I LOVE YOU, OM ODY

I LOVE YOU, OM ODY
Mama


__ADS_3

...Selamat datang di karya baru author 🥰...


...Jangan lupa tebar bunga, like, komen dan vote buat karya author satu ini ya 🤗...


...Selamat membaca sayang sayangku...


...❤️❤️❤️...


🌸Pov Ody🌸


"Mama???"


Mataku terbelalak sempurna melihat sosok yang sudah lama tak pernah hadir dalam hidupku kini sedang duduk tersenyum ke arahku. Mataku nyaris tak berkedip memandangi Sosok yang sangat ku rindukan namun susah untuk ku jangkau selama ini.


"Ody,,, Mama kangen nak." suara khasnya yang masih tetap terbayang dalam ingatanku terdengar lirih namun berhasil membuatku tak bisa menahan diri.


Tangisku pecah. Ku peluk tubuh yang ku rindui dengan teramat sangat itu. Rasanya tak ingin melepasnya lagi karena aku takut kehilangan beliau lagi.


Mama,,,Sosok wanita tercinta pertama yang kucintai sebelum Valencia. Beliau pergi meninggalkanku saat aku masih belum terlalu paham dengan urusan orang dewasa. Namun setelah aku dewasa, aku paham mama pergi karena sakit hatinya pada mendiang papa.


Papa membagi hati dan cintanya pada wanita lain yang setelah dinikahinya malah melunjak dan banyak maunya. Wanita itu berhasil menyingkirkan mama pelan pelan dengan ucapan ucapannya yang menyakitkan.


Mama,,, Sosok penyabar yang selalu menjadi panutanku sekaligus pengingat bagiku untuk tidak pernah menyakiti hati wanita. Karena ibuku juga wanita yang sudah tau bagaimana rasanya dikhianati dan disakiti.


"Mama apa kabar?? Bagaimana bisa mama tiba tiba di sini? tanyaku kemudian setelah melepaskan pelukan kami.


"Istrimu, Valencia menjemput mama. Mama juga kaget tiba tiba ada wanita cantik mengaku sebagai menantu mama. Tapi setelah dia bercerita dan bisa menjawab semua pertanyaan mama tentangmu,,, mama percaya dan mengikutinya ke sini. Ke rumahmu ini. Dan akhirnya kita bisa bertemu lagi. Terima kasih sayang."


Mama mengucap terima kasih dan tersenyum ke arah Valencia. Membuat ekor mataku mau tidak mau juga ikut menatapnya heran.


Bagaimana ia bisa menemukan mama?? Bagaimana ia tau keberadaan mama?? Kenapa dia begitu penuh kejutan sekarang??


"Sama sama mama. Valen senang kalian akhirnya bertemu. Bertahun tahun kami menikah, yang Ody rindukan hanya mama. Valen sendiri juga ingin tau rasanya punya mama mertua. Valen minta mama mau tinggal di sini bersama kami ya." pinta Valencia kembali mengejutkanku.


Sejak kapan ia begitu manis?? Taukah ia kalau kebanyakan wanita menolak tinggal bersama mertuanya karena alasan kebebasan yang terganggu?? Tidak ada privacy dan sebagainya,,, Tapi kenapa Valencia malah meminta mama tinggal bersama???

__ADS_1


Bukan aku tidak mau mama tinggal bersamaku. Kalau aku dengan tangan terbuka menyambut beliau. Sebisa mungkin beliau ku larang pergi lagi. Tapi Valencia,,, apa ia yakin??


"Apa mama gak mengganggu kalian nantinya?" pertanyaan mama mewakili pertanyaanku.


"Ya nggak dong ma. Valen malah lebih senang kalau ada mama di sini. Ody sibuk kerja dan sering meninggalkan Valen sendirian di rumah. Kalau ada mama kan Valen jadi gak kesepian. Lagipula,,, Valen berencana untuk program hamil. Jadi mungkin panduan dan bimbingan mama akan sangat Valen dan Ody butuhkan."


Valencia tertunduk malu malu mengatakannya namun perkataanya itu tadi sungguh membuatku melongo.


Apa telingaku ini sudah rusak?? Apa aku salah dengar? Valenciaku bilang mau program hamil?? Sejak kapan? Apa ia serius dengan keinginannya itu? Apa ia lupa kondisi kesehatan reproduksiku yang katanya tidak memungkinkan untuk kami bisa punya keturunan??


"Baiklah. Mama akan tinggal bersama kalian kalau Ody juga mengijinkan."


"Ma,,, kok gitu ngomongnya. Rumah Ody ini selalu terbuka untuk mama." jawabku segera.


Mama tersenyum menanggapi lalu kembali memelukku sejenak. Diusap usapnya lenganku dengan lembut.


"Mama akan bantu buatkan ramuan herbal untukmu. Siapa tau akan membantu memperbaiki kondisi kesehatanmu. Istrimu sudah cerita pada mama semuanya. Kamu harus bersyukur punya istri yang tetap bertahan meski kamu punya kekurangan."


Mama mengatakannya seolah sudah tau semua yang terjadi antara kami. Memang sih mama bilang kalau Valencia sudah menceritakan semuanya.


"Maafkan kekhilafan istrimu. Bagaimana pun, dia manusia biasa yang tidak luput dari dosa. Jangan merasa diri sendiri paling bersih. Beri dia kesempatan untuk berubah dan belajar menjadi istri yang baik untukmu. Mama akan membimbingnya."


Apa?? Mama yang memintakan maaf untuk Valencia?? Seberani itukah Valencia mengakui semuanya?? Harus ku beri jempol berapa dia kali ini??


"Kapan kalian akan mencabut perkara perceraian kalian?" tanya mama kemudian membuatku yakin bahwa Valencia memang sudah cerita semuanya.


"Besok ma. Jadwal persidangan terakhirnya adalah besok. Jadi besok Valen akan dampingi Ody. Bukan begitu sayang??" Valencia mengalungkan tangannya di lenganku.


Bagai kerbau dicocok hidung, aku hanya bisa mengangguk mengiyakan.


"Mama senang melihat kalian akur begini. Semoga senantiasa seperti ini. Semoga ramuan herbal buatan mama akan mempan dan hasilnya akan menambah warna dalam rumah tangga kalian."


Aku yakin dalam benaknya, Mama yang notabene keturunan Cina yang terkenal dengan ramuan ramuan herbal ampuhnya itu sudah tau ramuan ramuan apa saja yang sekiranya bisa berfungsi untuk membuatku menjadi pria yang sejati.


Obrolan pun berlanjut di meja makan. Semua hidangan yang tersedia konon katanya adalah masakan Valencia. Dia benar benar mengejutkanku hari ini. Perubahannya pesat dan kejutannya gak main main.

__ADS_1


Ia berhasil merampas seluruh empatiku dengan menghadirkan mama kembali dalam hidupku.


"Valen antarkan mama ke kamar dulu kalau begitu ya." ujar Valencia manis setelah kami menyelesaikan santap malam kami.


Ya,,,Dia sangat manis sekali malam ini. Mungkin ini memang jawaban atas doa doaku. Jika ia memang wanita yang baik untukku, maka akan ada petunjuk dariNYA. Termasuk kehadiran mama yang terlihat menyayanginya itu.


Ku lihat ia membimbing tangan mama sampai masuk ke kamar tamu utama yang selama ini tidak dipakai. Melihat kamar di sebelahnya, hatiku kembali sendu.


Kamar Nada akan terus kosong sejak malam kejadian yang seperti apa kondisinya,,,


Aku tak sempat melamunkan Nada karena Valencia sudah berjalan kembali menghampiriku.


"Ayo mandi dulu. Aku sudah siapkan semua keperluan mandimu tadi." ujarnya kembali dengan sangat manis.


"Bagaimana kamu bisa menemukan mama?" tanyaku menyelidik.


"Itu panjang ceritanya. Kalau aku ceritakan sekarang, keburu kamu bau." ucapnya menutup hidung dan menggodaku.


Ucapannya membuatku menghirup aroma tubuhku sendiri setelah perjalanan panjangku tadi.


"Iya ya. Bau." ucapku sambil nyengir.


"Ya udah buruan ke kamar mandi sayang. Habis itu istirahat. Besok pagi kita berdua harus tampil fit di depan hakim. Malam ini aku tidur di kamar tamu saja."


"Kenapa??" tanyaku heran.


"Aku hanya ingin menghargai keputusanmu untuk menahan diri dulu sampai status kita kembali jelas. Aku gak mau jadi setan pengganggumu." dia tersenyum lagi.


Aku tertegun mendengarnya. Bahkan aku hanya bisa memandangi tiap langkahnya yang menjauhiku dan menuju ke kamar tamu lainnya yang masih kosong. Sekali lagi ia tersenyum sebelum menutup pintu kamarnya.


Sejak kapan ia jadi bijak dan murah senyum begini?? Kenapa ia yang sekarang begitu banyak kejutan??


...🌸🌸🌸🌸...


...bersambung,,,...

__ADS_1


__ADS_2