
Sementara itu, dirumah Erland. Erland sedang membantu sang papa untuk membawa barang bawaannya kedalam rumah.
"hah ...rumah ini begitu banyak kenangan. Hah ..." Ucap Papa Erland
"pa, udahlah semuanya sudah berakhir, sebaiknya papa istirahat ya, aku antar Danira pulang" Ucap Erland
"yasudah, Danira....terimakasih ya kamu sudah mau ikut menjemput om, selama om disini, apakah kamu mau sering kemari dengan Erland. Om ingin lebih mengenal kamu, lagipula kan kalian segera menikah" Ucap papa Erland dengan santai
"duh pa, udahlah....sebaiknya papa itu istirahat deh ngga usah ngomongin kek gitu dulu, sayang ayo aku antar pulang" Ucap Erland
"kalau begitu, saya permisi dulu ya om, terimakasih untuk hari ini." Danira lalu diantar Erland
Sementara Sumi, sang pembantu Erland merasa kesal dengan Danira.
"cih dasar pembantu baru tapi udah seenaknya begitu, Lagian tuan Erland ngapain sih pake pura pura jadiin si Juminten itu sebagai pacar pura pura, kan aku juga cantik. Hmm awas ya kamu Juminten aku akan buat kamu melakukan kesalahan supaya tuan Atmawijaya tidak suka dengan kamu" Ucap Sumi sang pembantu Erland yang sudah tidak menyukai Danira saat Danira pertama kali datang ke rumah Erland
Erland kini tengah mengantar Danira ke apartemen miliknya.
"Ini apartemen ku, kamu akan tinggal disini sementara, sampai papa pulang nanti. Oh ya untuk masalah baju, makanan dan keperluan lainnya, pakailah kartuku ini. Dan ini ponsel untuk kamu. Anggap saja ini sebagai bagian dari kerja" Ucap Erland
"Tapi tuan, bukankah ini semua terlalu berlebihan jika hanya untuk berpura pura?"
"sudahlah, semua ini aku lakukan supaya rencana kita berhasil, sekarang papa sudah mulai menyukai kamu. Dan bagus juga selera kamu. Kamu seperti tidak sedang berakting terlihat natural, baguslah. Pertahankan itu, Yaudah cepat tidur dan bersiaplah untuk besok, aku sudah menyimpan nomorku disitu. Jika ada apa-apa hubungi saja aku" Ucap Erland yang langsung pergi meninggalkan Danira
Danira mulai masuk apartemen dan merebahkan dirinya di sofa.
"hah, akting apanya. Justru aku yang akting jadi pembantu....yah setidaknya aku bisa kembali ke jati diriku. Baiklah mari kita lihat ada apa yang bisa dimakan?" Danira membuka kulkas, dan sangat terkejut saat melihat tidak ada apa apa di dalam kulkas.
"duh ngga ada apa apa lagi, sebaiknya aku pergi membeli sesuatu, dan ha pakaian. Aku bahkan tidak memiliki baju ganti" Danira lalu pergi untuk membeli barang barang yang ia butuhkan.
-
Malam hari pun tiba, Sementara Diandra sedang bermanja dengan Hans, sepertinya Diandra ingin selalu dekat dengan Hans karena bawaan bayinya.
"Sayang, aku masih banyak kerjaan, kamu tidur dulu ya" Ucap Hans
__ADS_1
"Ih kamu udah ngga sayang lagi ya sama aku?" Diandra lalu berdiri dari pangkuan Hans
"Enggak sayang, bukan seperti itu. Tapi aku ngga mau kamu kelelahan kamu tidur dulu setelah aku selesai baru aku akan menyusul"
"hah padahal aku mau nemenin kamu sampe selesai, apa kamu ngga mau aku temenin, aku ganggu kamu kerja" Ucap Diandra sambil memanyunkan bibirnya
Hans yang tidak bisa menahannya pun hanya bisa menghela napas dengan tingkah sang istri yang semakin lama semakin aneh.
"Yaudah yaudah oke, sekarang kita tidur ya"
"Gendong" Ucap diandra manja
Hans pun langsung menggendong Diandra ke kamarnya. Karena Hans masih banyak pekerjaan, mau tidak mau Hans harus menidurkan Diandra terlebih dahulu, setelah dirasa Diandra sudah terlelap, Hans kembali keruang kerjanya untuk melanjutkan pekerjaannya.
-
Sementara Arya, dia tidak bisa tidur karena terus memikirkan Vika, entah kenapa fikirannya sangat kacau.
"Hah sial! Ayolah Arya kamu selesaikan urusan hati kamu dengan Diandra baru kamu memulai dengan yang lain" Arya menyemangati dirinya.
_Putri Tidur : "apa kalian bisa tidur? hah maaf ya jika aku menggangu kalian, tapi aku tidak bisa tidur, aku benar benar tidak tau kenapa"
_username001 : "Aku juga tidak bisa tidur mari kita bercerita"
_Putri Tidur : "aku selalu merasa jika aku ini hanya wanita pelampiasan. Entah kenapa aku merasa seperti itu. Apa kalian tau mencintai seseorang itu bukan berarti kita harus memilikinya?"
Arya pun ikut membalas.
_macan kecil : "Bagaimana bisa cinta tidak harus memiliki, jika begitu maka itu bukan cinta namanya, bukankah cinta itu harus diungkapkan dan saling membuat bahagia"
_Putri Tidur : "Tentu bisa, karena cinta itu bukan hanya kebahagiaan tapi juga pengorbanan. Aku mencintai seseorang tapi aku akan lebih senang jika orang yang aku cintai bahagia, walaupun tidak bersamaku"
_username002 : " waah ini sangat seru, aku setuju dengan kamu bahwa cinta itu tidak harus memiliki, tapi cinta itu butuh perjuangan, Sepertinya cinta itu banyak makna"
_macan kecil : "tolong beritahu aku cara untuk melupakan seseorang yang kita cintai"
__ADS_1
_username001 : "cari lah pengganti"
_username002 : "Sepertinya kamu harus lebih banyak kegiatan"
_username003 : "bukalah lembaran baru, lupakan yang lama, karena kamu juga harus bahagia"
_Putri Tidur : "Kamu tidak akan bisa lupa, tapi kamu bisa menghilangkan perasaan itu, caranya adalah, kamu harus menyayangi diri kamu terlebih dahulu dan percayalah pada diri kamu"
Obrolan berkahir.
"putri tidur, kenapa jika aku curhat dengan orang ini rasanya sangat nyaman, bahkan sejak pertama kali aku berteman dengan dia, aku ingin tau siapa putri tidur sebenarnya, ah aku pesan pribadi saja, siapa tau bisa"
Arya mencoba menghubungi akun tersebut dengan pesan pribadi.
_macan kecil : "hai apa aku bisa berbicara pribadi dengan kamu?"
_Putri Tidur : "tentu, aku justru senang karena aku punya teman curhat"
_macan kecil : " Maaf jika aku lancang, aku sangat nyaman obrolan dengan kamu, kalau kamu tidak keberatan,Bolehkah aku tau siapa kamu? Atau kita bisa bertemu. Aku tidak peduli kamu pria atau wanita, tapi aku benar benar nyaman dengan kamu"
_Putri Tidur : "hmm baiklah kalau begitu kita bertemu langsung bagaimana? masalah kita pria atau wanita urusan belakangan saja, anggap saja kejutan"
_macan kecil : "baguslah, kita akan bertemu besok ya, aku yang menentukan atau kamu?
_macan kecil : "aku saja, aku dengar ada toko roti baru buka, itu bukan hanya toko roti, tapi ada cafe juga disana apa kamu mau?"
_macan kecil : "baiklah aku setuju, aku tunggu besok sore setelah aku pulang kerja ya"
Arya belum mengetahui siapa sebenarnya putri tidur, Arya hanya berpikir jika seorang lelaki pasti akan seru jika mereka bisa saling ngobrol dan menjadi teman, tetapi jika seorang wanita, maka menurutnya ini mungkin bisa membantunya melupakan perasaanya kepada Diandra.
-
Berbanding terbalik dengan Jihan dan Riko yang sedang melakukan panggilan video, mereka benar-benar bahagia saat berada di panggilan.
...ππππππ...
__ADS_1