Kekasihku Driver Ojek Online

Kekasihku Driver Ojek Online
Mendaftar Kuliah


__ADS_3

Setelah selesai makan malam bersama.


Arden bersama Melinda berpamittan kepada Kavindra dan Bella, untuk pergi ke rumah Melinda dan bertemu kepada orang tua Melinda.


Saat di perjalanan, Melinda bergelayut manja di lengan Arden.


"Sayang nanti kalo kamu jadi dosen di sana jaga mata jaga hati ya,!" ucap Melinda kepada Arden.


"Iya sayang, buat apa aku memperhatikan orang lain, kan akun sudah punya kamu," jawab Arden.


Satu jam lama nya mereka di perjalanan, akhirnya Arden dan Melinda sampai di kediaman Melinda.


Mereka berdua di sambut hangat oleh ke dua orang tua Melinda.


Arden sudah dianggap seperti anak sendiri di rumah ini, jadi Arden tidak merasa canggung lagi saat datang ke rumah ini, walaupun sudah lama tidak berjumpa kepada orang tua Melinda.


"Selamat malam om, tante," ucap Arden sopan kepada kedua orang tua Melinda.


"Malam Arden, silahkan duduk,!" jawab ayah Melinda.


"Bagaimana kabar kedua orang tua mu Arden.?"


"Alhamdulillah baik om, aku juga baru tadi bertemu," ucap Arden.


Mereka ber empat membicarakan masalah Arden yang sementara waktu akan menggantikan kakak Menlinda yang menjadi dosen di salah satu kampus ternama di kota xxx.


Karena kakak Melinda akan segera melangsungkan pernikahan dalam waktu dekat ini.


Jadi Arden lah yang sementara waktu akan menggantikan.


Jam menunjukkan pukul 10 malam, Arden berpamittan kepada ayah dan ibu Melinda untuk segera pulang.


Karena mulai besok Arden mulai masuk untuk mulai mengajar dan akan melihat-lihat mahasiswa dan mahasiswi baru.


Sinar mentari menyinari sebuah kamar kos-kossan para wanita-wanita yang ingin memulai pengalaman baru nya.


Aya bangun pagi-pagi karena hari ini dia akan memulai masuk ke salah satu kampus terbesar di kota xxx.


Walaupun Aya hanya seorang gadis kampung, namun kemampuan otak nya di atas rata-rata kepintaran.


Aya mulai menabung sejak dia sekolah dasar, karena Aya mempunyai cita-cita akan kuliah di kampus ternama dan akan mengambil jurusan hukum.


Sedangkan Naura dia berkata kepada Aya ingin tinggal di kossan sendiri saja, kata nya ingin belajar mandiri, dan tidur juga mandiri.


Ucappan nya sangat berbeda waktu masih berada di kampung, yang berjanji akan selalu bersama-sama dalam keadaan apa pun.


Entah apa yang sedang di rencanakan Naura, Aya pun tidak mengetahui nya.


Aya mulai memasak menu sederhana, untuk dia makan pagi dan sisa nya akan Aya bawa ke kampus.


Hitung-hitung ngirit uang, karena Aya harus belajar mandiri.


Saat Aya sudah selesai dengan kegiatan pagi nya.


Aya keluar dari kamar kossan nya dan bertemu dengan Naura.

__ADS_1


Naura mengatakan kepada Aya,


"Pergilah dulu Aya, aku ada urusan,!" nanti kita bertemu di kampus saja.


Mau tidak mau, Aya akan pergi sendirian.


Sebenarnya Aya merasa sedikit kecewa dengan sikap Naura, entah kenapa sikap nya sangat berubah.


Aya berjalan mencari angkot agar bisa cepat sampai di kampus.


Tiba-tiba saat di perjalanan hampir saja Aya di tabrak oleh seseorang yang sedang mengendarai mobil mewah.


Chittttttttttttttt.


"Maap pak, maapkan saya," ucap Aya dengan nada memohon.


"Lain kali hati-hati.!"


Dan seseorang itu langsung pergi dan meninggalkan Aya sendiri tanpa bertanya apakah tidak apa-apa, atau sekedar basa-basi.


'Huhhhhh tidak bertanggung jawab sama sekali,' guman Aya di dalam hati.


Saat ini Naura sedang berada di bengkel milik Hendri.


Naura sedang sibuk merayu Hendri, agar Hendri mau di ajak jalan-jalan, atau sekedar makan siang bersama.


"Maap Naura aku sangat sibuk sekali," ucap Hendri.


"Tapi kak aku kan tidak tahu daerah kota ini, kalo aku tersesat atau di culik bagaimana," jawab Naura.


"Kamu bisa ajak Aya saja, maap aku tidak bisa Naura tolong jangan paksa aku," ucap Hendri dan langsung meninggalkan Naura sendirian.


Aya sudah sampai di kampus baru nya.


Aya sangat senang saat bisa menginjakkan kaki nya di area taman kampus.


'Selamat datang kampus impian, tolong aku Tuhan agar bisa menjadi perempuan lebih baik dan berguna buat diriku dan keluarga ku kelak menjadi bangga,' guman Aya dalam hati.


Tiba-tiba ada seseorang yang memegang bahu Aya, sehingga membuat Aya menjadi terkejut.


"Ya ampun, kamu membuat aku kaget saja," ucap Aya kepada orang tersebut.


Orang tersebut hanya tertawa kecil melihat sikap lucu dari Aya.


"Kamu mahasiswi baru di sini ya,?" ucap orang tersebut.


"Iya baru saja mau masuk, kalo kamu.?"


"Kenalkan nama aku Verra, aku juga mahasiswi baru di sini."


"Salam kenal Verra, kalo nama aku Aya."


"Berarti apakah kita bisa berteman,?" ucap Verra kepada Aya.


"Boleh dong," jawab Aya.

__ADS_1


"Kalo begitu ayo kita segera masuk nanti kita terlambat,!" ajak Verra.


Setelah Aya dan Verra selesai mendaftar dan mengisi semua formulir, akhirnya mereka berdua di terima dan resmi menjadi mahasiswi di kampus xxx ternama ini.


Maap gaes author secara singkat saja memperjelas masalah kuliah 🤭🤭🤭 karena author sekolah nya tidak sampai kuliah.


"Wah akhirnya penantian kita tercapai juga," ucap Verra kepada Aya.


"Iya Alhamdulillah, oh iya kamu di sini tinggal dimana,?" tanya Aya kepada Verra.


"Aku mengkos di jalan xxx ikut bersama saudara, kalo kamu.?"


"Aku juga mengkos di jalan xxx, bagaimana kalo kamu pindah saja ke tempat aku, biar lebih dekat dan kita berangkat bersama-sama."


"Wahhh benarkah Aya, kamu mau kita bersama-sama," ucap Verra yang merasa senang sekali, karena baru pertama kali mereka bertemu dan Aya sangat baik kepada Verra.


Sedangkan Aya merasa sangat senang bisa bertemu dan berkenalan bersama Verra.


Aya tahu kalo Verra adalah perempuan baik-baik dan tulus jika berteman.


Karena sejujur nya Aya merasa mulai tidak baik-baik saja kepada Naura.


Naura seperti nya mulai menjauhi Aya.


Baru juga beberapa hari di kota, Naura sudah menampakkan sifat asli nya.


Yang dulu kata nya selalu ingin bersama-sama dan takkan pernah terpisahkan, bukti nya hanya omong kosong saja.


Sedangkan Arden, hari ini sangat sibuk sekali dengan semua tugas baru nya.


Hingga Arden melupakan jam makan nya dan juga melupakan Melinda kekasih hati nya.


'Ya ampun aku samapi lupa waktu begini,' guman Arden dalam hati.


Arden cepat-cepat mengambil hanphone nya untuk menghubungi kekasih nya itu.


Namun sudah beberapa kali Arden mencoba menghubungi, nomer Melinda tidak aktif dan sedang di luar jangkauan.


Arden mencoba berpikir positif, karena Arden tidak ingin bersangka-sangka yang tidak baik.


Karena Arden sudah melabuhkan hatinya hanya untuk Melinda seorang.


Hai gaes maap baru up, karena kesibukkan aku di dunia nyata tidak bisa di tinggalkan 😊🙏🙏🙏


Kalo ada yang bertanya, kok cerita si kembar tidak ada.?


Rencana nya untuk beberapa hari ini aku tidak akan membahas masalah si kembar ya gaes, karena rencana nya cerita itu akan aku pisah dari novel ini 😊😊🙏🙏🙏.


Aku akan membuat novel baru dan menceritakan perjalanan ke empat kembar dan masalah cinta dan peribadi nya.


Jadi di lapak ini hanya membahas masalah Aya, Arden, Hendri dan Naura 🙏🙏🙏😊


Aku kasih Visual Verra ya gaes


__ADS_1


Gadis cantik, imuet, baik, dan sopan, tapi sedikit culun.


Kuliah ke kota menggunakan beasiswa.


__ADS_2