Kau Khianati Aku, Ku Nikahi Kakakmu

Kau Khianati Aku, Ku Nikahi Kakakmu
Bab 70 | Disidang Kakek


__ADS_3

Entah bagaimana bisa pasangan suami istri itu demam secara bersamaan, padahal sebelumnya mereka masih baik-baik saja, terlebih dengan Mouza yang masih seger bugar. Namun, entah mengapa ia mendadak bisa demam dalam waktu satu malam.


Mouza yang merasa tubuhnya masih lemas terasa malas untuk bangkit. Saat matanya menoleh ke samping dia menemukan tubuh suaminya telah terbaring di sampingnya. Karena malas untuk memprotes, Mouza pun mengabaikannya.


"Za, lo udah bangun?" Suara tak asing itu menggema di telinganya. Mouza segera menoleh ke samping dan melihat Alan sudah duduk di sebuah kursi.


"Kata dokter kalau lo udah bangun, lo harus makan. Nih, gue bawain sarapan buat lo. Ya, meskipun bukan gue yang masak, sih."


Mouza mengernyit saat melihat Alan yang dianggap terlalu berlebihan. "Lo ngapain di kamar gue? Lo mau ngintip gue sama Bang Ke nyetak kuping gajah, ya?" tuduh Mouza.


"Ngapain gue ngintip. Kalau gue mau, gue bisa nyetak sendiri. Banyak rahim yang mau menampung bibit gue."


Saat Mouza ingin memaksakan dirinya untuk bangkit, kepalanya terasa sangat berat. Mouza tak tahu apa yang terjadi kepada dirinya sehingga tubuhnya terasa seperti sedang remuk dan tak bertenaga.


"Ya udah, ngapain lu masih di sini? Gak ada malu apa nungguin pasangan suami istri yang lagi tidur. Keluar lo!" usir Mouza.


"Lo harusnya berterima kasih sama gue, karena berkat gue, kita tahu kalau lo demam sendirian disini. Untung aja Lo nggak mati di dalam kamar. Lagi ngapain sih kalian tidurnya pisahan? Pakai demam bersamaan?" gerutu Alan.


Mouza langsung mengernyit. "Apa Lo bilang demam bersamaan? Maksud lo Bang Ke juga demam?"


"Pikir aja sendiri. Dah ah, gue keluar aja. Urus sendiri suami lo yang juga demam!" Alan pun segera pergi meninggalkan kamar Mouza.


Mendengar ucapan Alan yang mengatakan Keanu sedang demam, ia pun menoleh ke samping dimana suaminya sedang terlelap. Dengan cepat ia mencoba untuk mengecek suhu tubuh dan suami. Benar saja saat ini keningnya masih terasa hangat. Bahkan lehernya juga mengeluarkan banyak keringat.


"Astaga, Bang Ke ternyata beneran demam. Kok bisa barengan seperti ini. Kan kita gak janjian."


Melihat wajah Keanu yang terlelap membuat Mouza menyesal karena telah menyuruhnya untuk tidur. Mungkin bisa kayaknya tidak tidur di luar ia tidak akan demam seperti ini. Bahkan saat ia melihat wajah Keanu yang masih memar.


"Lagian kenapa sih Abang tuh masih suka minum. Aku gak gak suka aroma alkohol," gerutu Mouza yang kini hendak menyentuh wajah Keanu. Namun, siapa yang menyangka tangan Keanu langsung menarik tangan Mouza sehingga wajah Mouza harus menimpa wajah Keanu. Saat itu juga mata Keanu langsung membuka.


Mouza masih terbelalak karena saat ini bibirnya telah menempel pada bibir kanan. Tak ingin menyia-nyiakan kesempatan Keanu langsung bermain di bibir Mouza.


( Dah ah, pikir bayangin sendiri aja )

__ADS_1


.


.


Karena saat ini Keanu sedang tidak enak badan, akhirnya semua pekerjaan kantor ia limpahkan kepada Reno. Bagi Reno sudah biasa jika ia harus mengambil alih pekerjaan bosnya.


Saat Mouza dan Keanu turun, sang kakek sudah menunggunya di ruang tengah.


"Ke, kemarilah!" perintah sang kakek.


Keanu pun langsung menghampiri kakeknya yang duduk di sofa. "Ada apa, Kek?"


"Duduk!"


Terlihat dari sorot mata sang kakek jika saat ini kakek sedang mode serius. Dengan patuh, Keanu duduk di depan sang kakek.


"Katakan apa yang telah terjadi tadi malam?" tanya sang kakek langsung.


Keanu malah menatap ke arah Mouza, karena tadi malam dirinya diusir oleh Mouza karena tubuhnya yang dianggap bau alkohol.


Sang Kakek mende.sah pelan. Karena merasa geram, ia pun mengarah tongkatnya ke arah Keanu.


"Bukan itu, bodoh! Aku menanyakan apa yang terjadi kepadamu sehingga wajahmu babak belur? Apakah kamu masih berada di zona gelap itu sehingga kamu melakukan perkelahian lagi?" tanya kakek yang serasa ingin memukul tubuh Keanu menggunakan tongkatnya.


"Kakek jangan suudzon kenapa? Aku sudah tidak berada lagi dalam zona itu, Kek. Tadi malam aku hanya singgah sebentar di basecamp, tetapi tak tahu mengapa tiba-tiba basecamp diserang oleh kelompok yang tak dikenal. Bahkan dia juga tidak tahu mereka dari kelompok mana," jelas Keanu.


"Halah, omong kosong! Bilang saja kamu belum bisa meninggalkan sepenuhnya sehingga kamu masih ingin bermain-main disana!" tuduh Kakeknya.


Keanu tidak tahu bagaimana caranya menjelaskan kepada sang kakek jika dirinya benar-benar sudah meninggalkan semua sisi gelapnya.


"Jika kamu masih ingin menggeluti pekerjaan lamamu lebih baik kamu tinggalkan rumah ini. Silahkan kamu pergi tanpa membawa istrimu, karena ada Alan yang siap untuk mengambil alih tugas dan tanggung jawabmu!" ancam sang kakek.


Keanu yang mendengar ancaman sang kakek merasa sangat tidak setuju. Bagaimana bisa ia pergi tanpa membawa Mouza. Ibarat kata dia pergi tanpa bercelana.

__ADS_1


"Kalau Ke pergi, Oza juga harus ikut dengan Ke. Mana bisa dia tinggal di sini, Kek!" protes Keanu.


"Kenapa tidak bisa? Untuk apa kamu bawa dia jika ujung-ujung kamu hanya akan membuat keselamatannya terancam!" Sang kakek tidak ingin kalah dengan Keanu.


Rasa pusing di kepala Keanu kian bertambah. Berdebat dengan tidak akan pernah bisa menang karena skor skan imbang satu sama.


"Bagaimanapun jika Ke pergi dari rumah ini, maka Oza juga harus pergi. Tidak mungkin Ke tinggal di rumah baru tanpa Oza. Terus Ke tidur dengan siapa di sana? Tidak mungkin tidur dengan guling kan? Lalu di sini Oza akan tidur dengan siapa? Bisa-bisa Oza ditiduri Alan, dong!"


Satu tabokan mendarat di lengan Keanu. "Mulut Bang Ke sembarang!" protes Mouza tak terima.


"Aduh, sakit Za! Kamu jangan KDRT sama suami, berdosa, lho!"


"Masa bodoh!" rajuk Mouza yang memilih untuk meninggalkan Keanu.


"Oza, mau kemana?" teriak Keanu. Namun, saat keanu Ingin menyusul Mouza, segera mencegahnya.


"Tetap di sini karena Kakek belum selesai berbicara denganmu!"


.


.


...πŸ₯•πŸ₯•πŸ₯•...


...BERSAMBUNG...


Makasih untuk kalian semua yang masih setia dengan novel receh ini. Kecup jauh dari othor πŸ’‹


Selagi menunggu novel ini update kembali mampir dulu yuk ke novel teman othor


judul novel : SUAMI KEDUA [ TRADISI KELUARGA SUAMIKU ]


author : BIGGEST

__ADS_1



__ADS_2