
"Hei sebaiknya kamu menyerah saja, kamu sudah mati kutu, Tuan Gerald Adams! Percuma kamu menjelaskan kepada kepala sekolah tentang kebenarannya, karena kebenarannya adalah kamu sudah berbuat mesum dengan Adikmu sendiri, cuih menjijikkan!" umpat Arthur kepada Gerald.
"Ada sesuatu yang belum Anda ketahui semuanya, Pak kepala sekolah dan semua dewan guru yang terhormat, saya Gerald Adams meminta maaf atas ketidak nyamanan Anda sekalian karena video kami yang beredar, jujur saja memang dalam video itu adalah kami berdua dan memang benar adegannya itu tidak direkayasa. Saya dan Adik saya memang memiliki hubungan yang sangat dekat sekali, dan bisa dikatakan sangat intim!" Gerald berhenti untuk mengatur nafasnya.
Sementara Arthur dan Rio terlihat semakin bahagia kala Gerald mengakui hubungan terlarang mereka.
"Hei Tuan Gerald Adams, apa Anda tidak malu mengakui hubungan laknat itu? Sungguh Saya tidak menyangka ternyata dibalik nama besar keluarga Adams, ternyata ada hubungan yang sangat menjijikkan , hubungan sedarah yang benar-benar memalukan." hardik Arthur dengan tersenyum sinis.
"Terima kasih Pak Arthur, izinkan Saya menjelaskan semuanya, karena sepertinya informasi bahagia ini bukan hanya Kepala sekolah dan dewan guru saja yang akan tahu, tapi Anda juga wajib mengetahuinya! Silahkan Pak kepala sekolah periksa." Gerald berkata sembari menunjukkan bukti dokumen asli pernikahan mereka dan juga tes DNA Nayla yang Ia serahkan kepada kepala sekolah.
Sementara itu Arthur terlihat mengerutkan keningnya, dokumen apa yang diserahkan Gerald kepada kepala sekolah.
__ADS_1
Kepala sekolah kemudian membuka dokumen yang diberikan Gerald kepadanya, di saksikan oleh semua guru yang hadir dalam sidang itu.
Gerald terlihat mengusap pundak sang istri, mencoba menenangkan Nayla yang terlihat serius itu.
"Kamu jangan khawatir, semuanya pasti baik-baik saja, percaya Abang!" ucapnya kepada sang istri. Nayla pun tersenyum kepada suaminya.
Sementara itu kepala sekolah dan dewan guru terlihat memeriksa dan membaca dokumen yang diberikan oleh Gerald, mereka terlihat manggut-manggut dan tersenyum setelah membaca isi dari dokumen tersebut.
Setelah kepala sekolah dan para guru mengetahui isi dokumen tersebut dan mengetahui keasliannya, maka kepala sekolah mulai memberikan keputusan atas status Nayla sebagai siswi di sekolah tersebut.
"Pa! Kok mereka kelihatannya nggak marah sih? Malah senyum gitu, tuh kepala sekolah kayaknya baik-baik saja, dan semua guru juga nggak marah lagi, ada apa, Pa? Pasti ada yang tidak beres." bisik Rio kepada sang Papa.
__ADS_1
"Diam kamu! Papa juga lagi mikir kenapa bisa aneh seperti ini!" ucap Arthur yang mulai khawatir.
Setelah itu kepala sekolah mengumumkan tentang status Nayla, apakah dia dikeluarkan dari sekolah atau kah tidak.
"Baiklah! Setelah Saya membaca laporan asli dari yang Pak Gerald berikan, maka Saya sebagai kepala sekolah meminta maaf kepada Pak Gerald dan Nayla jika kami sudah berprasangka buruk, kami pihak sekolah hanya menerima laporan dari pihak lain, dan kami wajib meluruskannya, dan setelah Saya melihat bukti-bukti yang ada. Maka dari itu Saya sebagai kepala sekolah tidak akan mengeluarkan Nayla dari sekolah, Nayla masih bisa belajar di sekolah ini sampai waktunya kelulusan nanti, dan kepada Pak Gerald kami mohon maaf jika kami sudah berprasangka buruk kepada Anda dan Nayla, dan untukmu Rio, Bapak minta untuk lebih berhati-hati menyebarkan video seperti itu, asal kamu ketahui jika saja Pak Gerald mau, kamu bisa terkena pasal pencemaran nama baik, karena apa yang kamu lakukan sudah sangat mengganggu privasi beliau." ungkap kepala sekolah yang tentu saja membuat Arthur tidak terima.
"Tunggu pak kepala sekolah, apa maksud Anda sudah mengatakan jika putra saya telah mencemarkan nama baik Gerald Adams, apa yang dilakukan anak saya itu benar, membuka aib mereka yang selama ini terlihat baik-baik saja, nyatanya mereka seperti binatang!" Arthur terlihat emosi dengan tuduhan kepala sekolah.
"Maaf Pak Arthur, kali ini saya harus tekankan jika hubungan Nayla dan Pak Gerald tidak menyalahi aturan hukum atau agama, karena pada dasarnya mereka bukanlah saudara kandung dan mereka sudah menikah secara resmi dan sah di mata hukum dan agama."
Seketika Arthur dan Rio membulatkan matanya saat mendengar ucapan kepala sekolah.
__ADS_1
"Apa????"
...BERSAMBUNG...