
pagi hari di mansion Hans. Diandra sedang menyiapkan makan untuknya, karena Hans tidak ada, Diandra makan bersama dengan para pelayan.
"non, sebaiknya non ke ruang makan saja ya non, masa non makan didapur bersama dengan kita" Ucap mbok Jum.
"gapapa kok mbok, Diandra seneng lagi kalo ada temennya"
Akhirnya Diandra selesai makan, lalu pergi ke kamar.
tuliluit tuliluit.....(bunyi telepon )π΅π΅
"halo sayang, kamu lagi apa?" Tanya Hans berada di panggilan video.
"mas Hans aku udah kangen sama kamu" Rengek manja Diandra.
"hahaha sayang, ini baru dua hari aku pergi masa udah kangen sih?"
"iya mas, kamu cepetan ya pulangnya"
"iya iya kamu lagi apa? disana jam berapa?" tanya Hans.
"Jam 6 pagi" jawab Diandra.
"sudah sarapan belum, obatnya jangan lupa sayang" Hans yang protektif
"sudah kok, kan kamu yang bilang, setelah kamu pulang aku harus sehat juga dong"
"pinter, sayang...selama aku ga ada disamping kamu, kamu harus nurut ya sama Erland dan Arya."
"iyaaaa bawel ih, kok kamu pake lampu sih? emangnya disana jam berapa?"
"jam 7 malam sayang"
"waaahh udah malem aja, disini masih pagi Lo"
"ya kan beda sayang"
"hahahah iya ya, mas nanti kalo mas udah sembuh kita jalan jalan ya, kan kita belum bulan madu....aku mau kita jalan jalan romantis berdua, ga diluar negri gapapa kok asal sama kamu"
"iya sayangku cantikku, kamu mau kemana pasti aku turutin, mau ke Korea ayo, Turki ayo, pokoknya kamu mau kemana aku akan ajak kamu"
"okee deh janji ya kita jalan jalan berdua ke Indonesia dulu aja gapapa, aku pengen ke raja Ampat, katanya pemandangan disana indah banget Lo"
"iya iya apa sih yang nggak buat kamu.....yaudah kalo gitu, aku mau menyelesaikan tugas kantor dulu ya, besok aku hubungi lagi oke.."
"siaaap dah sayang ummaaahh, love you" Ucap Diandra sambil mencium hpnya.
"hahaha kamu ini gemesin banget deh, pengen aku makan kamu ya, daah love you too sayangku muaah" Hans melakukan hal yang sama.
"hah, ternyata gini rasanya LDR kalo kata orang rindu itu berat, ternyata beneran seberat ini....aku aja yang baru ditinggal beberapa hari aja udah kangen, gimana satu bulan ya hah semangat....lagian aku masih mending, gimana ya sama orang yang biasa LDR sampe bertahun-tahun? hmm sepertinya aku nanti harus banyak konsultasi sama mama, oh ya mumpung sama mama Rosa aku mau ajak mama Rosa ke rumah mama deh aku kangen sama mama"
Diandra bersiap untuk kerumah ibu mertuanya. Dengan diantar oleh sopir pribadi, Diandra akan menuju ke rumah pak Jeremy.
__ADS_1
-
Setelah sampai dirumah pak Jeremy, Diandra langsung turun dan segera menemui ibu mertuanya.
"Assalamualaikum mah, pah" Diandra memberikan salam kepada kedua mertuanya.
"waalaikumasalam sayang, kok kamu udah Dateng aja. Ayo masuk" Ajak Bu Rosa kepada menantunya.
"heheh iya mah"
Diandra masuk kedalam bersama dengan Bu Rosa, saat akan masuk terdengar suara dari belakang yang memanggil Diandra yang tak lain adalah Arya.
"Diandra!" Panggil Arya.
"loh mas Arya, baru pulang jogging?" tanya Diandra.
"iya nih, udah nyampe sini aja"
"heheh iya soalnya aku mau ada sesuatu yang mau aku obrolin ke mama"
"yaudah kalo gitu, aku masuk dulu ya." pamit Arya kepada Diandra.
Diandra lalu masuk kedalam dan terlihat sedang membantu ibu mertuanya untuk menyiapkan sarapan.
"Sayang sudah ya kamu duduk aja, biar mama yang siapin".
"gapapa kok mah, Diandra udah sarapan jadi kuat deh"
"soalnya aku sarapan bareng sama mbok Jum dan yang lainnya"
"astaga kenapa kamu makan bareng mereka sih?"
"hehe gapapa kok ma, Diandra udah biasa lagian Diandra kalo makan sendiri ga bisa harus ada temennya, jadi seru deh"
"yaudah, nanti mama buatkan susu herbal untuk kamu yah, mama mau panggil papa sama Arya dulu ya"
"siap mah"
Setelah Bu Rosa memanggil Arya dan pak Jeremy, mereka lalu bersiap untuk sarapan.
Namun Diandra melihat dasi yang dikenakan oleh Arya sangat tidak tapi membuatnya sangat jengkel.
"iih mas Arya gimana sih, kan mau ke kantor, pakaiannya harus rapi dong."
Arya melihat dasinya dan mulai membenarkan namun malah tambah berantakan. Karena kesal, Diandra lalu membenarkannya.
Kini mereka saling berhadapan membuat jantung Arya berdegup kencang dan wajahnya memerah.
Pak Jeremy yang melihatnya hanya terheran dan berpura pura batuk agar Arya tersadar dari lamunannya.
Tak lama Bu Rosa datang.
__ADS_1
"aduuhh, kebiasaan deh si Arya. Gini nih kalo belum punya istri, repot kan." Ucap kesal Bu Rosa kepada Arya.
"sudah tapi" ucap Diandra.
"tuh kan, enak kalo udah punya istri, makan diambilkan, pakaian disiapkan, dasi dibenarkan. Tau nggak di, masa tiap hari mama harus membenarkan dasi nya Arya. Diluar negri gimana mamanya ga stress mikirin Arya." Kesal Bu Rosa.
"hahaha namanya juga cowok mah, mas Hans juga gitu."
"tapi kan Hans ada kamu, istrinya. Bisa bantuin dia lah ini, sendiri terus" Sindir Bu Rosa kepada Arya.
"Tante apaan sih, Arya tu juga pengen nikah, tapi kan cari pasangan ga semudah itu."
"trus gimana cewe yang kamu suka, yang tiap hari bikin kamu senyum senyum itu?" Tanya Bu Rosa.
"ekhmm ya itu, hah sudahlah Tante Arya laper ni mau berangkat ke kantor."
Pak Jeremy hanya bisa memperhatikan tingkah Arya, karena sesama pria. Pak Jeremy bisa mengerti peraasaan Arya saat ini.
-
Setelah selesai sarapan, Arya bersiap ke kantor.
"oh ya di, nanti kamu sama mama mau kemana?" Tanya Arya.
"hmm ga tau nanti mama mau kemana" jawab Diandra.
"kamu kenapa kepo banget sih, ini urusan cewek" Ucap Bu Rosa.
"ngga gitu tante, aku udah janji sama Hans untuk jagain Diandra. Jadi kalo nanti Hans tanya aku kan bisa jawab"
"hadeh, nanti Tante sama Diandra mau ke butik Tante sebentar, trus mau ke mall, dan terakhir mau mampir kerumah orang tuanya Diandra."
"okedeh Tante, kalo gitu Arya permisi dulu ya, bye Tante....bye om...bye, Diandra" Ucap Arya yang tiba tiba gugup saat bertatapan dengan Diandra."
"sayang, mama siap siap dulu ya"
"oke mah"
Bu Rosa lalu pergi dan tinggalah pak Jeremy dan Diandra. Saat Diandra akan membereskan sisa makannya, pak Jeremy melarangnya.
"sudah, jangan biar pelayan saja yang melakukan, papa boleh bicara sebentar sama kamu?" tanya pak Jeremy.
"boleh pa"
"sambil menunggu mama, ayo kita ke ruang tamu, papa mau bilang sesuatu ke kamu"
Diandra lalu mengikuti ayah mertuanya ke ruang tamu.
πππππππππππππ
Pak Jeremy mau bilang apa nihh??
__ADS_1