Jantung Hatiku

Jantung Hatiku
Cosplay Beauty and The Beast


__ADS_3

"om ganteng terimakasih ya, Om main dong kerumah qila"


"hahahaha iya kalau begitu hati hati ya cantik" Ucap Arya sambil mengelus rambut qila.


"Astaga, pesanan Diandra. Akhh sial! aku belum dapat lagi"


Cukup lama Arya mencari penjual nangka, dengan perjuangannya akhirnya Arya telah mendapatkan nya. Dan langsung dibawa menuju kantor agar segera menyerahkannya kepada Diandra.


...<\=\=\= Episode Sebelumnya \=\=\=>...


Setelah sampai di kantor, Arya pun langsung memberikan kepada Diandra.


"Riko, cepat minggir ini darurat!" ,teriak Arya yang menabrak Riko.


Riko pun hanya bisa geleng geleng.


"hah...ini pesanan kamu" Arya memberikan kepada Diandra


"lama banget sih cuma beli ginian aja" Kesal Diandra.


"Itu tuh butuh perjuangan, lagian kamu kenapa sih ngidam yang aneh-aneh" Ucap Arya.


Diandra hanya makan tiga biji saja. Lalu Diandra menyudahi makannya dan memberikan kepada Arya.


"mas Arya karena kamu lama aku jadi kurang berselera, kamu yang habisin ya" Ucap Diandra sambil memberikan kantung berisi beton yang sudah dimasak kepada Arya


"apa? aku? nggak ah itu makanan apa itu masa biji nangka dimakan sih, ngga ah jangan aneh aneh deh di"


"mas Arya ngga mau nih...yaudah kalo gitu...om Arya jahat." Diandra menirukan suara anak kecil yang membuat Arya sekali lagi tidak bisa menolak.


Arya dengan terpaksa memakan beton tersebut. Awalnya Arya ragu, tapi lama kelamaan rasanya tidak buruk juga.


"dihabisin ya, mas Hans aku mau ke toko dulu ya. Kamu jemput aku disana aja yah" Diandra pamit untuk pergi ke toko menemui Jihan dan Vika.


"hah....lega, astaga ini apa ini seumur umur aku baru pertama kali makan ini" Ucap Arya


"hah....udahlah lagipula itu kemauan calon ponakan kamu juga kan, tapi aku seneng sih kehamilan Diandra kali ini korbannya bukan hanya aku" Ucap Hans sambil tersenyum


"maksudnya?" Arya tidak mengerti


"Kamu tau sewaktu Diandra dirumah sakit, Dia pengen makan cilok tapi dia sendiri yang beli, Vika sampe rela dorong gerobak tukang cilok supaya mau ke rumah sakit, trus malam malam dia ngidam pengen makan rujak cingur, ya aku minta bantuan aja sama Bryan, dia sampe rela malem malem keluar cuma buat beli rujak cingur buat Diandra." Ucap Hans panjang lebar.


Arya hanya bisa menelan ludah lalu tertawa puas.


"hahahaha aku kira hanya aku, hah sudah ada tiga ternyata, anakmu benar benar hebat Hans, kira kira siapa lagi ya yang akan menjadi korban Diandra?" Arya menebak.


"entahlah, ayo bekerja kembali, bereskan makanan aneh itu, hah aku pusing sekali" Ucap Hans

__ADS_1


-


Kini Diandra telah sampai di toko, dan seperti biasa jika mereka bertemu mereka akan heboh.


"Jihan, katanya kamu dilamar pak Riko? benar ya?" Tanya Diandra


"iya di, tapi ditolak tuh sama Jihan gara-gara belum dikenalin orang tuanya Riko" Sambung Vika


"Tapi nanti malem orang tuanya Riko bakal kesini kok, trus aku sama ibu diundang buat makan malam sekaligus mau minta restu" Ucap Jihan malu malu


"ciee tuh kan bener, udahlah kamu tu cepetan nikah....Lagian ni ya kalo kalian udah nikah nanti kan enak, bisa tinggal serumah trus bisa tiap hari...." Diandra tidak melanjutkan perkataannya


"apaan di?" Vika penasaran


"emm engga bukan apa apa, oh ya Vika kamu juga dong buruan cari pacar, masa jomblo lama banget sih" Ucap Diandra


Mereka sedang asyik mengobrol hingga sore hari pun tiba, Hans dan Riko pun datang ke toko.


"Sayang, pulang yuk istirahat" Ajak Hans


"Jihan ayo kita siap siap" Ucap Riko.


"tunggu!....Jihan Riko. Kalian kan mau tunangan. Gimana kalau kalian aku foto dulu duduk duduk sini" Diandra mendudukkan Riko dan Jihan disebuah kursi.


"Nah sekarang aku mau kalian berpose untuk iklan foto buat promosi toko kita. Tunggu sebentar" Diandra masuk ke ruang kerja dan mengambil sebuah kotak besar, Hans yang melihat Diandra membawa kotak dengan sigap langsung mengambil alih kotak tersebut


"ini adalah properti, Jihan Riko, cepat kalian ganti baju. Ini baju Jihan dan ini baju Riko, ayo buruan"


Jihan dan Riko sangat terkejut dengan kostum yang diandra berikan. Saat Jihan akan protes, hans langsung melototinya.


Jihan dan Riko terpaksa menuruti Diandra dan berganti pakaian, setelah selesai berganti. Semua tertawa dengan kostum yang mereka pakai, karena Jihan memakai kostum Belle, sedangkan Riko memakai kostum beast.


Vika tidak bisa diam dan langsung segera memotret dan memvideo mereka.


"hahahahaha kalian benar benar pasangan serasi. Kalian Beauty and The beast" Tawa Vika


Hans juga tak bisa menahan tawanya, dia sangat terkejut dengan Riko, Riko yang biasanya kaku sekarang memakai kostum yang sangat lucu.


Hans pun juga tak mau kalah, dia langsung mengabadikan momen tersebut lalu dibagikannya ke grup.


Erland, Arya, dan Bryan pun benar benar puas saat melihat Riko.


"nah sudah deh Jihan kamu cantik banget dan pak Riko. Topengnya jangan dilepas pokoknya" Ucap Diandra


Kini Diandra sedang fokus memotret Riko dan Jihan, Jihan mempromosikan kuenya dengan tema beauty and the beast.


Setelah cukup lama Riko dan Jihan berpose, akhirnya mereka selesai juga.

__ADS_1


"Tasya kemari" Teriak Diandra


"iya Bu Diandra"


"Tasya tolong kamu bereskan semua ini ya ajak teman teman yang lain oke" Seru Diandra


"Vika, ini tinggal kamu edit dan upload aja ya tapi sebelum upload tanya dulu ke aku yah" Ucap Diandra


"Sayang kita pulang ya" Ajak Hans


"ihh nanti. Aku mau lihat laporan sebentar" Diandra lalu masuk ke ruang kerja.


"Astaga ini benar benar melelahkan, kenapa sih ngidamnya aneh banget, Masa kita disuruh cosplay kaya gini" Kesal Jihan


"hahahaha udahlah lagian kan lumayan kalian nyicil foto prewed." Ucap Vika


"Riko, Saya harap kamu tidak marah, Diandra seperti itu karena bawaan bayi, kalian tau sendiri kan sifat asli Diandra bagaimana? Nah jika seperti itu maka itu adalah bawaan bayi, Lagipula korbannya juga sudah banyak" Ucap Hans lalu menghampiri Diandra Di ruang kerjanya.


"udah buruan ganti baju, kau udah ngga kuat nahan tawa nih" Ejek Vika.


Riko dan Jihan lalu berganti pakaian.


Setelah beberapa saat, akhrinya Diandra mau pulang, setelah itu disusul oleh Riko, Jihan dan Vika yang juga ikut pulang sekaligus menutup tokonya.


"Jihan nanti aku akan menjemput kamu dan ibu ya, jadi bersiaplah nanti" Ucap Riko


"kok aku deg deg an ya, huft pokoknya aku harus tampil cantik dan anggun didepan orang tua kamu, supaya mereka merestui hubungan kita" Ucap Jihan


"amiin, yaudah yuk kita pulang siap-siap nanti malam ya" Riko mengingatkan


-


Sementara di mobil Hans, Diandra sedang asyik sambil tertawa melihat ponselnya


"kenapa sih dari tadi ketawa terus ada apa?" Tanya Hans


"ini nih hasil foto tadi, mereka lucu banget tau. Hah semoga nanti malam berjalan lancar"


"apa sayang yang lancar? memangnya Riko dan Jihan kenapa?"


"nanti malam Pak Riko mau ngenalin Jihan ke orang tuanya"


"serius kamu? ngga bohong kan? Apa kamu yakin Riko akan mengenalkan kepada orang tuanya?" Hans yang terkejut


"Kenapa sih aneh banget, justru aku seneng Lo karena akhrinya pak Riko mau mengenalkan Jihan ke kedua orang tuanya. Memangnya ada apa sih, dan oh ya aku inget, kenapa selama ini pak Riko itu tidak pernah mengenalkan Jihan kepada kedua orang tuanya, dan aku juga tidak pernah melihat orang tua pak Riko menelfon atau menanyakan kabar" Ucap Diandra


...πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•...

__ADS_1


__ADS_2