Kau Khianati Aku, Ku Nikahi Kakakmu

Kau Khianati Aku, Ku Nikahi Kakakmu
Bab 28 | Sugar Daddy


__ADS_3

"Kenapa tuh bibir kayak pantat ayam?" tanya Keanu saat melihat Mouza menghampirinya.


Mouza hanya menatap Keanu dengan malas. Tanpa diperintah, dia segera naik keatas motornya.


"Jalan!" perintahnya.


Kayaknya seorang ojol, Keanu segera menjalankan motornya untuk membelah jalanan yang sedikit ramai. Jika biasanya dia akan berlari dengan kecepatan tinggi, maka tidak untuk saat ini.


Saat ini Keanu menjalankan dengan kecepatan sedang, karena dia melihat mood Mouza tidak baik. Saat ditanya pun percuma saja karena tak akan mendapatkan jawaban. Akhirnya Keanu memilih untuk diam. Karena masih siang, Keanu tak membawa Mouza pulang, melainkan membawanya ke sebuah pusat pembelanjaan. Saat mengetahui bukan jalan pulang, Mouza langsung menepuk pundak Keanu. "Bang, kita mau kemana?"


"Diam aja, gak usah banyak tanya!"


Mouza hanya pasrah saja saat motor Keanu terus membawanya menyusuri jalanan yang ramai. Meskipun begitu, motor Keanu bisa nyempil untuk menyalip kendaraan yang ada didepannya. Itulah keunggulan naik sepeda motor, bisa bebas dari penyakit jalanan.


Tak butuh waktu lama motor Keanu telah sampai didepan Mall terbesar. Saat ingin membukakan helm milik Mouza tangannya langsung ditepis. "Gak usah! Aku udah bisa!" ketus Mouza.


Keanu mengernyit heran, tetapi tetap menghargai keputusan Mouza. "Kayaknya udah ada yang bisa buka kancing helm, nih?" sindir Keanu.


"Bang Ke pikir aku akan menjadi orang bodoh selamanya?"


Keanu semakin mengernyit saat mood Mouza benar-benar rusak. Entah apa yang sudah terjadi padanya sehingga membuatnya seperti power rangers yang bisa berubah kapan saja.


"Za, kamu baik-baik aja kan?"


"Emang Bang Ke lihatnya gimana? Apakah aku terlihat sakit?"


Kali ini Keanu menelan kasar salivanya. Dia berusaha untuk waras saat menghadapi Mouza. Seketika Keanu teringat jika saat ini Mouza masih kedatangan tamu bulanan. Apakah ini sebabnya dia menjadi lebih sensitif seperti raja hutan?


"Oke. Berhubung mood kamu sedang hancur, bagaimana kalau kita nonton drama yang romantis dulu. Atau kita borong jualan yang ada di Mal ini."

__ADS_1


"Gak sekalian kita beli Mal-nya juga?" celetuk Mouza.


"Kalau kamu mau aku akan membelikannya untukmu, bagaimana?"


Mouza hanya mendengus kesal dan berlalu meninggalkan Keanu. Entah mengapa Mouza hatinya juga merasa kesal dengan Keanu saat mengingat foto itu. Bukan karena fotonya, tetapi pekerjaannya.


Sesampainya didalam, Mouza tak menolak saat tangannya digenggam oleh Keanu. Lebih baik begitu agar mata yang menatap Keanu sadar jika saat ini dia sudah ada yang punya.


Baru saja hendak naik ke eskalator, tiba-tiba seseorang yang dia kenali memanggil namanya.


"Lo Mouza kan?" tanyanya untuk memastikan.


"Ada apa?"


Seorang wanita bertubuh sintal itu juga meneliti Keanu dari ujung kaki hingga keatas layaknya sedang memindai. Setelah puas dia pun bertanya lagi pada Mouza.


"Jadi ini sugar Daddy lo?"


Teman Mouza kembali memindai Keanu lagi dengan lambat. Kali ini dari atas baru kebawah. Setelah memastikan penampilan tak seperti om-om hidungnya belang, hanya gelengan kepala yang dia berikan.


"Iya sih gak ada wibawanya jadi Surga Daddy. Tapi kok wajahnya kayak mirip pacar lo sih, Za?"


Mata Keanu sudah mendelik, tetapi dia berusaha untuk tetap tenang dan membiarkan Mouza untuk menyelesaikan masalah yang terlebih dahulu. Jika tidak bisa, baru dia akan turun tangan.


"Alan maksud lo? Dia bukan pacar gue lagi, karena sekarang gue punya yang baru. Kenalin suami gue, sekaligus kakaknya Alan." Kini Mouza mengenalkan Keanu yang sejak tadi hampir menjadi patung di sampingnya.


Teman Mouza terbelalak dengan pengakuan yang dia dengar jika saat ini Mouza sudah menikah dengan pria yang menghebohkan grup kampus tadi pagi.


"Gue gak salah denger, Za? Lo udah nikah sama kakaknya Alan?"

__ADS_1


"Iya. Udah ah, lo ganggu kencan kita aja. Oh iya, sekalian dong fotoin gue sama suami gue kali aja bisa buat bahan ghibahan kalian. Oh iya gue sampai lupa, bilangin juga sama anak-anak yang lainnya, gue bakalan kasih kejutan sama mereka yang masih menyudutkan gue. Dah ya daaa ...!"


Setidaknya Mouza sedikit lega karena bisa mengungkapkan yang sebenarnya, tetapi dia masih merasa kesal karena saat ini nama baiknya di kampus sudah tercoreng karena sebuah fitnah yang ingin menjatuhkan dirinya.


Keanu menjadi paham dengan apa yang sedang terjadi kepada Mouza hingga moodnya hancur. Semua ini karena ada yang menganggap dia adalah simpanan Surga Daddy.


"Memangnya apa yang udah mereka lakukan, Za?" tanya Keanu menyelidiki.


Mouza menatap Keanu dengan bibir manyun.


"Kemarin ada seseorang yang udah ambil foto kita berdua di club, Bang. Terus pagi ini foto itu menggemparkan grup kampus dan juga akun sosial media bibir nyinyir," ujar Mouza dengan helaan napas panjang.


"Bagus dong, itu artinya mereka tahu kalau kamu sama aku udah nikah. Jadi gak akan ada orang yang mau gangguin kamu lagi."


Mouza menatap Keanu lagi. Kina dia menghela napas beratnya. "Kayaknya lama-lama Bang Ke ikutan bodoh, deh!" cibir Mouza.


Keanu mengernyit saat dikatakan ikutan bodoh. Apakah ada yang salah dengan ucapannya?


"Bang Ke tahu gak apa caption untuk foto kita yang beredar?"


Keanu yang tidak tahu hanya menggelengkan kepalanya.


"Makanya tahu dulu baru tempe, Bang!" Mouza segera menunjukan akun sosial media yang memposting foto mereka. "Nih baca!"


Keanu segera mengambil ponsel dari tangan Mouza. Bukan fokus pada judulnya tetapi fokus pada cuitan komentar yang menyudutkan Mouza, bahkan ada yang yang memberikan komentar sangat pedas. Pantas saja jika moodnya hancur, ternyata ada masalah yang sedang dia hadapi.


"Gak usah dipikirkan besok kita tampol mulut mereka sama-sama dengan seblak mercon dua mangkok pasti langsung diam mereka," ujar Keanu untuk menghibur Mouza.


Untuk mengembalikan mood Mouza, Keanu rela mengelilingi toko ke toko hanya untuk mencari barang yang dia inginkan. Meskipun pada akhirnya Mouza tak membeli apa-apa.

__ADS_1


"Za, udah ya. Kita makan dulu!"


Mouza yang merasa lapar tak menolaknya. "Oke."


__ADS_2