Jantung Hatiku

Jantung Hatiku
F4 KW it's comeback ...


__ADS_3

Tak terasa sudah hampir 1 bulan pernikahan Hans dan Diandra.


namun hingga saat ini, Arya belum tau siapakah istri Hans, karena Hans memang sengaja tidak mempublikasikan kepada siapapun tentang siapa istrinya, selain menjaga privasi, Hans juga tidak ingin jika musuh nya mengincar istrinya sedangkan kondisinya saat ini masih belum bisa untuk menjaga Diandra.


Pagi hari dimansion Hans, karena hari Minggu maka Hans hanya berada dirumah dan tidak bekerja, dirinya sengaja menghabiskan waktu untuk istrinya.


Karena selama sebulan, Hans dan Arya sibuk untuk memperbaiki markas Hans dan mengurus perusahaan.


"Maas, ini udah satu bulan tapi kenapa aku belum dikenalin sama sepupu kamu sih"


Tanya Diandra kepada Hans.


"sabar sayang, untuk saat ini kita sedang sedikit sibuk, jadi lain kali jika sudah ada waktu, aku akan kenalkan kalian, tapi aku sedikit khawatir sayang"


"hah...kenapa khawatir?"


"iya, kamu ini kan cantik, buat siapa saja yang baru pertama kali melihat kamu pasti langsung suka, aku takut nanti kalo dia suka sama kamu gimana?"


"haduuuhh mas apaan sih, ya gabakalan lah kan dia udah tau aku istri kamu"


"iya juga sih, sekarang kamu tau kan alasan aku kenapa aku ga ngijinin kamu sembarang keluar rumah"


"Maas, udahlah intinya aku cuma sayang sama mas Hans titik!"


"hahaha, iya iya sayang aku percaya kok sini peluk dulu"


"ga mau mas Hans bau kecut, belum mandi, mandi dulu lah"


"yaudah mandiin kalo gitu"


Rengek Hans yang manja kepada Diandra.


"kamu ini kaya anak kecil aja deh heran"


"gapapa kan kamu yang ngurusin aku hahaha"


"iya-iya, ayo bayi besar kita mandiiii"


Diandra seperti biasa melakukan rutinitas memandikan dan mendandani Hans.


(dikediaman pak Jeremy)


"loh Arya, tumben jam segini udah rapi, kan ini hari Minggu."


Heran pak Jeremy sambil meminum teh hangat dan membaca korannya.


"yah om, kaya ga pernah muda aja, ini kan hari Minggu jadi Arya mau riding om, liat om Arya udah ganteng belom?"


"hahahaha iya iya keponakan om yang ini memang tampan sangat tampan"


"iya dong om, lebih ganteng dari anak om kan si Hans, oh ya om jangan bilang ke Hans ya kalo Arya pinjem motornya dia buat riding, bisa habis nanti, bye om"


"eh eh eh Arya tunggu sebentar.....kamu ini dari dulu ya dibilangin ngeyel banget, biasakan kalo pagi itu sarapan, sarapan"


Bu Rosa mengejar Arya.


"aduuh Tante nanggung banget nih udah ditungguin temen Arya Tante, Arya janji Arya makan nanti pas udah sampe ya bye Tante, oh ya jangan bilang ke mama Tante....daaahh"


"pah, liat Arya ngga beda jauh sama Hans, sama-sama ngeyel bandel haessshh mama pikir setelah Hans punya istri mama ngga ngurus anak bandel lagi, ternyata masih ada satu curut lagi yang belum beres, pantes aja mbak Risa sering ngeluh aduuh pusing mama."


Keluh Bu Rosa kepada pak Jeremy.


"hahaha gitu-gitu kan juga ponakan mama kan"

__ADS_1


ledek Pak Jeremy.


"hah papa sama aja, bikin pusing, emang bener mama itu sama Diandra, sefrekuensi."


"mah jangan ganggu quality time Hans sama Diandra dong, mama kan tau selama sebulan ini Hans sibuk, cuma waktu libur aja Hans bisa sama Diandra, udah"


"huft yaudah deh mama mau kerumah jeng Ratna aja kalo gitu."


-


(di tempat lain)


Di Bandara, terlihat seorang pria setengah bule dengan prawakan tinggi, gagah, putih, dan tampan sedang memakai headphone sambil berjalan.


"selamat pagi tuan, mari saya bawakan barang anda."


Ucap seorang supir kepada pria tersebut.


"oke, why are you alone? where is my mom?"


Ucap pria teesebut.


"duh gimana nih pake bahasa Inggris lagi, haduuh mana saya tau dia ngomong apa?"


Bingung supir tersebut karena perkataan pria tersebut.


"hahahahaha hadeh, maaf maaf saya terlalu sering berbahasa asing jadi saya lupa, oh ya tadi artinya kenapa kamu sendiri? mama saya kemana?"


Ucap pria itu yang tak lain adalah Bryan Steffano Wijaya.


Bryan adalah salah satu sahabat Hans. Mereka sudah berteman sejak mereka masih kecil.


"astaga tuan Bryan. Saya pikir tuan ngga bisa bahasa Indonesia."


"baik tuan"


Supir pribadi keluarga Bryan mulai memasukan barang milik Bryan kedalam mobil.


Selama perjalanan Bryan terus berkutat dengan tab nya, sambil menghubungi seseorang.


tuut..panggilan video tersambung.


"hai, apa kabar kalian"


Ucap Bryan di sambungkan vcall nya.


"ganggu aja sih lu kenapa sih, gua baru bangun tidur, gua pikir ada apaan"


Ucap Erland yang sedang berada di luar pulau.


Ya, Bryan sedang menghubungi ketiga sahabatnya yaitu Hans, Arya, dan Erland.


Erlando Atmawijaya atau biasa dipanggil Erland adalah sahabat Hans juga sama seperti Bryan, mereka berempat sudah bersahabat sejak kecil.


"tau, lu gua baru aja mau riding eh lu dah nge vcall aja ada apa sih"


Kesal Arya.


"kalian ini ga kangen apa sama gua, pada jahat kalian emang."


Rengek Bryan kepada ketiga sahabatnya.


"apaan sih lebay banget heh, lu tau nggak gua lagi quality time sama istri gua lu maen ganggu aja"

__ADS_1


Kesal Hans kepada Bryan. Karena berada di vcall, Hans yang hafal dengan barangnya melihat helm serta motor Hans sedikit terlihat di video panggilan milik Arya.


"loh Arya, lu pake motor gue ya!"


Kesal Hans kepada Arya.


"aduuuh Hans, lu pelit banget sih sebentar aja kok beneran"


Ucap Arya.


"udah-udah kalian stop jangan berantem, ini gua udah sampe di indo, gua mau kita secepatnya harus ketemu!"


Tegas Bryan kepada ketiga sahabatnya.


"serius lu udah pulang, wahh F4 KW it's comeback nih"


Sahut Erland dalam panggilan.


"Yoi bro, land lu masih di luar pulau ya?"


tanya Arya.


"iya nih tapi tiga hari lagi gua pulang kok kan gua cuma 2 tahun disini bentar lagi pulang, hadeh padahal disini cewek cantik-cantik lagi"


Ucap Erland.


"haesh kalian ini ngga penting udah!"


Ucap Hans yang lalu mematikan panggilannya.


"dih nih si Hans kenapa sih"


Heran Erland.


"biasa bro, dia lagi bucin sama istrinya."


Sahut Arya.


"oh iya kan sekarang dia udah punya istri ya gua penasaran sama istri nya kek gimana ya, menurut Lo gimana Ar, lu kan sepupunya pasti udah tau lah"


tanya Bryan.


"boro-boro ketemu, wajahnya gimana aja gua gak tau, tapi kata Tante Rosa sih namanya Diandra gitu."


ucap Arya.


"waah mantab kita harus tau nih istrinya Hans, gua penasaran siapa sih cewek itu yang bisa bikin Hans berubah"


Ucap Erland.


"yaudah gua lanjut riding dulu, bye"


Arya mematikan panggilannya. Setelah itu baru Erland yang mematikan panggilannya.


Hans, Arya, Bryan, dan Erland. Mereka sudah bersahabat sejak umur mereka masih 9 tahun.


Hingga mereka dewasa mereka masih saja sama seperti dulu, namun karena beberapa hal membuat mereka menjadi terpisah.


Mulai dari Arya yang pindah dan menetap di Swiss sejak lulus kuliah di Indonesia, Bryan yang harus melanjutkan kuliah S2 nya di Amerika, dan hanya tersisa Erland dan Hans, meski begitu namun mereka tetap masih berhubungan baik dan tak jarang mereka pulang ke indonesia untuk saling bertemu.


Lalu Erland yang 2 tahun terakhir harus pergi ke luar pulau untuk mengurus bisnisnya.


Dan satu tahun terakhir Hans yang harus mengalami kecelakaan.

__ADS_1


......πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•......


__ADS_2