Istri Pajangan Presdir

Istri Pajangan Presdir
Menyiapkan Pembalasan


__ADS_3

...Jika perpisahan di anggap suatu kegagalan...


...Lantas bertahan dalam penderitaan apakah itu suatu keberhasilan ?...


-TamiQuotes


...****************...


Lama tak berkabar, Violine mencari tau tentang keberadaan Bram kini yang bahkan sudah sering absent dari kantor. Violine pun mendengar bahwa Bram tengah mendapatkan pengobatan sehingga untuk beberapa saat belum bisa kembali bekerja. Karena rasa khawatirnya, Violine segera menjenguk Bram yang kebetulan sudah pulang setelah seminggu mendapat perawatan intensif.


" Kenapa repot-repot kesini ? " Tanya Bram begitu Violine datang ke rumahnya.


" Aku dengar kesehatan mu buruk. Kenapa sampai begini ? "


" Kenapa .. Hmm entahlah, mungkin karena kini tak ada yang merawatku. "


" Ayolah Bram kamu pria dewasa dan mapan, haruskah ada seseorang yang merawatmu ? Harusnya kamu bisa menjaga diri terlebih ada anak-anak yang harus kamu jaga. "


" Sejak kapan kamu jadi secerewet ini ? Apa kamu tau kalau daddy ku melihatmu disini dia pasti akan murka. "


" Kenapa ? "


" Karena daddy mengira kamu adalah biang dari perceraian ku dan Bella "


" Aku tidak keberatan, kalau memang Presdir Albert mengira begitu maka aku bahkan bisa merebut hatinya seperti hati putranya. "


" Haha kamu terlalu percaya diri. "


" Aku tau kamu menyukai ku kan ? Meski aku pun tak menginginkan perceraian mu tapi bukan kah hidup harus terus berjalan ? Tidak ada salahnya kita coba berjalan bersama ? "


" Baru sebulan Vio, bahkan aroma Bella saja masih melekat di rumah ini. Aku belum bisa menerima wanita lain. Namun jika kamu ingin mendekat silahkan saja. "

__ADS_1


" Baiklah .. Aku akan membuatmu menerimaku " Violine tersenyum penuh makna


Cara bicara Violine yang terus terang dan berani Bram menyukainya. Kebanyakan wanita mungkin akan di anggap murahan jika berbicara begitu lantang seperti Violine, namun Vio dengan gaya bicaranya itu malah membuat para pria mengaguminya.


Di dekat dapur, Ayu yang sedang membuat susu untuk Zayn mendengar percakapan sekilas mereka.


Oh jadi ini wanita yang di gadang-gadang menjadi orang ketiga dalam pernikahan Pak Bram dan Bu Bella. Pantas saja, ya dia cantik dan pandai bersilat lidah. Tapi apakah dia setulus Bu Bella ? Belum tentu


Batin Ayu bertanya-tanya


Ayu saja mampu mengendalikan perasaannya yang seringkali berdebar jika bersama dengan Bram. Padahal jika melihat dari paras, Ayu pun tak kalah cantik dan anggun. Namun Ayu tak pernah sedikit pun menggoda Bram atau mencoba menarik perhatian Bram, semua karena Ayu menghargai Bella.


Ayu berpikir tidak kah wanita ini iba pada Ibu dari anak-anak Bram ? Baru saja sebulan mereka berpisah, sudah dengan lancang hendak mempengaruhi Bram bahkan berniat merebut hati Presdir Albert. Luar biasa !


Ayu meraih ponsel di sakunya hendak mengabari Bella tentang kedatangan Violine ke rumah.


Ayu sempat mengambil gambar secara diam-diam.



💬 Bella : Haha jadi mereka bersama ?


💬 Ayu : Ya, Pak Bram sedang bersama wanita ini. Ku kira dia lebih hebat dari Ibu nyatanya biasa saja


💬 Bella : Penampilannya memang sederhana tapi jangan kaget dengan otak dan mulutnya


💬 Ayu : Ya untuk itu saya juga mengakui Bu. Dia pandai bersilat lidah dan merayu. Sopankah baru satu bulan ?


💬 Bram : Biarkan saja Yu, saya titip anak-anak ya ?


💬 Ayu : Siap Bu

__ADS_1


Hati Bella sedikit memanas, bisa-bisa nya baru saja sebulan bercerai sudah berani membawa wanita lain ke rumah. Namun apa daya Bella tak bisa berbuat apa-apa itu hak mereka. Kalau Bella mau, Bella juga bisa mendekati Akbar, tapi tentu pikiran Bella tidak sedangkal itu. Bella hanya fokus menata masa depannya.


...----------------...


Hari ke hari Violine semakin akrab dengan Bram, mereka sering menghabiskan waktu bersama bahkan anak-anakpun sudah mulai dekat dengan Violine apalagi Zayn yang masih kecil masih mudah untuk di pengaruhi. Presdir Albert juga tak bisa berkutik untuk melarang mereka karena Violine memang pandai menarik hati termasuk hati anak-anak. Violine mampu meluluhkan hati Albert melalui anak-anak karena bagi Albert kebahagiaan cucu nya adalah segalanya.



Violine meminta Ayu untuk mengambil foto nya bersama Zayn dan Bram.


Sumpah males banget kalo bukan karena Pak Bram. Bisa banget sih dia bikin pencitraan


Gerutu Ayu dalam hati


Violine sengaja mengambil foto bersama untuk di post di sosial medianya, Violine ingin menunjukkan pada dunia bahwa dirinya calon ibu yang tepat untuk anak-anak Bram terkhusus ingin menunjukkan pada Bella bahwa tanpa Bella anak-anak akan tetap mendapatkan sosok seorang Ibu.


Tak berapa lama setelah Violine mem-post foto mereka bersama banyak dari rekan-rekan Bram dan juga teman-teman Bella yang memberikan like dan men-tag Bella di postingan mereka. Bella yang melihat foto itu seketika meradang. Hatinya begitu perih, seolah mereka sengaja mengambil kesempatan karena ketidak beradaan Bella. Akhir-akhir ini Bella memang tak berkunjung karena kesibukannya di kampus dan Bella pun sudah mengabari Ayu sekaligus Bram meski sebenarnya Bella tak mau tentang kesibukannya. Lalu mereka memanfaatkan kesempatan itu untuk mencuri hati anak-anak. Hebat ! Sungguh rancana yang hebat !


Bella segera menghubungi Bram namun apa yang dia dapatkan ? Bram memblock seluruh akses Bella untuk menghubunginya, Bella hanya bisa berhubungan melalui Ayu.


Apa karena ada wanita lain yang bisa mendekati anak-anak lantas kamu berpikir akan langsung menggantikanku ? Apa semudah itu Bram ? Bukankah kamu bilang mencintaiku ? Lalu kenapa kamu menyakitiku separah ini ?


Sebenarnya bukan tanpa alasan Bram bertindak sejauh ini, dua hari kebelakang Bram berbicara dengan Queen lalu Queen menceritakan ketika Bram sakit mereka bermain bersama dengan 'Uncle Akbar' hati Bram pun meradang sama hal nya seperti Bella kini. Kecemburuan membakar empatinya, Bram memutuskan untuk membalas perlakuan menyakitkan Bella dengan hal yang sama bahkan lebih menyakitkan nya Bram memutus akses Bella untuk menemui anak-anak.


" Brengsek kamu Bram ! Baiklah .. Kamu menginginkan ku pergi ? Aku akan pergi ! Tapi ingat saat aku kembali, aku pastikan aku akan merebut kembali semua milikku dan akan ku buat kamu menyesali tindakan bodoh mu. Kamu memang lelaki paling arogan yang pernah ku temui. Aku sudah mempertaruhkan hidup untuk memberikan mu keturunan lalu dengan tidak tau dirinya kamu memisahkan ku dari mereka. Go to the hell bastard ! Shame on you ! "


Bella menitipkan sepucuk surat pada Ayu untuk Bram dan beberapa kantung asi yang berhasil di kumpulkannya untuk Zayn. Bella juga membuat video dan rekaman suara nyanyian yang sering di senandungkannya ketika anak-anak rewel. Bella tak punya banyak kekuasaan, materi, dan tenaga untuk melawan Bram saat ini. Bella memilih mengalah untuk mengumpulkan kekuataannya sendiri.


" Ibu mau kemana ? " Tanya Ayu dengan mata berkaca-kaca


" Saya mau ke luar negeri. Saya akan ikut program pertukaran pelajar ke jepang selama 2 tahun saya juga akan magang disana sambil mengumpulkan uang. Saya tidak bisa bertahan disini dalam keadaan seperti ini. Yu kamu bertahanlah, buat anak-anak tidak melupakan saya ya ? Saya titip mereka. Saya janji saya akan menjadi orang sukses saya akan membuat keadaan kita berbalik. "

__ADS_1


" Bu .. " Air mata Ayu pecah, Ayu membayangkan betapa besar pengorbanan yang Bella lakukan untuk anak-anak dan masa depannya.


Semua ini terjadi hanya karena ke egoisan satu manusia.


__ADS_2