
Setelah beberapa jam, akhirnya Hendri dan Aya sampai di rumah baru mereka.
Tepatnya pukul 6 sore, karena Aya minta istirahat sebentar saat di perjalanan.
"Alhamdulillah ya mas kita punya rumah sendiri, tidak ngekos lagi deh."
"Iya sayang, Alhamdulillah.?"
"Mas mandi dulu sana, nanti aku buatin makanan mas."
"Seperti nya makanan di dapur pada kosong deh sayang, karena rumah ini kan baru."
"Yasudah setelah kita bersih-bersih, kita beli keperluan dapur ya mas.?"
"Iya sayang, apa kamu mau mandi bersama.?"
"Tidak mas, nanti mandi nya lama," aku lapar banget sudah mas.
"Yasudah mas bersih-bersih dulu."
Aya dan Hendri panggilan nya author ganti ya gaes, author sudah keenakan dengan panggilan itu soal nya 🤭🤭🤭🙏🙏.
Setelah selesai bersih-bersih, Aya dan Hendri pergi ke supermarket untuk membeli keperluan mereka beberapa hari.
Aya dan Hendri menaiki motor metik, dan menikmati jalanan malam yang romantis bagi mereka yang pengantin baru.
Setiba nya mereka di supermarket, Aya mulai mengambil keranjang untuk mengambi beberapa daging dan ikan, tidak lupa juga telur beberapa biji.
Setelah itu Aya dan Hendri mengambil sayur-sayuran dan bumbu-bumbu dapur.
Hendri terus mengikuti kemana Aya berjalan.
Setelah selesai membeli perlengkapan dapur akhirnya Hendri mengajak Aya untuk membeli keperluan Aya.
Yaitu tempat kosmetik dan berbagai macam keperluan wanita seperti baju, tas, sendal dll.
__ADS_1
"Kita ngapain kesini mas.?"
"Ambillah apa yang kamu mau sayang, biar nanti mas yang bayar.!"
"Punya ku masih banyak mas, nanti saja deh, lebih baik kita simpan saja untuk keperluan kita nanti.!"
"Tidak apa-apa sayang, ayo ambillah,!" nanti akan mas usahakn lagi untuk mencari rezeky.
"Mas aku."
Belum sempat Aya berbicara, Hendri sudah meninggalkan Aya dan masuk ke dalam yang seperti nya sedang mencari sesuatu.
"Mbak tolong bungkus ini ya,?" ucap Hendri yang mengecilkan suara nya kepada pramuniaga tersebut.
Sebuah lingeries atau bisa di sebut baju dinas.
Yang super se*si, dan membuat Hendri ingin Aya menggunakannya malam ini juga.
Setelah selesai membeli, Hendri menghampiri Aya, yang sepertinya sedang memili-milih produk skincare yang sering dia gunakan.
Setelah selesai membeli semua kebutuhan yang mereka perlukan.
Setelah sampai di tempat, Aya dan Hendri memesan menu makanan yang sangat laku di jual yaitu bakso dan mie ayam 🤭🤭.
Setelah pesanan mereka datang, Aya dan Hendri segera menyantap makanan mereka masing-masing.
"Pelan-pelan sayang, mas tidak akan meminta punya kamu ko.!"
"Maap mas, aku sangat laper sekali heee."
Ini adalah pertama kali nya jalan-jalan malam dan makan bersama selama mereka kenal.
Sebab mereka mempunyai kesibukan masing-masing, namun sekarang mereka akan meluangkan waktu agar selalu bisa bersama terus.
Setelah selesai makan, Hendri segera membayar makanan dan minuman yang mereka pesan.
__ADS_1
Tidak lupa, Hendri juga memesan 1 bungkus buat nenek nya yang ada di rumah.
Aya dan Hendri segera pulang ke rumah, karena malam juga semakin larut, dan besok mereka akan kembali ke kegiatan mereka seperti biasa nya.
***
Sepulang dari taman, Arden mampir ke rumah orang tua Falisha.
Semenjak Arden kembali bekerja dan pulang nya terasa lelah, sehingga jarang sekali mampir ke rumah orang tua Falisha.
Namun hari ini Arden akan meluangkan waktunya untuk sekedar silaturahmi ke keluarga Falisha atau mertua nya.
"Assalamu Alaikum," ucap Falisha dan Arden bersamaan.
"Wa Alaikum Salam," ayo masuk, ayo Nak Arden papah nya ada di ruang belakang.
"Eh iya mah," sayang aku ke belakang dulu ya.?"
"Iya mas, aku juga mau bantu mamah."
Setelah Arden berjalan menuju halaman belakang untuk menghampiri sang mertua.
"Assalamu Alaikum pah," ucap Arden.
"Wa Alailuk Salam Nak Arden," sama siapa kesini, Falisha nya mana.?
"Arden kesini sama Falisha juga pah, tadi sama mamah ke dapur."
"Sudah makan kamu Nak Arden, kalo belum nanti kita makan malam bersama ya,!" sudah lama kita tidak ngumpul bersama.
"Iya pah."
Arden merasa bersalah kepada mertua nya, semenjak menikah dan pindah ke kota ini, Arden hampir tidak pernah untuk sekedar mampir, karena kesibukannya apa lagi sekarang ini Arden yang menjadi pimpinan perusahaan.
Waktu bersama sang istri pun harus Arden jaga, karena tidak ingin hanya karena karir bisa membuat hubungan nya semakin menjauh dengan Falisha.
__ADS_1
Apa lagi saat Arden mengetahui bahwa Falisha ingin hamil anak Arden, Arden selalu mengusahakan tepat waktu pulang ke rumah.
Setelah selesai mengobrol bersama Radix, mereka berdua masuk ke dalam untuk segera menunaikan ibadah sholat Magrib.