
Setelah Nayla memberikan ciuman untuk sang suami, gadis itu mulai turun dari mobil dan memberikan lambaian tangan untuk Gerald.
"Daaaah Abang!" Gerald pun tersenyum melihat wajah Nayla yang tersenyum sebelum dirinya pergi. Akhirnya mobil Gerald mulai melaju ke jalan raya, meninggalkan Nayla yang sedang berdiri sembari tersenyum memperhatikan kepergian sang suami.
Setelah mobil itu menghilang dari pandangan, Nayla mulai masuk ke dalam halaman sekolah. Namun, rupanya langkah kaki Nayla dihentikan oleh seseorang yang pernah membuatnya hampir tergila-gila, iya dia adalah Rio.
"Halo Nayla, Sayang! Apa kabar kamu. Makin seger aja pacar ku ini!" goda Rio sembari menyentuh dagu Nayla, dengan cepat Nayla menepisnya dan segera menjauhkan dirinya dari Rio.
"Nggak usah sentuh-sentuh! Aku jijik lihat kamu!" sikap Nayla yang begitu dingin kepada Rio, membuat Rio semakin tertawa.
"Apa kamu bilang? Nggak usah sentuh-sentuh katamu? Hei nggak usah sok suci kamu, kamu pikir Aku tidak tahu apa yang sudah kamu lakukan, ternyata kamu lebih buruk daripada Aku, kelakukan mu itu benar-benar memalukan, cuihh menyesal Aku dulu pernah berhubungan dengan gadis murahan seperti kamu." kata Rio mengejek Nayla.
"Cukup! Aku tidak butuh mendengar kata-kata mu yang tidak berguna itu, lebih baik kamu pergi saja, dan sana! Ngadu sana sama Bapak kamu yang bejat itu, bapak sama anak sama-sama tak bermoral!" ucap Nayla sembari pergi meninggalkan Rio yang terlihat geram melihat sikap Nayla.
"Oke! Jadi ini caramu menentang ku, baiklah mari kita lihat siapa yang akan menang dan siapa yang akan kalah, Nayla Aku minta maaf, Aku terpaksa menyebarkan video ini, Aku berharap setelah video ini tersebar, kamu akan datang kepadaku dan minta maaf kepadaku, Aku ingin sekali melihat mu tunduk di kakiku, karena kamu sudah berani menghina Aku dan Papa." Rio sesumbar akan menyebarkan video yang baru saja Ia dapatkan saat Nayla dan Gerald sedang berciuman di dalam mobil tadi.
__ADS_1
Nayla tidak memperdulikan Rio sama sekali,Ia tetap berjalan menuju ke kelas nya seperti biasa. Namun di balik itu semua ternyata Rio mulai menyebarkan video itu di sosial media miliknya dan yang pastinya video itu juga Ia kirimkan kepada teman-temannya. Pastinya cepat atau lambat video ciuman Nayla dan Gerald akan tersebar, satu sekolah akan mengetahui bagaimana hubungan Nayla dan Abang nya yang selama ini tinggal bersama nya.
Sending
Rio tersenyum bahagia, hanya dengan satu kali tekan, video Nayla dan Gerald sudah terkirim ke seluruh kontak WhatsApp miliknya dan juga media sosial yang Rio punya.
"Mampus kamu Nayla! Sebentar lagi kehancuran mu ada di depan mata! Aku tinggal menyaksikan saja bagaimana malunya kamu saat semua orang tahu kebusukan mu yang sebenarnya, pasangan sedarah. Cuihh menjijikkan!" umpat Rio dengan tatapan yang sinis.
Sementara itu ruangan kelas Nayla mendadak ricuh dengan adanya kiriman video yang baru saja mereka terima dari nomor Rio dan mereka juga melihat dari sosial media milik Rio.
"Ya ampun! Apa-apaan ini? Ini kan Nayla?"
"Waahh parah-parah, ini parah banget guys, memalukan banget!"
"Bener-bener, ini hal yang nggak bermoral banget, masa dia ciuman sama Abangnya sendiri sih, ihh jijay banget anjir!"
__ADS_1
Rita pun melihat kiriman video terbaru yang memperlihatkan Nayla berciuman dengan Gerald, tentu saja Rita sangat terkejut, bagaimana bisa video ini tersebar, pasti Rio ingin menghancurkan Nayla dan membalas Nayla.
"Astaga! Rio benar-benar gila! Ngapain juga dia nyebarin video Nayla dan Mas Gerald. Mau cari mati dia, hah dasar Rio nggak tahu aja jika mereka adalah pasangan suami istri yang sah. Dasar kurang kerjaan, kalau udah tahu baru nyahok tuh anak!" ucap Rita yang menyayangkan sikap Rio.
Sementara itu Nayla mulai memasuki ruangan kelasnya, tiba-tiba saja ia melihat teman-temannya yang menatapnya dengan sinis, tidak seperti biasanya mereka yang selalu menyapa Nayla dengan senyuman, kini berubah situasi menjadi seperti sebuah residen evil, ngeri dan penuh tatapan penuh kebencian.
"Mereka kenapa sih? Lihatin Aku kayak gitu?" batin Nayla sembari berjalan menuju pada bangkunya, Rita yang melihat Nayla mulai datang segera menghampiri Nayla dan segera mengajaknya untuk duduk di bangku.
"Nayla! Sini Aku mau nunjukin sesuatu untuk mu!"
"Ada apa sih Rita? Eh anak-anak kenapa sih lihatin mukaku kayak muka penjahat gitu, ada apa dengan mereka?" tanya Nayla penasaran.
"Hmm kamu mau tahu, nih lihat!" Rita memperlihatkan video yang baru saja ia terima, seketika Nayla menggelengkan kepalanya. Ternyata Rio sudah berani menyulut api dan siap-siap dirinya akan terbakar sendiri.
"Hmmm pantesan mereka semua pada sinis. Dasar Rio!"
__ADS_1
"Terus apa yang akan kamu lakukan, Nay? Kalau kepala sekolah lihat gimana dong?"
...BERSAMBUNG...