
Sharen berjalan menuju ke tempat pesta itu berlangsung, wajahnya sedikit gugup, karena baru saja dirinya bertemu dengan Al, ada getaran halus yang mulai terasa, entahlah sulit untuk dipahami, awalnya Ia menganggap Al sebagai musuh masa kecilnya. Tapi, sejak Al menciumnya tadi, Sharen merasa ada yang berubah, perasaan benci dan kesal itu sudah hilang.
"Apa yang sudah terjadi dengan ku?" batin Sharen sembari ikut membaur ditengah-tengah pesta. Shanum datang menghampiri kakak kembarnya, Ia pun terlihat bahagia karena Ia telah menang dari sang kakak.
"Kakak lihat sendiri, kan? Sekarang nyata-nyata Aku yang menang, Mas Al nggak kayak dulu lagi, di ganteng banget kan! Oh ya dan sesuai perjanjian, nanti jika Mas Al memilih Kakak. Maka kakak wajib menolaknya dan meminta Mas Al untuk memilih ku, bagaimana Kakak tidak keberatan kan untuk memberikan Mas Al sama Aku?" pertanyaan Shanum memaksa Sharen tersenyum paksa.
"Tentu saja tidak, untuk apa Kakak menyesal, lagipula Kakak dan Al dari dulu tidak akan pernah cocok, kamu tahu sendiri Kakak dan dia selalu bertengkar, jadi mana mungkin Kakak yang menikah dengannya." balas Sharen yang membuat Shanum bahagia.
"Hmm ... ya ya, Aku juga nggak bisa bayangin jika Kakak sampai menikah dengan Mas Al, pasti bawaannya gelud mulu, bertengkar terus, memang Mas Al sudah berjodoh dengan ku, makasih Kakak ku yang paling cantik, Aku doakan semoga Kakak bisa segera bertemu dengan pria itu lagi, Aku rasa Kakak dan dia pasti berjodoh." seru Shanum yang mengingatkan tentang pria yang memberikan pertolongan kepada Sharen yang tak lain adalah Al.
"Em ... em ... Aku rasa itu tidak mungkin deh, pria itu mungkin sudah pergi jauh, jadi tidak perlu berharap banyak, lagipula kakak udah ikhlas kok, lebih baik dia pergi daripada terus membayangi ku kakak," jawab Sharen.
Di saat Shanum dan Sharen sedang berbicara, tiba-tiba saja Al datang menghampiri keduanya. Sesi dansa masih berlangsung, kali ini Al mencari alasan untuk mendekati Sharen dengan mengajaknya berdansa, Al terus mencoba merayu Sharen untuk menyetujui permintaannya.
"Hai kembar-kembar cantik!" sapa Al kepada keduanya.
"Mas Al!" Shanum terlihat bahagia saat Al datang menghampiri mereka berdua. Sementara Sharen tampak kikuk ketika melihat Al datang dan menatapnya dengan tatapan yang berbeda.
__ADS_1
"Oh ya! Tadi, Aku sudah mengajak Shanum untuk berdansa, sekarang gantian, Aku ingin mengajak Sharen berdansa, bagaimana?" ajak Al dengan mengulurkan tangannya kepada Sharen.
"Eh tidak, maaf Aku tidak bisa berdansa." tolak Sharen sembari menggelengkan kepalanya.
"Bohong, Kak Sharen pinter banget dansa, ayolah Kak, nggak apa-apa kali, ini kesempatan untuk berdansa dengan Mas Al, sebelum dia memutuskan untuk memilih Shanum, udah pergi aja, Aku santai aja kok." balas Shanum sembari meletakkan tangan Sharen pada tangan Al.
"Shanum!" Sharen sangat terkejut saat tangan mereka mulai saling berpegangan. Dan Al tanpa pikir panjang langsung membawa Sharen ke tengah pesta dansa yang sedang berlangsung.
Kini keduanya saling menatap, begitu dekat. Debaran-debaran itu kian terasa cepat, ada kata-kata yang ingin terucap tapi tak mampu diungkapkan, keduanya mengikuti alunan musik yang romantis, entahlah seolah keduanya terbawa arus suasana, sehingga Sharen mengalungkan tangannya pada leher Al, seakan keduanya sama-sama merasakan sinyal-sinyal cinta yang mulai tumbuh dari tatapan mata itu.
"Menikah lah dengan ku! Aku tahu kamu pasti merasakan hal yang sama dengan ku, bukan? Sorot matamu tidak bisa berbohong, Sharen." ucap Al lirih, Sharen menatap bola mata Al yang begitu membuatnya tak bisa berkata apa-apa, mungkin perasaan itu yang membungkam mulutnya, Sharen diam dan tak bisa untuk berkata iya atau tidak. Ia dilema, jika dirinya mengiyakan permintaan Al, sungguh egois sekali, dia sudah berjanji kepada Shanum untuk memberikan Al untuknya. Tapi, dirinya juga tidak bisa menolaknya, karena perasaan cinta itu mulai muncul begitu saja.
...BERSAMBUNG...
*
*
__ADS_1
*
...Yuk mampir dulu ke karya punya kak Eveliniq yang berjudul SAGA ANTARA CINTA DAN EGO. Cuss kepoin 🏃🏃🏃...
SaGa Antara Cinta Dan Ego
Author: eveliniq
Kisah seorang gadis biasa yang jatuh cinta pada seorang lelaki bermata elang.
Keduanya berasal dari strata yang berbeda tetapi dengan kekuatan cinta tulus yang ia miliki Sasha berhasil menaklukkan Galaxy cowok bermata elang yang terkenal dingin dan penyendiri.
Galaxy lelaki yang punya trauma masa kecil dengan keluarganya. Selama ini hanya belajar merasakan cinta dan kesetiaan dari seekor anjing kesayangannya berjenis Husky.
Husky bermata biru inilah yang akhirnya bisa mengobati trauma masa lalu Galaxy dan menemukan cinta sejatinya.
__ADS_1
Ikuti kisah Sasha dan Galaxy dalam menemukan cinta sejati mereka bersama anjing kesayangan mereka "Grey" Husky bermata biru.