
Sementara di tempat yang sama, di sebuah rumah mewah milik Jordan, pengacara muda itu, tampak seorang wanita tengah berada di atas balkon kamarnya sembari menikmati pemandangan di pagi hari yang masih terasa asri, rumah mewah yang terletak di kawasan elite itu menghadap pada pemandangan kota di pagi hari, dimana manusia baru mulai beraktifitas. Moza berdiri sembari menikmati secangkir teh dengan balutan piyama tidur, rambut yang digulung asal ke atas, menampakkan pesona wanita kini menjadi Nyonya Jordan.
Sedangkan Jordan mulai membuka kedua matanya, Ia melihat sang istri yang sudah tidak ada di sampingnya.
"Moza? Di mana dia?" Jordan terlihat meraba tempat tidur dimana istrinya berada. Kemudian Ia melihat pintu balkon terbuka, Ia yakin sekali jika Moza sedang berada di sana.
Jordan membuka selimutnya, tampaknya burung emprit milik nya belum dimasukkan ke dalam sarang, masih terlihat menggelantung bebas diantara kedua pangkal paha. Terlihat sangat eksotis karena kulit Jordan yang hitam manis, meskipun begitu tidak ada hutan rimba di sana, sangat bersih dan mulus bak gurun Sahara, terlihat begitu gagah karena ukurannya yang terbilang besar, pantas saja Moza dibuat senyum-senyum pagi ini. Ternyata sang suami sangat bisa memuaskan hasrat Moza yang cukup besar. Rupanya setelah pertempuran semalam, Pria itu lupa jika senjata utamanya masih belum ditutup dengan baik.
Ia pun bergegas mencari piyama tidurnya yang tergeletak di atas ranjang tidurnya dan kemudian memakai nya.
Setelah pria hitam manis itu memakai pakaian nya, Ia pun menghampiri Moza yang sedang berdiri di sana, Jordan tersenyum dan Ia pun berjalan mendekati istrinya, dengan melingkarkan tangannya pada pinggang Moza yang ramping, pria itu tampak memeluk dan mengecup pundak istrinya dari belakang.
Sejenak Moza memejamkan matanya saat sentuhan sang suami begitu lembut terasa.
Moza mengusap lembut wajah suaminya dan berkata."Kamu sudah bangun, Suamiku?"
__ADS_1
"Aku tidak bisa tidur nyenyak jika kamu pergi dari samping ku!" jawab pria itu dengan terus menikmati aroma tubuh istrinya yang selalu membuat nya candu.
Moza tersenyum dan membalikkan badannya, dengan secangkir teh yang Ia bawa, Moza menawarkan teh itu untuk suaminya.
"Sedang apa istriku di sini?" Jordan menatap wajah istrinya dengan mesra.
"Menikmati indahnya pagi, sambil ngeteh di temani oleh suami ku tercinta, kamu mau!" tawar Moza sembari menyeruput teh itu di depan Suaminya.
"Hmm ...!" Jordan tersenyum, seolah dirinya mengiyakan tawaran sang istri. Rupanya Jordan tidak menyeruput teh yang ada di cangkir, justru dirinya mendekati bibir Moza dan segera meraihnya dengan kecupan manis, Jordan menghisap teh yang masih berada di dalam mulut istrinya. Begitu manis dan memabukkan.
Bukannya berhenti, Jordan justru terus menjelajah tempat yang mampu membuat istrinya terbius, Jordan tahu jika ciuman bibir mampu membangkitkan gairah Istrinya, benar saja, Moza terlihat begitu menikmati permainan lidah suaminya. Membelit dan saling bertukar Saliva.
Moza menjatuhkan cangkir teh itu asal, karena Ia sudah tidak tahan lagi dengan rangsangan yang di berikan.
"Sayang! Bukankah semalam kamu sudah mendapatkannya?" ucap Moza saat ciuman itu mulai terlepas.
__ADS_1
"Tidak cukup tadi malam, sekarang pun aku ingin mendapatkan nya lagi, bukan kah kamu sangat suka, Aku rasa sudah berkali-kali kamu menjambak rambutku, mencakar punggungku, hmm!" Jordan sangat ingat ketika ekspresi Moza saat istrinya mencapai puncaknya.
Moza tersenyum dan tidak memungkiri bahwa keperkasaan suaminya melebihi apapun, melebihi burung-burung yang pernah mampir ke sarangnya.
"Memang suamiku yang paling hebat, paling strong, dan paling besar di antara mereka, dan Aku sangat suka."
Tak menunggu lama, Jordan membawa tubuh istrinya untuk masuk ke dalam kamar mereka, entah apa yang terjadi selanjutnya. Hanya mereka yang tahu, mereka menutup pintu dan tirai. Dan setelah itu terdengar suara rintihan dari bibir Moza yang di iringi suara erangan Jordan yang terlihat begitu menggelikan.
...BERSAMBUNG...
*
*
*
__ADS_1
Hai bestie, sambil nunggu author update bab berikutnya, othor bawa novel baru nih punya Mommy yang terkeceh badai, yuk kepoin Novel beliau yang berjudul SELAMAT JALAN ANYA. Yuk cuss 🏃🏃🏃