Istri Pajangan Presdir

Istri Pajangan Presdir
Hormon oh Hormon


__ADS_3

Menjalani kehamilan tanpa suami di sisinya membuat Bella seringkali merasa kesepian. Kadang tiba-tiba bisa menangis karena rindu pada Bram. Pernah Bella beberapa kali menghubungi Bram namun nomornya tidak aktif, saat Bella bertanya pada Kevin ternyata Bram masih di Hungaria dan seringkali sibuk. Pada Kevin pun Bram hanya mengabari sesekali lewat e-mail.


“Baby jangan begini, daddy sedang sangat sibuk. Jangan membuat mood momy berantakan terus" Bella menangis sambil mengelus perutnya. Ntah kenapa setiap kali tidak bisa menghubungi Bram dada Bella terasa sesak, hatinya sakit.


Meski moodnya sedang buruk Bella selalu pergi bekerja. Akbar yang sering memperhatikan Bella merasa heran Bella yang cuek sekarang jadi sangat sensitif. Di kritik sedikit saja Bella bisa menangis.


“Bella ada apa denganmu? Biasanya bersemangat." Tanya Akbar


“Aku baik-baik saja pak. Hanya saja ini karena hormon" Jawab Bella


“Hormon? Kenapa hormon? Apa kamu sedang PMS?" Tanya Akbar


Bella keluar dari stand area nya dan berdiri di hadapan Akbar


“Ih bapa rabun kali ya, gak keliatan apa ini perut ada isinya? Ya masa aku PMS jelas-jelas aku hamil" Jelas Bella sambil mengetatkan pakaiaannya. Saat itulah baru terlihat perut Bella menonjol


“Kamu hamil? Sudah berapa bulan Bell? Kenapa baru memberitahu ku. Andai aku tau lebih awal aku pasti memperlakukan mu dengan baik" Jawab Akbar perhatian


“ Lima bulan pak, Aku hanya hamil pak bukan sakit jadi tidak perlu perlakuan spesial" Bella mengerucutkan bibirnya


“Ah kamu jadi menggemaskan begini Bella" Akbar menyunggingkan senyuman di bibirnya

__ADS_1


“Bapak ih" Bella memukul lengan Akbar


Waktu berlalu, Bella pulang dari pekerjaannya dan mendapati Queen yang terus menangis.


“Ada apa Queen kenapa kamu membuat nanny mu kerepotan" tanya Bella


“Queen demam bu, tadi saya cek suhunya 38,7 derajat" Jawab Ayu


“Sejak kapan yu? Ko ga kabari aku?" Tanya Bella


“Maaf bu, Queen rewel tidak mau lepas dari gendongan jadi saya tidak sempat pegang ponsel" Jelas Ayu


“Baiklah, kamu istirahat dulu biar Queen bersamaku. Nanti kita bergantian merawat Queen" Titah Bella


Demam Queen tak kunjung turun meski sudah di beri obat turun panas. Semalaman Bella dan Ayu bergantian menjaga Queen. Bella menghubungi Bram untuk meminta saran, awalnya sangat sulit sampai Bella mengirim lewat email barulah Bram menghubunginya.


“Bella, ada apa?" Tanya Bram


“Syukurlah kamu menghubungi. Queen demam Bram. Terakhir aku cek suhunya 38,7°C" Jelas Bella


“Sudah berapa lama? Kamu sudah beri obat apa? Jelaskan riwayat medis Queen padaku Bell" Titah Bram

__ADS_1


“Sejak tadi sore aku dan Ayu sudah beri sa**mol baby 1 ml setiap 4 jam namun belum ada reaksi berarti. Dari bayi Queen sering kejang Bram jika panasnya melebihi 39°. Aku tidak punya persediaan anti kejang. Bisakah kamu tanyakan pada rekanmu yang dokter anak untuk resepkan obat anti kejang? Aku akan mencari nya di apotek 24 jam" Pinta Bella


“Tunggulah kamu tak usah kemana mana aku akan menghubungi teman ku lalu meminta seseorang di rumah sakit untuk mengantarkan obat ke rumah.” Ucap Bram


“Terimakasih banyak daddy" Panggilan pun terputus


Satu jam berlalu ada security masuk ke dalam rumah mengantarkan titipan dari rumah sakit untuk Bella. Benar saja dalamnya berisi kompres sekali pakai, obat turun panas dan anti kejang. Bram mengirim pesan untuk aturan pakainya.


Bram : Bella berikan obat kejang nya jika suhu badan Queen masih di atas 38°. Berikan 2x sehari. Aku akan memantau melalui CCTV kamar Queen. Tenanglah


Bella : Terimakasih Bram


Kamar Queen memang di pasangi CCTV untuk memonitor aktifitasnya. Bram memperhatikan dari jauh. Queen cukup rewel saat sakit, Bella terlihat kerepotan sampai ikut menangis. Notifikasi pesan masuk terlihat di layar utama ponsel Bella


Bram : Kenapa menangis?


Bella : Tidak apa-apa aku hanya merasa kasian pada Queen


Bram : Jangan khawatir, semua akan baik-baik saja


Tiba-tiba fokus Bram teralihkan saat melihat Bella duduk di sofa sambil mengelus perutnya yang terasa ngilu karena menggendong Queen terlalu lama

__ADS_1


“Sebentar, perut Bella. Kenapa perutnya membesar begitu? Apa dia kena sembelit?" batin Bram


__ADS_2