Kekasihku Driver Ojek Online

Kekasihku Driver Ojek Online
Terasa Kembali


__ADS_3

Waktu menunjukan pukul 09.00 malam.


Adi merasa sangat gerah, mungkin pertanda akan turun nya hujan.


Saat Adi akan membuka pintu rumah, tiba-tiba ibu nya memanggil.


"Adi kamu mau kemana," tanya ibu Adi.?


"Adi gerah bu," mau duduk di teras tumah saja, ibu juga mau kemana bu.?


"Ibu mau mengambil air minum," air minum di kamar ibu sudah habis.


Saat Adi duduk di teras muka rumah nya sendirian, dia jadi teringat dengan Lisa, apakah Lisa sudah pulang atau belum, lebih baik aku cek aja ke tempat dia bekerja, guman Adi.


"Bu Adi keluar dulu ya."


"Mau kemana kamu Di," ini sudah malam, mau turun hujan lagi, kata ibu.


"Sebentar saja bu."


"Assalamu Alaikum," bu.


"Wa Alaikum Salam," hati-hati di jalan, kata ibu.


Tidak memakan waktu lama, Adi sudah sampai di tempat Lisa bekerja.


Adi menunggu Lisa, sampai akhirnya Lisa keluar dari cafe bersama dengan teman-teman nya.


"Lisa," panggil Adi.


"Eh teman-teman aku duluan ya."


"Iya hati-hati Lis," kata teman-teman Lisa.


"Ehhh mas Adi," Lisa tersenyum manis.


"Ayo naik Lisa," seperti nya hujan mau turun.?


Saat mereka sedang di perjalanan, Adi tiba-tiba melihat Nury sedang berjalan menggendong anak nya.


Ngapain dia di jalanan seperti ini malam-malam guman Adi, tapi masih bisa di dengar oleh Lisa.


"Kenapa mas," tanya Lisa.?


"Itu Lisa," mas lihat istrinya Lukman malam-malam begini di jalanan bersama anak nya.


"Mana mas.?


"Itu coba kamu lihat."


"Iya ya mas ngapain dia malam-malam begini keluar," mana lagi suami nya, tidak bertanggung jawab banget deh, gerutu Lisa.


Adi dan Lisa menghampiri Nury yang sedang berjalan di tepi trotoar, yang sedang menggendong anak nya.


"Mbak Nury mau kemana," tanya Lisa.?


"Ehhh Lisa, mas Adi," ini aku baru datang dari mini market beli makanan.?


"Lukman nya mana Nury," tanya Adi.


"Aku tidak tahu mas," semenjak mas Lukman dekat lagi dengan Rahma dia jadi jarang pulang ke rumah, dan kalau pun pulang sering larut malam banget.


Nury menundukan kepala nya bahwa dia sekarang merasa sangat sedih, mengeluh pun juga percuma.


"Mbak Nury," gimana kalo mas Adi saja yang anter mbak pulang ke rumah, kasihan anak nya sudah malam mbak.?


"Tidak perlu Lisa," aku tidak ingin merepotkan kalian.


"Tidak apa-apa mbak," iya kan mas Adi.?


"Iya nanti kita anter Nury ke rumah nya," jawab Adi.


"Loh kok kita mas," aku biar saja turun di sini, mas yang anter mbak Nury dan anak nya pulang ke rumah.

__ADS_1


"Sebentar lagi teman mas sampai," tunggu saja dulu.


Tidak berapa lama, teman Adi yang juga berprofesi sebagai driver ojek online juga datang.


"Nah Nury sekarang kamu pulang ya," jangan biasakan berjalan malam-malam seperti ini, tanpa ada yang menemani, kata Adi dengan tegas.


"Terimakasih mas Adi," kamu baik sekali kepada qu.


Nury memegang tangan Adi dengan erat, dan itu dapat di lihat Lisa.


Adi yang melihat raut wajah Lisa mendadak berubah, dia segera melepaskan tangan Nury dari tangan nya.


"Maap mas Adi aku hanya refleks," Nury merasa tidak enak hati kepada Adi.


"Tidak papa," ayo gunawan anter dia sampai ke rumah nya, kata Adi mengalihkan pembicaraan nya.


Setelah Nury sudah pergi bersama ojek online nya, Adi dan Lisa juga melanjutkan perjalanan nya untuk pulang menganter Lisa kerumah nya.


Di sepanjang perjalanan, Lisa tidak banyak bicara, sehingga membuat Adi menepikan motor metik nya di pinggir jalan tempat abang-abang jualan bakso.


"Mas Adi kok kita kesini," tanya Lisa.?


"Cemburu itu juga perlu tenaga loh," kata Adi sambil menoel hidung mancung Lisa.


"Siapa yang cemburu mas," mas Adi ini ada-ada saja, jawab Lisa sambil memalingkan muka nya.


"Bang bakso beranak nya ada tidak," tanya Adi.


"Ada mas masih banyak," jawab si abang tukang bakso.


"Dua porsi ya bang," minum nya teh hangat dua.


"Baik mas," kata si abang tukang bakso.


"Kamu kenapa sih," abang lihat muka kamu cemberut terus, cemburu ya.?


"Siapa yang cemburu sih," ngapain juga cemburu, jawab Lisa dengan nada sewot.


Saat mereka saling sama-sama diam, pesanan Adi dan Lisa datang.


"Silahkan mas, mbak," kata abang tukang bakso.


"Terimakasih bang," kata Adi dan Lisa bersamaan.a


Di lain tempat..


Saat Lukman masih berada di kantor, memang benar Lukman sering pulang larut malam, di karenakan ada masalah pada perusahaan nya.


Saat Lukman keluar dari ruangan miting, tiba-tiba Rahma datang dan langsung memeluk Lukman.


Lukman kaget, kenapa tiba-tiba Rahma ada di sini, bisa bahaya kalo ada yang melihat.


"Ngapain kamu di sini," kata Lukman.


"Aku pengen ketemu kamu mas," jawab Rahma.


"Aku sibuk Rahma," istri ku sudah menunggu di rumah, jawab Lukman.


"Kita akan bersenang-senang mas malam ini," apa kamu tidak merindukan belaian dari aku, jawab Rahma sambil mencium tengkuk leher Lukman.


Otong Lukman sudah mulai menegang, dan benar setelah terjadi nya perpisahan mereka berdua, mereka sama-sama tidak pernah lagi merasakan sensasi yang panas.


Lukman akui permainan Rahma memang sangat memuaskan daripada permainan Nury.


"Ayo ikut aku sekarang."


Kali ini Rahma merasa sangat menang, ternyata Lukman memang paling gampang untuk di dapatkan, tidak seperti Adi yang sangat susah sedari dulu.


Lukman mengajak Rahma ke dalam kamar pribadi yang ada di dalam kantor nya.


Tak butuh waktu lama, sesampai nya di kamar, Lukman segera menerkam dan menikmati indah nya tubuh Rahma.


"Baby kamu sangat nikat."

__ADS_1


Racau Lukman saat mereka sedang bercinta.


"Aku milikmu sayang," jawab Rahma yang juga menikmati permainan nya malam ini.


"Aku merasakan nya lagi baby."


Permainan mereka memakan bnyak waktu, jam menunjukan tiga dini hari.


"Terimakasih mas, kamu mau kembali lagi kepada ku," kata Rahma.


"Sama-sama sayang," tapi maap hubungan kita hanya sekedar ini saja, aku tidak bisa meninggalkan istri ku.


Hati Rahma sedikit sakit mendengar ucapan Lukman, bahwa dia tidak bisa meninggalkan istri sah nya.


Tapi dia tidak boleh egois, dengan ini dia bisa memanpaatkan Lukman jika suatu nanti dia akan hamil anak Radix atau Seno.


Karena Rahma yakin, malam itu pasti ada benih yang akan tumbuh di rahim nya, mengingat waktu itu adalah masa subur nya..


Sedangkan Lukman dia memikirkan nasip nya, kenapa dia sampai menikah dengan Nury, sedangkan saat itu orang yang sangat dia cintai adalah Rahma.


Flashback On


Lukman yang baru sampai rumah, di kejutkan oleh suara papah nya.


Tumben papah pulang batin Lukman.


"Lukman papah mau bicara sesuatu kepada mu."


"Ada apa pah," jawab Lukman.


"Perusahaan papah yang ada di jakarta mengalami masalah besar," dan papah banyak terlilit hutang kepada rekan papah yang lain nya.


"Terus apa hubungan nya kepada ku pah," tanya Lukman lagi.


"Tuan Damar pemilik perusahaan terbesar di kota jakarta dan di kota lainnya akan melunasi semua hutang-hutang papah," dan dia memberikan syarat kepada papah.


"Apa itu pah."


"Asalkan papah menerima syarat ya," kamu menikahi anak nya yang bernama Nury."


"Apa papah bilang," aku harus menikahi anak nya tuan Damar, apa papah sudah gila, kan papah tahu sendiri bahwa aku juga memiliki kekasih.


"Kamu memilih kekasih mu itu ketimbang perusahaan kita," yang nyaris di ujung kebangkrutan.?


Lukman terdiam seketika, jika dia memilih hubungan nya dengan Rahma, maka semua perusahaan yang papah nya punya akan habis semua, tapi jika dia memilih perjodohan itu, maka perusahaan nya akan kembali seperti dulu lagi.


Akhir nya Lukman tanpa pikiran panjang, dia menerima tawaran dari papah nya itu.


Rahma pun mana mungkin mau menerima nya lagi, jika dia menjadi orang miskin, guman Lukman.


"Baiklah aku akan menikahi anak nya tuan Damar."


Kata Lukman dan dia bergegas pergi ke kamar nya, dan menelpon Rahma.


Mengatakan bahwa dia akan ke jakarta untuk mengurus perusahaan papah nya yang hampir mengalami kebangkrutan.


Dan sial nya lagi, setelah Rahma mendengar bahwa perusahaan papah nya Damar hampir bangkrut, dia dengan tenang nya berkata.


"Pergilah tidak usah memikirkan aku lagi," kita jalani saja hidup kita masing-masing.


Lukman yang sudah tidak berpikir panjang dia langsung meng iya kan saja, dan menutup telepon nya.


Flashback Off


Sekarang Lukman dapat kembali pelukan kekasih nya yang dulu iya tinggalkan.


"Aku akan menjaga mu dan anak-anak kita nanti sayang," batin Lukman sambil mengelus perut rata Rahma, dan kembali tidur sambil memeluk Rahma.


Gaes maap telat up nya 🤗🤗🤗


semoga kalian suka 😊😊


Tinggalkan komentar kalian ya, jika masih ada kekurangan dalam cerita ku. 😊🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2