
Sepasang tangan kekar kini melingkar di pinggang Bella yang tengah asik memainkan penggorengan di depannya. Bella sedang menyiapkan sarapan di villa, hari ini mereka libur dan semalam Bram mengajak Bella untuk babymoon tanpa anak anak karena Presdir Albert membawa anak anak untuk ke taman hiburan sengaja memberi waktu pada anak dan menantunya untuk bersama. Albert tau anak dan menantunya membutuhkan banyak waktu untuk bersantai mengeratkan kembali hubungan mereka.
" Sayang .. Aku cariin tau nya disini " Bram mengecup pundak Bella yang terbuka.
" Ya disini lah aku lapar "
" Aku juga lapar Bel " Bisik Bram lalu beralih mengecup leher Bella dengan lembut.
" Ya makannya awas dulu, biar kita cepetan makan. "
" Tapi aku pengennya makan kamu gimana ? " Ucap Bram dengan suara berat.
Bella terlihat seksi dengan kemeja oversize yang hanya di kancingkan di bagian bawahnya, pan*tat yang bulat dan kaki jenjang yang terekspose dari mulai paha membuat junior Bram menegang seketika apalagi saat pagi hari pria seringkali merasakan miliknya menegang.
" Ya ampun Bram aku mau nyiapin dulu makan. " Gerutu Bella saat kini Bram malah meremas dua gundukannya dengan gemas. Sebelah tangan Bram mulai bergerilya ke bawah sana.
" Hmm Braamm .. " De*sah Bella saat Bram memainkan tangannya di pada bagian inti Bella.
" Dede laper Bram " Rengek Bella.
" Okay, ayo kita makan " Bram melepaskan pelukannya lalu duduk di meja makan dengan tenang.
Baiklah untuk saat ini Bram akan menahan hasrat nya dalam minimal hingga selesai sarapan, setelah sarapan Bram tidak berjanji bisa membiarkan Bella bersantai. Bella sengaja makan dengan lama, Bella ingin mengerjai Bram yang sudah terlihat tak tahan.
" Masih pagi loh Bram, mending kamu mandi terus kamu olahraga ke tepi pantai terus kita jalan jalan deh "
" Iya kan ini aku mau olahraga Bel, tapi olahrganya mau sama kamu " Bram menatap memelas.
" Sejam lagi deh, biarin nasinya di proses dulu gitu Bram " Pinta Bella.
" Bener ya sejam lagi ? Aku mau joging dulu deh awas kalo bohong " Bram memicingkan matanya.
__ADS_1
" Iya beneran sayang. "
Bram pun keluar untuk joging sebentar sedang Bella merapihkan bekas sarapan mereka lalu mandi. Tak masalah jika harus mandi dua kali yang penting bagi Bella saat melayani suaminya dirinya harus dalam keadaan yang baik dan cantik. Bella merias wajahnya tipis lalu mengenakan dress hitam sek*si yang di berikan Amanda sebagai kado pernikahan. Bella duduk bersantai di sofa dekat jendela yang menghadap langsung ke pantai.
" Bell udah ? " Teriak Bram saat baru saja membuka pintu.
" Aku disini gak perlu teriak "
" Wah bentar bentar kamu udah mandi ? Udah cantik ? Kamu mau bobo apa mau jalan ? " Tanya Bram yang takutnya salah mengira.
" Gak ko, aku gini buat kamu. Tapi kalo kamu mau ajakin nya jalan yaudah aku mau ganti baju ya kali aku keluar pake baju ginian. " Bella bangkit menuju kamar namun segera di cekal Bram.
" Eh apaan mau di ganti, gak bisa kalo udah gini itu waktunya dinas ke aku .. " Bram menarik pinggang Bella merapatkan tubuh mereka lalu mengecup bibir Bella singkat.
" Tapi aku mau mandi dulu, kamu jangan kabur ! " Bram menggendong Bella ala bridal style membawanya ke kamar lalu mengunci pintu dan membawa kunci nya ke kamar mandi.
Bram segera berlari menuju kamar mandi, Bram menjadikan mandinya kali ini benar benar mandi tersingkat yang pernah di lakukannya. Bram keluar dari kamar mandi, mendapati Bella yang sudah melucuti dress nya hanya menyisakan bra dan underwear berwarna senada.
" Terimakasih sudah membantu meringankan pekerjaan ku .. " Bram segera mendekati Bella masih dengan tubuh yang basah.
" Sshh Bel .. " Tangan Bram mulai aktif bergerak membuka pengait bra lalu membuangnya sembarang.
Dengan posisi menyandar di kepala ranjang, Bram mendapatkan tubuh Bella yang kini berada di pangkuannya menghadapkan kedua gundukan itu tepat di wajahnya. Bram meremas dan mel*umat nya rakus secara bergantian membuat keduanya menegang kencang menantang. Bella menggesekkan miliknya di atas milik Bram hingga miliknya basah. Mengetahuis istrinya tlah mencapai puncak kenikmatan, Bram mengganti posisi mereka hingga kini Bram berada di atas tubuh Bella.
Sebelum melakukannya Bram mencium dulu perut Bella untuk berinteraksi dengan bayinya.
" Baby ini akan sedikit berisik dan bergoyang. Mohon maafkan daddy .. "
Bram pun memulai permainan yang sesungguhnya, de*sahan panas melengking di seisi villa. Untunglah mereka hanya berdua saja hingga bisa menikmati ber*cinta dengan leluasa.
Bella dan Bram sama sama tersengal setelah pergulatan panjangnya, meski begitu Bram melakukannya dengan sangat lembut.
" Sayang .. gimana enak ? " Bram bertanya dengan tatapan nakal nya.
__ADS_1
" Kalo gak enak aku gak bakalan mau blee " Bella menjulurkan lidahnya.
" Iya dong service aku gak pernah memuaskan, udah mau 40 tahun nih tapi masih kenceng kan yang ? Haha "
" Iya kenceng banget, aku sampe heran jangan jangan kamu pake obat kuat "
" Mana ada .. Ini udah bawaan dari sananya. "
" Bram aku mau jalan jalan ke tepi pantai terus beli jagung bakar sampai duduk di pasir. "
" Boleh, 1 jam lagi ya ? Mau istirahat dulu "
" Nah ini nih faktor U nya kamu itu bukan ke staminanya tapi lebih ke capenya haha " Kekeh Bella.
" Aku abis lari langsung maen, aku bukan mesin kali Bel " Bram mencubit pipi Bella gemas.
Setelah satu jam berlalu, mereka pun harus mengulang mandinya. Setelah mandi dan siap, Bram melingkarkan tangannya di pinggang Bella. Mereka berjalan dari villa ke tempat kuliner yang tak jauh dari sana. Setelah membeli banyak makanan yang Bella inginkan, mereka kembali menuju tepi pantai.
" Ini bakal abis semua ? Yakin ? " Bram menatap heran dengan semua makanan yang Bella beli.
" Sate seafood, toppoki, sosis bakar, jagung bakar, mojito, es krim. Kamu gak bakal overdosis ? " Tanya lagi Bram.
" Kan aku makannya berdua sama baby .. Jadi ini biasa aja Bram. "
Bram hanya menggeleng, saat salah satu makhluk terkuat di muka bumi ini telah berbicara maka tidak ada baiknya untuk di debat.
" I Love you Bel .. " Ucap Bram saat Bella merebahkan tubuhnya di dada bidang Bram.
" I Love you more daddy "
" Aku berharap setelah ini kamu gak akan raguin aku lagi Bel. "
" Mungkin karena aku terlalu sayang sama kamu Bram, pikiran aku jadi kacau. Aku masih trauma pas kamu selingkuh dulu. "
__ADS_1
" Maaf ya aku bikin luka sedalam itu, tapi aku janji gak akan ada yang lain selain kamu di hati aku sampai aku mati nanti Bel. " Bram menciumi puncak kepala Bella menyalurkan semua cinta yang di milikinya untuk Bella.