
Sementara di sekolah, tentu saja kepala sekolah menunggu kedatangan Nayla yang tak kunjung datang ke kantor. Kepala sekolah dan beberapa dewan guru yang sudah mendapatkan laporan dari beberapa murid dan juga wali murid yang sudah mengetahui beredarnya video mesum Gerald dan Nayla.
"Kenapa Nayla belum datang juga, Bu Rani apakah Ibu sudah memberi tahukan kepada Nayla jika dia harus menemui Saya sekarang?" tanya kepala sekolah kepada guru kelas Nayla.
"Sudah, Pak! Tadi, saya sudah memerintahkan Nayla untuk segera datang ke kantor setelah pulang sekolah, entahlah apa jangan-jangan dia sudah pulang duluan?" jawab Bu Rani yang juga tidak mengerti kemana Nayla.
"Coba tanyakan kepada teman-temannya, mungkin saja mereka tahu di mana Nayla, karena masalah ini sangat serius, kita harus segera menindaklanjuti sebelum berita ini tersebar di luar sekolah, bisa-bisa sekolah kita akan mendapatkan nama jelek gara-gara perbuatan Nayla dan Abangnya itu. Semoga saja itu hanya fitnah." ungkap kepala sekolah yang tentu saja khawatir dengan nama baik sekolahnya.
Setelah mendengarkan ucapan dari kepala sekolah, Bu Rani segera keluar dari kantor dan bertanya kepada teman-teman Nayla yang masih belum pulang. Kebetulan saat itu ada Rio dan teman-temannya yang masih bercanda di halaman sekolah.
__ADS_1
Bu Rani terlihat menghampiri Rio dan menanyakan kepada mereka di mana Nayla berada.
"Rio! Apa kalian tahu di mana, Nayla?"
"Eh Bu Rani! Nayla ... ! Nayla kami tidak melihatnya, Bu. Sepertinya tadi ada Abang nya yang menjemput Nayla, Bu! Kayaknya mereka sudah tidak sabar ingin cepat pulang ke rumah, Bu! Melanjutkan kemesuman mereka." jawab Rio yang di iringi gelak tawa teman-temannya.
"Pulang dengan Abangnya?"
"Nayla pingsan?" Bu Rani terlihat sangat terkejut saat mendengar Nayla pingsan di sekolah.
__ADS_1
"Iya Bu! Nayla pingsan. Jangan-jangan Nayla sedang hamil mungkin, Bu! Hahaha ....!" Rio terus menerus meledek Nayla.
"Rio! Jangan sembarangan kalau bicara, jika omongan mu tidak terbukti, maka kamu yang akan malu sendiri, ucapan mu ini bisa menjadi fitnah, dan jika Nayla dan Abangnya tidak terima, bisa-bisa kamu yang terancam di penjara." ucap Bu Rani mengingatkan.
"Ya nggak mungkin lah Saya fitnah, Bu! orang ada buktinya, video itu asli tanpa editan, jika Ibu nggak percaya bisa kok datangin ahli telematika, saya bisa jamin jika video itu asli dan benar tanpa editan. Bahkan Saya punya video mereka yang lebih hot lagi, Bu! Jika saja semua orang tahu video itu, saya yakin sekolah ini tidak akan pernah mau memiliki seorang siswi bejat seperti Nayla dan Abangnya. Sungguh memalukan, Bu!" Rio terlihat menantang jika apa yang Ia sampaikan itu adalah benar.
"Baik! Jika kamu merasa benar, kamu bisa menjadi saksi dan kami berharap kamu bisa menunjukkan bukti asli jika video itu bukanlah rekayasa, besok kepala sekolah akan memanggil keluarga Nayla, untuk segera menyelesaikan masalah yang menyangkut nama baik sekolah ini, jadi Ibu berharap kamu tidak berkata dusta, karena jika itu benar-benar terjadi, pihak sekolah tidak akan men-tolerir perbuatan mu, meskipun Papa mu meminta kepada kami untuk tidak mengeluarkan mu dari sekolah ini, Karena sudah satu kali kamu mendapatkan pengampunan dari kasus mu dengan Neli, untuk kali ini jika terbukti Nayla bersalah. Kamu tetap aman, tapi jika kamu terbukti memfitnah Nayla. Maka kami tidak akan keberatan untuk mengeluarkan mu dari sekolah." seru Bu Rani yang juga merupakan wakil kepala sekolah.
"Saya sangat yakin, Bu! Pasti, saya akan membuktikan nya dan Saya tidak akan takut!" balas Rio dengan bangganya.
__ADS_1
...BERSAMBUNG...