Kau Khianati Aku, Ku Nikahi Kakakmu

Kau Khianati Aku, Ku Nikahi Kakakmu
Season 2 | Kecewa


__ADS_3

"Alan, aku serius!" sentak Azra.


"Aku juga serius, Zra! Dengan siapa aku memprosesnya?"


Azra masih tak percaya dengan pengakuan Alan. Tidak mungkin seorang Alan tidak mempunyai wanita untuk diajak mencetak anak. Bukankah sebelum menikah dengannya Alan sudah sering keluar masuk goa? Bisa jadi dari sekian wanita yang dimasuki oleh Alan berbuah, seperti miliknya yang pernah dimasuki oleh Alan.


"Lalu anak itu, anak siapa?"


Alan menautkan kedua alisnya. "Anak? Apakah yang kamu maksud adalah Eza? Dia anaknya Bang Ke yang terlahir untuk menindasku sama seperti orang tuanya yang terus-menerus menindas hidupku," jelas Alan dengan santai.


Setelah mendengarkan penjelasan Alan, akhirnya Azra bisa bernafas dengan lega. Ternyata apa yang ia pikirkan salah dan bocah yang ia curigai sebagai anaknya Alan ternyata adalah keponakannya sendiri.


"Baiklah, setelah pulang kerja aku akan menjenguk kakek di rumah sakit. Sekarang kamu boleh pergi!" usir Azra dengan perasaan yang benar-benar lega karena anak yang sempat memanggilnya Daddy, bukanlah anak Alan.


Sadar jika dirinya sedang diusir, Alan langsung menautkan alisnya. "Kamu ngusir aku, Zra? Apakah tak ada yang ingin kamu jelaskan padaku?"


"Memangnya apa yang harus ku jelaskan kepadamu. Bukankah di antara kita sudah tidak ada hubungan apa-apa lagi. Kamu lupa ya, kalau kita udah bercerai?"


Alan tersenyum tipis kearah Azra. "Kapan kita bercerai? Aku tak pernah merasa menceraikanmu dan tak menandatangani surat cerai itu. Jikapun kamu memiliki akte cerai, itu tidak sah karena aku tidak pernah menyetujui perceraian kita. Zra, jangan banyak alasan! Jelaskan apa yang ingin kamu jelaskan!" desak Alan.


"Kamu lucu, Lan! Memangnya aku harus menjelaskan apa kepadamu?" Azra tertawa kecil saat Alan memaksanya untuk menjelaskan sesuatu padanya.


"Azra, bisa gak sih kamu buang egomu! Kamu berdosa besar telah membuatku menderita. Bukan hanya membuatku hampir gila, tapi hampir membuatku mati berdiri! Zra, usia kita sudah tidak muda lagi. Lebih baik saat ini kita pikirkan bagaimana caranya untuk membangun keluarga kecil kita. Aku tahu aku telah salah, tapi tidak bisakah kamu memaafkan kesalahanku demi anak kita?"


Mata Azra langsung membulat dengan sempurna. Ia benar-benar sangat terkejut dengan ucapan Alan yang seolah telah mengetahui jika racun kobranya telah menetas. ( thor, mana ada racun menetas 🤣 )

__ADS_1


Author : Anggap aja seperti itu. Othor takut kena tilang lagi 😀


"Maksud kamu apa, Lan?" Azra kura-kura dalam perahu dengan rasa gugupnya.


"Sudahlah, Zra. Capek aku! Sampai kapan kamu akan memainkan drama ini? Tak perlu kamu jelaskan, aku sudah tahu semuanya! Dan sebenarnya kamu tidak pernah menceraikan aku, kan? Aku tidak mau dengar penjelasanmu lagi, yang aku tahu jam dua belas siang aku tunggu di rumah sakit." kata Alan yang kemudian berlalu pergi dari tempat duduknya.


Azra masih tercengang dengan ucapan Alan. Jika Alan sudah mengetahui tentang kebenarannya, mengapa dia tidak langsung datang menemuinya. Eh, bukanya Alan baru saja menemuinya?


Azra hanya bisa mende.sah kasar sebelum melanjutkan perjalanan lagi. Sepertinya percuma saja lari, jika pada akhirnya Alan sudah bisa mencium aromanya.


"Tapi setidaknya Alan belum menikah dan belum punya anak dari wanita lain. Mungkin aku harus melepaskan segala egoku dan kembali padanya?" Azra tersenyum kecil sambil terus memperhatikan punggung Alan dari balik jendela kaca.


🌸🌸🌸


Alan merasa heran saat memasuki rumah Keanu yang terlihat sangat sepi. Bahkan seperti tak ada tanda-tanda kehidupan di rumah itu.


"Bang!" panggil Alan dengan kuat.


"Eza ... aku datang."


Sayang sekali tak ada yang menyahuti dirinya. "Pada kemana, sih?" gerutu Alan.


Baru saja hendak menaiki anak tangga, langkah Alan terhenti karena sebuah panggilan dari belakangnya.


"Tuan Ke dan Nyoya Mouza tidak ada di rumah Mas."

__ADS_1


Alan yang mendengar ucapan itu langsung menoleh ke belakang. Matanya langsung menangkap sosok yang sedang berbicara apa adanya. Dia adalah Mbok Aish, wanita paruh baya asisten rumah tangga di rumah itu.


"Memangnya mereka pergi kemana, Mbok?" tanya Alan dengan mengernyit. Bukankah sejak tadi Keanu dan juga Mouza menghubungi dirinya untuk datang ke rumah? Lalu mengapa sekarang mereka malah pergi?


"Pergi kemana, Mbok? Kalau mereka akan pergi mengapa mereka menyuruhku untuk datang ke sini?! gerutu Alan dengan kesal. Kecewa karena Mouza dan Keanu pergi, Alan pun memilih untuk pulang. Percuma saja jika ia mengkhawatirkan Kenza jika pada akhirnya ia malah dibuatnya kecewa.


"Tuan Ke dan Nyonya Mouza pergi ke rumah sakit, karena Nona Eza tiba-tiba demam tinggi yang kunjung turun, Mas," jelas Mbok Aish.


Saat itu juga langkah Alan tertahan dengan jantung yang sudah berdegup dengan kencang. "Apa? Eza mengalami demam? Mengapa mereka tak memberitahuku?"


"Maaf, bukan saya mau ikut campur tetapi sebelum Nona Eza ke rumah sakit, Tuan Ke sudah menghubungi Mas Alan, tetapi tidak ada jawaban. Akhirnya mereka memutuskan langsung membawa Nona Eza karena takut terjadi sesuatu padanya."


.


.


...🌸🌸...


Moon maap, dua hari gak nongol karena othor lagi siap-siap mau cari rumah baru untuk Alan dan Kenza di kontrakan sebelah. ☺️


Betewe mampir juga dong ke novel baru othor, yang baru netas 😀 judulnya Pesona Sugar Daddy


Mampir ya, masih sepi ☺️


__ADS_1


__ADS_2