Kau Khianati Aku, Ku Nikahi Kakakmu

Kau Khianati Aku, Ku Nikahi Kakakmu
Bab 56 | Ada Apa Dengan Mouza?


__ADS_3

Perlahan Keanu mengerjap saat sinar mentari telah menyilaukan matanya. Semua gorden jendela telah dibuka tanpa terkecuali, membuat sinar mentari begitu bebas masuk ke dalam ruangan. Saat ingin bangkit kepalanya masih terasa berat.


"Kayaknya kebanyakan minum deh jadi oleng," kata Keanu sambil memijat pangkal hidungnya.


Baru saja ingin bangkit, ia melihat Mouza sudah rapi. Keanu pun mengernyit sambil melihat jarum jam yang menggantung di dinding. Tidak ada yang salah karena saat ini baru pukul 6 pagi, tetapi mengapa Mouza sudah sangat rapi?


"Tumben udah rapi, Za? Ada kelas pagi?" tanya Keanu dengan mengernyit.


"Ada." Jawaban tersingkat dari Mouza selama usia pernikahan mereka.


Tak ada perlakuan yang istimewa seperti biasanya, karena Mouza hanya masuk untuk mengambil tasnya dan setelah itu ia kembali keluar. Tentu saja hal itu membuat Keanu bertanya-tanya ada apa dengan Mouza.


"Lagi datang bulan kali ya? Eh, orang bunting mana datang bulan," rutuk Keanu.

__ADS_1


Meskipun ada yang aneh dari Mouza, tetapi ia tak lupa untuk menyiapkan keperluan Keanu tanpa terkecuali. Bahkan ia juga telah menyiapkan bekal untuk Keanu.


"Lan, kenapa Oza berangkat lebih awal, apakah ada kelas pagi?" tanya Keanu pada alat yang sedang sarapan di meja makan.


Alis Alan menaut. "Lo suaminya kok malah nanya ke gue. Aneh lo!"


"Soalnya pas gue bangun, Oza udah siap mau berangkat kuliah," balas Keanu.


"Dikibulin lo! Hari ini gak ada jadwal kelas," datar Alan.


Saat ini pikiran Keanu tidak tenang. Berulang kali ia menghubungi Mouza, tetapi tak satupun panggilan dijawab. Keanu yakin jika ada sesuatu di antara mereka tadi malam yang tak bisa diingat oleh Keanu.


"Kira-kira tadi malam gue ngelakuin kesalahan apa ya? Gara-gara banyak minum gue jadi gak ingat apa yang udah gue lakukan sama Oza," gerutu Keanu yang mencoba untuk mengingat kesalahan apa yang telah ia lakukan tadi malam. Namun, sayang tidak bisa mengingat apa-apa.

__ADS_1


"Sial! Kenapa juga gue gak bisa mengingatnya, sih!" Tangan Keanu dibanting ke setir kemudi. Ia tidak tahu akan mencari Mouza kemana.


**


Di sisi lain, dengan perasaan kesal Mouza menyusuri jalanan yang sudah mulai ramai dengan kendaraan yang hilir mudik. Ia tak peduli dengan orang-orang yang menatapnya dengan aneh, karena ternyata dirinya hanya menggunakan sandal jepit biasa dengan drees selutut.


"Kenapa juga gue harus pakai sandal jepitnya tukang kebun sih? Mau diletakkan dimana muka gue ini? Pengen banget gue congkel mata mereka. Mentang-mentang gue pakai sandal jepit, mata mereka dah kayak mau lepas liatin gue!" gerutu Mouza sedikit kesal. Awalnya tak peduli tapi lama-lama ia merasa kesal karena mendapatkan tatapan aneh.


Tiinn ... Tiinn


Suara klakson begitu nyaring di telinganya.


.

__ADS_1


.


Dah segini dulu. Mood aku lagi buruk. Tolong dong kalau mau kasih ulasan itu yang sesuai. Masa hanya karena update dikit terus ngasih bintang 4. Di bab mana yang dikit ???? Hargai sedikit dong usaha aku. Aku nulis perbabnya itu minimal 1000 kata masih dibilang dikit 😭 jadi maunya berapa kata perbab? terus kalau banyak mau kasih apa? Vote? koin? poin? sedih tahu. Mending kalau gak Suka gak usah baca dari pada kasih ulasan yang menyakitkan. Ingat, Author juga manusia, bukan robot. 😭 kita sama manusia, punya hati 😭 dah aku mau bobok tiba2 otak heng gak bisa mikir 🀧😭


__ADS_2