Jantung Hatiku

Jantung Hatiku
Mari kita bekerja sama!


__ADS_3

Bu Rosa selesai menyuapi Diandra dan memberikan obat kepada Diandra


"Mah, aku pengen mandi..." Ucap Diandra


"ya sudah mau mama bantu?"


"ngga usah ma, Diandra bisa sendiri kok, mama ngga usah repot repot Diandra cuma kesusahan karena ini nih selang infusnya bikin ribet deh" Kesal Diandra


-


Di kantor Hans telah selesai rapat, Arya dan Riko juga sudah mempresentasikan hasil kerja mereka.


Kini mereka berada diruang kerja Hans untuk membahas mengenai persetujuan kerjasama antar perusahaan.


"Hah selesai juga rapat hari ini, huh ini benar benar melelahkan" Ucap Arya


"tunggu, kalian yakin perusahaan ini benar benar ingin bekerjasama dengan kita? coba kalian lihat baik baik, dan perhatikan tadi, mereka tidak menyangga apapun presentasi kita, mereka juga sepertinya tidak terlalu peduli" Ucap Hans


"Maksud tuan Hans, mereka itu melakukan ini karena sengaja?" Tanya Riko


"yah, kita jangan gegabah, kalian tau kan musuh kita sekarang, entah dia akan mempengaruhi siapa, lagipula kita juga belum mengenal mereka. Sebaiknya kita hari hati" Ucap Hans


Saat mereka sedang membahas masalah pekerjaan, tiba tiba Sonya datang di kantor Hans dan memeluk Hans


"Hans, tolong aku. Aku mohon kali ini saja Hans aku tidak tau harus minta bantuan siapa" Sonya memeluk Hans dan segera mungkin Hans melepaskan Pelukan Sonya


"menyingkir kamu...Apa urat malu kamu sudah bilang? dengar sekali lagi kamu membuat masalah, aku tidak akan segan segan untuk menghancurkan kamu dan tentunya karirmu!" Ancam Hans


"kamu kenapa sih, dulu kamu selalu nurutin apa yang aku mau, sekarang lihat bahkan kamu tidak peduli dengan aku. Hanya karena wanita itu kamu sampai seperti ini?" Kesal Sonya


"Sekali lagi mulut kamu berbicara yang tidak tidak tentang istriku, jangan harap besok kamu bisa makan dengan tenang! Camkan itu!" Tegas Hans kepada Sonya.


"Heh, wanita licik, pergi lah kamu tau aku dari tadi menahan nafas karena aku mencium bau yang tidak sedap" Arya mengejek Sonya


"Apa maksud kamu! Cih, Arya dengar ya aku ini model terkenal mana mungkin aku bau" Kesal Sonya


"astaga cepat pergilah aku ingin muntah" Arya mengusir Sonya dengan gaya membuang sampah sambil menutup hidung


"Apa perlu kita perketat kemanan perusahaan ini tuan?" Saran Riko.


"tidak perlu, perketat saja penjagaan dirumah ku. Dan juga tambahkan pengawal Diandra tapi ingat! jangan sampai Diandra tau" Ucap Hans

__ADS_1


Diluar, Arya sedang mengusir Sonya


"iih lepasin, lepas... " Sonya bergerak brutal hingga ponsel Arya terjatuh, namun Sonya heran karena layar ponsel Arya ternyata masih menyala dan menampilkan sebuah foto wanita yang terlihat tidak asing baginya, lalu Sonya mengambil ponsel Arya dan dilihat kembali, ternyata benar, foto tersebut adalah foto Diandra.


"apa apaan kamu!" Arya merebut ponselnya


"foto itu, kamu? ah jangan jangan kamu meny.....emmm emmmhhh" ,Belum selesai berbicara, Arya membekap mulut Sonya dan dibawa Sonya ke sebuah tempat kosong dan sepi.


"diam kamu!" Ucap Arya


"cih, ternyata kamu diam diam menyukai wanita itu rupanya"


"jangan sok tau kamu!"


"aku tau semua, buktinya kamu menyimpan foto Diandra dan foto yang kamu ambil itu adalah hasil foto yang kamu ambil diam diam kan....wah wah seru juga ternyata, bagaimana jika Hans tau ya..." Ancam Sonya


"Sekali lagi kamu tidak bisa diam maka..."


"Maka apa ha....mau berbohong apa lagi!" Sonya menyela


"Kamu ini benar benar ya!" Arya kesal.


"maksud nya" Arya tidak mengerti


"begini, kamu suka kan dengan Diandra, begini saja,.Aku akan membantu kamu mendapatkan Diandra dan.....kamu juga harus membantu aku mendapatkan Hans, dengan begitu kita impas, kamu dapat Diandra dan aku mendapatkan Hans. Kita buat mereka berpisah dan saling membenci, bagaimana setuju?" Sonya menawarkan kepada Arya


Arya lalu berpikir sejenak dan terdiam.


"baik, hah aku rasa aku tertarik dengan saran kamu" Ucap Arya


"wah, bagus sekali Arya. Kalau begitu, mari kita menjadi rekan" Sonya mengulurkan tangan kepada Arya


"Katakan apa rencanamu!" Arya tidak membalas uluran tangan Sonya dan langsung bertanya


"hah...begini, besok malam kan ada acara pesta perjamuan dari seluruh pengussha dan para konglomerat akan hadir, aku minta kamu harus............." Sonya menjelaskan rencananya kepada Arya.


"Apa kamu gila!" Ucap Arya


"oh tidak, aku serius. Tenang saja ini akan berhasil" Sonya sangat yakin


"baiklah, kita tunggu besok malam" Ucap Arya

__ADS_1


"wah wah wah, aku suka dengan kamu...kamu adalah orang yang pemberani, bisa bisa nya kamu merebut wanita yang menjadi istri saudara kamu sendiri, tapi tidak apa apa, itu namanya perjuangan." Ucap Sonya


"pergilah nanti mereka akan curiga" Ucap Arya


"oke"


Sonya lalu pergi dengan perasaan senang, karena akhirnya keinginannya untuk mendapatkan Hans akan terwujud, dengan bantuan Arya, maka semua akan menjadi mudah bagi Sonya.


-


Sementara itu Bryan dan Vika sedang bertemu di sebuah cafe.


"Kamu mau tambah pesanan lagi?" Ucap Bryan


"tidak usah, ini saja cukup. Bryan kamu pasti tau kan kenapa aku mengajak bertemu. Aku...jujur saja aku benar benar kecewa dengan kamu karena....karena seharusnya kamu itu bisa membedakan mana jebakan dan mana bukan, Tapi itu percuma. Semua sudah terjadi, dan aku juga sudah memaafkan kamu. Tapi....untuk masalah hubungan kita, maaf keputusanku sudah bulat, kita tidak bisa bersama lagi.


Maaf Bryan, bukan berarti aku masih membenci kamu, bukan....aku sangat berterima kasih, dulu kamu pernah hadir dihidupku, menemani ku, membuatku bahagia.


Kamu pasti tau kan jika hati itu tidak bisa dipaksa atau diprediksi, Aku akui dulu aku sangat mencintai kamu.


Tapi entah kenapa sekarang rasa itu hilang, sekali lagi bukan karena aku membenci kamu, tapi memang aku sudah tidak ada perasaan lagi. Aku harap kamu mengerti" Ucap Vika panjang lebar


"hah...Vika, jujur aku sampai sekarang belum bisa melupakan kamu, dan aku masih mencintai kamu....aku benar benar mencintai kamu Vika, Aku juga tidak tau kenapa aku bisa segila ini.


Vika, bolehkah aku berusaha agar kamu mencintai aku lagi, aku tidak akan memaksa jika memang kamu benar benar tidak mau, tapi tolong. Tolong ijinkan aku untuk berusaha dan berjuang sekali lagi.


Agar aku bisa membuktikan kepada kamu kalau aku ini benar benar sangat mencintai dan menyayangi kamu" Bryan memohon


"baiklah, tapi kamu tau kan apa resikonya nanti. Jujur saja Bryan, aku tidak tega melihat kamu seperti ini, masih banyak kok gadis diluar sana yang baik untuk kamu." Ucap Vika


"Tapi di hati aku hanya ada kamu Vika" Ucap Bryan


"hah, Bryan aku rasa mulai sekarang, kamu harus bisa mencari tau apa itu rasa cinta dan obsesi. Keduanya hampir sama, tapi jika kamu bisa menemukan perbedaannya maka kamu akan mengerti.


Aku rasa cukup pembicaraan kita hari ini. Aku pulang dulu ya...sampai bertemu nanti malam, daa" Vika pamit kepada Bryan.


"Vika, kenapa...kenapa sulit sekali membuka hati kamu kembali Vika..." Ucap Bryan


...πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•...


Kira kira Arya dan Sonya akan merencanakan apa ya? Kalian setuju nggak sih kalo Arya itu jadi pengganggu rumah tangga Hans dan Diandra? HeheheπŸ˜‚

__ADS_1


__ADS_2