Istri Pajangan Presdir

Istri Pajangan Presdir
Kehangatan Keluarga


__ADS_3

“Selamat pagi Bu Bella .. Hari ini Ibu sudah bisa pindah ke ruangan perawatan bersama bayi Ibu” Sapa Perawat


“Alhamdulillah, terimakasih sus” Jawab Bella


Perawat pun menganggukan kepalanya, lantas membantu Bella untuk berpindah ke kursi roda.


Perawat membawa Bella melalui beberapa koridor dan masuk menuju lift ke ruang VIP.


Pintu dibuka dan nampak lah pemandangan indah di depan mata Bella.



“Bram .. ” Seru Bella


“Bella, kemarilah lihat bayi kita” Ajak Bram


“Biar saya bantu bu .. ” Tawar Perawat


“Lihat dia tampan sekali kan? Seperti aku” Goda Bram


“Dia seribu kali lebih tampan daripada kamu Bram haha” Bella tertawa


“Ya kamu benar, selamat menjadi Ibu untuk kedua anak kita Bella” Ucap Bram lembut


“Kamupun, selamat menjadi Ayah” Jawab Bella


“Apa kamu sudah bisa menyusui? Sudah 3 hari bayi kita belum mencoba menyusu” Tanya Bram


“Ntahlah, bantu aku naik ke ranjang Bram biar aku mencoba menyusuinya” Titah Bella


Bram mengangguk dan langsung menggendong Bella dari kursi roda ke ranjangnya.


“Kemarikan Bram” Pinta Bella


“Hmm kamu di luar gih atau kemana gitu jangan liatin aku” Gerutu Bella


“Astaga Bel, kamu malu sama aku atau gimana haha padahal luar dalem aku tau loh” Goda Bram


“Yaudah kalo gak mau keluar, kamu duduk di sofa dan tutup tirainya oke” Titah Bella


“Baiklah aku mengalah” Jawab Bram berlalu dan menutup tirai


Dari balik tirai ..


“Bram ..” Panggil Bella

__ADS_1


“Ya, kamu perlu sesuatu?” Tanya Bram


“Tidak, aku hanya ingin mengobrol” Jawab Bella


“Kamu belum mandi ya? Bram yang biasanya tampan dan rapih kenapa hari ini sangat berantakan?” Ejek Bella


“Ah iya haha aku terlalu panik dan sibuk mengurusi kalian berdua. Aku lupa aku belum mandi” Jawab Bram sambil menggaruk kepalanya


“Ada baju gak? Mandi disini aja Bram” Titah Bella


“Gak ada. Tapi aku bisa suruh Ayu sama Supir kesini” Saran Bram


“Oke, oh iya Queen bagaimana Bram?” Tanya Bella


“Queen baik-baik saja, sehari 4 atau 5 kali aku melakukan video call dengan Ayu untuk memantau Queen. Aku juga sering cek CCTV” Jawab Bram


“Syukurlah, maaf aku membuatmu sibuk beberapa hari ini. Hm Bram setelah mandi tidurlah sepertinya kamu kurang tidur” Seru Bella lembut


“Baiklah, apa baby sudah tidur? Aku akan membantumu memindahkannya ke box” Tanya Bram


“Sebentar lagi Bram ..”


“Aku akan menunggu mu barulah aku mandi setelahnya”


“Kemarilah Bram berbaring disini, aku ingin kamu menemaniku bolehkan?” Bella menepuk ranjangnya


“Sure ..” Bram melangkah dan membaringkan tubuhnya dan membiarkan tangannya menopang kepala Bella


“Ah nyamannya. Istirahatlah sebentar saja jangan memaksakan diri” Titah Bella


Bella tidak mendengar jawaban dari Bram, yang terasa hanya deru nafas Bram yang mulai teratur. Bella yang awalnya memunggungi Bram, berbalik untuk memastikan keadaan Bram. Ternyata benar saja, Bram sudah terlelap tidur. Sepertinya Bram sangat lelah sampai lelap begini, pikir Bella.



Bella menatap lekat wajah suaminya itu. Di tatap lalu di usap dengan penuh kelembutan.


“Terimakasih Bram, meski kamu tidak sepenuhnya mencintaiku. Tapi kamu sudah mau sepenuhnya bertanggung jawab padaku” Seru Bella lirih


“Mungkin aku pun belum bisa mencintaimu Bram, tapi aku berjanji akan berusaha menjadi istri yang baik dan bertanggung jawab” Lanjut Bella lalu membalas pelukan Bram hangat. Tak lama Bella pun ikut terlelap dalam dekapan Bram.


“Bella .. ” Panggil Bram sambil mengusap lembut pipi istrinya


“Hm .. ” Bella membuka matanya perlahan


“Maaf aku membangunkan mu tapi lihatlah siapa yang datang?”

__ADS_1


“Ah Ibu Ayah, Queen juga?” Bella menunjukan raut wajah terkejut saat melihat keluarganya berkumpul


“Bella, sayang ..” Ibu memeluk Bella hangat


“Maaf Ibu baru datang, Ibu baru tau kalau kamu sudah melahirkan. Nak Bram tidak memberitau Ibu dari awal. Tiba-tiba saja supir menjemput kami ke Bandung dan menjelaskan bahwa kamu sudah melahirkan” Jelas Ibu


“Tidak apa Bu. Kemarin keadaan ku belum stabil. Jadi Bram pasti mempertimbangkan waktu yang tepat agar kalian bisa menemuiku” Jawab Bella


“Ya benar Bu. Saya takut Ibu dan Ayah panik kalau mendengar keadaan Bella sempat kritis kemarin” Jelas Bram


“Sudahlah tidak apa yang penting Bella dan Bayinya sudah selamat dan sehat” Potong Ayah


“Queen sayang kemarilah duduk di samping Mommy” Pinta Bella


“Lihat itu adik Queen, sekarang Queen jadi kakak ya. Tapi Queen tetap Ratu Mommy jadi jangan khawatir sayang” Bella berbicara dengan Queen sambil menunjuk kearah Box


“Beruntung sekali Bu Bella, punya orangtua yang menyayangi nya. Suami yang memperhatikannya dan anak-anak yang cantik dan tampan. Hidupnya begitu sempurna. Semoga Ibu tetap bahagia” Batin Ayu yang sedari tadi memandangi kehangatan keluarga mereka.


“Ayu .. ” Panggil Bella


“Ya Bu .. ”


“Terimakasih sudah banyak membantu kami. Kedepannya mungkin akan lebih merepotkan karena akan ada dua bayi di rumah” Ucap Bella


“Tidak apa Bu, justru rasanya akan sangat menyenangkan. Queen akan punya teman bermain ya” Ayu mengusap lembut pipi Queen


“Andai kemarin aku tak selamat, dan hanya bayiku yang selamat. Rasanya aku tak akan khawatir meninggalkan mereka dalam perawatanmu” Lanjut Bella


“Huss ngomong suka sembarangan” Potong Bram


“Iya bu, sebaik-baiknya saya tetap saja anak-anak itu butuh Ibunya. Jadi ibu harus lekas sehat dan pulang ya?” Ayu tersenyum


“Oh iya, Bram kapan aku boleh pulang? Rasanya aku sudah sehat” Tanya Bella


“Masa observasi pasca operasi kamu itu 3 hari berarti kemungkinan sore nanti atau besok pagi” Jawab Bram


“Hari ini saja. Aku sudah rindu rumah. Lagian kamu dokter, kamu bisa merawatku kan?” Bujuk Bella


“Tapi aku bukan dokter kandungan Bella” Tegas Bram


“Aku tau, tapi tugas dokter kandungan pun sepertinya sudah selesai. Kedepannya hanya perlu memantau luka jahitan saja kan? Kalau masalah itu tentu kamu juga ahlinya.” Gerutu Bella


“Kamu memang pandai mencari alasan. Baiklah, aku akan konsultasi pada doktermu. Kalau memungkinkan kita pulang hari inu” Bram mengusap rambut Bella lembut


“Aduh Ya Allah jiwa jombloku meronta-ronta pak” Canda Ayu yang langsung di tertawai semua orang yang berada di ruangan Bella

__ADS_1


__ADS_2