
Waktu menunjukan pukul 07.30WIB. Bella tengah membantu Bi Asih ART di rumahnya membuat sarapan sedangkan Bram dan Queen masih terlelap di kamar Queen.
“Assalamualaikum bu Bella" Ayu, nanny Queen. Wanita polos cantik khas wanita di desa usia 20an awal itu menyapa Bella. Nanny Queen baru saja datang setelah mengambil cuti 2 hari untuk menghadiri pernikahan kakaknya.
“Waalaikumsalam yu, istirahatlah dulu di kamar belakang karena di kamar Queen ada Daddynya" Titah Bella
“Baik bu saya permisi dulu" Ayu menuju ke kamar belakang.
Bram mengerjapkan matanya saat sinar matahari menerpa wajah tampannya. Di tatapnya Queen yang masih tidur dalam dekapannya.
“Selamat pagi Queen" Bram mengecup rambut Queen lembut.
Bram beranjak dengan perlahan takut membangunkan Queen, lalu Bram berlalu ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Ini kali pertama Bram berada di rumahnya sendiri, merasakan suasananya yang terasa nyaman. Rumah yang di cat dengan warna putih bersih terawat. Setiap ruangan terasa terang dengan cahaya matahari menembus jendela yang berjajar mengelilingi setiap ruangan.
“Bella membuat rumah ini sangat nyaman" gumam Bram
Bram menuruni anak tangga, dan beralih menuju dapur. Terciom aroma sedap yang menggugah selera. Bella melirik ke samping dan dilihatnya Bram.
“Sudah bangun Bram? Sarapan belum siap. Aku dan bi Asih kesiangan" Tanya Bella
“Ya baru saja, tapi Queen masih tidur" Jawab Bram
“Tak apa, Queen akhir-akhir ini suka bangun siang. Biar nanny nya yang urus" Ucap Bella
“Aku mengambil cuti 2 hari. Kalo kamu izinkan aku ingin menghabiskan waktu disini bersama Queen" Pinta Bram
“Sure, take your time Bram" Jawab Bella dengan lembut. Tak ada lagi amarah di hati Bella, ia ingin berdamai bukan hanya dengan Bram tapi berdamai dengan hati dan pikirannya sendiri.
Sarapan sudah tersedia di meja makan, Bram dan Bella pun menyantap sarapan bersama. Queen yang sudah bangun dan di mandikan nanny nya ikut menyusul mereka ke bawah.
“Bram hari ini aku libur, kamu mau ikut aku keluar atau mau dirumah saja dengan Queen?" Tanya Bella
__ADS_1
“Memangnya kamu mau kemana Bell?" Bram balik bertanya
“Aku mau refreshing, mau ikut offroad pake motor trail sama temen-temen sekolah dulu" Jawab Bella santai
“Ah yang bener, emang bisa?" Tanya Bram
“Bisa, dulu aja waktu belum punya Queen aku pake motor sport. Cuman karena hamil aku berenti dan belum pernah pake macem-macem lagi. Hmm sekarang kayanya udah waktunya, aku harus belajar menikmati hidup" Jelas Bella
Bram hanya menangguk-nganggukan kepalanya
Sarapan selesai, Bella merapikan bekas makan mereka dan Bram bermain dengan Queen. Bella akan berangkat pukul 09.00 karena tempat berkumpul tidak terlalu jauh sekitar 15 menit dari rumah Bella. Bram memilih ikut dengan Bella, karena Bella memastikan bahwa Ibunya akan datang untuk menemani Queen. Meski bersama nanny, Queen tidak bisa mempercayakan Bella di rawat tanpa pengawasan keluarga.
Bella dan Bram berangkat dengan mobil Bella yang memang cocok dipakai melalui track berat di banding mobil Bram. Di mobil sunyi, Bram fokus mengemudi dan Bella fokus memilih motor yang hendak di sewanya.
“Bram, kamu mau ikut turun? Kalau mau, aku bisa sekalian sewakan motor dan perlengkapannya untukmu" Tanya Bella
“Hmm boleh saja, aku sudah lama tidak pakai motor. Semoga saja tidak lupa cara pake nya haha" Bram tertawa ringan
Mereka berbincang tapi tak seperti pasangan. Lebih seperti sahabat atau saudara hingga sampai di lokasi.
“Bellaaaaaaa .." Jonathan, sahabat nya waktu SMA berlalari dan hendak merangkul tapi di tahan tangan Bella
“Stop, jangan gila lu gue sama laki gue nih haha" Bella mengangkat tangan ke arah depan
“Eh udah nikah lu? Ko ga pernah update ga ada undang kita juga" Tanya Jo
“Udah lama ish, kayanya 7 bulanan deh gue nikah" Jawab Bella sambil menganggukan kepala
“Oh iya, ini Bram suami gue" Bella memperkenalkan Bram pada semua temannya
“Hallo mas Bram, gue Jonathan, ini Dimas, Caca, Dina, Silvi, Vera, Cleo, dan Rey " sambut Jo
__ADS_1
“Hallo semuanya, panggil aja gue Bram Jo ga usah pake mas haha" Jawab Bram santai
“Aa ganteng banget sih, mau maunya nikah sama Bella yang serampangan gitu mending sama aku yang feminim" goda vera dengan nada bercanda
“Aa dengkul lu. Gue kempesin motor lu nanti di atas ya !" Jawab Bella sinis
“Becanda neng serius amat haha" Jawab Vera cengengesan
Mereka pun memulai kegiatan. Jo memimpin di depan dan yang lainnya mengekor di belakang Jo karena jalur yang di lewati adalah jalur setapak di tengah rimbunnya hutan dan aliran sungai kecil.
Bram yang berada di belakang Bella dibuat takjub oleh kemampuan istrinya. Bram tidak menyangka Bella yang di rumah sangat lembut dan ke ibuan bisa melakukan hal seperti ini.
Di tengah perjalanan istirahat beberapa saat biasa untuk sesi foto-foto di alam terbuka. Bram dan Bella berswa foto.
“Kayanya ini foto selfie pertama kita ya Bell" Tanya Bram
“Iya juga, selama nikah kita jarang ketemu jarang punya waktu bersama mana sempet foto-foto" Jawab Bella
“Heem Bell, cape banget ternyata maen ginian." Bram membaringkan tubuhnya di atas dedaunan kering
“Cape sih, tapi ngerasa ga semua emosi itu bisa tumpah dan menguap pas kita di jalan tadi. Di tambah lihat suasana alam kaya gini bawaannya adem bener" Jelas Bella
“Iya bell, sampai lupa masalah hidup. Lupa kalo kita pernah ribut haha" Bram tertawa mengingat kebodohannya
“Sudahlah semua hubungan pasti punya masa krisis nya. Yang nikah karena cinta aja bisa ribut apalagi kita" Bella menepuk paha Bram yang berbaring di sampingnya
“Hayu jalan lagi Bram" Lanjut Bella
Mereka pun melanjutkan perjalanan, melalui jalanan berlumpur berkotor-kotoran basah-basahan semua di lalui dengan tawa canda bersama teman-teman Bella yang semuanya punya jiwa petualang dan jenaka.
“Jiwa muda Bella memang lagi menggebu-gebunya" gumam Bram yang melihat Bella berputar putar di hamparan tanah lapang dengan motor nya
__ADS_1