
(Di mansion Hans)
Makan malam Hans dan Diandra telah selesai, Diandra yang dengan hati berdegup kencang antara iya dan tidak untuk masuk kekamarnya.
"aduuh gimana ini, masuk ngga ya....aduuh tapi kalo ngga masuk nanti mas Hans malah marah lagi, ah yasudahlah masuk aja kan cuma mijitin kan", Ucap Diandra kemudian mulai membuka pintu kamar.
cekleeekk, Diandra bingung begitu masuk tidak ada Hans.
"mas, mas Hans, dimana mas, mas ngga apa-apa kan, m mas" Degan pelan Diandra menuju kamar mandi dan hendak membuka kamar mandi.
Tetapi sebelum membuka kamar mandi sudah dibuka oleh Hans dan Diandra terkejut
"astaga mas Hans, aku pikir kamu kenapa-kenapa, mas baik-baik aja kan tadi aku panggil mas ga jawab" Ucap Diandra sambil mengecek Hans.
Hans yang hanya diam dan tersenyum sambil menatap bola mata indah cantik milik diandra. "gimana kamu sudah siap?" tanya Hans sambil tersenyum menyeringai kepada Diandra.
"hah apa, m mas aku aku, k kenapa mas aku" ucap Diandra lalu dipotong oleh Hans,
"kamu kenapa sih gugup gitu kan aku cuma nanya udah siap mijitin belum, udah pegel semua nih badanku" Hans dengan senyum sambil meledek Diandra.
Diandra yang merasa malu pun hanya bisa tersenyum sambil mengangguk kan wajah. "iya mas maaf aku kira tadi, ah engga maksud aku tu bukan itu, maksudnya anu"
__ADS_1
Hans kembali memotong perkataan Diandra,
"sudahlah ayo kamu pijitin sini"
Diandra membantu Hans untuk pindah ke kasur empuk berukuran king size yang mewah tersebut. Karena tubuh Hans yang lebih besar dan Diandra bertubuh mungil akhirnya Diandra jatuh ke pelukan Hans di kasur tersebut.
brakkk....kedua mata mereka saling menatap, jantung mereka berdetak kencang, hingga Hans yang tiba-tiba meniup bola mata Diandra
swosshhπ¬οΈ........
"kenapa aku tampan ya, kan dari dulu aku tampan" Hans menggoda Diandra.
Diandra yang langsung bangkit kemudian berkata, "apaan sih tadi tuh aku gakuat soalnya kan badan mas gede banget, mana badan aku kecil lagi kan jatoh jadinya"
Diandra memejamkan mata sambil berkata dalam hati, "ya tuhan ada apa sih sama orang ini kok tiba-tiba aneh, aku jadi ngeri deh, huftt semoga aja dia ngga ngelakuin hal aneh"
Dengan hati-hati Diandra memijat tangan hingga pundak Hans, Hans yang merasa sangat nyaman pun memejamkan matanya.
Diandra yang melihatnya pun hanya menatap Hans, lalu dirinya beralih memijat bagian kaki Hans.
"mas Hans kamu itu orang baik sebenarnya, tapi kemaren sikap kamu ketus, trus sekarang baik, aku bingung jadinya. Aku kasihan sama kamu tega banget sih cewek yang ninggalin kamu itu. huuh dasar cewek ngga tau diri, giliran kaya gini ditinggal."
__ADS_1
Tanpa Diandra sadari, Hans yang berpura-pura tidur tersenyum dalam hati dan berniat mengerjai Diandra.
Hans secara tiba-tiba menggeliatkan tubuhnya kearah Diandra lalu tangannya sengaja memegang tangan Diandra.
greppp....
Diandra mencoba melepaskan dengan pelan namun Hans yang berpura-tidak nyaman pun akhirnya sengaja menarik Diandra dalam pelukannya.
Diandra yang merasa kaget hanya bisa diam sambil membuka tutup matanya sambil mengatur napasnya, napas Diandra tiba-tiba terasa sesak lali dirinya mencoba untuk melepaskan pelukannya.
Karena tidak tahan akhirnya Diandra berhasil lepas dari pelukan Hans, Hans yang menyadari bahwa Diandra tidak nyaman langsung bangun dan menanyakan kondisi Diandra , "kamu kenapa, apa yang terjadi ha. ada apa, ada yang sakit?" tanya Hans yang khawatir kepada Diandra.
"engga apa-apa kok mas, aku cuma pengen tidur sendiri aja. Maaf mas tadi mas narik saya, bukan saya yang sengaja mas". Kata Diandra dengan napas yang sedikit berat
Hans yang tau kondisi Diandra akhirnya mengiyakan apa yang Diandra mau, sebenarnya Diandra ingin tidur di sofa, namun Hans tau kalau Diandra itu memiliki penyakit jantung, maka dirinya membiarkan Diandra tidur di kasur miliknya, dirinya yang tidur di sofa sambil memperhatikan Diandra hanya bisa mengamati saja
Meskipun Hans tau tapi dia ingin Diandra jujur kepadanya mengenai kondisinya dan berharap Hans yang menjadi sosok penyemangat hidupnya.
"gadis kecilku, kamu pasti sedang menahan sakit tapi maaf aku gabisa bantu kamu untuk saat ini, setelah ini aku janji akan menjaga kamu". Batin Hans dengan air mata yang sedikit menetes, dan segera ia hapus.
Setelah beberapa jam, Diandra akhirnya tertidur. Hans yang melihatnya menjadi sedikit lega, lalu menyusul Diandra ke alam mimpi....
__ADS_1
ππππππππππππππ