
Setelah mengumumkan siapa Diandra, para karyawan dan staff pun kembali bekerja, tak sedikit dari mereka yang membicarakan Hans dan Diandra, entah kapan mereka menikah, bagaimana mereka bisa bertemu, semua pertanyaan sedang dibicarakan oleh para karyawannya.
Arya yang baru datang pun bertanya kepada salah satu karyawan
"ada apa ini kenapa mereka semua berisik sekali?" Tanya Arya kepada salah satu karyawan
"oh, tadi pak Hans baru mengumumkan istrinya, makanya mereka semua heran" Ucap salah satu karyawan
"emm begitu ya, yasudah cepat kembali bekerja" Jawab Arya
Arya lalu memasuki ruangan Hans
"hei Diandra kamu ke kantor?" Tanya Arya
"iya, emm mas Arya dimana sekretaris pribadi mas Hans?" Tanya Diandra
"maksudnya?" Arya tidak paham
"ihhh sekretarisnya mana, aku pengen lihat. Biasanya kan sekretaris itu kan cantiiikkkk" Ucap Diandra melotot ke arah Hans yang seketika membuat nyali Hans menciut
"oh, jadi begini Diandra, sekretaris Hans itu ijin tidak masuk kerja karena dia sedang hamil anak ketiga, Jadi aku yang menggantikan sekretarisnya tapi kalau kamu mau tau siapa dia aku bisa menelfonkan dia....."
"eittts ga usah ga usah, ternyata udah punya suami dan anak ya....yaudah deh gausah kalau gitu. Kalian bekerja saja aku akan disini tidak akan mengganggu kalian" Ucap Diandra
Hans dan Arya saling melirik satu sama lain, sambil berkode yang hanya mereka yang tau artinya.
"kok malah pada diem, ayo kalian mulai kerja" Ucap Diandra
Cukup lama Diandra di kantor Hans, karena bosan akhirnya Diandra meminta ijin Hans untuk keluar kantor. Dan melihat lihat kantor Hans.
Saat berada di luar, Diandra melihat seorang wanita yang ingin masuk namun dicegah oleh security.
"ada apa ya pak?" Tanya Diandra
"begini Bu, wanita ini memaksa ingin masuk, tapi dia tetap ingin masuk" Ucap salah satu security
"dasar kalian tidak berguna! kalian akan menyesal nanti, cepat lepaskan aku dan biarkan aku masuk!" Ucap wanita tersebut.
"Pak udah gapapa biar saya yang mengatasi".Ucap Diandra lalu kedua security tersebut melepaskannya
"mbak mau bertemu siapa?" Tanya Diandra ramah
"cih, mbak, heh panggil saya ini nyonya nyoya! dengar ya, perkenalkan saya Sonya, calon tunangan Hans, pemilik perusahaan ini" Ucap sonya dengan sombongnya
"oh jadi mbak yang namanya Sonya. Oke baik tetapi sepertinya pak Hans tidak bisa diganggu" Ucap Diandra
__ADS_1
"hah! memangnya kamu siapa ha! minggir" Ucap Sonya sambil berjalan menyenggol Diandra dengan sombongnya
"Tunggu!" Diandra menghentikan Sonya dengan menghalangi jalannya
"kenapa sih, awas kamu nanti saya bilangin ke calon tunangan saya biar kamu dipecat!" Ucap Sonya
"Mbak, begini ya mbak tidak bisa masuk sembarangan di kantor ini karena kantor ini milik suami saya, oh ya sebelumnya perkenalkan nama saya Diandra. Saya istri sah mas Hans pemilik perusahaan ini" Ucap Diandra dengan bangga.
"hahahaha mimpi kamu ya...hei dengar kalian dengar apa yang dikatakan wanita ini, dia bilang dia istrinya Hans. Kalian lihat wanita gila yang mengaku sebagai istri pemilik perusahaan ini hahahaha" Sonya terkekeh namun Diandra dengan tenang menghadapi Sonya
"liat deh wanita itu ga tau malu ya, dia datang lagi kesini padahal dia sudah diusir beberapa kali, dan sekarng mengatakan kalau Bu Diandra gila, wah dia cari mati" Ucap salah satu karyawan tersebut
Diandra lalu mengeluarkan bedak yang terdapat kaca di tasnya dan mengarahkan ke arah Sonya
"apa maksud kamu!" Sonya geram
"Coba berkaca, siapa yang gila disini, saya atau kamu. Sekarang begini kamu sudah hampir diusir dan tidak diperbolehkan masuk ke sini tapi kamu memaksa masuk, sekarang kamu berteriak tidak jelas, lalu siapa yang gila? ha?" Ucap Diandra kepada Sonya yang membuat Sonya terdiam
"Minggir, saya mau bertemu calon tunangan saya dan akan saya laporkan kamu!" Sonya tidak mau kalah
"silahkan, mari saya antar" Ucap Diandra lalu berjalan didepan Sonya sambil tersenyum
"wah, Bu Diandra benar benar berkelas ya, pantas saja pak Hans memilih Bu Diandra" Ucap salah satu karyawan
Diandra lalu masuk bersama Sonya ke ruangan Hans membuat Hans dan Arya terkejut
"Hans, kamu bilang mau ngelamar aku, siapa wanita yang mengaku ngaku istri kamu ini!" Sonya geram
"selagi saya masih baik, sebaiknya kamu pergi dari sini, bukankah kamu sudah meninggalkan saya setelah saya dinyatakan lumpuh, untuk apa kamu kemari lagi ha!" Tegs Hans
"Hans, kamu apa apaan sih, nggak kamu becanda kan" Sonya mencoba mendekati Hans lalu didorong oleh Diandra
"mbak, sebaiknya mbak pergi dari sini, nanti mbak malu Lo" Ucap Dinadra yang membuat Arya dan Hans melongo
"Dasar kamu!" Saat Sonya akan menampar Diandra, Diandra dengan sigap menjauh dan membuat Sonya tersungkur
"aduh, sakit ya" Ejek Diandra
Arya dan Hans hanya bisa menahan tawa melihat Diandra yang begitu elegan melawan Sonya
"aaahhh awas kamu ya...Hans, bantuin berdiri" Ucap Sonya manja
"sini aku bantu" Diandra menawarkan bantuan
"tidak perlu aku bisa sendiri!" Ucap Sonya ketus
__ADS_1
"cih, aku lebih seksi dibandingkan dia, dia sangat kurus tidak ada apa apanya dibanding aku, lihat saja besok" Batin Sonya
"aku pulang dulu, awas ya kamu!" Kesal sonya
"hati hati dijalan ya!" Ucap Diandra
saat Sonya akan berjalan, Arya dengan sengaja mengarahkan kakinya ke kaki Sonya sehingga membuat Sonya kembali terjatuh, dan membuat hels yang Sonya kenakan patah
"akhh sialan!" Sonya geram lalu berjalan dengan melepas hels nya
Saat keluar kantor, Sonya dilihat oleh banyak karyawan, tak sedikit dari mereka yang tertawa melihat kondisi Sonya
"wah, ternyata Bu Diandra itu terlihat kalem tapi dia Badas juga ya" Ucap salah satu karyawan
Saat berada di taksi Sonya mengoceh tidak jelas karena Diandra.
"cih dasar awas saja, besok akan kubuat perhitungan, bisa bisa nya dia mempermalukan aku, aku Sonya model yang paling terkenal ini, badan ku lebih bagus dari dia, wajah? ya aku juga tidak kalah cantik. Hah awas saja ya" Sonya menggerutu
-
Dikantor Hans, Arya terkekeh dengan sikap Diandra hari ini.
"wah kamu hebat sekali, bisa bisa nya kamu melawan Sonya. Hans saja dulu tidak bisa melawannya hahahah" Ejek Arya
"ohh jadi dulu mas Hans nurut aja gitu, hoo ya bagus ya kamu, awas kamu nanti malam" Kesal Diandra lalu pergi
"apaan sih Lo, gila ya ngapain ngomong kaya gitu.....sayang tunggu!" Hans mengejar Diandra
"lepas nggak kalo ngga aku teriak" Diandra kesal
"ya tunggu dulu, kamu mau kemana?" Tanya Hans
"aku mau ketemu sama Jihan dan Vika, mau curhat"
"oke aku antar ya"
"ga usah aku bisa sendiri" Diandra kesal
"mau aku antar atau kamu tidak boleh pergi!" Ucap Hans dengan nada tinggi
"aku....iya kamu antar" Ucap Diandra lesu.
Menyadari kesalahannya, Hans lalu memeluk Diandra dan meminta maaf
"sayang, aku ga bermaksud bentak kamu, aku aku cuma khawatir, untuk masalah keamanan kamu, aku ga bisa diam saja, aku harap kamu mengerti ya" Ucap Hans yang dibalas anggukan oleh Diandra
__ADS_1
Hans lalu mengantar Diandra.
...πππππππππ...