Kau Khianati Aku, Ku Nikahi Kakakmu

Kau Khianati Aku, Ku Nikahi Kakakmu
Bab 32 | Pilihan Yang Berat


__ADS_3

...Semua orang punya masa lalu. Semua orang berhak untuk berubah menjadi lebih baik, tetapi semua butuh waktu, semua butuh proses. Tidaklah mudah meninggalkan sesuatu yang sudah melekat dalam hati. Mudah diucapkan, tetapi sulit untuk dilakukan. Jangan memburu keinginan jika pada akhirnya seseorang belum siap untuk berubah....


...


Sudah hampir satu hari Keanu berada di dalam ruangan yang kosong. Tak ada apa-apa dan siapa-siapa. Saat dia mencoba untuk membuka mata, kepalanya masih terasa pusing. Sejak dia mengingat kembali apa yang sudah terjadi padanya.


Seingatnya tadi pagi saat ingin putar balik ke rumah, ada 2 bersepeda motor yang menghadang jalannya. Karena Keanu yang tidak siap, dua diantaranya turun dan langsung memukul bahu Keanu menggunakan balok sehingga dia langsung jatuh pingsan.


"Dimana ini." Keanu berkata dengan lemah. Saat ini tangan dan kakinya telah diikat pada sebuah kursi yang menjadi alasnya untuk duduk. Keanu mencoba menggerakkan tangan dan kakinya, tetapi percuma ikatan itu terlalu kuat.


"Kurang ajar! Siapa yang sudah berani bermain denganku," katanya lagi sambil mengedarkan pandangan matanya ke seluruh ruangan. Namun, sayangnya tak ada siapapun yang berada di tempat itu selain dirinya.


"Sial!" umpatnya saat dia tidak bisa membuka ikatan yang menarik tangannya.


Keanu tidak tahu siapa yang sudah berani menyentuh dirinya, karena selama ini dia merasa tak memiliki masalah dengan siapapun.


Dalam keheningannya tiba-tiba derap langkah yang begitu nyaring menggema di telinganya. Semakin lama semakin mendekat dan tak lama sebuah pintu terdengar dibuka.


Langkah yang nyaring semakin mendekat. Keanu terbelalak tak percaya dengan sosok yang sedang menghampirinya.


"Madam," ujar Keanu terkejut.


Sosok yang ada didepannya tak lain adalah Masam Re ( Tokoh dari Novelnya Green ) Wanita yang memiliki aurat gelap karena riasan diwajahnya yang menggunakan lipstik berwarna gelap serta pakainya serba hitam, membuatnya hampir persis dengan malaikat pencabut nyawa.


"Ternyata kamu tak melupakanku," ucap Madam Re dengan sinis. "Aku pikir kamu akan lupa denganku seperti kamu lupa dengan pekerjaan dan tanggung jawabmu."


Keanu terdiam tak bisa membela diri karena dia telah mengabaikan pekerjaannya sebagai seorang Daddy untuk para wanita malam. Semua itu dia lakukan karena ingin terlepas dari belenggu kegelapan yang menutup matanya.

__ADS_1


"Sudah ku katakan, jangan menyimpan perasaan kepada seorang wanita, karena itu hanya akan melemahkan dirimu saja. Dan sekarang semua itu terbukti, bukan? Kamu lebih memilih wanita yang bodoh dari pada karir yang telah membawamu bisa seperti sekarang," ujar madam Re dengan santai dan mengitari tubuh Keanu yang sedang diikat.


Madam Re adalah orang yang mengajari bagaimana Keanu bisa mendapatkan uang banyak tanpa harus mengeluarkan tenaga dan pikirannya. Cukup duduk manis, uang akan datang sendirinya. Sejak saat itu Keanu menjadi anak emas madam Re. Namun, beberapa hari terakhir Madam Re dibuat naik darah dengan keputusan Keanu yang tidak masuk akal. Hanya karena dia menikahi seorang wanita lantas dia ingin keluar dari pekerjaannya. Madam Re sungguh tidak setuju dengan keputusan Keanu.


"Dimana Keanu yang tegas? Dimana Keanu yang tak pernah memakai hati saat mendekati seseorang? Kamu bener-bener telah dibutakan oleh wanita, Ke!" Madam Re menunjukkan raut kekecewaannya Keanu.


"Aku tidak akan melepaskanmu begitu saja sebelum kamu kembali! Atau aku akan menjadikan wanitamu untuk menjadi salah satu bintang di club. Aku yakin dia akan bersinar karena pasti akan banyak yang memperebutkannya. Aku salut dengan pilihanmu."


Keanu menggeleng pelan. Sampai matipun dia tidak akan merelakan Mouza menjadi bintang malam untuk menebus dirinya. Apapun akan kamu lakukan untuk melindungi Mouza.


"Madam tolong jangan sentuh dia, karena dia tidak ada hubungannya dengan masalah ini. Biarlah aku yang menyesuaikan masalah ini tanpa membawa menariknya dalam dunia malam, Madam." Keanu memohon dengan iba, berharap Madam Re tak menarik Mouza kedalam sisi gelapnya.


"Aku tidak akan menyentuh wanita itu jika menarik semua kata-katamu untuk berhenti dari pekerjaan yang telah membesarkan nama kita. Aku beri kamu waktu satu dua hari untuk berpikir. Jika kamu memilih untuk tetap mundur, kamu harus bersiap jika sewaktu-waktu aku menarik secara wanita itu untuk masuk ke dalam lingkaran dunia malam!" ancam Madam Re.


Setelah itu Madam Re bertepuk tangan dua kali untuk memberikan isyarat kepada anak buah yang ada di luar agar masuk kedalam.


Saat ini, meskipun tubuh Keanu sudah terbebas dari tali yang mengikat dirinya, tetapi dia masih terdiam membeku di tempat. Sungguh pilihan yang sangat berat. Yang pasti dia tidak akan pernah merelakan Mouza ditarik oleh Madam Re. Namun, dia juga sudah berjanji kepada Mouza untuk keluar dari sisi gelapnya.


"Ayo bangun!" sentak salah seorang yang kemudian mengangkat tubuh Keanu untuk bangkit.


"Lepaskan! Aku bisa pergi sendiri!" sentak Keanu yang tak ingin disentuh oleh anak buah Madam Re.


Akhirnya Keanu melenggang pergi dengan rasa yang begitu berat. Mengapa saat dia ingin menjadi orang baik akan ada cobaan yang berat. Apakah selamanya Keanu ditakdirkan untuk menjadi pria breng.sek?


πŸ‚πŸ‚πŸ‚


Saat mendengar suara motor, Mouza segera bergegas lari dari kamar untuk memastikan apakah itu Keanu atau bukan. Saat pintu dibuka dan menampilkan sosok orang yang sudah dia khawatirkan sejak tadi, Mouza langsung memeluk tubuh Keanu.

__ADS_1


"Bang Ke darimana? Aku tuh khawatir banget tauk!"


Keanu hanya mengelus rambut Mouza yang tergerai. Ada rasa sesak dalam hatinya, tetapi dia tidak bisa mengatakan kepada Mouza apa yang sudah terjadi kepada dirinya.


"Bang Ke darimana, sih?"


"Maaf sudah membuatmu sangat khawatir. Aku baik-baik saja. Kebetulan tadi aku bertemu dengan anak-anak dan singgah sebentar ke markas," ucap Keanu dengan berbohong.


"Tapi setidaknya Bang Ke kasih kabar dong! Ini sampai sekarang pesan aku aja belum Bang Ke balas."


Keanu pun langsung mengeluarkan ponsel dari saku celananya. Setelah sadar, Keanu tak terpikirkan untuk melihat ponsel. Saat itupun Keanu menunjukkan ponselnya pada Mouza.


"Silent," ucapannya.


"Tuh kan ... kebiasaan!" gerutu Mouza yang telah mencebikkan bibirnya.


.


.


.


...BERSAMBUNG...


Halo-halo masih ada yang stay disini? Selagi nunggu Author up lagi, mampir dulu yuk ke novel my besty Mom Al dengan judul Novel Jerat Cinta Si Kembar mampir ya!


__ADS_1


__ADS_2