindak sembrono ! Karena aku mencemaskanmu jika suatu saat kalau kamu bertindak seenaknya... kamu akan mendapat masalah serius ! Oke ! “ Inuya mengatakan kepada Tazuya untuk selalu bercerita kepada mereka tentang siapa yang berani menantangnya
“ Okeee ! Te-terima kasih atas saranmu ! “ Kata Tazuya sambil langsung memeluk Inuya
“ Eekekeke~ oke oke oke ! Tapi aku belum mandi dan masih bau keringat ! Ja- Ja- Jangan terlalu erat ! “ Ujar Inuya sambil menggerutu ke Tazuya yang memeluknya dengan kuat
*****
__ADS_1