Jantung Hatiku

Jantung Hatiku
Sahabat sejati Diandra


__ADS_3

Pagi pun telah tiba, Hans yang sudah bangun sambil memeluk dan menatap Diandra yang masih terlelap, Hans juga mengusap lembut rambut dan pipi Diandra.


Diandra yang merasakan sentuhan dari Hans lalu terbangun.


"Maas udah bangun?"


tanya Diandra yang dibalas anggukan oleh Hans.


"Hari ini setelah terapi aku mau kekantor, ada hal yang perlu aku selesaikan, kamu ngga usah nemenin aku ya, dirumah aja oke"


Pinta Hans kepada Diandra.


"loh kenapa kok aku ngga ikut, jangan-jangan kamu...."


stttttt


"udah ngga usah mikir aneh-aneh, mandiin dong aku udah bau banget ini"


Manja Hans kepada Diandra.


Diandra mulai melakukan tugasnya kembali yaitu memandikan Hans. Setelah semua siap Diandra kemudian mengantar Hans untuk sarapan.


"Maas kamu yakin sendiri, ngga aku temenin?"


Tawar Diandra kepada Hans yang dibalas senyuman oleh Hans.


"iya sayang...kamu dirumah aja oke jangan kemana-mana dan tunggu aku pulang"


Pinta Hans kepada Diandra.


"iyaa janjii"


Setelah selesai sarapan Hans lalu memasuki mobil seperti biasa.


"inget, dirumah dan tunggu aku pulang oke"


Titah Hans kepada Diandra.


"iyaa, kamu cepet pulang"


tiba-tiba saja tanpa disadari Diandra mengatakan hal itu kepada Hans. Hans pun terkejut sekaligus senang dan menarik Diandra kepangkuannya.


"Kamu udah mulai jatuh cinta sama aku?"


Goda Hans.


"Maas udah buruan sana"


Diandra yang mulai malu lalu melepaskan diri dari pangkuan Hans.


Setelah beberapa detik mobil Hans keluar dari mansion, dua wanita berteriak memanggil namanya.

__ADS_1


"Diandraaaa.......diiii.....Diandraaaa"


Diandra yang tidak asing dengan kedua suara tersebut lalu menghampiri ke gerbang, dan benar saja ternyata mereka adalah Jihan dan Vika


"jihannnnn vikaaaaa, pak tolong buka gerbangnya yah mereka teman saya"


Ucap Diandra kepada satpam.


Mereka bertiga saling berpelukan saling melepas rindu.


"dii, aku kangen banget sama kamu tau ngga aku cari kamu dirumah kata mama kamu, kamu udah nikah, trus aku ketemu sama Jihan dan kata Jihan suami kamu tinggal disini, trus aku sama Jihan kesini deh"


Ucap manja Vika, sahabat Diandra yang sangat manja.


Vika adalah sahabat Diandra yang sangat manja karena kedua orang tuanya menyayangi nya, berbeda dengan Jihan dan Diandra yang sedikit memiliki permasalahan dalam keluarga mereka.


"iya di aku rencana mau kerumah kamu pas libur kerja eh malah ketemu sama vika yaudah aku ajak aja sekalian Vika, soalnya Vika baru pulang dari luar negri, dia kan sok sibuukkk"


celetuk Jihan sambil meledek Vika.


"iiih apaan sih Jihan, dari dulu sukanya ngisengin terus deh, oh ya di kamu ngga nyuruh kita masuk gitu, pegel tau berdiri terus kek gini"


"astaga aku sampe lupa hahahaha, saking senengnya ketemu kalian, yuk kita masuk nanti aku bikinin cemilan yang dulu sering kita makan"


"telur gabuss hahahah"


Ucap ketiganya bersamaan.


Tanya Jihan kepada Diandra.


"ah itu, kamu inget nggak pertama kali kita ketemu waktu itu di restoran tempat kamu bekerja, nah suami aku kan pake kursi roda, nanti aku ceritain deh kenapa suami aku bisa kaya gitu, jadi suami aku saat ini lagi proses pengobatan supaya bisa normal lagi"


"yaampun di, saking lamanya kita ngga pernah ketemu, aku sampe ketinggalan berita dan kabar dari kamu, pokoknya kamu harus ceritain dari awal sampai akhir ngga boleh terlewat, titik!"


Protes Vika kepada Diandra.


"yuk di kita kedapur aku bantuin masaknya"


Tawar Jihan kepada Diandra.


"huh aku juga mau dong bantuin dulu kalo kalian masak aku kan cuma ngrecokin, kalo sekarang aku mau belajar masak di, biar nanti kalo aku udah nikah bisa masakin suami aku tiap hari deh hahahahaha"


"loh Vik, emang udah ada calonnya?"


Tanya Diandra kepada Vika.


"yaa belom sih tapi kan siapa tau gituu, ah udahlah yuk kita masak aku udah ngga sabar nih"


Diandra, Vika dan Jihan akhirnya mereka memasak bersama, setelah lulus SMA, ketiganya jarang sekali bertemu.


Diandra yang sibuk kuliah menjadi jarang keluar rumah karena sang ayah melarangnya. Jihan yang harus bekerja untuk membantu ibunya menyekolahkan adiknya menjadi sangat sibuk dan tidak ada waktu untuk bersantai, sedangkan Vika yang berkuliah di luar negri pun juga tidak dapat menghubungi kontak kedua sahabatnya.

__ADS_1


Selama kurang lebih tiga tahun, mereka tak saling bertemu, Hingga takdir mempertemukan lagi ketiga sahabat tersebut.


"gaes gaes ini udah hampir jadi nih, di kamu yang angkat kue dari oven ya, Vika kamu siapin piringnya"


"okedeh siaap"


Diandra dan Vika secara bersamaan.


Telur gabus, kue bolu, nasi goreng telah siap untuk mereka nikmati dan menata di meja makan. Mbok Jum yang mendengar ketiganya pun menghampiri mereka.


"waaah ada temen-temennya non Diandra, non kok ngga panggil mbok? kan bisa mbok bantu, tadi mbok ketiduran non maaf ya non"


Ucap mbok Jum dengan menyesal karena telah tertidur.


"iya mbok gapapa, mbok istirahat lagi aja, Diandra kan dibantuin sama temen-temen soalnya Diandra kangen banget udah lama mbok ngga ketemu mereka."


"Oalah yaudah kalo gitu non lanjut aja ya non, nona semua mbok ke belakang dulu ya non permisi"


"iya mbok"


Jawab ketiganya secara bersamaan.


Saat mereka akan menikmati masakan mereka, tiba-tiba...


"eitttsss eiitsss tunggu dulu, aku mau bikin story' dulu lah masa kalian main comot aja, nanti jelek lah"


"hadehhh Vika Vika dari dulu sampe sekarang masih aja eksis terus di sosmed"


Protes Jihan kepada Vika .


"ishh apaan sih, kalian tuh yang gaptek masa jaman sekarang ga punya sosmed, dibikinin pada gamau lagi, kan followers aku ngiranya aku ga punya sahabat, padahal kedua sahabat aku ini cantik-cantik kalo kalian punya sosmed nanti aku bisa tandai kalian trus pasti pada komen, waah sahabatnya cantik - cantik, gitu tapi kalian ngga mau aku bikinin"


"Vik, bukan ngga mau tapi aku cuma pengen kehidupan aku lebih privasi aja, kamu kan tau sendiri gimana papa aku"


Ucap Diandra dengan sedih.


"iya nih, jangankan buat sosmed, aku punya hp yang kek gini aja bersyukur bisa nelfon siapa aja"


Jihan yang sambil menunjukan hpnya sewaktu SMA yang masih dipakai sampai sekarang.


"astaga jihaaannn ini hp model kapan sih, ini kan sewaktu SMA, kamu kenapa ngga bilang aku sih"


"Vik, aku udah banyak banget ngrepotin kamu, udahlah yang penting ini masih bisa dipake"


"kalian berdua masih sama ya ternyata hahaha yuk kita makan, Vik udah kan ngefotonya"


Tanya Diandra kepada Vika.


"udah dong yuk kita makan dan bantai semua makanan ini haahahhaahhahha"


ketiganya tawa dengan lepas, kerinduan yang mereka alami kini telah terobati, meskipun hanya menu sederhana namun kebersamaan ketiganya pun masih sama seperti saat SMA dulu, tawa, canda mereka pun selalu terlukis diwajah mereka menemani momen kebersamaan ketiga sahabat tersebut.

__ADS_1


......πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•......


__ADS_2