
...Selamat datang di karya baru author 🥰...
...Jangan lupa tebar bunga, like, komen dan vote buat karya author satu ini ya 🤗...
...Selamat membaca sayang sayangku...
...❤️❤️❤️...
🌸Pov Valencia🌸
Ku lihat Ody termangu di tempatnya. Dia begitu speechless dengan yang sudah kulakukan hari ini. Aku masuk kamar dan tidak lupa tutup pintu kamar tamu ini lalu memastikannya terkunci rapat sebelum aku melonjak kegirangan.
Yes!!!
Rencana awalku berjalan lancar bahkan mulus. Ody tampak sangat terkesan dengan kejutanku. Lelaki itu tercengang melihat sosok mamanya yang ku bawa pulang. Wanita yang sudah lama menghilang dari hidupnya. Yang selalu dirinduinya namun selalu ku cegah kedatangannya.
Ody gak tau saja,,selama ini pernah kok mamanya itu mengunjungi rumah kami yang dulu. Sebelum kami pindah ke rumah ini. Dari dulu sebenarnya mama ingin menemui Ody atau mungkin juga ingin tinggal bersama kami tapi selalu berhasil kutolak dengan menyuruh satpam rumah kami mengusirnya. Dan tentu saja aku tak pernah menyampaikannya pada Ody.
Hmm,,, Tapi sekarang,,, Mama adalah senjataku untuk mempertahankan Ody. Ody patuh pada mamanya. Dia akan melakukan apa pun yang diperintahkan oleh mama. Selama aku bisa menyenangkan hati mama, maka akan sangat mudah bagiku menyetir wanita itu.
Mengenai aku,,, yaa akting sajalah mau menerima mertua tinggal serumah. Ya kali aku seneng ditungguin mertua?? Nggak banget sebenarnya tapi ya sudahlah ya,,, Itung itung ngalah dulu sebelum menang banyak.
Aku bela belain mencari keberadaan wanita tua itu hanya demi misiku ini. Dua hari ditinggal Ody ke luar kota aku sibuk mencari wanita itu. Panas terik dan masuk ke gang gang sempit tempatnya bermukim membuat kulitku memerah.
Merepotkan sekali sebenarnya,,, Tapi mau bagaimana lagi?? Daripada rencana besar gagal di tengah jalan.
Masalah mama sampai memintakanku maaf pada Ody itu,,, Hahaha,,, Aku hanya mengarang cerita. Aku tentu saja tak benar benar mengakui perselingkuhanku di depan mama. Bisa hancur harga diriku. Aku mengubah jalur cerita sedikit melenceng,, ku katakan bahwa semua yang terjadi hanya salah paham tapi karena Ody yang keras kepala, maka aku mengalah dan memutuskan untuk meminta cerai.
__ADS_1
Padahal aku yang dicerai hahaha,,,Pintar kamu Valencia. Yang benar saja kalau aku sampai mengalah. Tidak akan kecuali saat ini saat misi besarku belum selesai. Mengalah sedikit itu diperlukan.
Program hamil yang ku katakan tadi juga adalah cara jitu kedua menawan hati Ody. Kalian tau kan rahimku ini sudah diangkat sejak dulu jadi tidak akan mungkin aku hamil. Hanya si bodoh itu saja yang tidak pernah tau karena saking cintanya padaku, ia bagai kerbau di cocok hidung yang ngikut aja kemana pun ku tarik talinya.
Dokter tempat kami periksa adalah temanku,,, lebih tepatnya salah satu pacarku. Dia membantuku memberi informasi palsu atas kondisi kesehatan reproduksi si bodoh. Dan sebagai imbalannya,,, kalian pahamlah apa yang bisa ku berikan padanya.
Tubuhku ini,,, siapa sih yang bisa menolak pesonanya? Kecuali si bodoh yang sok jaga image itu saja.
Sebaiknya ku telepon pacar dokterku itu dulu,,, dia harus membantuku lagi menjalankan misi lanjutanku.
"Valencia,,, how are you? Lama banget ngilangnya. Kangen nih,,," serunya di seberang begitu telponku tersambung.
"Gombal. Palingan kamu juga udah punya pacar baru." sungutku yang hafal dengan gayanya itu.
Johan, pacar dokterku terkekeh mendengarnya. Dia memang tidak pernah terbebani dengan status kami yang sama sama sudah menikah. Kami menjalani hubungan hanya untuk bersenang senang saja.
"Tau aja. Tapi sekarang lain skenario ya."
"Bisa diatur yang penting kan cocok sama bayarannya. Aku minta extra dan double pelayanan." kekehnya lagi.
"Kecil itu. Gak susah buat kamu klepek klepek."
Ku lanjutkan obrolan kami dengan serius untuk membahas apa yang harus dilakukannya ketika aku bawa Ody kepadanya lagi besok. Ya, rencanaku setelah perceraian dibatalkan, aku akan segera mengajaknya periksa ke Johan lagi.
"Ngerti kan? Paham kan?" tanyaku setelah panjang lebar menjelaskan.
"Pahamlah. Itu kecil. Aku bukan orang bodoh yang kamu jelaskan sekali saja masih tidak paham. Ingat,,, demi kamu aku udah melanggar kode etik dokter jadi aku mau imbalannya double bahkan triple." ucapnya memperingatkan.
__ADS_1
"Ya ya ya,,," sahutku mengacuhkan tugas kecil seperti itu.
Johan hanya perlu diberikan oral treatment. Dia paling menyukainya karena istrinya di rumah yang profesinya sesama dokter itu selalu menolak untuk melakukan itu dengan dalih tidak higienis lah,,, tidak sehat lah,,, halah dasar orang orang medis. Mana paham dengan yang namanya sensasi??
Kalau urusan treatment ranjang itu aku jagonya. Mau model apa? Tinggal bilang,,,!!
Oh ya,,, sebelum kembali ke Ody, aku juga sempat melakukan sebuah operasi kecil yang efeknya luar biasa. Aku nekad mengambil tindakan operasi di bagian vi*talku dan itu menjadikannya makin menyempit. Aku yang dasarnya belum pernah melahirkan ini ditambah dengan operasi kecil itu,,, bisa kalian bayangkan bagaimana para kaum adam yang merasakannya jadi ketagihan.
Semua itu kulakukan demi menunjang pekerjaanku waktu itu sebagai wanita panggilan. Bayangkan dengan banyak benda tumpul beda ukuran beda bentuk yang bersarang di dalamku,,, bukannya akan sangat tidak memuaskan kalau liangku ini longgar.
Dan itu, sekarang akan kujadikan hadiah untuk Ody juga. Akan ku buat ia merasa beruntung sekali mendapatkanku. Akan ku buat ia merasa mendapatkan kegadisanku. Dulu kan dia juga udah dapat bekas,,, kali ini ia pasti akan minta tambah.
Ku akui, permainannya di ranjang sebenarnya tak terlalu mengecewakan. Dia termasuk kuat dalam durasi. Dan perlu kalian catat, sebenarnya ia sehat sehat saja jadi tidak ada yang perlu diragukan darinya.
Seingatku, aku juga pernah kok dibuatnya kewalahan semalaman. Dulu,,, jauh sebelum aku cari akal bagaimana menempatkan semua ulah dan tingkahku yang doyan jajan di luar ini sebagai akibat dari kekurangannya sebagai suami.
"Sebaiknya aku tidur awal malam ini. Besok akan jadi hari kemenangan awalku dan aku tak mau melewatkannya begitu saja. Ody akan mencabut gugatan perceraiannya dan dengan begitu statusku sebagai nyonya Ody akan tetap tersandang di bahuku. Semua fasilitas dan kemudahan darinya akan kembali melimpah padaku."
Membayangkannya sampai segitu saja aku sudah senang. Apalagi membayangkan nantinya kalau perutku ini makin membesar. Ody akan makin mencintaiku tanpa perlu tau rahasia demi rahasia yang kusimpan rapat rapat.
Perutku akan membesar. Dengan alat pastinya hahaha,,,
Ku tarik selimut lalu menyembunyikan tubuh indahku ini dibaliknya. Aku tak ingin dinginnya Ac membuat kulitku mengering. Kulit mulus ini tetap akan jadi modalku untuk selalu mempesona siapa pun yang ku mau.
...🌸🌸🌸🌸...
...bersambung,,,,...
__ADS_1