Haruskah Aku Menjanda (Lagi)

Haruskah Aku Menjanda (Lagi)
87. Kok namanya sama?


__ADS_3

"Renita...panggil tante Rei" ucap Rei, sambil tersenyum.


"Mama, kok namanya sama?" ucap Reyna penasaran.


Ratna tersenyum mendengar pertanyaan putrinya. Ratna bingung menjawab apa, lalu Rei menjawab dengan membuka tangannya.


"Itu artinya kita bisa berteman, mau kan temenan sama tante?"


Reyna langsung mendekap Rei sambil berteriak, "mauuuuu"


Berbeda dengan saudaranya, Rey masih berpikir hingga Reyna berkata


"Udah biarin aja kak Rey, kita tinggalin. Ayuk te"


Gadis kecil berlesung pipit itu mengambil tangan Rei dan berlalu pergi.


"Tunggu, aku ikut. Aku mau jadi teman tante Rei."


Rey menyusul Reyna dan Rei, dia juga mengambil satu tangan Rei, dan mereka pergi bersama meninggalkan orang dewasa yang lain.


"Lihatlah istrimu sudah mereka sabotase" Bayu berkelakar. Ratna dan Ardan hanya tertawa menanggapinya.


"Ya, begitulah jika sudah bertemu anak-anak pasti dia akan meninggalkan aku seperti ini."


Ardan menyembikkan bibirnya, Ratna dan Bayu tertawa melihat Ardan yang kini memiliki saingan baru.


"Tenang saja, nanti malam kita amankan mereka agar istrimu bisa kembali dalam dekapanmu. Aku yakin kamu tak bisa tidur jika jauh dari guling hidupmu kan?"


Bayu kembali membuat Ardan tak berkutik, dia akan jadi bulan-bulanan anggota grup alumni jika mereka tahu yang terjadi.


Bayu menepuk bahu sahabatnya dan mengajaknya ke kamar tamu untuk beristirahat. Sementara Ratna istrinya menemui Rei di kamar anak kembar mereka.


Bayu dan Ratna memiliki sepasang anak kembar dari hasil bayi tabung. Keduanya memilih menggunakan program bayi tabung setelah lima tahun menikah.


Sebenarnya mereka bisa saja memiliki anak dengan cara biasa, tapi karena Ratna memiliki riwayat kista mereka memilih cara aman meski harus mengeluarkan banyak duit.

__ADS_1


Dan mereka pun melewati serangkaian kegiatan agar program bayi tabung berjalan baik.


Mereka memang tidak kepikiran memiliki anak kembar, apalagi baik Ratna dan suaminya tidak ada yang memiliki keturunan kembar.


Ketika dokter menyarankan mereka untuk program anak kembar, mereka antusias sekali. Dan hasilnya bisa mereka lihat saat ini, kedua anak kembar sepasang dan sehat.


###


Setelah puas bermain dengan keponakan barunya, Rei kembali ke kamar tamu dimana suaminya beristirahat.


Ardan tampak memejamkan matanya sejak Rei masuk kamar. Rei tidak ingin mengganggu suaminya, dia memilih membersihkan dirinya lebih dulu.


Setelah itu Rei menyusul suaminya beristirahat. Rei mendekati suaminya, mencium pipinya, bibirnya lalu memeluknya dan terlelap.


Rasa capek selama perjalanan tadi memang tidak dia rasakan, tapi sekarang dia butuh istirahat agar bisa memulihkan tenaganya untuk nanti.


Sore menjelang Rei dan Ardan sudah cukup beristirahat, dan mereka bergabung bersama keluarga kecil Bayu diruang makan.


Bayu dan istrinya sengaja mengajak makan sebelum jam enam petang, karena biasanya setelah jam itu mereka akan sibuk dengan urusannya masing-masing.


Anak-anak dengan pengasuhnya biasanya akan belajar bersama. Terkadang ada guru privat yang datang kesana.


Sejak menikah dan memilih resign karena ingin fokus di rumah tangga, Ratna melanjutkan usaha online nya yang dulu sempat ditekuninya saat kuliah.


Sang suami sangat mendukung istrinya, karena pekerjaan itu flexibel tidak menyita waktunya. Hanya saat dia lenggang dan tidak ada suami atau anak-anak dia akan membuka lapak jualannya.


Dulu saat anak-anak masih bayi dan masih menghandle semuanya sendiri, Ratna sempat keteteran.


Mengurus satu bayi saja butuh kesabaran, apalagi dua jelas lebih extra sabarnya. Diawal jualan online nya Ratna memang tidak terlalu fokus, karena dia hanya ingin mengisi waktu luangnya saat menunggu suami pulang kerja dan mengisi hari selama kehamilan.


Ratna sama dengan Rei, pada dasarnya kedua wanita itu tidak bisa diam. Apalagi mereka berdua sama-sama wanita karier dulunya.


Jadi ketika sudah resign dan tak memiliki kegiatan, mereka seperti anak ayam yang kehilangan induknya.


Bingung mau ngapain, untung saja salah satu temannya yang memiliki usaha catering mengajaknya bergabung.

__ADS_1


Ratna tidak bisa memasak, apalagi membuat kue. Tapi karena basic kuliahnya adalah IT dia diminta untuk membuatkan website serta menjadi adminnya.


Ratna senang sekali karena saat itu dia kerjaannya hanya makan tidur saja menurut versinya.


Ratna hanya menjadi penyambung bagi para penggemar kue dan roti yang ingin menikmati buatan temannya tersebut.


Awalnya dia agak kesulitan karena ini diluar ekspektasinya. Jika dulu dia bekerja hanya dibagian front office sebagai resepsionis di sebuah hotel bintang lima, sekarang dia harus berkutat dengan komputer setiap waktu.


Bukan masalah besar karena memang dulunya dia adalah seorang sarjana teknik komputer, dan sudah terbiasa dengan kegiatan seputar software.


Hanya saja sejak bekerja menjadi resepsionis, dia seperti melupakan basic ilmunya. Melihat istrinya sudah tidak lagi galau karena bengong ga ada kerjaan, Bayu ikut membantu istrinya mengembangkan websitenya.


Setelah bisa menghandle nya, dan sudah mulai menerima banyak orderan, Ratna mulai merambah ke produk lainnya.


Sekarang bukan hanya menjadi admin di toko kue milik temannya, Ratna juga memiliki toko sendiri yang menjual berbagai produk untuk muslimah.


Ya wanita yang sejak beberapa tahun terakhir memutuskan untuk mengenakan hijab dan didukung penuh oleh suaminya.


Ratna sudah tidak lagi sesibuk dulu, karena dia sudah memiliki karyawan yang berjaga di toko dan juga dua orang admin.


Ya, Ratna masih berkutat didunia bisnis online, hanya saja di juga mulai membuka toko offline sehingga bisa membuka lebih banyak lapangan pekerjaan.


Jadi sekarang Ratna full dirumah saja menjaga anak-anak mereka, hanya sesekali atau di saat anak-anak mereka bersekolah dia akan berada ditoko, dan pulang setelah menjemput kedua anaknya di sekolah.


Rei kagum pada ibu muda ini, dia masih bisa merawat anak-anaknya disaat yang sama dia memiliki kesibukan lain.


Rei ingin suatu saat dia juga bisa menjadi sepertinya, masih bisa bekerja sambil merawat anak-anaknya.


Ardan memang belum tahu dengan usaha online Rei dengan teman-teman sesama mantan karyawan bank itu. Tapi Rei berharap suaminya akan mendukungnya penuh.


Rei mengikuti kegiatan Ratna selama mereka menginap disana. Ibu muda satu ini mulai pagi sudah memulai harinya, memasak meski hanya masak nasi dan telur ceplok, tapi karena keinginan nya yang kuat untuk bisa memasak Rei pun membantu mengajarinya memasak.


Pembantunya pun hanya fokus untuk membersihkan rumah dan menjaga kedua anaknya, untuk masakan Ratna selalu mendapat kiriman dari temannya yang menjadi partnernya.


Aneka masakan itu memang sengaja dikirim agar bisa difoto untuk katalog di website mereka, dan juga karena sejak awal temannya tahu Ratna tidak bisa memasak.

__ADS_1


Rei senang meskipun liburan mereka kali ini tidak menginap di hotel seperti rencana semula, tapi paling tidak masih bisa bermanfaat bagi yang lain.


Rei bisa mengajari teman barunya itu memasak, bermain dengan kedua anak kembarnya yang sangat aktif dan juga Rei bisa belajar mengembangkan bisnis onlinenya.


__ADS_2