
Keesokan harinya, tiba waktunya untuk menghadiri acara anniversary pernikahan Gerald dan Nayla, Jordan Moza serta kedua putri mereka sudah bersiap untuk pergi ke pesta itu. Shanum terlihat begitu bahagia, karena malam ini Ia sangat penasaran dengan Al, seperti yang pernah diceritakan oleh Moza, jika dulu Gerald memiliki postur tubuh sama seperti Al, badan kecil, tinggi, dan terlihat begitu kurus, siapa sangka setelah beberapa tahun tidak bertemu, Gerald berubah menjadi sosok pria yang tampan dan gagah.
Maka dari itulah, Shanum sangat penasaran bagaimana rupa Al sekarang. Sementara itu di kediaman keluarga besar Adams, Al berdiri di depan cermin, entah kenapa bayangan Sharen tak bisa lepas dari ingatannya, gadis itu sukses membuat Al terngiang-ngiang, Al sungguh penasaran dengan gadis yang sudah hampir membuatnya hilang kendali itu.
"Siapa sebenarnya kamu, Nona? Kenapa Aku tidak bisa melupakan mu." Al berucap kepada dirinya sendiri, sementara itu Nayla menghampiri putranya dan melihat betapa Al begitu tampan dan gagah, persis seperti masa muda sang suami.
"Al, kamu sudah siap, Nak. Ayo kita keluar keluar, semua orang sudah menunggu kita." ucap Nayla yang tersenyum melihat penampilan putranya yang begitu mempesona.
"Iya, Ma!" jawabnya sembari berbalik badan ke arah sang Ibu, sementara Gerald sudah menemui tamu undangan di luar, karena sudah banyak kolega bisnis nya yang hadir dalam acara mereka, Gerald menyambut kedatangan para tamu undangan.
Al menggandeng tangan sang Ibu dengan kasih sayang, Nayla pun begitu bangga dengan putra mereka, sebenarnya Nayla masih memiliki putra angkat, namanya Kris. Nayla dan Gerald mengadopsi Kris saat usia nya masih satu hari. Kris adalah anak kandung dari sahabat Nayla, Rita.
Rita meminta kepada Nayla untuk merawat bayi mereka satu-satunya sebelum Rita meninggal dunia. Rita dan suami mengalami kecelakaan yang mengakibatkan suami Rita meninggal dunia di tempat kejadian, sementara Rita yang saat itu sedang hamil besar, terpaksa dokter melakukan tindakan operasi untuk mengeluarkan bayi yang sedang dikandung oleh Rita, mengingat kondisi Rita yang sangat parah.
Sebelum Rita dinyatakan meninggal dunia, Ia berpesan kepada Nayla untuk menjaga bayi laki-laki mereka satu-satunya. Dan itu tentu saja membuat Nayla begitu bersedih, Nayla menggendong bayi laki-laki mungil itu, saat itu usia Al masih satu tahun. Dan akhirnya Rita pun menghembuskan nafas terakhirnya.
Dengan perasaan sedih dan sangat kehilangan, Nayla dan Gerald memutuskan untuk mengambil bayi Rita dan mengangkatnya menjadi anak, sehingga Nayla dan Gerald memiliki dua orang putra, yakni Al dan Kris, mereka sangat menyayangi Kris seperti putra kandungnya sendiri.
__ADS_1
"Oh ya, Ma! Apa Kris belum pulang juga dari KKN di luar kota?" tanya Al kepada Nayla, sejak kepulangannya dari luar negeri, Al belum pernah melihat sang adik sama sekali, tentu saja Al sangat merindukanmu adik angkatnya itu. Karena Kris saat ini sedang ada tugas kuliah yaitu KKN di pegunungan daerah Lumajang. Kris sendiri memilih kuliah di luar kota, padahal Gerald sudah menawarkan untuk kuliah di luar negeri sama seperti sang kakak. Tapi, Kris menolaknya dengan alasan kuliah di dalam negeri juga tak kalah bagusnya dengan di luar negeri, sehingga Ia pun jarang pulang ke rumah, paling beberapa bulan sekali dia baru pulang ke rumah, terkadang Nayla dan Gerald yang datang menjenguk putra angkat mereka di kota dimana Kris kuliah.
"Belum! Tadi Kris nelpon Papa, jika Ia akan pulang beberapa hari lagi, dia juga kangen banget sama kamu katanya, dia minta maaf belum sempat nelpon kamu, soalnya di sana susah mendapatkan sinyal, tahu sendiri lah Kris sekarang berada di daerah pedalaman yang jauh dari kota dan tentunya sinyal sulit didapatkan di sana!" jawab Nayla.
"Ohh ... Al sudah tak sabar ingin bertemu dengan nya, Al kangen banget, Ma!"
"Iya Mama tahu, tinggal beberapa hari aja kok, kamu pasti akan bertemu dengan Kris."
Setelah itu Al dan Nayla pun mulai turun untuk menemui para tamu undangan. Sementara itu keluarga Jordan sudah mulai terlihat menghadiri undangan dari Gerald. Mereka disambut hangat oleh Gerald yang saat itu sudah berada di antara para tamu undangan.
"Hai bro! Happy anniversary, semoga pernikahan kalian selalu langgeng dan bahagia selamanya." ucap Jordan kepada sahabat nya itu.
"Mereka masih berada di luar sama Mama mereka, nggak tahu tuh, biasa anak-anak cewek tuh kalo dandan lama banget, belum lagi selfi-selfi, palingan mereka sedang nambahin lipstik. Dan juga emaknya pasti ikutan Selfi." balas Jordan sembari tertawa.
Kedua pria itu pun tampak tertawa renyah, sementara itu Al dan Nayla mulai turun dari anak tangga, semua tamu undangan terlihat begitu terpesona dengan ketampanan putra Gerald yang baru datang dari luar negeri.
"Ya ampun tampan sekali Al, padahal dulu dia nggak kaya gitu loh. Sekarang beda banget."
__ADS_1
"Mirip sekali dengan Pak Gerald, ya!"
"Iya benar, sangat gagah dan tampan, waahh mau dong jadi pacarnya."
"Eh dengar-dengar Al mau dijodohkan dengan salah satu putri Pak Jordan, bener nggak sih?"
"Kayaknya gitu! Bukannya mereka dulu itu suka bertengkar nggak sih, apalagi sama salah satu putri kembar Pak Jordan, siapa tuh namanya si Sharen. Ingat banget loh keduanya itu kayak nggak bisa didamaikan. Setiap hari ribut mulu di sekolah."
"Iya iya betul, sekarang mereka justru dijodohin, pasti seru kalau mereka menikah."
...BERSAMBUNG...
*
*
*
__ADS_1
Yuk mampir dulu ke karya punya kak Hilmiath yang berjudul Anyelir. Di jamin pasti seru ceritanya, capcuss guys 🏃🏃🏃