
"Benar, Pak Arthur! Nayla dan Pak Gerald adalah pasangan suami istri dan bukan pasangan sedarah, mereka hanya saudara angkat dan tentunya hubungan mereka tidak pernah terlarang, hanya saja mereka menikah terlalu dini, mengingat Nayla masih sekolah, tapi well! Saya tidak masalah lagipula Nayla sebentar lagi kelulusan. Jadi kami bisa memakluminya." ungkap kepala sekolah.
Spontan Arthur terdiam dan terlihat berkeringat dingin, sungguh kenyataan tidak sesuai ekspektasi, hari ini Ia telah mempermalukan dirinya sendiri, tuduhan nya tidak terbukti justru menjurus kepada pencemaran nama baik Gerald dan keluarga besarnya.
"Pa! Kok jadi begini sih, terus kita musti gimana dong, Pa?" Rio terlihat cemas dengan keadaan yang berbalik membuat nya tersudut, pasalnya Rio telah menyebarkan video yang bersifat sangat pribadi tanpa seizin dari pemiliknya, yaitu Gerald Adams.
Gerald berjalan menghampiri Arthur yang terlihat tertunduk lesu.
"Bagaimana Pak Arthur? Siapa yang mempermalukan dan siapa yang dipermalukan? Anda berusaha mempermalukan saya tapi kenyataannya Anda lah yang dipermalukan, sebaiknya Anda dan anak Anda pulang, berdoa saja semoga karma tidak menghampiri kalian berdua, Saya sudah melaporkan perbuatan Rio kepada pihak yang berwajib, tentunya kami sekeluarga sangat terganggu dengan adanya kelakuan anak sok tahu ini, saya pastikan dia akan mendekam di penjara."
"Hei! Hati-hati kamu! Jangan pernah menyentuh anakku, bagaimana pun juga Aku akan selalu membela anakku, Aku tidak peduli harus mengeluarkan uang banyak untuk anakku, karena Rio adalah putra Arthur, dia yang akan mewarisi seluruh kekayaan ku kelak, jadi kamu Gerald Adams tidak akan bisa semudah itu memenjarakan Rio, hadapi dulu Arthur!" ucapan Arthur rupanya memancing Gerald untuk mengatakan siapa sebenarnya anak kandung Arthur yang tak lain adalah Moza, teman sekolahnya.
"Anak? Apakah cuma Rio anak Anda? Apakah Anda sudah lupa jika Anda pernah memperkosa seorang wanita yang akan menikah dengan calon suaminya? Dan wanita itu sudah mengandung benih dari hasil pemerkosaan yang Anda lakukan, apa Pak Arthur yang terhormat ini masih ingat dengan seorang gadis yang bernama Lea?"
Seketika Arthur terperanjat saat mendengar nama Lea disebut oleh Gerald.
"Lea? Darimana kamu tahu nama itu?" Arthur berkata sembari menatap tajam ke arah Gerald. Gerald tersenyum dan menggelengkan kepalanya.
__ADS_1
"Ck ck ck ... Pak Arthur, kenapa Anda begitu terkejut saat mendengar nama itu Saya sebut, apakah Anda mengenalnya?" ucap Gerald bertanya balik. Arthur tampak salah tingkah, tentu saja Ia mengenal nya, Lea adalah gadis yang dicintainya.
"Perlu Anda ketahui Pak Arthur yang terhormat, Lea telah melahirkan seorang bayi yang sangat cantik, dan Ia tumbuh menjadi seorang gadis yang sangat mempesona." ungkap Gerald yang membuat Arthur tidak percaya.
"Apa? Lea melahirkan bayi perempuan? Anakku?"
"Tepat sekali! Dia putrimu, anak kandung Anda!"
Sejenak Arthur merasa senang jika Lea melahirkan anaknya, hanya saja Arthur tidak pernah tahu jika Lea melahirkan bayi mereka. Hingga akhirnya ia tahu dari Gerald jika Lea mengandung anaknya dan melahirkannya.
"Benarkah Anda ingin tahu yang sebenarnya?" tanya Gerald serius.
"Katakan!"
Gerald mengambil nafas dalam-dalam, Ia tahu jika kenyataan ini akan membuat Arthur entah dia akan menyesal atau biasa saja, sejatinya dia manusia yang sudah dikuasai oleh nafsu bejat.
"Anda sangat mengenalnya dan Anda sudah sering berjumpa dengannya."
__ADS_1
"Apa? Aku sudah mengenalnya? Katakan siapa dia? Jangan membuat ku penasaran." Arthur terlihat memaksa Gerald untuk mengatakan hal yang sebenarnya.
"Anda sedang mencari-cari nya sekarang karena Anda sangat tergila-gila dengan gadis itu, entah apa yang ada dalam pikiran Anda Pak Arthur, anak gadismu tega kau makan sendiri."
"Apa maksudmu? Aku semakin tidak mengerti!"
"Gadis itu temanku, hidupnya sudah hancur saat dia tahu jika Anda adalah Ayah kandungnya, dan sejak itu Ia sangat membenci Anda, dia adalah putri Lea, istri dari sahabat Anda, Heru."
Seketika Arthur lemas, Heru adalah sahabat nya sendiri dan juga suami Lea, gadis yang sudah Ia perkosa sehingga melahirkan seorang bayi cantik. Dan tentu saja Putri dari Heru yang menjadi tujuan balas dendamnya tak lain adalah Moza.
"Moza!!!" Arthur menyebut nama Moza.
"Iya, Moza adalah putri kandung Anda!"
"Apa!!!!" Arthur terkesiap dan tidak bisa bicara apa-apa, saat Gerald mengatakan jika Moza adalah putri kandung nya.
...BERSAMBUNG...
__ADS_1