
(masih flashback)
Hans sedang menulis sebuah surat, yang akan dia berikan kepada Diandra kecil.
setelah selesai menulis surat, Hans lalu menempelkan surat tersebut ke permen stroberi berbentuk hati untuk diberikan kepada Diandra kecil.
Hans mendatangi kembali taman di rumah sakit dan mencari Diandra.
Tak lama kemudian Diandra datang dengan membawa buku gambar dan alat menggambarnya.
"hai gadis kecil, ini untuk kamu, terimakasih karena kemaren kamu sudah membantuku." Ucap Hans.
"apa ini?" Tanya Diandra kecil.
"ini permen stroberi, kamu tidak suka?" Tanya Hans.
"aku suka, tapi kenapa bentuknya hati?"
"ya karena....itu aku..." Ucap Hans kecil dengan gagap.
Lalu Diandra kecil mengambil permen tersebut.
"aku terima pemberian kamu." Ucap Diandra lalu duduk dan mulai menggambar.
"kamu suka sekali menggambar ya?" Tanya Hans kecil.
"iya, menggambar adalah hobi ku, dan suatu saat aku ingin menjadi seorang desain interior. Oh ya kakak penakut kenapa kamu tidak melawan dia kemaren? kan umur kakak lebih tua dari dia, dia itu hanya besar badannya saja kenapa kakak harus takut." Ucap Diandra kecil.
"ehh itu karena....aku tidak mau mencari masalah." Ucap Hans kecil
"Tapi itu kan barang berharga, seharusnya jika itu berharga untuk kakak, kakak harus menjaganya dan lawan rasa takut kakak demi barang berharga itu, bukan malah diam saja" Kesal Diandra kecil.
"iya Lain kali aku akan melawan. Kamu sudah berapa lama dirawat disini?" Tanya Hans kecil.
"aku? Kalau dirawat baru beberapa hari, tapi kalau kesini, aku sering bolak balik kesini" Ucap lucu Diandra kecil membuat Hans gemas
"Bolak balik gimana?" Tanya Hans kecil.
"Aku adalah pasien tetap disini, kalau Kakak kan hanya beberapa hari lalu pulang." Ucap Diandra kecil.
"oh begitu? kamu sakit apa?" Tanya Hans.
Diandra menghentikan menggambarnya kemudian menatap Hans dan mengambil sebuah gelang yang ia simpan di tempat alat untuk menggambar.
"ini untuk kakak, ingat! kakak jangan jadi penakut lagi, Kakak harus segera sembuh dan pergi dari tempat ini." Ucap Diandra kecil lalu pergi
"hei tunggu" Ucap Hans kecil yang kemudian melihat gelang yang diberikan Diandra kecil.
"aku akan menemuimu lagi" Ucap Hans
-
__ADS_1
Keesokan harinya, Hans sudah diperbolehkan pulang oleh dokter.
"mah, Hans mau pamit sama temen Hans dulu ya mah sebelum pulang" Pamit Hans kepada Bu Rosa.
"iya, kamu hati-hati dan segera kembali ya" Ucap Bu Rosa
Hans kembali ke taman untuk mencari Diandra, akhirnya Hans menemukan Diandra.
"hai gadis kecil" sapa Hans.
"kakak penakut?"
"hari ini aku akan pulang, tapi sebelum aku pulang, aku ingin tau siapa nama kamu?" Tanya Hans.
"kenapa kakak bertanya namaku?"
"karena aku akan mencari kamu lagi, dan jika kita sudah dewasa, aku janji aku akan menemukan kamu dan kita akan menikah" Ucap Hans kecil.
"kenapa kakak mau menikah dengan aku?" Tanya Diandra kecil.
"karena kamu adalah gadis kecil yang pemberani"
"Sebaiknya kakak pulang saja, jika memang kita berjodoh pasti kita akan bertemu kembali, oh ya ini untuk kakak." Diandra memberikan sebuah gambar seorang anak yang sedang menaiki harimau.
"waah ini bagus sekali" Ucap Hans terkagum
"itu adalah kakak....aku ingin kakak seperti gambar itu, menjadi seseorang yang pemberani." Ucap Diandra kecil.
"Diandra, kita masuk yuk sayang, saatnya minum obat" Ucap suster kepada Diandra.
"kakak selamat pulang ya, ingat ya jangan jadi penakut."
Hans melihat kepergian Diandra kecil, dilihatnya lagi gambaran yang diberikan oleh Diandra kecil.
"aku janji gadis kecil, suatu saat aku akan mencari kamu dan menjadikan kamu sebagai istriku." Ucap Hans kecil.
Sejak saat itu Hans menjadi seorang yang tidak takut dengan apapun lagi, dia mulai masuk kelas taekwondo, suapaya dia bisa melawan musuhnya kelak.
sampai Hans dewasa dan menjadi seorang CEO, Hans masih ingat dengan gadis kecilnya. Dicari kembali gadis kecilnya. Namun sayang, dia sudah pindah. Dan kata dokter mungkin Diandra sudah tidak bisa selamat karena penyakitnya.
Akhirnya Hans menjadi seorang yang sangat dingin.
(flashback off)
"jadi, mas Hans itu.....dia" Diandra menangis terharu.
Tiba-tiba hpnya berdering, terlihat panggilan masuk dari Hans.
"halo, selamat malam sayang, kamu sedang apa?" Tanya Hans melalui panggilan video.
"loh kok nangis? kenapa? siapa yang berani bikin kamu nangis ha!"
__ADS_1
"maaaas kamu jahat!" Ucap Diandra sambil merengek
"loh kenapa sih ada apa aku kenapa?"
"kamu kenapa ga bilang kalo kamu itu pernah bertemu aku waktu kecil" Kesal Diandra.
"oh itu, kamu tau juga yah, sudah masuk kekamar aku ya?"
"iya, kata mama aku tidur di kamar kamu"
"baguslah kalau gitu, maaf ya aku gabisa langsung kasih tau kamu, tapi aku hanya bisa memberikan kamu itu agar kamu bisa ingat, maaf ya sayang kalo aku lama nyari kamu" Ucap Hans dengan lembut membuat Diandra semakin menangis.
"sudah ya, jangan nangis lagi, nanti aku ga bisa tidur mikirin kamu terus. Udah ya cup cup mau aku pulang sekarang? supaya ga nangis lagi?"
"iihh apaan sih jangan dong, dasar penakut" ejek Diandra.
"tuh kan pasti kalo kamu udah tau kamu bakal ngejek aku" Kesal Hans
"iya iya, mas makasih ya kamu udah nepatin janji kamu" Ucap Diandra.
"iya sayang"
"eh tapi kan kamu pas nikah sama aku belum tau siapa aku? tapi kamu setuju dijodohkan sama aku?" Kesal Diandra.
"sayang, gini ya...aku itu memang dari awal mau nikahnya sama kamu, tapi aku terpaksa harus mau dijodohkan, saat itu aku berpikir kalau dengan kondisiku seperti ini tidak mungkin kamu mau terima aku.
Tapi setelah aku mencari tau siapa kamu, aku baru sadar jika kamu memang benar benar gadis kecil aku, awalnya memang aku tidak yakin, itu sebabnya aku ga bilang sama kamu." Hans menjelaskan kepada Diandra.
"hmm iya deh, mas aku ngantuk, tapi aku mau kamu nemenin sampe aku tidur ya" ucap manja Diandra.
"iya sayang, kamu tidur ya, aku temani kamu" Ucap Hans.
"mas, kamu kapan sih pulangnya aku kangen banget." Ucap Diandra manja.
"itu lagi yang ditanyain? kamu udah minum obat belum?" tanya Hans.
"udah kok tadi habis makan malam"
"hmm supaya kamu tidur aku harus apa?" Tanya Hans.
"kamu bisanya apa?"
"kalo aku nyanyiin kamu gimana?" tawar Hans.
"emang kamu bisa nyanyi?" Ejek Diandra.
"kamu ngejek aku? Oke aku buktiin sekarang ya..." Hans lalu mengambil sebuah gitar dan mulai mendendangkan sebuah lagi yang berjudul my love dari Westlife.
Diandra yang sangat tenang mendengar suara Hans lalu seketika mengerjapkan matanya dan mulai tertidur.
ππππππππππππ
__ADS_1
Aku sudah crazy up ya, sebagai pengganti kemaren aku baru upload satu episodeπ₯°π₯°π₯°