
Setelah menjelaskan panjang lebar tentang hubungannya dengan Anggita, Ardan juga sudah sekuat tenaga menahan diri untuk tidak menerkam istrinya meski dibawah sana sesuatu sudah mengeras.
Bayangkan saja, dengan posisi mereka sekarang, dan baju seksi mengundang syahwat yang membuatnya pusing sejak masuk kamar tadi benar benar menguju imannya.
Tapi Ardan tidak boleh egois, secepatnya dia harus menjelaskan duduk persoalan yang menimpanya sebelum berkembang menjadi bom waktu yang akan merusak rumah tangga mereka.
Jadi sebisa mungkin dia harus mendinginkan kepala, dan berbicara dengan tenang dari pada istrinya semakin ngambek.
Dan dengan susah payah, bahkan berkali kali menelan saliva nya melihat kulit mulus Rei, dan dua buah benda kenyal mainan favoritnya, apa lagi yang bisa membuatnya diam selain pura pura acuh.
Baju haram yang dipakai Rei malam ini sebenarnya bukan hal baru lagi baginya, karena sejak awal menikah Rei sudah biasa mengenakannya. Mungkin karena malam ini Ardan sedang terbawa suasana, istrinya jadi terlihat berbeda.
Merasa sudah tidak ada lagi kecanggungan, dan masalahnya sudah beres, Ardan yang masih setia mengenakan handuk yang menutupi daerah dibawah perutnya itupun mulai mendekatkan bibirnya pada sang istri.
Melu*** dan mengabsen rongga mulut istrinya, Rei pun tak menolak ketika sang suami melancarkan serangan mendadak yang membuatnya tak berkutik tersebut.
Jadilah apa yang seharusnya terjadi, pasangan itu saling menikmati sentuhan masing masing dari pasangannya. Seakan tak mampu menampung hasrat keduanya pun lebur bersama peluh dan saliva.
Kecapan dan ******* mengiringi kegiatan panas keduanya, bahkan pendingin ruangan kamar itu seolah tak lagi bisa mengalahkan suhu panas dari pergulatan panjang kedua insan yang kembali menyatu untuk kesekian kalinya.
Hingga keduanya sama sama mencapai puncak kenikmatan surga dunia, dan saling berpelukan mengatur napas akibat pergulatan panjang. Kini pasangan suami istri tersebut terlelap dalam kesunyian malam.
__ADS_1
###
Rei mengingat kembali ucapan suaminya semalam, entah mengapa dia merasakan dejavu.
Kejadian ini seolah membuka tabir yang selama ini dia tutupi, tapi jika dia hanya diam saja maka tidak menutup kemungkinan kejadian yang dulu dengan mantan suami keduanya akan terulang lagi.
Kali ini Rei tidak boleh kalah, dia harus mempertahankan miliknya sebisa mungkin agar tidak terlepas dan direbut oleh pelakor yang mulai menampakkan batang hidungnya.
Sekarang Rei hanya ingin rumah tangganya baik baik saja, tapi jika suatu saat jodohnya dan Ardan hanya sampai disini Rei tidak akan pernah menyalahkan takdir.
Sebisa mungkin Rei akan mempertahankan keutuhan rumah tangganya, meski semua tetap sesuai skenario sang sutradara pemilik semesta alam.
###
Papa dan mama mertua Rei memahami jika meskipun diluar Rei dan Ardan tampak baik baik saja, tapi sejak kedatangan Anggita rumah tangga mereka tidak sebaik sebelumnya.
Mencoba berbicara dari hati ke hati antara mertua dan menantu itu berusaha terbuka. Kedua mertua Rei tidak berlagak sebagai penilai, tapi justru merangkul sang menantu.
Mereka sudah tahu tentang Anggita dan bagaimana hubungan putranya dengan wanita itu, bahkan sebelum Ardan menceritakan masalah nya mereka sudah lebih dulu tahu.
Mereka tidak berani ikut campur, dan hanya memantau keduanya agar tidak salah mengambil tindakan yang akhirnya akan menyebabkan masalah baru.
__ADS_1
"Rei, apapun masalah yang terjadi diantara kalian selesaikan dengan kepala dingin, jangan terbawa emosi apalagi mengutamakan ego masing masing. Ingat rumah tangga itu bukan cuma ada suami atau istri saja, tapi keduanya harus saling memahami dan saling mendukung satu sama lain." papa mengajak Rei berbicara setelah beberapa saat terdiam.
"Dan ingatlah, kepercayaan dari pasangan itu modal penting suatu hubungan. Jadi selagi Ardan masih bisa berperan baik sebagai suami, maka dukung dia. Tegur dia jika berbuat salah dan bicarakan."
Rei mengangguk, dia jauh lebih paham karena sudah pernah mengalami masalah seperti ini sebelumnya. Dan Rei setuju pendapat papa mertuanya.
"Ingat, jangan mudah menyerah pertahankan milikmu sekuat tenaga, karena selama garis jodoh itu ada, kamu berhak atas dia."
"Bukan berarti kami membela anak kami, kamu juga anak kami. Tapi percayalah, Ardan tahu cara menyelesaikannya."
Mama mertuanya juga ikut memberikan pendapat. Karena bagaimanapun perselingkuhan itu bukan suatu kebanggaan. Melainkan sebuah aib, yang harus dihindari oleh pasangan suami istri.
Perselingkuhan terjadi karena ada kesempatan bagi orang ketiga untuk masuk dan merusak tatanan rumah tangga.
Perselingkuhan tidak akan pernah terjadi jika salah satu pasangan tidak memberikan kesempatan bagi orang ketiga untuk mendekat dan masuk dalam rumah tangga.
Dan sebelum itu terjadi Rei berjanji untuk mempertahankan keutuhan rumah tangganya. Bohong jika ada pernikahan yang dikatakan baik baik saja setelah ada orang ketiga didalamnya.
Rei tak ingin kejadian itu terulang lagi, cukup satu kali merasakan sakit hati karena perselingkuhan. Tak ada tolerir bagi pelaku perselingkuhan, siapapun dia.
Berkat dukungan kedua mertuanya, dan janji suaminya untuk mempertahankan pernikahan ini, Rei yakin mereka dapat melewati badai rumah tangganya ini.
__ADS_1
Rei hanya butuh yakin dan percaya bahwa suaminya bisa menyelesaikan secepatnya. Tapi jika tidak maka Rei yang akan menghadapinya.