
Setelah mendapatkan perawatan dari tim medis ternyata bocah itu hanya shock, karena tidak ada tanda-tanda bocah itu tertabrak mobil. Keanu dan Kenza merasa sangat lega karena bocah itu tidak apa-apa.
"Dadd, aku tidak ingin ikut untuk melihat kakek uyut. Aku ingin disini untuk menunggu anak kecil ini hingga siuman," ucap Kenza, anak dari Keanu.
"Tidak bisa, Sayang. Kamu harus ikut! Saat ini kondisi Kakek uyut sedang memburuk. Sudahlah, nanti kalau anak ini sudah siuman, kita kesini," ujar Keanu.
Dengan rasa berat Kenza pun akhirnya mengikuti langkah Daddy-nya untuk meninggalkan kamar rawat Arshen. Namun, sebelum Kenza keluar, ia menyempatkan diri untuk melihat Arshen dengan seksama.
"Nanti aku kesini lagi," ucap Kenza sambil mengelus rambut Arshen dengan pelan.
Di ruang kakek uyut, Kenza merasa sangat heran karena didalam ada Daddy si Alan-nya beserta Ellena dan juga Mommy-nya. Entah sedang apa mereka, tetapi Kenza melihat bisa beberapa kali Mommy Ellena menyeka jejak air matanya.
"Lan, bagaimana keadaan Kakek?" tanya Keanu setelah mendekat.
Alan hanya menghela napas panjangnya. "Sepertinya Kakek sudah akan dijemput oleh malaikat Izrail, Bang."
__ADS_1
"Hus! Mulut kalau ngomong gak bisa difilter!" tegur Keanu.
Alan hanya terdiam saat Keanu menggeser tubuhnya untuk lebih mendekat pada wajah sang Kakek yang terpejam. "Kakek ini Ke datang bersama dengan Eza. Kakek bisa denger kan? Ke tahu Kakek sudah lelah dan ingin beristirahat dengan tenang. Tapi bisakah Kakek bertahan untuk sebentar lagi saja. Setidaknya menunggu cicit baru Kakek meluncur lagi. Please Kakek bertahan ya."
"Maksud Bang Ke, Oza bunting lagi?" tanya Alan dengan cepat.
"Kalau iya kenapa? Toh yang setiap hari mencetak, masa iya gak jadi-jadi. Daripada kamu, nambah-nambahin popularitas kecoak di kamar mandi!" cibir Keanu.
"Bang!" sentak Alan sambil menelan kasar salivanya sambil menahan rasa malu dihadapan Azra.
"Kan emang benar."
Saat itu juga Keanu baru menyadari kehadiran Azra, iparnya yang kabur saat hamil. Tidak hanya sampai disitu saja, mata Keanu juga menangkap bocah perempuan yang cantik seperti Azra. "Azra. Kamu sudah kembali? Waow ... aku hampir tak percaya jika ini adalah dirimu. Sepertinya setelah berpisah dari Alan, kamu bertambah cantik dan berisi."
Azra hanya tersenyum tipis karena rasa canggung. "Maaf jika kepergianku saat itu membuat kalian sangat khawatir."
__ADS_1
"Kamu tidak perlu meminta maaf. Pria gengsi yang hanya mengandalkan egonya memegang pantas untuk ditinggalkan. Jadi ini anak siapa? Apakah anak bocah sialan ini?"
Lagi-lagi Azra tersenyum canggung.Ternyata hampir delapan tahun ia pergi, tak ada yang berubah pada diri Keanu. Bahkan auranya masih free, meskipun usianya sudah tidak muda lagi.
"Oh iya. Kenalin ini Ellena, anakku, Bang," ucap Azra.
"Apa anakku?" cibir Alan. "Anakku juga kali," lanjut Alan yang merasa tidak terima jika Ellen diklaim anak Azra seorang. Bagaimanapun proses terjadinya Ellena karena hasil pembuahan darinya. Jika tidak ada pembuahan darinya, mana mungkin akan ada Ellena saat ini.
Keanu hanya mengulum senyum dibibir sambil berdecak heran pada Alan. Sekilas lama tersiksa karena kehilangan Azra, tetapi setelah bertemu malah tidak bisa membuang egonya.
"Sudahlah, jangan berisik disamping kakek. Biarkan kakek beristirahat. Ayo duduk sana!" ajak Keanu.
Tak ada yang menolak saat Keanu mengajak keduanya untuk duduk di sofa, termasuk juga Kenza dan juga Ellena yang mengekori orang tua mereka tanpa kata.
"Jadi Kenza ini beneran anaknya Bang Ke?" tanya Azra memastikan.
__ADS_1
Keanu pun menautkan alisnya. "Jadi kamu mau berpikir jika Kenza adalah anaknya Alan kerena memiliki kemiripan? Aku saja sebagai ayah kandungnya Kenza merasa tidak terima, tetapi mau bagaimana lagi, aku hanya bisa mencetak, tetapi Tuhan yang Maha menentukan hasilnya," ujar Keanu pada Azra.
Mendengarkan cerita orang dewasa membuat Kenza merasa bosan dan meminta izin pada Daddy-nya untuk melihat kembali keadaan bocah yang masih shock tadi. Saat ini hati Kenza berdenyut dengan kuat saat mengetahui jika Ellena adalah anak Daddy si Alan-nya. Bahkan rasanya tidak rela jika Alan memiliki anak selain dirinya. Katakan saja jika saat ini Kenza egois karena rasa sayangnya Alan. Tetapi dia tidak bisa merubah kenyataan jika Daddy si Alan-nya telah memiliki anak dan istri.