
Tazuya membukakan matanya perlahan, dan ia melihat bahwa ia masih digendong oleh Inuya dan Jubei terlihat berada disampingnya. Terlihat, mereka mendarat disuatu atap gedung yang agak tinggi, kemungkinan besar adalah gedung toko elektronik. Menyadar bahwa Superbia-07 sudah pergi dari kota Shinjitsu, Tazuya langsung kaget dan
bertanya tentang keberadaan pesawat tersebut juga keadaan kota mereka
“ Inuya. . .Jubei ? “
“ Hei ! “ Kata Inuya dengan singkat sambil tersenyum
“ A. . .AAAAH. . . Pe. . . Pesawatnya ? Apa kita- “
“ Tenang-tenaaaaaaaang~ Tazuyaaaa. . . pesawatnya sudah pergi. . . jadi jangan panik “ Kata Jubei berusaha menenangkan Tazuya yang tiba-tiba kaget
“ Jangan panik, katamu ? Eh. . . kotanya ? Apa kota Shinjitsu- “
“ Tuh. . . lihat saja sendiri “ Kata Inuya sambil membantu Tazuya untuk bangkit
Dari atas gedung, Tazuya melihat situasi kota pada saat ini. Sambil mengaktifkan sistem pelacak dari helmnya, Tazuya bisa melihat banyaknya kekacauan yang disebabkan oleh para Alien Thetoid karena persenjataan dari pesawat Superbia-07. Saat Tazuya tidak sengaja melihat Sandy dari bawah, Rigel, beserta Dullart dan DECA-I datang menghampiri mereka berlima
“ Woaaaah ! “
“ Bagaimanaaaa~ Sekarang sudah bisa tenang ? “ Tanya Inuya
“ Hideyuki sudah bangun. Bagus deh “ Kata Ryuga yang baru saja datang bersama dengan Ataru
“ Aku tidak menyangka rencana kita akhirnya berhasil untuk mengalahkan Alien itu yaaaa~ “ Kata Jubei
“ Walau demikian, itu bukan berarti kita bisa bersantai. Mereka masih berada dibumi dan lari ketempat lain “ Jelas
Ataru
“ Yaaaa. . . lihatlah kekacauan ini. Seandainya jika kita tidak bergerak dengan cepat maka musnahlah kota ini dan
orang-orang yang ada disini“ Jelas Tazuya sambil masih memperhatikan situasi dari atas atap
( Tazuya kemudian melihat Sandy yang marah besar karena mobilnya terkena puing bangunan )
“ Yaaa. . .walau ada diantara mereka yang pantas untuk dimusnahkan. . . tapi aku ingin memusnahkan orang itu dengan tanganku sendiri “ Lanjut Tazuya pasca ia melihat Sandy
“ Siapa orang yang kamu maksud itu ? Sandy ? “ Tanya Inuya
“ Anak-anak ! Syukurlah kalian semua selamat “ Kata Rigel yang baru saja datang bersama dengan Dullart dan DECA-I
“ Ah. . . Tuan Rigel ! “ Sambut Jubei
“ Jadi. . . .bagaimana dengan pesawat itu dan juga awaknya ? Kemana perginya mereka sekarang ? “ Tanya Tazuya
“ Jauh dari sini “ Jawab Ataru
“ Heeeeee ? “ yang lain bingung dengan jawaban Ataru dan langsung melihat kearahnya
“ Ya. . . menurut penglihatan masa depanku, mereka mendarat disuatu pulau kecil yang tak berpenghuni yang letaknya di Oseania “ Ataru kembali menjelaskan jawabannya
“ Sepertinya apa yang dikatakan Ataru Kurenai itu benar, Rigel-san “ Kata Dullart sambil memperhatikan pelacak yang ada di DECA-I
“ Begitu ya. Haaaaahh. . . sudah kuduga mereka benar-benar tidak mudah menyerah begitu saja “ Gerutu Rigel
Tiba-tiba, mereka melihat banyak wartawan dan para penduduk yang mulai berdatang kegedung tempat mereka berdiri. Dari bawah, mereka bersorak-sorai atas usaha mereka untuk menghentikan aksi Thetoid, serta percaya bahwa Tazuya dan yang lain kemungkinan besar adalah penerus dari El-Fighter sebelumnya
“ Suara ini ? “ Ryuga menyadari dari bawah gedung terdengar suara yang agak ramai
“ Lihat ! Para wartawan dan warga lain berdatangan ! “ Kata Inuya sambil memperhatikan mereka semua dari atas
“ Mereka. . .bersorak-sorai. . . kepada kita ? “ Tanya Jubei
“ Padahal pesawat itu- “
“ Hidup Fighteeeeeeeeer ! Hidup Fighteeeeeeeeer ! Hidup Fighteeeeeeeeeeer ! “
“ Mereka kembaliiiiiiiiiiiiiiiiiiiii ! “
“ Sang penyelamat masa depan akhirnya kembaliiiiiiiiiiiiii ! “
“ Selamat datang kembali, para El-Fighteeeeeerrr ! “
Mendengar sorak-sorai dari para penduduk, Tazuya dan yang lain hanya bisa tersenyum mendengarkannya. Saat mereka teringat akan teman sekelas mereka, Tazuya dan yang lain meminta izin kepada Rigel untuk melihat keberadaan alamat rumah sakit dimana teman –teman mereka dievakuasi. Mendengar hal itu, Rigel mengizinkan
mereka dan berpesan untuk tetap waspada
“ Seperti yang kalian tahu, inilah yang namanya rasa dari kemenangan yang manis “ Kata Rigel dengan senyuman hangatnya
“ Kemenangan. . . yang manis. . . “ Kata Tazuya
“ Mungkin akan benar-benar yang membanggakan jika kita berhasil mengalahkan mereka ya “ Inuya menambahkan
“ Oh. . . .hei. . . bagaimana dengan yang lain. Hello~ teman-teman kita~ kalian lupa mereka semua dievakusiasi
dirumah sakit ? Ayo buruan kita cari mereka “ Kata Jubei yang teringat akan kondisi teman sekelas mereka
“ Oh iya. Aaaah. . . Tuan Rigel. Bisakah kami permisi sebentar untuk mencari keberadaan teman-teman kami ? “ Tanya Tazuya
“ Ya. Tentu saja. Aku yakin teman sekelas kalian sedang mencari keberadaan kalian sekarang “
“ Uuumm. . . bagaimana dengan orang-orang ini ? “ Tanya Ryuga sambil menunjuk kerumunan yang ada dibawah
mereka
“ Ituu. . . lambaikan saja tangan kepada mereka dengan santai. . .dan pergi. Itu saja. . . mudahkan . . . yang
penting kalian tunjukan kebaikan kalian dengan menyapa mereka. . . yang penting kalian lari dari pertanyaan para wartawan. . . Oke “ Jawab Rigel yang diakhiri dengan senyuman menyeringainya
“ Errr. . .oke ! Terima kasih Tuan Rigel. . . Dullart-san “
V-FIGHTER kemudian melihat kearah kerumunan, dan sama-sama mereka mengangkat tangan mereka sambil berlambai-lambai sebelum mereka pergi. Melihat mereka melambaikan tangan membuat para penduduk kembali bersorak-sorai dan terlihat banyak penyiar televisi swasta sedang menyoroti mereka dari bawah
“ Hidup Fighteeeeeeeeeeeerrr ! Hidup Fighteeeeeeeeeeeeerrr ! Hidup Fighteeeeeeeerr “
“ Rigel-san . . . bagaimana dengan kita ? “ Tanya Dullart sambil melihat kearah kerumunan dari atas gedung
“ Lambaikan saja sebentar seperti ini selagi aku akan memanggil Go4 untuk ketitik pertemuan yang kutunjukan “
Jawab Rigel sambil mengaktifkan alarm Go4, program A.I mobilnya Rigel dari DECA-I
“ Okeee~ Go4 akan menuju ketempat yang anda maksud ! “ Lapor DECA-I
“ Bagus ! Ayo. . . kita pergi ! “
Tazuya dan yang lain sedang melacak keberadaan teman sekelas mereka berada. Menurut hasil lacak mereka dari GPS Battlesuit mereka, semua siswa-siswi kelas 1-LA-A berada di rumah sakit yang sama, yaitu dirumah sakit swasta milik militer Neo-Asia
“ Ah. . . mereka ada dirumah sakit milik militer Neo-Asia ! “ Kata Inuya kepada yang lain
“ Benarkah. Bagus deh. . . berarti tidak jauh dari sini “ Kata Tazuya yang lega saat mendengar laporan dari Inuya
“ Itu dia ! “ Jubei tiba-tiba melihat rumah sakit yang dimaksud
“ Ayo . . .kita kesa-“
“ Hoi hoi. . . apa kalian yakin mau menemui mereka dengan ini ? “ Ryuga bertanya kepada yang lain sambil mengingat mereka bahwa mereka masih menggunakan Battlesuit
“ Ah. . . oh iyaya. . .ayo berhenti ! “
Tazuya memerintahkan yang lain untuk berhenti kesebuah gang yang tidak jauh dari rumah sakit tersebut, dan disana mereka langsung menggantikan battlesuit mereka dengan pakaian normal mereka
“ Fyuh. . . terima kasih sudah mengingatkan, Ryuga “
“ Yaaaaa, Hideyuki “
“ Bagaimana situasi diluar, Jubei-chan ? “ Tanya Ataru
“ Oke. . . .aman ! “
“ Aku sudah memberi pesan suara kepada Kosugi-san untuk memintanya keluar dari rumah sakit. Untuk memastikan bahwa ia benar-benar ada disana “ Kata Ryuga sambil mengirim pesan suara ke Danmari
__ADS_1
Tidak lama kemudian, Jubei melihat Danmari Kosugi keluar dari rumah sakit. Melihat bahwa itu benar-benar adalah salah satu dari teman sekelas mereka, akhirnya V-FIGHTER langsung pergi menghampirinya
“ Ah. . . Itu dia ! “
“ Bagus. Ayo ! “ Ajak Tazuya untuk menghampiri Danmari
“ Ah. . . kalian ! Ah syukurlah. . . kami mencemaskan keberadaan kalian berlima. . . apalagi kami hampir tidak bisa
menemukan keberadaan kalian saat proses evakuasi “ Jelas Shan Lee sambil menghampiri mereka berlima
“ Ya. Kami dievakuasi di rumah sakit yang berbeda. Dan karena kondisi kami sudah mendingan jadi kami di izin untuk pulang “ jelas Tazuya
“ Mana yang lain ? “ Inuya bertanya
“ Semua ada disini. Mereka sedang menunggu di halaman rumah sakit. Ayo. . . ikut aku. . . akan kuceritakan semuanya “ kata Danmari sambil mengajal V-FIGHTER untuk masuk ke area rumah sakit
*****
Tazuya dan yang lain berjalan memasuki area rumah sakit sambil mengikuti Danmari yang membawa mereka pergi ke halaman rumah sakit, tempat dimana siswa kelas 1-LA-A lainnya. Danmari menceritakan bahwa Elma Shizuka, Shan Lee, dan Kenneth Bartholomew Glenn menjadi salah satu korban dari serangan yang terjadi di arena Bowling. Mereka bertiga hanya mengalami luka sedang, dan diperbolehkan pulang besok
“ Begitu. . . .syukurlah jika mereka baik-baik saja “ Kata Ryuga saat ia mendengarkan penjelasan dari Danmari
“ Ya. Semua ini berkat bantuan dari kelima Fighter misterius itu dengan kekuatan teleportasi mereka. Jadi proses
evakuasi diarena tersebut bisa berjalan dengan cepat, dan kita semua bisa selamat berkat mereka “ Danmari kembali melanjutkan penjelasannya
Saat mendengar Danmari menyebutkan tim mereka sebagai penyelamat, Tazuya dan yang lain hanya
bisa terdiam namun mereka lega karena Danmari tidak mengetahui identitas dari kelima Fighter yang ia maksud adalah mereka. Tidak lama kemudian, mereka melihat Kurniawan Komarih datang menghampiri mereka sambil bertanya kemana saja mereka pergi
“ Oiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii “
“ Ki. . . Kiko ! Sssssst ! Kau tahu sendiri ‘kan dirumah sakit kita tidak boleh teriak ! “ Danmari memberi
peringatan kepada Komarih
“ Aaaah . . . maaf-maaf ! Habis. . . habis. . . aku senang karena tahu bahwa Tazuya. . . Inuyari. . . Mangetsu. . .
Ataru. . .dan Jubei juga baik-baik saja ! Aku benar-benar legaaaa~ “ Kata Komarih dengan nada setengah tersedu-sedu-nya
“ Woah, Komarih-san. Ini pertama kalinya aku melihat kamu seperti ini “ Kata Ataru
“ Hei hei. . .apa salahnya sih aku bisa seperti ini. . .huuuu dasar Ataru ! “ Gerutu Komarih
“ Oh ya. . . dimana ruangnya Elma dan yang lain ? “ Tanya Jubei
“ Kebetulan mereka bertiga berada diruangan yang sama. Ya. . . . diruang itu “ Jawab Komarih sambil menunjukan arah ruangan
Tazuya dan yang lain memasuki ruangan yang dimaksud oleh Komarih. Elma, Shan Lee dan Kenneth masih berbaring diranjang, terlihat Vladimir beserta Haku dan Rattana juga berada diruangan tersebut
“ Ah. . . hei~ Haloo~ “
“ Oh. . . Tazuya ! “ Sambut Haku sambil melambaikan tangannya
“ Ah. . . Tazuya ? Sudah kuduga ternyata Jubei dan yang lain memang bersama denganmu “ Kata Elma
“ Yooo~ Darimana saja kalian ? “ Sambut Shan Lee yang langsung bertanya kepada Tazuya dan yang lain
“ Kami dievakuasi dirumah sakit yang berbeda. Saat mendengar kalian bertiga terluka dan dievakuasi disini, jadi kami langsung pergi kesini secepat mungkin. Yaaa. . . .situasi juga sedikit kacau karena kami harus mencari jalan yang aman dari serangan Alien itu “ Jelas Inuya
“ Haaaah. . .yaaaa. . .bagus deh. Yang terpenting kita semua selamat dan tidak ada yang mati “ Kata Vladimir
“ Mati, ya ? “ Kata Kenneth dengan perlahan sambil tubuhnya berbaring membelakangi yang lain
“ Tadi itu benar-benar tidak terduga yaaaa. Dan diantara kalian semua, serangan itu nyaris saja mengenai aku secara langsung. Lalu. . . ada pelanggan di arena tersebut yang tidak sengaja mendorongku, yang membuat serangan Alien tersebut mengenainya. . . dan tewas ditempat “ Jelas Kenneth sambil teringat kejadian tersebut dengan ekspresi ketakutannya
Mendengar Kenneth masih trauma akan kejadian tersebut, Rattana Busaba mendekatinya dan berusaha untuk menenangkan Kenneth
“ Sudah, Glenn-san. Untuk sekarang tidak ada yang perlu kamu takutkan. Ayo berharap kejadian tersebut tidak akan terjadi lagi “ Kata Rattana sambil mengusap punggung Ken
“ Semua berkat kelima Fighter misterius
itu. Karena itulah semua orang-orang yang ada disana bisa dievakuasi dengan
menghancurkan kota ini “ Jelas Shan Lee
“ Hmmmm. . . aku penasaran apa mereka berlima benar-benar El-Fighter yang baru ? Bagaimana menurutmu, Vlad ?! “ Tanya Komarih
“ Hy ! Jika aku tahu, mungkin sudah kuberitahu kepada kalian semua “ Jawab Vladimir
Mendengar Vladimir dan yang lain berbicara tentang aksi mereka, Tazuya dan yang lain hanya bisa saling menatap satu sama lain. Tazuya juga memberikan senyuman hangat kepada Inuya, Ryuga, Ataru, dan Jubei. Menandakan bahwa ia senang karena teman sekelas mereka menghargai usaha mereka walaupun mereka tidak tahu
identitas mereka sebagai si Fighter misterius tersebut
“ Ah. . .oh ya. . . Kosugi-san, bukannya kamu bilang yang lain berada halaman rumah sakit ? “ Tanya Ryuga
“ Iyap. Bagaimana kalau kita menemui mereka disana ? Kasihan mereka sudah lama menunggu kalian juga “ Jawab Danmari sambil mengajak mereka pergi ke halaman rumah sakit
“ Boleh. Nah, Lee. . .Glenn. . . Shizuka. . . kami pamit dulu ya. Nanti akan kami beritahu jika ada teman-teman
yang mau datang kekamar kalian atau saat kami akan kembali ke Asrama “ Kata Vladimir kepada Ken, Elma dan Shan Lee
“ Oke. . . terima kasih sudah datang menjenguk kami “ Kata Shan Lee
“ Naaah. . .beristirahatlah dengan tenang~ Karena besok kalian semua sudah diperbolehkan pulang ke asrama “ Kata Ataru sambil beranjak keluar dari kamar
“ Yaaaaaa “
Vladimir mengajak Tazuya dan yang lain pergi ke halaman rumah sakit, tempat dimana Vlada dan siswa-siswi kelas 1-LA-A lainnya berkumpul. Saat melihat Vladimir datang bersama Tazuya dan yang lain, Vlada langsung menghampiri mereka dan menyambut mereka dengan senang hati
“ Aaaahhh~ Tazuya ternyata selama ini bersama dengan Inuyari, Ryuga, Ataru dan Jubei-chan~ “
“ Heeeei Vlada-chan~ “
“ Jubei-chaaaaan~ Aaaaah syukurlah ternyata kamu bersama Tazuya dan yang lain. Fyuuuh. . . kamu benar-benar
membuatku cemas ! “ Ujar Vlada sambil memeluk Jubei
“ Ahaha. . .yaaa~ Vlada-chan. . . sekarang tidak ada yang perlu di khawatirkan . . . kami berlima selamat kok~ “
“ Yuhuuuuuuu~ Kalau ada diantara kalian yang belum memakan sesuatu ayo kesini~ “ Panggil Hikari sambil
menawarkan sebuah roti kepada Tazuya dan yang lain
“ Woaaah. . . keren ! Tunggu. . . ini roti dari Amai Bakery ? Apa kau memberitahu Mama dan Papa bahwa aku
menghilang karena serangan tadi ? “ Inuya bertanya saat ia melihat tulisan dari kotak roti tersebut berasal dari toko roti milik orang tuanya
“ Eeeeehhh. . . jadi itu toko roti milik keluargamu ? I’m Swear, Inuyari-kun. . . aku benar-benar tidak tahu “ Kata Hikari yang kaget saat mendengar perkataan Inuya
“ Benarkah ? Bagus deh jika kau tidak tahu. Aku hanya tidak ingin paranoid ibuku kembali kambuh saat tahu aku
menjadi salah satu korban serangan tersebut “ Ujar Inuya sambil mengambil Croissant dikotak tersebut
Tidak lama kemudian, Danmari kembali berbicara tentang penyerangan yang terjadi tadi siang dan masih penasaran dengan identitas dari para V-FIGHTER kepada semua teman sekelasnya. Ini membuat siswa-siswi lain juga ikut penasaran apakah V-FIGHTER benar-benar sang penerus El-Fighter atau hanya tim Fighter biasa
“ Hei . . . aku masih penasaran sama kelima Fighter yang membantu proses evakuasi itu. Menurutmu. . . mereka itu siapa ya ? “ Tanya Danmari
“ . . . . “
“ Dari tadi kamu terlihat benar-benar penasaran sama mereka. Apa yang membuatmu sangat penasaran dengan
mereka, Dan-kun ? “ Tanya Ataru yang pura-pura tidak tahu dengan apa yang dimaksud Danmari
“ Yaaa. . . begini. . . sudah 5 tahun El-Fighter tiba-tiba menghilang tanpa jejak dan saat salah satu dari mereka muncul ke publik, ia memberitahu era mereka sudah selesai. Dan beberapa minggu kemudian, sudah dua kali ada berita tentang pertarungan antara monster dan alien itu melawan lima Fighter misterius berpakaian hitam dengan helm “ Jelas Danmari
“ Aaaaaahhhh. . . kurasa ini waktu yang tepat untuk bikin teori konspirasi soal identitas mereka yaaaa~ Menurut kalian apakah orang-orang itu beneran calon El-Fighter selanjutnya. .. atau hanya kelompok Fighter biasa ? “ Tanya Kiko
“ Hartoless-san. . . kamu adalah orang yang hampir tahu segala rahasia gelap orang lain. Apa kamu ada ide
tentang identitas mereka ? “ Kiko melanjutkan pertanyaannya sambil bertanya kepada Alessander
__ADS_1
“ Hei. . . mentang-mentang aku ahli dalam mengetahui rahasia seseorang bukan berarti aku tahu identitas orang yang baru saja muncul ke publik ! “
“ Yeeeee. . . siapa aja salah satu dari mereka adalah kenalanmu~ “ Hikari ikut-ikutan berkomentar
“ Mungkin mereka adalah salah satu siswa di SMA kita ? “ Tanya Machiko
“ Masa ? Aku dengar sangat jarang loh El-Fighter yang berusia 15 tahunan “ Jawab Vladimir
“ Aaaaahh . . . gimana yaaa rasanya menjadi Fighter itu ? Mendapatkan kekuatan dan mendapat sanjungan karena aksi heroik kita. Dan menjadi harapan baru untuk semua orang “ Kata Alessander yang berandai-andai sambil berbaring dilahan rumput
Disaat siswa-siswi lain saling bercengkrama satu sama lain tentang V-FIGHTER, Jubei kemudian mendekati Tazuya dan yang lain. Mereka berlima berbisik tentang perlukah identitas mereka sebagai V-FIGHTER diberitahu kepada teman sekelas mereka
“ Pssst. . . menurut kalian bagaimana ? “ Tanya Jubei sambil berbisik kepada Tazuya, Inuya, Ryuga dan Ataru
“ Sepertinya mereka cukup dipercaya untuk diberitahu tentang itu. Bagaimana, Tazuya ? “ Tanya Inuya
“ Kalian yakin mau bicara disaat seperti ini ? Ini bukan waktu yang tepat untuk memberitahu mereka. Juga. . . aku sebenarnya belum siap untuk menjadi harapan terbesar para penduduk untuk mengubah masa depan menjadi lebih baik “ Jelas Ataru
“ Itu benar. . . sejujurnya aku masih ragu apa aku akan menerima diriku sebagai Fighter karena terlahir sebagai
Spezialist. Jadi kurasa harus menunggu kita benar-benar siap untuk memberitahu mereka “ Ryuga ikut-ikutan berbicara menandakan ia setujuh dengan Ataru
“ Kalian benar. Aku juga. . . masih ragu ingin membicarakannya dengan menerima posisi ini. . . dan itupun kita juga
masih punya waktu untuk mempersiapkan diri “ Kata Tazuya sambil memberika senyuman hangat sambil memperhatikan teman sekelas mereka
“ Aku yakin. . .suatu saat mereka akan mengerti “ Kata Inuya
*****
Di kapal induk Theta, terlihat rombongan Pangeran Morsdantaque sudah sampai kekapal induk dengan selamat.
Kedatangan mereka disambut oleh Pangeran Gretue bersama dengan tiga tentara pribadinya. Melihat bukannya Argus yang biasa menyambutnya, Morsdantaque langsung bertanya keberadaan sang Jenderal tersebut dan perkembangan misinya
“ Aaaah. . . selamat datang kembali, Morsdan “
“ Gree si adik kecilku. Apa yang membuatmu buru-buru kembali kesini dan meninggalkan kami ?”
“ Ayah memerintahkan aku kembali karena Jenderal Argus mendapatkan masalah dalam misinya. Karena itu aku buru-buru kembali kesini “ Jelas Gretue
“ Jadi. . . bagaimana ? “
“ Yaaaa. . . Jenderal dan Pak Kepala Louss kembali gagal dalam operasi pencarian kedua yang baru saja mereka lakukan dengan menggunakan Superbia-07. Laporan Spidaro mengatakan bahwa si Fighter asuhan dari Prisman Beta tersebut berhasil menghancurkan Astraser “ Gretue menjelaskan penyebab kekalahan dari Argus
“ Hmm. . . menyedihkan ! “
“ Jadi. . . Gaa-Naz sudah menjadi bagian milik kita sekarang ? “ Tanya Gretue
“ Sudah pasti. Aku senang melihat rakyatnya mulai tunduk dan tidak melakukan perlawanan. Nanti kau umumkan kepada para golongan pekerja senior di planet kita untuk dipindahkan disana. Kalau bisa cari yang berpengalaman. . . aku ingin mereka mengembangkan senjata baru yang lebih muktahir “ Jelas Morsdantaque sambil memberi perintah kepada Gretue
“ Ya. Tenang saja. Itu bukan hal
yang sulit. Borg. . . tolong persiapkan segalanya untuk mengadakan pertemuan
kepada para pekerja di planet kita “ Kata Gretue yang langsung memberi perintah
kepada prajuritnya
“ Siap, Pangeran ! “
“ Kalian juga. . . kembalilah ke pos kalian masing-masing “ Perintah Morsdantaque kepada anak buahnya
“ Baik, Pangeran ! “
Tidak lama kemudian, Gretue dan Morsdantaque langsung pergi menuju keruangan milik Zozo untuk melaporkan misi mereka. Sambil berjalan, mereka akhirnya menceritakan tentang loyalitasnya Dullart
“ Belum ada kabar dari keberadaan Dullart. Aku tidak menyangka ia bisa sesulit ini untuk dicari. Apa yang membuat
ia tiba-tiba lari dari kita ? “ Tanya Gretue
“ Kalau menurutku. . . dialah yang menyebabkan kenapa Fighter dan Prisman itu dat mengalahkan kelompok Argus. Mengingat ia bersama dengan mereka, aku yakin dia jugalah yang membocorkan rahasia tentang sistem yang ada di Superbia-07 “ Jelas Morsdantaque
“ Apa kau yakin ? “
“ Naaaaah. . . hanya hipotesaku saja. Tapi bisa jadi itu benar ‘kan ? Maksudku. . . darimana Prisman Beta itu
dapat tahu kelemahan dari Superbia-07 ? “ Mordantaque balik bertanya kepada Gretue
“ . . . . “
“ Hah. . .sungguh dia benar-benar tidak bisa diharapkan untuk kembali bersama kita ! Dan aku tidak menyangka kalian masih mengharapakan anak itu untuk kembali. Jangan bertindak sok baik dan lembut kepada dia “ Lanjut Morsdantaque dengan nada tegas walau dalam keadaan santai
“ Itu karena ayah sudah melatihnya banyak hal untuk menjadi penerusnya. Kau tahu. . .
dalam tradisi keluarga kita, jika sang kaisar memiliki banyak anak dari beberapa selirnya, maka anak paling muda yang harus dipilih menjadi penerus. Sedangkan anak laki-laki tertua mereka memegang kendali militer “ Kata Gretue sambil mengingat tradisi keluarga mereka
“ Yaaa yaaaa. . . Tapi apa salahnya kita tidak mengikuti tradisi itu ? Apalagi disaat seperti ini, Dullart kemungkinan besar telah mengkhianati kita dan berpihak kepada Prism. Ini adalah pertanda bahaya untuk masa depan umat kita “ Kata Morsdantaque sambil melihat kearah jendela luar kapal induk
“ Kau yakin ayah akan mudah percaya dengan perkataanmu ? “ Tanya Gretue
“ Jika kau yakin Dullart akan kembali. . . kenapa dia tidak mau mendengarkan Argus dan yang lain ? Dan kenapa
kau tidak mau menghadapinya ? “ Morsdantaque balik bertanya dengan nada tegasnya
“ Seandainya jika benar Dullart menjadi pengkhianat, itu belum menjamin kau akan menjadi penerus Kekaisaran
Theta ! “
Mordantaque terdiam sesaat, belum membalikan badannya dan kemudian melirik kearah Gretue dengan tatapan tajamnya. Walau demikian, Morsdantaque masih tetap dengan pendiriannya untuk membujuk sang adik pertamanya percaya bahwa ia adalah penerus ideal bagi Zozo
“ Gree. . .ada saatnya kita berhenti menjadi lembut, termasuk kepada keluarga yang jelas-jelas mengkhianati kita.
Lama-lama itu akan membuat kita terluka karena kebaikan itu. Karena itu, kita perlu belajar dari kesalahan. Bahwa yang namanya pengkhianat tidak selamanya harus dipahami apa yang mereka pikirkan. Mereka jelas-jelas mementingkan kemauan mereka sendiri ! “
“ Morsdan . . . kamu. . . “
“ Kamu tidak perlu cemas. . . aku ada disini ! Aku tahu. . .aku tidak akan dipilih menjadi penerus bagi ayah ! Walau
demikian, itu bukan berarti aku berhenti menjadi harapan baru untuk umat kita ! Harapan baru untuk membantu umat Thetoid menuju masa depan yang lebih cerah “ Lanjut Mordantaque sambil mendekati Gretue dan memegang pundaknya
Mendengar perkataanya Morsdantaque, Gretue tidak berkata apa-apa, hanya menatap kakaknya dengan tatapan
normalnya. Di sisi lain kapal induk, tepatnya didapur umum, terlihat salah satu prajurit elit Gretue yang bernama Hobbs dan Pearly masuk kedalam dapur untuk mencari minuman yang bisa diminum untuk dirinya dan prajurit elit lainnya
“ Woah. . . apa ini semuanya untuk para Pangeran dan Yang-Mulia ? “ Tanya Hobbs
“ Yaaaa. . . jika kalian mau sesuatu, ambil ransum saja yang ada disana “ Kata sang kadet sekaligus koki kapal
induk yang bernama Koseena
“ Ini Staberr Nectar ? Sudah lama sekali tidak meminum ini sejak berada dikapal induk ! Aku tidak menyangka kapal
ini menyetok minuman seperti ini untuk- “
“ Hei ! Jangan sentuh itu ! “ Bentak Koseena yang panik sambil merebut botol minuman Staberr Nectar tersebut dari Pearly
“ Apa ? Apa-apaan etikamu ini ?! Berani sekali kau berkata seperti itu kepada prajurit elit kekaisaran ! “ Pearly yang tidak terima dibentak akhirnya balas membentak sang kadet tersebut
“ Hei hei ! Sudah cukup ! Apa yang membuatmu kami tidak boleh menyentuh ini ? “ Tanya Hobbs yang berusaha meredam pertengakaran mereka
“ Aaaah. . . itu adalah pesanan dari Pangeran Morsdantaque ! Dia bilang itu adalah minuman khusus untuk Yang-Mulia ! “
“ Tapi minumannya masih ada dilemari itu ? Jadi ambil saja yang ada disana untuk Yang-Mulia. Lagipula- “
“ Ini . . . maaf. . .aku hanya menjalankan apa yang diperintahkan Pangeran Morsdantaque ! Jadi aku hanya bisa menjalankan apa yang ia perintahkan ! Jika kalian mau minuman yang lain, ambil saja yang ada dilemari itu. Tapi. . . tidak untuk yang ini ! “ Jelas Koseena sambil memegang botol Staberr Nectar tersebut
Mendengar penjelasannya Koseena, Hobbs dan Pearly mulai mencurigai dengan perkatan sang koki tersebut. Namun, karena ia berdalih ini perintah dari Morsdantaque, Hobbs dan Pearly mau tidak mau melepaskan Koseena dan mengambil minuman yang ada dilemari tersebut
“ Baiklah ! Jika itu adalah alasanmu, apa boleh buat ?! “ Kata Pearly
“ Tapi jika kita bertemu lagi dan kau masih bertingkah seperti itu dihadapan kami. . . gerak-gerikmu wajib dipertanyakan ! “ Kata Hobbs sambil memberi peringatan kepada Koseena
__ADS_1
Saat kedua prajurit elit tersebut meninggalkan dapur, Koseena memperhatikan mereka dan bernafas lega saat mereka tidak memeriksa minuman yang ia pegang
*****