El-Fighter : Fighter Baru Yang Berani (Book I)

El-Fighter : Fighter Baru Yang Berani (Book I)
81.Si Penakut Di Posisi Orang Hebat II


__ADS_3

Di apotek dekat asrama SMA Internasional Shinjitsu, Tazuya dan Inuya tidak bisa menemukan obat yang dimaksud oleh Ibu Ping. Sang Apoteker mengatakan bahwa obat yang mereka cari tidak ada disebuah apotek kecil dan harus mencarinya disebuah graha Apotek Sunnyfield MedStore, Apotek khusus  yang dimiliki oleh keluarga Kurokame


“ Sunnyfield MedStore ? Dimana itu ? “ Tanya Tazuya yang tidak familiar dengan tempat tersebut


“ Seriusan kau tidak tahu itu dimana ? “ Tanya Inuya kepada Tazuya yang benar-benar tidak tahu lokasi yang disebutkan sang apoteker


“ Yaaa~ karena yang sering beli obat adalah ayah... bahkan saat kami sakit kami jarang kedokter “ Jelas Tazuya


“ Sunnyfield MedStore letaknya tidak begitu jauh dari sini ! Tapi karena kalian adalah anak sekolahan aku sarankan kalian naik Bus menuju Mall Cassa and Nova agar tidak terlambat dan beritahu saja pada sopir jika kalian mau ke Sunnyfield MedStore “ Jelas sang Apoteker


“ Begitu ya ! Baik Pak... terima kasih atas sarannya~ “ Ujar Inuya sambil mengajak Tazuya untuk pergi ke graha Sunnyfield MedStore


“ Yaaa ! “


Melihat ada Bus yang sebentar lagi akan segera berangkat, Tazuya dan Inuya langsung berlari dan naik keatas bus tersebut. Disaat yang bersamaan dimana Bus yang ditumpangi Tazuya dan Inuya pergi menuju Sunnyfield MedStore, Oxtoroo terlihat masih dikejar oleh Rocco ditepi jalan. Oxtoroo dengan cepat berlari dan memasuki area sekitar toko elektronik dan Rocco juga terlihat mulai kelelahan karena ia tidak mampu menyamai kecepatannya dengan pemuda Thetoid tersebut


“ BERHENTI !!! “ Teriak Rocco dari kejauhan


“ Ah ! Sudah kuduga ! “ Gumam Oxtoroo kepada dirinya sendiri sambil memperhatikan kehadiran Rocco dari belakang


“ Haaah ! Haaah ! Haaaah ! Haaaah ! Gila kamu ! Cepat sekali kamu ya ! Hyaaah ! “ Rocco yang kelelahan melihat sebuah batu didekatanya dan melemparkannya kearah Oxtoroo


( Syaaat )


“ Ah ! “ Oxtoroo yang reflkes langsung menghindari batu tersebut dengan melempar balik kearah Rocco dan terkena perutnya


( SYAAT! BUAGH ! )


“ OUGH !!! “ Rintih Rocco


“ Heh ! Ada-ada saja ! “ Ejek Oxtoroo yang langsung lari meninggalkan pemuda Italia tersebut


“ Adudududuuuuh “


“ Hei kemana si Alien itu ?! “ Tanya Hassan yang baru saja sampai ketempatnya


“ Cepat sekali ! Aku tidak bisa menyusulnya ! Kemarikan Biofuse-link itu kepadaku ! “ Ujar Rocco sambil meminta kepada Hassan untuk memberikannya Biofuse-link untuk mengejar Oxtoroo


“ Kau gila ! Bisa gawat kalau kita berubah ditempat umum hanya karena untuk mencari satu orang dikota ini ! Ayo cepat kita kejar dia sebelum ia jauh dari sini ! Aku yakin dia pergi kearah Mall itu ! “ Gumam Hassan yang belum mengizinkan Rocco untuk menggunakan Biofuse-link dan memutuskan untuk mengikuti arah dimana Oxtoroo lari


“ T-Tunggu ! “


Oxtoroo berlari ke Mall Cassa and Nova. Disaat ia berlari kearah Halte, Tazuya dan Inuya terlihat baru saja turun dari Bus. Oxtoroo yang tidak melihat kedatangan mereka didepan membuat ia tidak sengaja menabrak Inuya dan jatuh tersungkur saat kepalanya tidak sengaja membentur kearah kepala Inuya yang sangat keras


“Ah ! “


( DUAGH !!! )


“ Owuuuuuuuggggh ! “ Rintih Oxtoroo karena wajahnya tidak sengaja membentur kepala Inuya


“ Ah ! Dia... “ Inuya kemudian melihat kearah Oxtoroo


“ Oxtoroo ?! Apa kau Oxtoroo ?! “ Tanya Tazuya yang terkejut melihat kedatangan Oxtoroo


“ Hei ! Untuk manusia normal seperti dirimu aku tidak menyangka kau punya kepala yang super keras ! “ Gerutu Oxtoroo tentang kepalanya Inuya sambil menggosok hidungnya yang masih sakit


“ Maaf... maaf... sini ! Ayo berdiri ! “ Inuya langsung meminta maaf dan langsung membantu Oxtoroo untuk berdiri


“ Apa barusan ada yang mengejarmu ? “ Tanya Tazuya


“ Ya ! Tapi bukan prajurit elit ! Mereka manusia... kalian tahu... manusia yang punya teknologi untuk berubah menjadi monster hewan ! “ Jawab Oxtoroo


“ Manusia yang punya teknologi untuk berubah menjadi monster hewan ? Oh tidak... pasti orang-orang itu ! “ Kata Inuya yang menyadari jika yang mengejar Oxtoroo adalah pihak Atraco


“ Dia akan datang kemari ! “ Ujar Oxtoroo sambil memberi peringatan kepada Tazuya dan Inuya


“ Kita tidak bisa bertarung ditempat seperti ini ! Ayo ikut kami ! “ Ajak Tazuya kepada Oxtoroo


“ Tunggu ! Kita mau kemana ?! “


“ Ikut saja ! Jangan cemas ! “ Kata Inuya yang meyakinkan Oxtoroo untuk ikut dengannya


Tazuya dan Inuya langsung berlari menuju ke graha Sunnyfield Medstore bersama dengan Oxtoroo yang masih ragu untuk ikut dengan mereka. Untungnya saat Rocco dan Hassan sampai kesebuah halte, mereka bertiga sudah tidak ada disana. Karena sudah terlalu lelah untuk berlari membuat Rocco menyerah untuk mencari keberadaan Oxtoroo dan meminta Hassan untuk mencarinya dilain hari dengan persiapan yang matang


“ Kemana dia pergi ?! “ Tanya Hassan yang kesal karena kehilangan jejaknya Oxtoroo


“ Haaah ! Haaah ! Haaaah ! Hassan... ayo istirahat dulu ! Aku sudah tidak kuat lagi untuk mencarinya dikeramaian seperti ini ! Kita harus menyusun rencana agar kita bisa menangkapnya dengan mudah ! “ Jelas Rocco dengan nafas yang cepat karena lelah dalam berlari


“ Hmph ! Baiklah ! Ayo kita istirahat ! Tidak ada gunanya sekarang jika kita ingin mencarinya disuasana seperti ini ! “

__ADS_1


Dari kaca dalam graha Sunnyfield MedStore, Tazuya lega saat mengetahui Hassan dan Rocco memutuskan untuk tidak melanjutkan pencarian mereka karena merasa sudah kehilangan jejaknya


“ Fyuh ! Mereka sepertinya tidak melanjutkan pencariannya “ Ujar Tazuya sambil melihat situasi diluar graha


“ Tazuya ! Biar aku yang membeli obatnya ! Kamu dan Oxtoroo duduklah disini “ Kata Inuya yang menawarkan dirinya untuk membelikan obat untuk Ibu Ping


“ Yaaa ! Ini uang dan resep obat lama beliau “ Tazuya memberikan uang dan resep obat yang dititipkan oleh Ibu Ping


Tazuya dan Oxtoroo terdiam sesaat serta sama-sama canggung satu sama lain. Terlebih sebelumnya mereka adalah musuh satu sama lain yang akhirnya menjadi sekutu sementara.  Akhirnya Oxtoroo memutuskan untuk memulai pembicaraanya dengan bertanya tentang apa yang sedang mereka lakukan di Graha. Dan Tazuya akhirnya bertanya kepada Oxtoroo tentang kelima prajurit elit milik Morsdantaque dan bertanya keberadaan Swift Polly dan Sampson


“ Seragam itu... jadi kalian beneran seorang pelajar ? “ Tanya Oxtoroo


“ Tentu ! Jadi di Planetmu juga ada sekolah biasa seperti kami ? “ Jawab Tazuya yang diikuti dengan bertanya tentang sekolah di Galaksi Theta


“ Sudah pasti ! Bahkan suasana kota kalian mirip dengan kota yang ada di planet utama kami ! Ngomong-ngomong kenapa kalian ada disini ? Bolos sekolah kah ? “


“ Keh ! Ti-tidak ! Aku dan Inuya bukan tipe siswa seperti itu ! Kami disini disuruh oleh Guru kami untuk membelikan obat untuknya ! “ Ujar Tazuya yang menyangkal pernyataan Oxtoroo dengan nada jengkelnya


“ Aaaah~ begitu ya ! Kalian benar-benar murid teladan ya ! “ Puji Oxtoroo


“ Eeeeeeer~ Ini pertama kalinya aku mendengar pujian mantan musuh yang terkesan... sangat baik “ Ujar Tazuya dengan nada keraguannya


( terdiam sesaat )


“ Oh ya ! Mana kedua temanmu itu ?! “ Tazuya bertanya tentang Swift Polly dan Sampson


“ Maksudmu Swift Polly dan Sampson ? “


“ Hu’uh “


“ Swift Polly ditahan oleh saudarinya sendiri yang merupakan prajurit elit milik Pangeran Morsdantaque... dan Sampson syukurlah luka yang ia alami tidak begitu buruk “ Jelas Oxtoroo


Inuya melirik kearah Tazuya dan Oxtoroo. Karena penasaran dengan apa yang dibicarakan mereka membuat ia secara diam-diam menggunakan kontak telepatinya untuk mendengar pembicaraan Tazuya dan Oxtoroo


“ Jadi itu benar kamu tidak bekerjasama dengan kelima orang itu dan si pangeran itu Hah ?! “ Tazuya langsung bertanya ke inti dari awal niat pembicaraannya


“  Yaaa ! Itu benar ! Hampir semua orang tidak sudi untuk berdekatan dengan mereka... bahkan termasuk kami bertiga yang bisa dikatakan pernah dekat dengan salah satu dari mereka berdua... dan juga dengan prajurit elit milik Pangeran Gretue mereka tidak saling akrab satu sama lain ! “ Jelas Oxtoroo tentang hubungan prajurit elit dengan anggota militer Thetoid lainnya


“ Hmmm “ Ujar Tazuya yang mengerti dengan perkataan Oxtoroo


“ Mereka berlima secara khusus hanya menjalankan perintah dari Pangeran ! Walau Jenderal kami haru tahu apa yang mereka lakukan... beliau tidak ada hak untuk menghentikan mereka karena hanya para Pangeran yang bisa menghentikan misi mereka “ Lanjut Oxtoroo


“ Tidak ! Sejak peninggalan Kaisar kami... Pangeran Gretue mengalihkan tanggung jawab misi ini kepada dirinya... Pangeran Morsdantaque punya niat lain dalam ikut campur urusan ini ! Kami tidak bisa menghentikan beliau dan antek-anteknya ! Kecuali jika Tuan muda Dullart setujuh untuk kembali dan kalian mau bertarung bersama kami “ Jelas Oxtoroo


Tazuya berpikir sebentar. Setelah berbicara dengan Oxtoroo, Tazuya dan Inuya bisa merasakan tidak ada kebohongan dalam semua perkataan Oxtoroo. Hal ini membuat Tazuya memutuskan untuk menerima Oxtoroo untuk bekerjasama dengan mereka untuk menghentikan Morsdantque


“ Kita tidak bisa menjadi teman yang seutuhnya ! Tapi jika ada orang mau bekerjasama dengan kami karena sebuah kesamaan visi dan misi... kurasa tidak ada salahnya jika aku menerimamu dan teman-temanmu untuk bekerjasama dengan kami ! Target kita sama... tapi tujuan kita berbeda ! Jika kita berhasil melakukan itu... kalian mau meninggalkan kami atau melanjutka kerjasama itu terserah kalian ! Selama kalian tidak melakukan itu disaat tujuan kita belum tercapai ! “ Jelas Tazuya kepada Oxtoroo tentang kerjasama mereka


“ Kau benar ! Kita punya target yang sama... walau kita ingin melindungi seseorang yang berbeda... tapi itu tetap saja kita melakukan ini demi umat kita masing-masing ! “ Ujar Oxtoroo


“ Baik ! Aku terima kalian ! “ Kata Tazuya yang memberikan keputusannya yang diikuti oleh Inuya yang memberikan anggukan kecil kepada Tazuya yang menandakan ia setujuh dengan si pemuda pendek tersebut


*****


Dikapal induk Theta, Energateez terlihat keluar dari ruangannya sambil memperhatikan situasi yang ada disekitar luar kamarnya. Melihat situasi diluar cukup aman dari anggota militer lain termasuk dari para kedua Pangeran, Energateez langsung mengaktifkan pengaman pintunya dan pergi dari ruangannya


“ Aman ! Aktifkan pengaman ruangan ! “ Ujar Energateez yang langsung mengaktifkan kunci pengaman dari ruang pribadinya


Energateez pergi keruang tahanan kapal induk dan berniat untuk mengunjungi Swift Polly. Sambil menghela nafas panjang, Energateez memasuki ruangan tersebut. Diruang tahanan ia tidak menemukan Swift Polly disana dan ini membuat ia berpikir apakah wanita tersebut sudah dieksekusi atau belum


“ Ah ! Ke-kemana Kapten Swift Polly ?! Celaka ! Apa dia sudah dieksekusi mati ?! “ Pikir Energateez kepada dirinya sendiri dengan ekspresi terkejutnya


Sang prajurit elit langsung keluar dari ruang tahanan dan pergi menuju ruang penelitian. Saat diintip, ia tidak melihat siapapun yang ada diruangan tersebut


“ Tidak ada siapa-siapa disini ! “


Energateez berjalan disepanjang jalan koridor menuju ruang pemantau kapal induk disebelah utara kapal. Namun disaat ia berjalan kesebuah koridor yang mengarah keruang pertemuan, tiba-tiba saja ada seseorang yang langsung menariknya dan menahanya dari koridor tersebut sambil menahan mulutnya untuk tidak berteriak


( SYAAAT ! )


“ UWAA ! Mmmmmggh ! Mmmmmgggh! “


“ Ssssst ! Kalau kamu teriak maka kau sendiri yang akan mendapat masalah serius ! “ Bisik sosok yang menarik dan menahannya yang tidak lain adalah Swift Polly


“ K-kup-fuaah ! Kapten ! Ke-kenapa anda bisa- “


“ Pura-pura mengalami kejang-kejang ! Aku sudah menunggu salah seorang petugas yang datang kemari agar dia bisa membukakan pintu sel tahanan itu “ Jelas Swift Polly dengan santainya


“ Hmmm ! Jika anda kabur dari ruangan itu apa itu artinya anda sudah tahu aksi kami sebelumnya ?! “ Tanya Energateez yang bertanya tentang alasan kenapa Swift Polly bisa kabur dari ruang tahanan

__ADS_1


“ Ya ! Aku sudah tahu ! Dari Rough ! “


“ Eh ? Rough-san ?! “ Energateez terkejut saat mendengar jawaban dari Swift Polly


“ Hmph ! Yaaa ! Ikut aku ! “ Ujar Swift Polly sambil mengajak Energateez untuk ke sebuah ventilasi udara besar dimana itu bisa pergi menghubungkan keruang pertemuan yang sedang terkunci


Swift Polly mengajak Energateez keruang pertemuan dengan melewati ventilasi luar. Selama berjalan melalui ventilasi, Swift Polly menceritakan bahwa Rough Polly telah menceritakan semuanya tentang misi mereka termasuk aksinya Oxtoroo dan Sampson yang dicap sebagai pengkhianat. Tidak hanya itu mereka berlima sebenarnya sudah memantau semua aktivitas mereka karena Rough Polly memantaunya dengan meretas sistem pemantau dari Spidaro


“ Aku tahu pada saat itu kalian semua masih berada di Planet Gaa-Naz disaat kami semua berada di planet Bumi ! Dan aku tidak menyangka kalian berlima serta Pangeran Morsdantaque bisa dengan cepat mengetahui ini ! Aku yakin Pangeran Morsdantaquelah yang menginginkan Rough untuk memantau misi kami secara rahasia ! Karena aku yakin beliau pasti punya maksud lain atas keterlibatannya disini “ Jelas Swift Polly kepada Energateez


“... “ Energateez hanya terdiam dengan ekspresi datarnya


“ Saat melihat aksinya Oxto dan Sampson yang memutuskan untuk bertarung melawan kalian dan kemungkinan besar memilih untuk memihak El-Fighter demi masa depan umat kita dan Tuan Muda... Rough mendatangiku dan menanyakan kepadaku apa aku tahu soal itu ! “ Lanjut Swift Polly saat mereka memasuki ruang pertemuan dan duduk di salah satu kursi tersebut


“ Oxtoroo dan Sampson sebenarnya tidak mengatakan jika mereka memihak El-Fighter ! Tapi itu benar mereka memutuskan untuk bertarung melawan kami demi Tuan Muda dan masa depan umat kita ! Ka-karena... “ Energateez menjelas tentang apa yang dimaksud Oxtoroo dengan nada yang awalnya cukup tinggi perlahan menjadi rendah saat ia ingin membicarakan tujuan Morsdantaque


“ Apa ?! Karena apa ?! “ Tanya Swift Polly


“ Eeeeehhh... “


Swift Polly membalikkan badannya sambil bertanya tentang kelanjutan dari perkataan Energateez. Sang pemuda pendek tersebut ragu ingin membicarakan apa karena rasa ketakutannya. Namun karena penasaran membuat Swift Polly dengan tegas memaksa Energateez untuk memberitahu apa yang sebenarnya direncanakan oleh Morsdantaque


“ Katakan kepadaku Ene ! “


“ Itu... karena... yang membuat Tuan Muda lari dari kita adalah... Pangeran...  Morsdantaque “ Jawab Energateez dengan nada keraguannya


“ Apa ?! Jadi itu benar Tuan Muda sebenarnya tidak membenci Yang Mulia ?! “ Tanta Swift Polly yang masih tidak percaya dengan apa yang dikatakan Energateez


“ Yaaa ! Ini semua sudah berdasarkan rencana dari Pangeran Morsdantaque ! Sebelum invasi ke Planet Gaa-Naz... Pangeran Morsdantaque membicarakan kepada kami bahwa ialah yang pantas untuk menjadi penerus kekaisaran dari Yang Mulai dan merasa jika Tuan Muda bukanlah orang yang pas untuk jadi penerusnya ! Karena itu beliau menjebak Tuan Muda agar bisa diusir dari kekaisaran dan kemiliteran Theta ! “ Jelas Energateez


“ Dan kematian Yang Mulia... apa itu bagian dari rencana beliau ?! “ Tanya Swift tentang kematian Kaisar Zozo


“ Itu... yaaa ! Itu benar ! Aku tidak menyangka kamu sudah menduga adanya kejanggalan dari kematian Yang Mulia “ Jawab Energateez dengan nada cemasnya


“ Tidak hanya aku ! Oxto dan kemungkinan Jenderal juga mencurigainya ! “ Kata Swift


“ Dan kamu sudah tahu apa yang beliau inginkan dari misi ini bukan ? “ Tanya Energateez


“ Yaaaa ! Itu pasti- “


“ Ingin membunuh Tuan Muda ! Pangeran ingin mempermalukan Tuan Muda terlebih dahulu sebelum belia mengeksekusinya didepan umum ! “


Setelah mendengar semua penjelasan dari Energateez, Swift menjadi tidak tenang. Ini juga membuat ia berpikir bahwa suatu saat nanti Morsdantaque akan melakukan eksekusi tidak hanya kepada dirinya tetapi juga kepada Oxtoroo beserta Argus, Pak Louss dan Sampson karena dianggap “gagal” dalam misi mereka dan dicap pengkhianat. Yang membuat Swift Polly bertekat untuk kembali ke Superbia-07 untuk memberitahu hal ini kepada Argus


“ Sialaaan ! “ geram Swift Polly


“... “


“ Ini benar-benar bencana ! Kalau begini terus aku harus memberitahu Jenderal bahwa ini semua sudah direncanakan oleh Pangeran Morsdantaque dan keempat prajurit lain ! Aku yakin suatu saat mereka akan mengejar Oxto dan Sampson karena mereka berpikir jika mereka benar-benar telah mengkhianati umat kita ! Ini tidak bisa dibiarkan ! “ Jelas Swift Polly


“ Jadi... bagaimana ? “


“ Kau sendiri apa yang membuatmu ingin menemuiku ?! “ Swift balik bertanya kepada Energateez


“ Aku... aku masih... tidak enak karena telah melukai mantan sahabatku... karena ia pikir bahwa ia adalah sosok yang berani yang mau ikut bertarung untuk melawan prajurit lain dan Pangeran Mosdantaque ! Ini membuatku... sedikit ragu kenapa aku berada diposisi prajurit elit... dan kenapa aku selalu gemetar saat melihat aksinya Oxtoroo dan Samp “ Jelas Energateez dengan nada rendahnya


“ Kau tidak sedang bergurau kan ?! Atau itu adalah ejekan untukku dan Oxto ?! “ Tanya Swift Polly dengan nada jengkelnya sambil menatap Energateez dengan tatapan tajamnya


“... “


“ Berikan medali teleportasimu ! “


“ Hah ?! Jadi kamu ingin kabur dari sini ?! “ Tanya Energateez dengan nada keraguannya


“ Yaaa ! Jika Oxto bilang dia akan membawa Tuan Muda kemari walau harus melawan kalian demi masa depan umat kita... kurasa aku tahu apa yang harus aku lakukan sekarang ! Dan aku yakin jika Jenderal tahu tentang ini... maka ada kemungkinan jika beliau akan ikut menbantu Oxto dan Sampson ! Itu karena beliau peduli dengan masa depan umat kita ! “ Jelas Swift Polly


“...” Energateez hanya bisa terdiam dengan ekspresi cemasnya


“Jadi kau sendiri bagaimana Energateez... apa yang ingin kau lakukan sekarang... berada disini... atau... ikut denganku ?! Tanya Swift Polly sambil mendekati wajah si prajurit elit tersebut yang membuat mata si pemuda tersebut melebar dan terkejut dengan apa yang ia tawarkan kepadanya


“ Ah ! Aku... aku... “


Swift Polly terdiam dan ahnya menatapnya dengan tatap dinginnya. Dan Ia menyimpulkan bahwa Energateez perlu waktu untuk memutuskannya dan meminta kepadanya untuk membukakan portal untuk membawanya kembali ke Bumi


“ Perlu waktu ? Baiklah... apa boleh buat ! Sekarang aktifkan medalimu ! Aku harus pergi sekarang juga ! “


“ B-baiklah ! “


*****

__ADS_1


__ADS_2