El-Fighter : Fighter Baru Yang Berani (Book I)

El-Fighter : Fighter Baru Yang Berani (Book I)
78. Something You Hide


__ADS_3

“ A-APA ?! “ Swift Polly terkejut mendengar apa yang ditanyakan Rough Polly


“ Hah ? Apa yang membuatmu terkejut ?! “ Tanya Rough Polly


“ Jangan bercanda ! Oxtoroo berkhianat katamu ?! “ Swift Polly kembali bertanya kepada Rough Polly


“ Oh yaaa~ dia sudah menyakiti hatiku beberapa tahun yang lalu... dan sekarang dia dan Sampson mulai berani mengkhianati umat kita ! Aku sejujurnya tidak kaget melihat Tuan Muda berkhianat karena dia terbukti seorang pengecut dan tidak suka tanggung jawab untuk meneruskan tahtanya... tapi Oxtoroo yang berkhianat... itu benar-benar tidak bisa kupercaya ! “ Jelas Rough Polly


“ Jadi kau mau menuduh jika aku adalah dalang semua ini ?! “ Tanya Swift dengan nada kekesalannya


“ Apa ? Ohohooo~ tidak-tidaaak~ aku hanya ingin memastikan jika kau pasti tahu apa yang dia lakukan atau rencanakan karena KAU SENDIRI... sudah dekat satu sama lain dengan dia ! Kupikir kau selalu mengambil keuntungan dalam mencuri mantan pacar dari kakakmu... kuakui kau cukup baik juga karena masa bodoh dengannya ! “ Jelas Rough sambil menuduh Swift yang ia pikir telah merebut Oxtoroo darinya


“...”


Swift Polly geram dan terdiam sesaat pasca diejek oleh saudari tertuanya tersebut. Namun ia penasaran dengan apa yang dikatakan Rough Polly tentang Oxtoroo yang diduga mengkhianati umat Thetoid. Karena rasa penasarannya inilah yang membuat Swift Polly mau tidak mau menceritakan tentang misi mereka sebelumnya dan apa yang membuat Oxtoroo mengkhianati umat mereka


“ Jadi... apa yang membuat Oxtoroo mengkhianati... kita ? “ Tanya Swift dengan nada keraguannya


“ Jadi kau sekarang mau tahu dan mendengarkan penjelasan dari kakakmu ? “ Rough balik bertanya


“ Sudah cepat ceritakan saja ! “ Celetuk Swift dengan nada jengkel


“ Baik ! Menurut Glabe... Oxtoroo sebenarnya tidak sendirian ! Ia dan Sampson juga memutuskan untuk membelot kita dengan alasa “mendukung Tuan Muda merebut tahta kekaisarannya” ! “ Jelas Rough


“ Sampson juga ? “ Swift sedikit kaget saat Rough menyebut nama Sampson


“ Ho’oh! Mereka juga berdalih bahwa ia tidak memihak Fighter... tapi kenyataannya mereka sebenarnya berpihak dengan mereka karena si Alpha cebol itu membantu mereka ! “ Lanjut Rough


“ Hmmmm... jadi kalian sudah menarik kesimpulan dengan mudah jika mereka jadi “pengkhianat” karena Fighter membantu mereka ?! “ Swift kembali bertanya dengan nada keraguannya


“ Dan karena itulah aku datang kemari karena ingin tahu jika kau pasti tahu sesuatu akan gerak-geriknya selama kau bersamanya ! Aku yakin Oxtoroo-kun dan juga Sampson sering sekali saling berkomunikasi satu sama lain~ “ Jelas Rough sambil menaruh curiga dengan Swift


“ Aku sama sekali tidak tahu soal niatnya untuk “mengkhianati” kita ! Tapi... dilihat dari reaksimu saat memberitahu kematian Yang Mulia Zozo... itulah yang pantas kucurigai ketimbang dia ! “ Jawab Swift Polly dengan beranjak dari kursinya dan memasang tatapan tajam kehadapan Rough Polly


Mendengar perkataan saudarinya membuat Rough Polly sangat kesal. Sang wanita prajurit elit tersebut membalas bahwa tingkatan Swift masih jauh lebih rendah darinya dan ia tidak punya hak untuk tahu akan apa yang ada di kekaisaran dan kemiliteran dengan dalam kecuali mereka yang bekerja untuk Keluarga para Kaisar


“ Kau sudah lupa apa posisi kita, Swift ?! Tidak ada yang KAU perlu curiga tentang kematian Yang Mulia ! Kematian beliau adalah hukuman karena terlalu menaruh kepercayaan penuh terhadap pengkhianat dan melupakan orang yang benar-benar peduli dengan masa depan umat Thetoid ! Jadi tidak ada gunanya kau mencurigai kematian Yang Mulia ! Sekarang saatnya kita harus menghukum para pengkhianat dan melindungi mereka yang belum terkena pengaruh dari si pengkhianat itu ! “ Jelas Rough Polly dengan nada kesalnya sambil mendekati dirinya ke pintu sel


“ Kau... “


“ Naaaah Swift ! Bersyukurlah karena akulah yang memberimu kesempatan kedua karena kita berdua adalah saudari kandung ! Tapi... syarat lain agar kau bisa  diberi kesempatan hidup yang lebih panjang ialah... kau harus kerjasama dengan kami ! Bagaimana Swift ?! “ Rough Polly memberi tawaran dengan nada ancamannya kepada Swift Polly


“...”


“ Okeeee~ jika kamu masih membutuhkan waktu ! Pikirkanlah apa pilihanmu ! Jangan lama-lama~ “ Sahut Rough sambil keluar dari ruangan tahanan Kapal Induk Theta


Swift Polly hanya bisa terdiam dan menatap saudarinya dengan tajam. Wanita tersebut kembali duduk keranjangnya dan berbaring sambil memikirkan aksinya Oxtoroo dan Sampson


“ Apa Jenderal Argus tahu soal ini ? “ Pikir Swift


Malam harinya di taman asrama SMA Internasional Shinjitsu yang merupakan menjadi tempat pembatas asrama siswa dan siswi, kelima V-FIGHTER sedang membicarakan siapa yang akan menjadi calon lawan dan sekutu mereka dimasa depan sambil memperhatikan para siswa-siswi yang ada disana melakukan aktivitas malam seperti bermain musik, skateboard dan bermain bola basket antar siswa dan siswi


“ Nih ! Minuman untuk kita berlima “ Ryuga membelikan minuman Yogurt yang ia beli dari mesin minuman di Asrama siswa


“ Makasih~ “ Jubei langsung mengambilnya dengan senang hati


“ Thanks ya~ Seperti biasa kamu selalu baik untuk metraktir kami walau kami tidak pernah menyuruhmu “ Gumam Inuya sambil meminum Yogurtnya


“ Hmmmm~ jadi... mungkinkah siswa-siswi yang ada disini suatu saat akan menjadi sekutu kita ? “ Tanya Tazuya kepada Inuya dan yang lain sambil memperhatikan siswa lain yang bernyanyi dan bermain skateboard bersama-sama


“ Bisa jadi begitu “ Jawab Inuya


“ Atau mungkin... mereka bisa menjadi musuh kita ?! “ Tanya Tazuya dengan nada setengah sinisnys


“ Kita boleh berhati-hati dengan seseorang... tapi itu bukan berarti kita berburuk sangka dengan mereka “ Ujar Inuya


“ Tapi kau sering berburuk sangka dengan para cewek “ Gumam Ataru kepada Inuya


“ Hah ? Apa ?! Heh itu karena sebagian dari mereka memiliki mulut yang menyebalkan yang membuatku tidak tahan mendengarnya ! “ Celetuk Inuya dengan nada jengkel


“ Ehm ! “ Jubei yang sedikit tersinggung menegur Inuya dengan berpura-pura batuk


“ Hei Jubei... aku tidak bilang “semua cewek” looooh~ Sejujurnya aku lega karena kamu masih mending dari Ichinose dan cewek penggosip lainnya “ Sahut Inuya yang meluruskan jika Jubei berbeda dengan yang lain


“ Nah Inuya-kun~ dilihat dari tingkah lakumu dan caram berbicara aku bisa melihat bahwa kamu itu orang yang buruk dalam berbohong tetapi juga terlalu brutal dalam kejujuran “ Ataru memberi komentar jujur soal Inuya


“ Oh ayolah ! Aku selalu bicara apa yang aku rasakan dan yang aku lihat ! Suka atau tidak aku akan bicara sejujurnya ! “ Jawab Inuya dengan nada santainya


Mendengar apa yang dikatakan Inuya membuat Tazuya angkat bicara soal tanggapannya tentang aksi Oxtoroo dan Sampson. Pemuda pendek tersebut mengakui jika ia sebenarnya tidak berharap banyak dengan mereka berdua untuk membantu mengalahkan Morsdantaque dan prajurit elitnya. Namun jika terbukti ada niat lain maka Tazuya bersiap akan mengambil langkah serius untuk menghukum mereka


“ Aku masih belum mempercayai Oxtoroo dan Sampson mau membantu kita ! “ Ujar Tazuya sambil meminum Yogurtnya

__ADS_1


“ Hm ? “


“ Aku tahu mereka ingin mengalahkan Galaztis dan yang lain... tapi aku masih meragukan mereka yang mau berpihak dengan kita ! Yaaa... aku tahu mereka bilang mereka tidak memihak kita... tapi... aku masih meragukan apa mereka lakukan benar-benar demi Dullart !  Itu karena... mereka masih bersama si Jenderal itu... “Jelas Tazuya sambil teringat Jenderal Argus


“ Jadi menurutmu mereka melakukan itu karena disuruh oleh Jenderal mereka ? “ Tanya Inuya


“ Sudah pasti ‘kan ? Mereka adalah orang militer dan pegawai Kekaisaran ! Jadi aku ragu jika mereka berani melakukan itu karena keinginan mereka sendiri ! “ Jawab Tazuya


“ Kamu benar Hideyuki... walau mereka mau kerjasama dengan kita... bukan berarti kita menerima mereka dengan tangan terbuka “ Ujar Ryuga


“ Sepertinya kita masih belum bisa lega untuk saat ini “ Sahut Inuya


“ Jika mereka terbukti memiliki niat lain dibalik kerjasama ini... aku tidak akan ragu untuk mengambil langkah tegas terhadap mereka ! Bukan karena kita... tapi karena mereka sudah mempermainkan Dullart-san ! “ Jelas Tazuya


Inuya dan V-FIGHTER lainnya tidak berkata apa-apa saat mendengar pernyataan Tazuya barusan. Namun Inuya hanya menjawab dengan anggukan kecilnya dan ekspresi datarnya menandakan bahwa ia setujuh dengannya


“ Dunia itu luas yaa~ kita tidak bisa tahu apa mereka beneran aslinya baik atau tidak ! Karena itu sulit untuk kita menaruh kepercayaan dengan orang lain “ Jelas Inuya tentang moralitas dunia yang abu-abu dimatanya


“ Hmmm “


Tidak lama, Rattana dan Danmari menghampiri mereka untuk mengajak V-FIGHTER kearea “Mini-Concert” yang tempatnya bersebelahan di kantin Asrama siswa karena hari ini adalah ulang tahunnya Kenneth


“ Hei ! Disini ternyata kalian berlima ! “ Sapa Rattana


“ Bussaba-san ! Dan the Man ! “ Tazuya balik menyapa mereka


“ Waaah Iga-san ! Akhirnya kamu tahu julukan kerenku ?! Aku senang mendengarnya “ Ujar Danmari kepada Tazuya yang tahu akan julukannya


“ Yaaa~ Inuya yang beritahu aku soal itu ! Dan itu memang keren ! “ Puji Tazuya


“ Ada perlu apa ? “ Tanya Ataru


“ Kalian mau ikut mempersiapkan ulang tahunnya Glenn-san di area Mini-Concert ? Semua siswa-siswi kelas 1-LA-A sudah berkumpul disana “ Ajak Rattana


“ Hah ? Si Kenneth Bartholomew Glenn ulang tahun hari ini ? “ Tanya Jubei


“ Dia tidak bilang apa-apa dengan kita dan tidak ada yang beritahu kita soal itu “ Sahut Inuya


“ Yaaa~ itu karena kami tidak sengaja mendengar ia ditelpon orang tua untuk memberi ucapan selamat ulang tahun kepadanya~ maka itulah kenapa kami ingin mengadakan pesta agar dia tidak kesepian “ jelas Danmari


“ Aku tidak yakin sosok kelam seperti Glenn-san adalah orang yang suka berpesta “ Sahut Tazuya


“ Yaaaa sekalian kita bersenang-senang saja dan itupun kami tidak mau dia kesepian dihari ulang tahunnya~ ayo kalian mau ikut ? “ Jelas Rattana kembali menawarkan ajakan kepada Tazuya dan yang lain untuk berkumpul dengan yang lain


“ Siiiip ! Ayo kita kesana ! “


*****


Mereka bertujuh sampai kearea “Mini-Concert” dan terihat para siswa-siswi kelas 1-LA-A hampir selesai menghiasi tempat tersebut untuk pesta ulang tahunnya Kenneth. Saat Rattana mengajak Jubei untuk membantu para siswi, Tazuya dan yang lainnya menghampiri para siswa dan melihat Kenneth sedikit gelisah di area tersebut


“ Ayo Jubei! Kita bantu yang lain disana ! “ Ajakan Rattana sambil menarik lengan Jubei


“ Okeeee~ “


“ Aaaaah lihat itu ! Si tuan yang berulang tahun murung di meja makan~ “ Ujar Inuya saat ia melihat Kenneth sedang melamun sambil memasang wajah murungnya dimeja makan


“ Aku sebenarnya tidak ingin dirayakan sih~ itu karena aku tidak suka jadi pusat perhatian orang banyak termasuk itu dalam ulang tahunku~ “ Gerutu Kenneth kepada Tazuya dan yang lain


“ Yaaa~ apa kamu takut yang lain minta traktiran ulang tahun gitu ? “ Celetuk Inuya


“ ‘kan sudah kubilang aku tidak suka jadi pusat perhatian ! Dan dikerumuni orang-orang itu rasanya menyebalkan... juga... aku tidak ingin merepotkan kalian semua untuk mempersiapkan ini ! “ Ujar Kenneth yang masih menggunakan nada jengkelnya


“ Ayolaah~ kita bersekolah dimana tempat anak orang kaya dan berprestasi untuk melanjutkan pendidikan mereka... aku yakin tidak ada disini yang mengharapkan untuk ada yang mau mentraktir dihari ulang tahun seseorang ! Itu saja yang lain tahu karena tidak sengaja mendengarkan pembicaraanmu dengan orang tuamu dan berpikir jika kamu sebenarnya kesepian dihari ulang tahunmu “ Jelas Tazuya yang ingin Kenneth untuk tidak berpikiran negatif terhadap yang lain


“... “


“ Haaa~ kalian berlima baru datang ? Darimana saja ?! “ Tanya Shan Lee kepada Tazuya dan yang lain sambil menghampiri mereka berempat dan Kenneth


“ Naaah kami ada keperluan di Friedkin Inn karena pamanku sedang ada masalah disana~ Saat beliau sibuk memperbaiki pipa air dengan pegawai lain, kami disuruh untuk membantu sisa pegawai untuk melayani para tamu “ Jelas Ataru sambil membuat cerita yang akan membuat Shan Lee percaya dengan mereka


“ Begitu ya ? Tidak kusangka Friedkin Inn akhirnya jadi ramai juga ya~ karena rumor berkata itu adalah tempat yang dipercaya agak angker “ Ujar Shan Lee


“ Khh kata siapa sih ?! Jangan bicara yang tidak tidak ya ! “ Sahut  Ataru dengan nada jengkel


“ Sebenarnya yang dikatakan Shan Lee ada benarnya sih~ “ Bisik Tazuya kepada Inuya dan Ryuga karena rumor tersebut sebenarnya mengarah ke Ataru dan pegawai lain yang merupakan seorang Dewa Kematian


“ Ho’oh ! “ Jawab Inuya dan Ryuga secara bersamaan dengan anggukan mereka


Tidak lama kemudian, Vlada menghampiri mereka sambil meminta untuk salah satu diantara mereka mau untuk pergi ke minimarket untuk membeli bahan membuat saus daging barbeque mereka


“ Hei heeei~ aku mau minta bantuan nih sama kalian~ apa ada yang mau ? “ Tanya Vlada kepada mereka semua

__ADS_1


“ Bantuan apa ?  “ Tanya Ryuga


“ Untuk membeli bahan membuat saus daging barbeque kita~ kalian bisa melihatnya di daftar ini jika ada yang mau “ Jelas Vlada sambil menunjukan daftar belanja yang akan dibelikan nanti


Tazuya melihat Haku yang duduk di bangku samping area “Mini-Concert” sendirian sambil memperhatikan siswa-siswi lain mempersiapkan pesta. Melihat itu Tazuya memutuskan untuk menawarkan dirinya bersama dengan Haku untuk berbelanja apa yang ia butuhkan


“ Umm... aku mau ! Aku akan pergi bersama Haku ! “ Ujar Tazuya sambil mengatakan ia ingin Haku pergi bersamanya


“ Ah~ jadi kamu mau cari kesempatan untuk dekat dengannya ? “ Goda Inuya


“ Tidak ada salahnya ‘kan ? Berusaha dekat dengannya sebagai seorang teman ? “ Balas Tazuya


“ Aaaaah~ bagus bagus ! Haku-chan dari tadi belum melakukan apa-apa... dan mengajaknya berbelanja... kurasa itu ide yang bagus ! Sebentar yaaa aku panggil Haku-chan dulu~ “ Sahut Vlada dengan nada cerianya yang setujuh dengan permintaan Tazuya


“ Okeee cebol tampaaan~ semoga berhasil yaaa~ “ Goda Inuya yang membuat Kenneth, Shan Lee, Ryuga dan Ataru tertawa kecil mendengarnya


“ HEEEI JANGAN BIKIN AKU TAMBAH TEGANG ! “ Ujar Tazuya dengan nada gelisahnya


“ Tazuya ? “ Panggil Haku


“ Hei Haku~ Ahaaa bagaimana hari ini kita berbelanja di minimarket seberang sana ? Kamu tidak keberatan ? “ Tanya Tazuya dengan sedikit malu-malu


“ Tidak keberatan~ “ Jawab Haku dengan senyumannya


“ Naaah ini dia daftarnya dan pegang uang ini “ Vlada memberikan uang dan daftar belanja kepada Tazuya dan Haku


“ Hmmm tidak begitu banyak “ Ujar Ataru yang melihat daftar belanja tersebut


“ Okeee dimengerti ! Ayo Haku... kita pergi sekarang ! “ Ajak Tazuya


“ Hati-hati dijalan~ jangan kelamaan yaaa~ “ Sahut Inuya


“ Ah ! Tazuya dan Haku-chan mau kemana ? “ Tanya Jubei yang tidak sengaja melihat mereka berdua pergi meninggalkan Asrama sambil memasang balon


“ Ke minimarket “ Jawab Elma


“ Tazuyaaaaaaaa~ jangan kelamaan pergi sama Haku-chan yaaa~ tidak baik cewek-cowok masih remaja dibiarkan pergi sendirian dimalam hari loooh~ “ Sahut Jubei


“ BE-BE-BERISIIIIK ! JANGAN BIKIN AKU TAMBAH GELISAAAH ! “ Teriak Tazuya dengan wajah memerahnya


Tazuya dan Haku pergi ke minimarket terdekat di Asrama mereka. Sambil berjalan menuju tempat yang dimaksud, Tazuya mengajak Haku berbicara tentang kehidupannya sebelum tinggal diasrama


“ Jalan-jalan dimalam hari itu menyenangkan juga yaa~ apa kamu sering diajak jalan-jalan oleh keluargamu ? “ Tanya Tazuya


“ Jarang “ Jawab Haku dengn sangat singkat


“ Benarkah ? Apa kamu pernah disuruh keluargamu untuk membeli sesuatu di minimarket ? “ Tazuya kembali bertanya dengan penasaran


“ Tidak pernah. Hanya kakak yang sering membeli apa yang kumau~ seperti membeli kue... video game... buku komik... dan lain-lain “ jelas Haku dengan nada pelannya


“ Aaah begitu~ jadi kamu sering pergi bersama teman-temanmu atau saudaramu ? “


“ Aku tidak punya teman... dan kakak selalu sibuk... “ Jelas Haku


“... “


“ Kak Jubei... dan kamu adalah teman pertamaku... karena itu kenapa aku senang karena bisa diajak jalan-jalan bersama kalian “ Lanjut Haku dengan nada sedikit malu-malunya


“ Dan dengan yang lain... apa kamu juga akrab ? “ Tanya Tazuya tentang hubungan Haku dengan siswa-siswi kelas 1-LA-A lainnya


“ B-belum... aku belum berani... “ Jelas Haku dengan nada kakunya


“ Aaaah begitu yaa~ jangan malu-malu~ semua orang disini bisa ramah kok~ yaaah aku tahu orang seperti Ichinose... Hartoless dan Golomanov adalah orang yang agak sulit didekati tapi aku yakin suatu saat mereka bisa diajak menjadi teman~ masih banyak yang bisa didekati selain mereka kok ! “ Jelas Tazuya sambil memberi semangat kepada Haku untuk mencari teman di kelas mereka


“ Ummm... “


Saat Tazuya dan Haku ingin memasuki minimarket, mereka tidak sengaja berpapasan dengan Karin dan Sandy yang juga ingin keluar dari minimarket tersebut. Tazuya sangat terkejut karena ia tidak menyangka akan bertemu dengan mereka berdua


“ Ah ! “


“ T-Tazu-chii ?! “


“ K-karin ! “


“ Eh ? “ Haku bisa melihat jika Tazuya dan Karin pernah saling kenal satu sama lain


“ Oh~ senang bertemu denganmu lagi “ Sapa Sandy yang pura-pura baik dihadapan mereka bertiga


“ S-salam kenal temannya Tazuya ! Aku Haku Akashinya ! “ Ujar Haku yang spontan memperkenalkan dirinya kepada Karin dan Sandy


“ Aaaah~ jadi kamu bisa berteman dengan anak keluarga Akashinya ? Keren sekali kamu Tazu-chii ! Salam kenal... aku Karin Umida~ ya itu benar aku temannya Tazuya “ Jawab Karin sambil memberikan jabatan tangan kepada Haku

__ADS_1


Disaat Karin dan Haku saling berkenalan dengan ramah, Tazuya dan Sandy saling memberi tatapan tajam satu sama lain dengan wajah tidak senang yang terpasang  jelas diwajah mereka masing-masing. Tazuya masih belum bisa melupakan apa yang dilakukan Sandy sebelumnya


*****


__ADS_2