Jantung Hatiku

Jantung Hatiku
Hans bertemu Arya


__ADS_3

Setelah kepergian Diandra, Arya hanya diam sambil melihat gelang yang terjatuh tepat di tempat Diandra berdiri tadi.


"gelang ini, pasti milik perempuan aneh tadi, hah bodo amat lah aku taruh sini aja biar dia cari sendiri."


Arya meletakkan gelang tersebut ketempatnya, namun dia kembali berpikir.


"haissh kalo ditaruh disini nanti pas dibersihin malah ilang lagi, hah sebaiknya aku simpan kalau ketemu orangnya lagi baru aku kasih."


Arya menyimpan gelang milik Diandra kedalam sakunya. Lalu pergi meninggalkan tempat tersebut.


(dikamar mandi)


Diandra sedang membersihkan wajahnya dan merapikan rambutnya serta sedikit memperbaiki make up-nya karena mata sembabnya terlihat jelas.


"aduuhh mata aku kelihatan lagi sembabnya, hah gimana nih, haishh Diandra!! semangat!! kamu jangan lemah seperti ini, buktikan kalo kamu itu wanita kuat! hufttt semangat, engga aku gaboleh kelihatan sedih"


Dengan mengusap pelan wajahnya Diandra mencoba memperbaiki penampilannya.


(ditempat lain)


"Hei Hans, wiiih udah lama ngga ketemu nih, gimana kabarnya, katanya sekarang udah punya istri, mana nih nona Hans nya kok ga ada sih?"


Goda Arya dengan menoel tangan Hans.


"ckk apaan sih, kamu kapan sampe kesini? kenapa ngga ngabarin?"


Tanya Hans kepada Arya.


"udah dari kemaren pagi baru sampe ke bandara trus baru kerumah, yah gua emang sengaja ga ngasih kabar elu sih, biar lu ngrasain gimana rasanya punya sepupu tapi pas ada hal penting ga dikasih kabar".


"apaan sih, lagian kan yang penting udah ngabarin."


Celetuk Hans.


"wahh gila ya, lu ngabarin pas udah selesai nikah bro, atau mungkin setelah selesai malam pertama lu baru ngabarin."


Goda Arya yang membuat Hans kesal.


"ga usah sok ngga tau gitu lah, belom pernah ngerasain granat jatoh di pipi kan sini gua kasih contoh...sini lu"


Ucap Hans kepada Arya sambil mengibaskan tangannya ke Arya.


"wiih santai dong bro, kan gua cuma becanda, lu serius banget aelah kaya sama siapa aja, oh ya lu tau ngga tadi ada cewek aneh banget, tapi dia lucu sih eh ngga deh ga lucu pokoknya aneh banget"

__ADS_1


"kenapa lu suka?"


Celetuk Hans.


"apaan sih ya ngga lah, kalo lu tau dia, lu bakalan kaget deh pasti, dijamiin gua kesel banget tau ga sama dia."


"ck lu jangan terlalu kesel, nanti kepikiran ga bisa tidur mikirin dia mulu lagi, trus suka jadinya."


Goda Hans kepada Arya.


"gabakal gua suka sama tuh cewek aneh, gabakal gua suka, oh ya mumpung gua udah disini, gimana kalo kita ke markas kita? ada hal perlu gua omongin ini penting."


"oke, sebentar"


Ucap Hans lalu mengambil ponsel dan menelfon seseorang yang tak lain adalah Riko.


Tut....


"halo tuan Hans, ada apa?"


tanya Riko dalam sambungan telepon.


"Riko, saya ada urusan dengan Arya, kalau nanti Diandra nyariin, kamu bilang aja saya bersama dengan sepupu saya sedang ada urusan penting dan jangan tunggu saya, suruh dia langsung pulang dan tidur saja."


Ucap Hans kepada Riko dalam sambungan telepon.


Balas Riko kepada Hans.


*telepon dimatikan.


"Gimana, sekarang aja kita kesana".


Tawar Arya kepada Hans.


"Oke, kita kesana sekarang, tapi temui mama dulu supaya dia nggak nyariin kita."


Ucap Hans lalu menggerakkan kursi rodanya.


Hans dan Arya mencari Bu Rosa untuk ijin meninggalkan pesta tersebut.


"loh Hans, kamu sama Arya? istri kamu dimana?"


Tanya Bu Rosa kepada Hans dan terlihat mencari Diandra.

__ADS_1


"Dia lagi sama papa nya. Udah biarin aja, oh ya ma aku mau ijin pergi bersama Arya ma, maaf aku tidak bisa ikut acara ini sampai selesai ma".


Ijin Hans kepada ibunya.


"iya Tante, Arya juga minta maaf ya Tante trus nanti sekalian ijinin sama papa dan mama ya tante kalo Arya pergi sama Hans."


Arya juga ikut meminta ijin kepada Bu Rosa.


"haissh kalian berdua ini bener-bener ya, kalo udah ketemu, yaudah kalian boleh pergi, tapi Hans, apa kamu udah ijin istri kamu, nanti dia nyariin kamu lagi."


Bu Rosa mencoba mengingatkan Hans agar meminta ijin kepada Diandra.


"kalo mama ketemu nanti bilangin aja ma, udah dulu ya ma kita mau pergi."


Ucap Hans sambil menyalami tangan sang mama.


"aku juga pamit ya Tante, Tante tenang aja Arya bakal jagain Hans kok, daah Tante"


Arya yang juga ikut menyalami tangan tantenya.


Arya dan Hans kemudian menuju mobil Riko, Hans dibantu Riko untuk masuk kedalam mobil.


"Hans, kenapa lu ga nemuin istri lu tadi? gimana kalo dia nyariin?".


Tanya Arya kepada Hans sambil menyetir mobilnya.


"lu ga denger tadi gua nelfon Riko buat apa, trus tadi juga gua nitip ke nyokap kan"


Ucap Hans dengan kesal.


"cihh Lu kenapa sih dari tadi gua liat mukanya asem banget, kenapa sih ada apa?"


Tanya Arya yang heran terhadap Hans.


"nanti aja gua ceritain."


Jawab Hans dengan ketus.


"haishh dasar yasudahlah terserah"


Kesal Arya kepada Hans.


diperjalanan Hans hanya diam karena memikirkan pembicaraan Diandra dengan ayahnya, Hans berkata dalam hati :

__ADS_1


"cihh ternyata semua wanita memang sama, mereka akan melakukan apapun untuk keinginan mereka, dan kamu Diandra, kamu ternyata rela menikah dengan aku agar ayah kamu mau menerima kamu, hah...harusnya aku sadar dengan kondisi seperti ini mana ada wanita yang mau dengan ku."


...πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’• ...


__ADS_2