
Waktu sudah menunjukkan pukul 06.00, Adi baru tiba sampai rumah.
Keadaan rumah sudah mulai terang.
"Kenapa kamu Di, seperti lelah banget," kata ibu Adi.
"Pastilah bu, hari ini banyak sekali orderan," jawab Adi.
"Yasudah sana pergi mandi, habis itu ibu tunggu di sini ya buat makan malam."
"Baik bu," jawab Adi.
Saat Adi berada di dalam kamar, bukan nya segera mandi, malah hanya bermalas-malasan di kasur.
Adi teringat kembali dengan apa yang terjadi hari ini.
Tiba-tiba terlintas di benak pikiran nya Lisa.
'Sedang apa ya dia, apa sudah makan ya,' Adi tersenyum kecil ketika mengingat kekasih kecil nya itu.
Adi segera mengambil phonsel nya dan segera menelepon Lisa.
"Assalamu Alaikum mas Adi," terdengar suara indah di seberang sana yang selalu bikin Adi tersenyum-senyum tidak karuan.
"Wa Alaikum Salam kesayangan nya mas."
"Ihhh mas Adi, apaan sih," jawab Lisa sambil tersenyum malu-malu.
"Setelah sholat magrib, mas kesana ya.?"
"Mas Adi mau kesini, buat apa mas.?"
"Mau ajak kamu dan Aya, jalan-jalan saja, kamu mau kan.?"
"Iya mas, aku mau," jawab Lisa sambil tersenyum malu-malu.
Setelah selesai menelepon Lisa, Adi segera pergi ke kamar mandi untuk membersihkan seluruh tubuhnya yang terasa lengket.
Saat Adi menuju ruang makan, ternyata sang ibu sudah menunggu.
Entah baru saja atau sudah lama.
Tatapan sang ibu, seperti sedang menangkap maling saja.
"Ibu sudah bilang setelah mandi cepat turun, ini lama sekali Adi, apakah kamu sedang tidur di kamar mandi," ucap ibu Adi.
"Ya Allah ibu, apakah ibu sedang latihan berpidato atau sedang bernyanyi," aku sudah lapar ibu, jawab Adi.
"Dasar anak nakal, di bilangin malah ngatain ibu macam-macam lagi."
Walaupun ibu nya sambil ngomel-ngomel tetapi tetap tersaji makanan di piring Adi, lengkap dengan ikan dan sayur nya.
"Bu, sehabis makan ini aku izin ajak Lisa dan Aya jalan-jalan ke taman ya bu.?"
"Asalkan jangan sampai larut malam saja, ajak anak orang keluar rumah."
"Iya ibu, pasti dong bu."
Setelah selesai makan, seperti yang di ucapkan Adi kepada ibu nya.
Adi segera keluar rumah, mengendarai motor metik nya, menuju ke kossan Lisa.
Sesampainya di muka kossan Lisa.
Ternyata Lisa dan Aya sudah siap, menunggu Adi.
__ADS_1
"Sudah cantik saja nih," ucap Adi kepada Lisa.
"Apaan sih, mas Adi sekarang suka sekali menggombal deh."
"Mas serius, kamu semakin cantik saja."
"Yasudahlah sekarang kita mau jalan-jalan kemana mas," tanya Lisa.
"Mas terserah kamu saja mau kemana, mas antar deh yang penting sekarang kita jalan-jalan."
Saat mereka sedang berada di jalanan, Lisa melihat tempat yang paling indah.
Dan banyak di hampiri para kalangan anak muda, dan dewasa.
"Mas Adi kita kesana saja yuk," pinta Lisa.
"Boleh, kalo kamu mau kesana," jawab Adi.
Adi segera menepikan motor metik nya, dan memarkirkan di tempat parkiran motor.
Setelah mereka menemukan kursi yang sedang kosong, dan Lisa sedang sibuk memilih-milih menu makanan yang ada di sana.
Seperti itu ya gaes, kalo di sini nama nya tempat seperti itu Angkringan dan terkenal dengan makanan seperti bakar-bakaran dan nasi kucing ya ☺️☺️
"Wahh ternyata makanan di sini juga enak-enak ya mas, banyak lagi."
Lisa terlihat sangat bahagia, walaupun sekedar di ajak ke tempat yang sederhana seperti ini.
Namun Adi merasa senang, jika melihat orang yang dia sayang, bisa tersenyum bahagia.
Sedangkan Aya, anak kecil yang berusia enam tahun itu, sedang asik menikmati makanan nya saja, tanpa banyak bicara seperti kakak nya Lisa.
Lisa hanya menggelengkan kepala nya saja, pertanda baru kali ini dia pergi ketempat seperti ini.
"Tidak mas," jawab Lisa sendu.
Adi merasa sangat kasihan, ternyata perempuan cantik ini yang sebentar lagi akan menyandang sebagai istrinya.
Benar-benar perempuan rumahan, yang tidak pernah bergaul dan beradaptasi di lingkungan luar.
"Nanti lain kali mas ajak lagi deh, ke tempat-tempat yang paling indah daripada ini."
Dan Adi membisikkan sesuatu ke telinga Lisa, dan berkata.
"Kita pergi nya berdua saja, anggap saja kita sedang pacaran."
Lisa yang mendengar bisikkan dari Adi, menjadi tersipu malu, pipi nya yang sudah merah merona seperti tomat matang.
Mereka bertiga menikmati hidangan yang ada di sana dengan tenang.
Suasana yang semakin ramai karena banyak nya pengunjung datang.
Dikarenakan malam ini adalah, malam minggu, malam yang penuh kasih.
Bagi yang mempunyai pacar ya gaes 🤭🤭
Saat Adi dan Lisa sedang asik tertawa dan bercanda, tiba-tiba dari arah belakang ada seseorang gadis cantik, berambut panjang, dan mempunyai lesung pipit.
"Mas Adi ngapain di sini," tanya perempuan cantik tadi
"Eh Bella, kamu juga ngapain di sini," jawab Adi.
__ADS_1
Bukan nya menjawab, Adi malah bertanya balik.
Dan keakrapan Bella dan Adi membuat Lisa, seakan tidak di anggap.
"Aku jenuh saja mas di rumah sakit, jadi aku izin sebentar sama bos ku, mas Adi sendiri ngapain di sini dan siapa mereka mas,?" tanya Bella.
Belum sempat Adi memperkenalkan Lisa kepada Bella, Lisa sudah memperkenalkan nama nya duluan.
"Kenalkan aku Lisa, a-aku adalah."
Belum sempat Lisa menjawab, Adi segera menyambung ucapan Lisa, untuk menjawab pertanyaan dari Bella.
"Dia adlah calon istri ku," jawab Adi.
Bella dan Lisa, mendengar jawaban dari Adi merasa terkejut.
Apalagi Bella, dia sudah banyak berharap kepada Adi.
Berharap cinta nya tidak pernah bertepuk sebelah tangan.
Tetapi jawaban Adi malam ini seakan-akan membuat Bella merasa sangat kecewa.
"Owhh benarkah mas Adi, dia calon istri mas," aku kira dia adalah adik nya mas Adi.?
Bella sengaja menyebut bahwa Lisa adalah adik nya Adi bukan calon istri nya Adi.
Lisa yang mendengar kata-kata dari Bella, hati nya merasa sangat kecewa.
Dalam pikiran Lisa 'apakah benar aku cocok nya sebagai adik bukan sebagai istri.'
Adi dapat melihat wajah Lisa seperti sendu, tidak seperti sebelum Bella datang.
Adi juga merasakan perubahan Lisa, saat dirinya membahas tentang Bella di hadapan Lisa, mendadak sikap Lisa berubah.
Adi bukannya tidak peka dalam perasaan perempuan, apalagi perempuan yang di depannya ini sebentar lagi akan menjadi istri dan ibu dari anak-anak Adi kelak.
Adi juga bisa merasakan seperti apa perasaan Lisa, saat diri nya menceritakan nama perempuan lain di depan nya.
"Maap Bella, usia nya memang masih muda, bahkan sangat jauh dengan usia ku sekarang."
Adi berhenti sebentar sebelum melanjutkan ucapan nya.
"Dia berbeda dengan perempuan lain saat melihat dan menatap ku," itu yang membuat hatiku tidak pernah melupakan nya, walaupun sedetik.
Mendengar kata-kata yang keluar dari mulut Adi, membuat Bella menjadi marah, dan sedikit meneteskan air mata nya.
Namun cepat-cepat Bella menghapus nya, agar tidak terlihat oleh orang lain.
Tapi sayang, semua gerak gerik Bella, dapat Adi lihat.
Sejak awal, pertemuan Adi dengan Bella.
Adi sudah dapat menilai, seperti apa sikap dan perilaku Bella.
Tapi karena tujuan nya adalah mencari tahu tentang tuan Kavindra, Adi sedikit memanpaatkan keadaan Bella.
Namun saat ini Adi tidak akan melibatkan Bella lagi, dengan masalah dan tujuan nya mencari tahu tentang siapa keluarga Lisa sebenarnya.
Adi tidak ingin hubungan nya dengan Lisa, akan menjauh hanya karena hadirnya perempuan lain di sisih Adi.
Nahh sudah tahu kan gaes, seperti apa sifat Adi ☺️☺️
Dari awal aku tidak ingin membuat sifat Adi menjadi lemot ya, dan tidak pernah peka.
Kalo sifat Lisa, memang mudah sensitif, dan mudah cengeng ya, 🤭🤭🤭
__ADS_1
Owchh ya gaes ikutin terus cerita aku selanjutnya, aku usahakan cerita nya makin tambah seru. ☺️🙏🙏🙏🙏